"Apa yang kau lakukan Kai??" tanya Kyungsoo.
"harusnya aku tanya, apa yang terjadi kyungsoo-ya? apa selama ini kau selalu dibully mereka?"
"kalaupun iya memangnya kenapa? toh kaupun takkan peduli padaku, kau takkan peduli pada pemuda rendahan sepertiku, kau takkan peduli pada apa yang akan dan pernah kulakukan! kau tak peduli Kai..."
"jadi untuk apa aku bilang padamu jika aku selalu dibully mereka? dibully semua fansmu? katakan...kenapa aku harus bilang padamu??" lanjut kyungsoo dengan suara bergetar menahan tangis.
"kenapa? kau tak bisa jawab pertanyaanku? kalau begitu jangan pernah dekati aku lagi, aku mohon aku masih mau hidup tenang Kai, jangan dekati aku, jangan pedulikan aku dan bersikaplah seperti Kai yang biasa. Kai yang tak pernah peduli padaku. aku pergi" ujar Kyungsoo seraya berlalu pergi meninggalkan kai yang terdiam.
"kau yang tak tau apapun soo-ya, aku peduli dan selalu peduli padamu." ujar kai dalam hati.
FLASHBACK
KAI POV
"apa maumu hah? kau mau Kai kasihan lalu mendekatimu begitukah kyungsoo? dasar jalang tak tau diri, kau bukan siapa-siapa kamu gak selevel sama aku sama Kai. sadar diri..." ucap krystal pada kyungsoo. Kyungsoo sendiri hanya diam menundukkan kepalanya,
aku bingung kenapa kyungsoo diam saja, kenapa krystal bicara seperti itu pada kyungsoo? apa jangan-jangan kyungsoo sudah sering diperlakukan seperti itu? kenapa dia tak memberi tahuku, apa karna kejadian waktu itu