"sebagai orang tua bisakah ahjumma minta tolong padamu?" jungsoo tersenyum pada Kyuhyun
"kalau ahjumma memintaku untuk menikahinya aku tidak bisa menolong" kata kyuhyun
"tidak kyu, ahjumma hanya memintamu untuk bertahan. Bertahanlah tiga bulan lagi, setelah tiga bulan ini berakhir maka pertunangan kalian akan kami batalkan" jungsoo berbicara setenang mungkin.
"maksud ahjumma?" Tanya kyuhyun tapi tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya
'maafkan eomma minnie' batin Jungsoo
Prince for princess
Kyumin
By:nurkwang love
Kyuhyun berpikir keras kenapa eomma Sungmin tiba-tiba ingin membatalkan pertunangannya dengan Sungmin, bukankah dari awal orangtua Sungminlah yang ngotot ingin menjodohkan mereka?
"kenapa ahjumma menunggu tiga bulan hanya untuk membatalkan pertunangan ini?" Tanya Kyuhyun. Dari awal dia sudah berpikir kenapa harus tiga bulan kenapa tidak sekarang kalau ingin mengakhirinya? Kenapa harus tiga bulan?.Pertanyaan Kyuhyun itu membuat Jungsoo tersenyum.
"kau tau kyu, dari kecil Sungmin mengalami kelainan jantung dan anemia" Jungsoo mulai bercerita sambil matanya menerawang mengingat masa lalu.
"tidak mungkin, dia terlihat sehat sangat sehat bahkan untuk membully seseorang" gumam Kyuhyun yang untung saja tidak didengar eomma Sungmin.
"dari kecil dia sudah sering masuk rumah sakit karena penyakitnya, mungkin sebagian besar masa kecilnya Sungmin lewati dirumah sakit"
"tidak mungkin, dia terlihat sehat dan ceria"gumam Kyuhyun tidak percaya, Jungsoo tersenyum melihatnya
"kaulah yang menyebabkan Sungmin seceria ini kyu, dia tidak pernah sekolah umum jadi dia tidak mempunyai teman itulah yang membuat dia selalu murung, tapi sejak eommamu sering berkunjung kerumah kami bersama Ahra noona mu sungmin mulai membuka diri sampai akhirnya Ahra memberikan fotomu pada Sungmin dan mengatakan kalau dia akan menjodohkan Sungmin denganmu"
Jungsoo tertawa mengingat betapa polosnya Ahra dan Sungmin dulu. Ahra yang ingin mempunyai adik seimut Sungmin mempunyai niat agar Sungmin menikah dengan Kyuhyun. Salahkan Heechul yang mengajarkan Ahra bahwa menikah adalah menjadi keluarga ketika ahra bertanya apa itu menikah padanya.
"Ahra noona yang menjodohkanku dengan Sungmin?" kyuhyun tak percaya bahwa noonanya yang sedang kuliah di amerikalah yang menjadi dalang perjodohannya dan Sungmin. Dan Jungsoo hanya menahan tawa ketika melihat Kyuhyun menahan amarahnya.
"tapi sejak itu Sungmin berniat untuk sembuh, dia ingin melihat wajahmu dan berteman denganmu. Perasaannya semakin hari semakin tumbuh seiring Ahra selalu memberikan Sungmin foto-fotomu dan menceritakan semua tentangmu pada Sungmin. Sampai akhirnya dia memaksa kami supaya memasukannya disekolah dan kelas yang sama denganmu" Jungsoo mengusap bahu kyuhyun sebentar dan melanjutkan ceritanya lagi.
"dan keinginannya terkabul saat kelas 1SMP, setelah diizinkan dokter Sungmin akhirnya satu kelas denganmu ya karena appanya yang punya sekolah tentu itu hal yang mudah" Jungsoo menatap kyuhyun yang sedang berpikir.
"kurasa aku tak pernah satu kelas dengannya" Kyuhyun mencoba mengingat teman-teman sekelasnya dan yang terlintas dipikirannya hanya ada kenangan buruk yang ingin dilupakannya.
"kau mungkin tidak ingat dia yang dulu. Dulu dia memakai kaca mata tebal dan sangat kurus karena pengobatan penyakitnya. Mendengar itu hanya satu orang yang terlintas dibenak Kyuhyun.
"minnie" gumam Kyuhyun tampa sadar karena memang Cuma nama itu yang ada dipikirannya.
"kau mengingatnya? Sungmin sangat bahagia waktu itu bisa satu kelas denganmu tapi menjelang ujian kenaikan kelas dia tiba-tiba pulang sambil menangis dan mengurung dirinya dikamar, besoknya kami dikagetkan dengan keinginannya yang ingin kembali home schooling, saat kami menanyakan kenapa Sungmin ingin berhenti dia hanya tersenyum dan menjawab 'aku memang bodoh eomma tapi bukan berarti orang disekitarku juga ingin bodoh seperti aku' sampai sekarang ahjumma tidak mengerti maksudny aapa" Jungsoo menarik napas pelan.
"akulah yang berkata seperti itu padanya" ucapan Kyuhyun itu tidak membuat Jungsoo kaget tapi tersenyum.
"sejak saat itu Sungmin giat belajar dan mempunyai semangat untuk sembuh maka dari itu kami menjodohkan kalian, sampai akhirnya dia bertemu Eunhyuk dan Ryeowook dirumah sakit saat dirawat karena anemianya akhirnya dia memutuskan untuk sekolah umum lagi, walaupun tidak sekelas denganmu tapi dia ingin mempunyai teman yang mendukungnya untuk menggapaimu dan sekarang dia sudah punya banyak teman ahjumma sangat senang dengan itu" Jungsoo mengakhiri ceritanya dengan senyum bangga pada anaknya.
"punya banyak teman? Tapi dia.." Kyuhyun tidak jadi melanjutkan ucapannya karena tidak tega melihat senyum eomma sungmin hilang dari wajah cantiknya.
"Minnie kenapa kyu?" Jungsoo penasaran dengan lanjutan kalimat Kyuhyun
"aniya, jadi kenapa ahjumma memintaku bertahan selama tiga bulan?" Kyuhyun kembali mengingat inti dari percakapan mereka.
"Sungmin akan dioperasi 3 bulan lagi Kyu, dia sudah mendapat donor jantung, kata dokter jangan membuatnya tertekan karena akan berpengaruh dengan psikisnya untuk menghadapi operasinya nanti"
"operasi? Jadi selama ini dia masih menderita penyakit kelainan jantung?" Kyuhyun tidak menyangka namja mungil yang hobi membully orang itu menderita penyakit yang berbahaya.' Bukannya tobat malah menyiksa orang' batin Kyuhyun.
"ne,selama ini dia bertahan dengan terapi, karena terlalu berbahaya bagi penderita anemia untuk menjalani operasi jantung kyu,dan lagi-lagi kaulah semangatnya untuk sembuh" Kyuhyun tidak menyangka dengan ini Kyuhyun tahu kalau Sungmin sangat mencintainya tapi tidak menyangka sampai sebegitunya namja mungil itu mencintainya.
"bertahanlah tiga bulan ini kyu ,jangan biarkan Sungmin meninggalkan kami kyu" Jungsoo menggengam kedua tangan Kyuhyun dengan airmata mulai keluar dari kedua matanya. Jungsoo seorang ibu jadi apapun akan dia lakukan agar anaknya tidak pergi meninggalkannya. Kyuhyun yang tidak tega akhirnya menganggukan kepalanya.
"baiklah ahjumma, berjanjilah padaku hanya selama tiga bulan" kata kyuhyun dengan berjuta pertanyaan dikepalanya.
"ahjumma berjanji kyu, setelah tiga bulan pertunangan kalian akan dibatalkan" senyum Jungsoo penuh kebahagiaan karena Kyuhyun mau membantunya.
Jungsoopun akhirnya keluar dari kamar Kyuhyun dan dihadiakan tatapan menuntut dari Heechul yang dari awal mendengarkan percakapan Jongsoo dan Kyuhyun.
"kenapa eonnie membuat perjanjian konyol ini eoh? Bagaimana dengan sungmin nantinya eonnie?" Heechul menuntut Jungsoo dengan berbagai pertanyaan.
"Minnie akan baik-baik saja heenim, kau juga ingin kan melihat Kyuhyun bahagia? Hanya ini satu-satunya jalan heenim-ah kalau tidak Kyuhyun akan menjadi anak pembangkang terus. Kyuhyun juga berhak untuk kebahagiaannya henim walau bukan bersama Sungmin" Jungsoo berkata dengan pelan sedangkan Heechul hanya menangis, disatu sisi dia ingin Sungmin bahagia tapi disisi lain dia juga seorang eomma dia juga ingin anaknya bahagia.
"percayalah ini jalan terbaik Heenim"lanjut Jungsoo.
.
.
Sementara itu semenjak Jungsoo meninggalkan kamarnya kepala kyuhyun dipenuhi banyak pikiran. Memorinya mencoba mengingat bagaimana sosok Lee Sungmin dulu.
Waktu itu tahun ajaran baru saja dimulai dan sangat mengherankan Sungmin masuk sudah terlambat tiga minggu untuk menjadi siswa baru saat itu makanya teman-teman Sungmin tidak terlalu peduli saat Sungmin memperkenalkan diri didepan kelas ditambah dengan penampilan sungmin bahkan Sungmin diberigelar 'murid baru telat masuk'. Jika merek tahu Sungmin anak pemilik sekolah maka mereka tak akan berani memberi gelar itu tapi sungmin juga tak berniat menggemborkan hal itu.
Kyuhyun kembali mengingat bertapa kesalnya iya dulu ketika Changmin teman sebelah tempat duduknya harus pindah karena sang guru meminta Sungmin duduk disebelah kyuhyun. Hei anak TK saja tahu kalau biasanya murid baru duduk ditempat yang masih kosong.
Kyuhyun juga mengingat betapa kesalnya dia dulu ketika Sungmin selalu bertanya padanya. Sudah jelas bukan kalau Sungmin tidak masuk kategori jenius dan sekarang kelas yang dia tempati kelas A otomatislah dia sering ketinggalan pelajaran dan satu-satunya 'teman' untuk bertanya hanya Kyuhyun. Jangan salahkan Sungmin tidak mempunyai teman, dari kecil Sungmin home schooling jadi dia tidak tau caranya berteman dan hanya Kyuhyun yang dikenalnya karena ceritaAhra.
"kenapa kau masih mencintaiku ketika aku sudah bertindak sangat jahat padamu" gumam Kyuhyun.
Memori K .
Kyuhyun yang saat itu ditertawakan teman sekelasnya kalau dia adalah pangeran dan sungmin tuan putrinya, mereka bukan tampa alasan berkata seperti itu. Itu karena Sungmin selalu mengikuti kemanapun Kyuhyun pergi. Sungmin yang tidak tahu Kyuhyun dalam mood yang buruk bertanya tentang tugas yang belum diselesaikannya karena dia tidak mengerti cara mengerjakannya. Akhirnya kata-kata itu keluar.
"AKUILAH DIRIMU BODOH, BUKAN BERARTI ORANG DISEKELILINGMU JUGA INGIN BODOH SEPERTIMU!" bentak Kyuhyun saat itu dan sampai saat ini dia masih menyesalinya karena sejak hari itu Sungmin tidak terlihat lagi disekolah. Sejak itulah kyuhyun benci dengan yang namanya bully. Sudah cukup baginya melihat minnie dibully sampai harus keluar dari sekolah.
Kenapa Kyuhyun tidak mengingat Sungmin? Itu karena tampilan Sungmin dulu dengan yang sekarang sangat berbeda. Kaca mata adalah salah satu pembedanya dulu Sungmin juga tidak se chuby sekarang dulu pipinya tirus karena penyakinya, lagipula Kyuhyun tidak tau nama panjang Minnie saat itu tepatnya tidak peduli. Jadi yang diingatnya Cuma minnie karena itulah yang dikatakan Sungmin untuk menyebut dirinya sendiri karena tidak ada yang memanggilnya dengan namanya yang asli.
"apa karena tidakanku dulu kau jadi suka membully orang minnie?" tanya Kyuhyun lagi
Kyuhyun benar-benar menyesal akan tidakannya dulu sehingga dia tidak marah sedikitpun ketika Victoria mengikutinya kemana saja kerena teringat dengan minnienya.
.
.
Pagi ini terasa lain bagi Sungmin. Bagaimana tidak biasanya dialah yang menatap Kyuhyun dari jauh eh sekarang namja tampan itulah yang menatapnya. Sungmin kira dia berkhayal tapi ketika Eunhyuk dan Ryeowook juga merasakannya jadi Sungmin merasa ini bukan khayalannya. Dan bisa dibayangkan betapa berbunga-bungannya hati Sungmin saat itu tidak peduli Kyuhyun melihatnya karena apa.
.
Siangnya seluruh siswa dan siswi yang berada dikantin dibuat kaget. Tidak bukan karena Kyuhyun datang bersama Victoria tapi karena sekarang Kyuhyun menghampiri meja dimana Sungmin dan teman-temannya duduk, Sungmin memang melambaikan tangan dan berteriak seperti biasa tapi Kyuhyun yang biasanya cuek sekarang menghampirinya dan Sungmin juga kaget dengan hal itu apalagi sekarang Kyuhyun duduk disebelahnya. Bisa dibayangkan betapa berdebar-debarnya walaupun bodyguardnya—Victoria duduk disebelahnya.
"kyu...kyunie mau pesan apa?"tanya Sungmin gugup.
"samakan saja denganmu" kata Kyuhyun datar. sifat dingin Kyuhyun belum hilang sepenunya.
"ok, akan aku pesankan" kata Sungmin semangat dan Victoria tidak berhenti kaget dari tadi.
Sambil menunggu makanan mereka selesai sungmin hanya diam melirik pada Ryeowook dan Eunhyuk minta tolong karena tidak tahu harus bicara apa dengan Kyuhyun sedangkan Victoria dari tadi bicara tidak didengarkan kyuhyun.
"jadi tugas kelompok i-" ucapa Victoria dipotong Kyuhyun
"minnie? Kau tidak membawa bekal makan siang lagi?" tanya Kyuhyun mengutarakan apa yang ada dipikirannya. Dia bertanya karena dulu sungmin sangat suka memasak dan selalu membuatkannya untuk Kyuhyun.
"ming tidak pernah membuatnya lagi karena makan sendiri tidak menyenangkan Kyunnie" kata sungmin sambil tersenyum. Tidak dia tak bermaksud sama sekali menyakiti Kyuhyun dan Kyuhyun tahu hal itu.
"kau bisa membuatkannya untukku dan kita bisa makan bersama" ucapan Kyuhyun sukses membuat sungmin, Ryeowook, Eunhyuk dan Victoria kaget.
"bukannya kyunnie tidak suka masakan yang ming buat?" begitu polosnya Sungmin sampai mengira tindakan Kyuhyun yang membuang masakannya karena Kyuhyun tidak suka masakan yang dibuatnya.
"dulu dan sekarang sudah berubah, aku berjanji akan memakannya bersamamu" kata Kyuhyun sambil tersenyum dan langsung membuat pipi Sungmin merona.
'aku berjanji akan berubah minnie'
"aku juga bisa membuatkannya Kyuhyunnie" kata Victoria kesal karena Kyuhyun bicara pada Sungmin.
"yang diminta itu Sungmin bukan kau"sambung Eunhyuk yang dari tadi diam.
"ming mau kyunnie, nanti ming buatkan bekal terus kita makan berdua saja ne? Eh sama Eunhyuk dan Ryeowook juga" Sungmin langsung mengiyakan permintaan Kyuhyun dari pada Kyuhyun minta pada Victoriakan?
"tidak usah hyung, kami tak ingin mengganggu orang pacaran" Ryeowook tersenyum setidaknya Kyuhyun sudah mulai melihat Sungmin walaupun tidak tau alasannya apa.
"nanti kita pulang bersamaya minnie?" lagi ke empat orang itu kaget.
"ne kyunnie ming mau" Sungmin langsung memeluk lengan Kyuhyun dan sangat membuat Victoria cemburu.
"ada yang aneh disini" bisik Eunhyuk pada Ryeowook dan hanya dijawab dengan aggukan kepala oleh Ryeowook.
.
.
Pulang sekolah pun tiba. Sungmin tersenyum gembira ketika melihat Kyuhyun sudah menunggunya didepan kelasnya. Setelah berpamitan pada kedua temannya Sungminpun menghampiri Kyuhyun.
"sudah selesai? Ayo kita pulang" Kyuhyun mengandeng tangan Sungmin dan sepanjang jalan menuju parker siswa dan siswi melihat mereka heran.
Kyuhyun memasangkan helm untuk Sungmin. Kyuhyun memang naik motor ke sekolah. Sepanjang jalan Sungmin memeluk kyuhyun erat. 20 menit kemudian Kyuhyun dan sungmin sudah sampai dirumah Sungmin.
"kita sudah sampai minnie" kata Kyuhyun karena Sungmin tidak juga melepas pelukannya.
"sejak kapan rumah ming sedekat ini" Sungmin kaget setelah melihat rumahnya. Sedangkan kyuhyun langsung tertawa.
"memangnya siapa yang bisa memindahkan rumah sebesar ini eoh?" kyuhyun mencubit hidung Sungmin gemas.
"habisnya ming rasanya baru dua menit memeluk kyunnie udah sampai aja kerumah" Sungmin mengerucutkan bibirnya kesal. Dan tidak sadar kalau dia sudah berkata terlalu jujur.
"minnie ingin jalan-jalan dulu?" tanya Kyuhyun.
"jangan panggil ming dengan panggilan minnie kyunnie"kata Sungmin sebal
"bukannya dulu dipanggil minnie eoh?"tanya Kyuhyun heran.
"kata Ahra noona minnie itu tikus ming nggak mau dipanggil tikus" kata Sungmin masih denga mode ngambeknya. Kyuhyun yang mengerti maksudnya langsung tertawa.
"ne kau bukan tikus tapi kelinci"kata Kyuhyun.
"kyunnie" Sungmin mencubit pinggang Kyuhyun karena kesal. Kyuhyun menarik tangan sungmin yang mencubit tangannya dan menariknya sehingga wajah Sungmin sekarang sangat dekat dengan wajahnya.
"jadi pergi jalan-jalannya eoh?" tanya Kyuhyun. Setelah menjauhkan wajahnya dari wajah Sungmin. Melihat bibir yang pink itu sungguh Kyuhyun tak tahan melihatnnya.
"ne kyunnie ming ganti baju dulu" kata Sungmin dengan wajah yang memerah karena malu.
"kau curang eoh? Aku saja tidak ganti baju" kata Kyuhyun sambil menarik tangan Sungmin yang hendak masuk kedalam rumah dan otomatis sekarang Sungmin berada dalam pelukan Kyuhyun.
"kyunnie ganti baju saja, baju kyunnie ada kok didalam" Sungmin langsung menutup mulutnya. 'keceplosan' batinnya. Kyuhyun memandang Sungmin penuh tanya.
"kenapa bisa bajuku ada disini?" tanya Kyuhyun menatap Sungmin lekat.
"aniya kyunnie" Sungmin tertawa canggung dan kyuhyun tahu kalau Sungmin sedang menutupi sesuatu.
"kalau begitu antar aku kekamarmu aku ingin melihat kamar tunanganku" kata Kyuhyun. Mendengar kata 'tunanganku' langsung saja Sungmin bersorak karena akhirnya Kyuhyun yang mengakuinya. Tampa sadar Kyuhyun sudah menarik Sungmin masuk kedalam rumah.
"jadi yang mana kamarmu?" tanya Kyuhyun ketika sampai dilantai dua karena dilantai satu hanya ada ruang tamu, keluarga, dapur dan ruang makan. Melihat Sungmin yang enggan menjawab akhirnya Kyuhyun melihat sekelilingnya dan senyumnya langsung mengembang ketika menemukan pintu berwarna pink dengan gambar kelinci putih didepannya. Kyuhyun langsung menghampiri kamar dengan pintu warna pink itu dan Sungmin lansung melarangnya.
"jangan masuk kyunnie" hadang Sungmin didepan Kyuhyun dengan merentangkan kedua tangannya. Tentu saja hal itu membuat Kyuhyun makin penasaran apa yang sebenarnya Sungmin sembunyikan.
"waeyo?apa yang kau sembunyikan?" Kyuhyun bertanya dengan nada dingin yang selalu dipakainya untuk menghadapi Sungmin dulu, dan Kyuhyun tau kalau Sungmin akan takut ketika Kyuhyun memakai nada itu.
"a..ani kyunnie, ka..kamar ming hanya berantakan" Sungmin menjawab dengan suara yang bergetar karena ketakutan. Kyuhyun tidak tega melihat itu. lagi-lagi dia ingat sikapnya terhadap Sungmin dulu. Dulu dia melakan itu untuk membuat Sungmin jera membully orang dan nyatanya Sungmin tidak jera juga.
"jangan membohongiku, lalu untuk apa banyak maid dirumah ini eoh?" tanya Kyuhyun lembut sambil mengusap rambut Sungmin. Kyuhyun menggeser tubuh sungmin dan menhampiri pintu. Ketika Kyuhyun hendak membuka pintu suara Sungmin menghentikannya.
"berjanjilah kyunnie tidak akan membenci ming setelah membuka pintu itu" sungmin mulai menangis. Kyuhyun makin pemasaran tentu saja dan langsung kaget membuka pintu.
Yang pertama dilihat Kyuhyun adalah figura besar yang berisikan foto dirinya yang sedang memeluk Sungmin dari belakang. Kyuhyun tau itu hasil editan karena mana pernah Kyuhyun difoto bersama sungmin terlebih lagi memeluk Sungmin. Tapi Kyuhyun terkagum juga. Kalau orang lain yang melihat foto itu pasti tidak tau itu hasil editan.
Kyuhyun kembali melihat sekelilingnya. Semua tas dan seragam Kyuhyun dari SD sampai sekarang sudah dipajang rapi didinding kamar Sungmin. Kyuhyun tau itu seragamnya karena name tag dibaju itu. Dan lagi tas Kyuhyun itu tadi dihadiakan neneknya yang dari cina jadi rasanya tidak mungkin sungmin mempunyai tas yang sama dengannya.
"dari mana kau dapat semua ini?"tanya Kyuhyun dengan nada tajam.
"da..dari eomma eh maksudku eommamu kyunnie" Sungmin menjawab dengan rasa takut luar biasa. Sedangkan Kyuhyun tak habis pikir, bagaimana mungkin kelinci ini mengoleksi semua barangnya dan eommanyalah yang memberikannya? Kyuhyun menggelengkan kepalanya memikirkan kelakuan eommanya.
"maafkan aku Kyunnie, jangan membenci ming lagi" Sungmin mulai menangis. Baru hari ini dia berbicara dengan kyuhyun dan kyuhyun akan membencinya lagi sungguh Sungmin tidak bisa menghadapinya. Sedangkan Kyuhyun yang melihat Sungmin menangis langsung memeluknya.
"kenapa menangis eoh? Aku tidak marah" Kyuhyun menggusap sisa air mata Sungmin dengan ibu jarinya.
"gomawo kyunnie" Sungmin tersenyum dengan pipi yang masih basah dan hidung yang memerah. Kyuhyun yang gemas melihatnya langsung memeluknya.
"setidaknya kau tidak mengoleksi fotokukan" Kyuhyun membelai rambut Sungmin.
"sebenarnya foto kyunnie juga ada" jawab Sungmin polos. Kyuhyun tertegun. Bagaimana bisa kelinci ini begitu jujur?
.
.
.
"jadi kenapa kalian menyuruh eomma kesini eoh?" Heechul menatap dua namja imut didepannya. Sayang dia tidak punya anak laki-laki lain selain kyuhyun kalau tidak dia pasti akan menjodohkannya dengan dua namja imut ini.
"ada yang ingin kami tanyakan ahjumma" kata Eunhyuk dan langsung dihadiahi tatapan protes dari Heechul.
"sudah kubilang panggil aku eomma, kalian sahabat sungmin jadi otomatis kalian anakku juga" Heechul menatap tajam kepada Eunhyuk dan Ryeowook.
"n..ne eomma" jawab mereka kompak
"jadi apa yang ingin kalian tanyakan?" kata Heechul lagi
"ada yang aneh dengan sikap Kyuhyun pada Sungmin hyung hari ini eomma, apa eomm atahu sesuatu?" tanya Eunhyuk
"aneh bagaimana?" tanya Heechul bingung.
"Kyuhyun sangat baik sekali pada Sungmin hyung disekolah tadi" jawab Ryeowook
"eh benarkah? Bukanya bagus?" Heechul memang sudah tau sikap Kyuhyun selama ini pada Sungmin
"tidak kah ini terlalu aneh eomma? Bahkan baru kemarin Kyuhyun memarahi Sungmin didepan orang banyak" Eunhyuk mengeluarkan pendapatnya.
"bahkan ini terlalu mendadak, apa eomma yang memaksanya?" tanya Ryewook lagi. Karena hanya itu penyebab satu-satunya perubahan kyuhyun menurut mereka.
"eomma tidak memaksanya, kemarin.."Heechul yang mengingat sesuatu yang terjadi kemarin langsung tertegun.'apa kau begitu membenci Sungminkyu' batinHeechul.
"ada apa umma tanya Eunhyuk melihat wajah Heechul yang berubah tegang.
"hyukkie, wookie mulai sekarang buatlah Sungmin menjauhi Kyuhyun" kata Heechul pelan
"maksud eomma apa?" tanya dua namja imut itu kompak karena merasa aneh, biasanya Heechul yang paling mendukung sungmin memdekati Kyuhyun.
"kemarin Kyuhyun dan Jungsoo eonnie sudah membuat perjanjian, Jungsoo eonnie meminta Kyuhyun bertahan menjadi tunangan Sungmin tiga bulan dan setelah itu pertunanga nmerekaakan dibatalkan" tentu saja Eunhyuk dan Ryeowook kaget mendengaritu.
"ja..jadi pertunangan mereka akan dibatalkan?" tanya Ryeowook kaget.
"iya, dan jika sikap kyuhyun seperti ini Sungmin akan semakin mencintainya dan apa yang akan terjadi ketika pertunangan mereka dibatalkan" Heechul berkata pelan tidak menyangka Kyuhyun begitu membenci sungmin
"ming hyung akan hancur eomma" Ryeowook langsung menangis. Dia tau bagaimana sosok ming hyungnya yang sangat bergantung pada Kyuhyun.
"maka dari itu buatlah mereka menjauh ,eomma sangat bergantung pada kalian"Heechul menghapus air matanya sementara Ryeowook dan Eunhuk hanya saling pandang.
"baiklah eomma"jawab mereka berdua akhirnya.
TBC
aman bagi yang berpuasa. tapi saya nggak janji chap depan aman atau nggak, jadi rencananya mau di share siap puasa aja tapi saya tergantung review nya juga sih.
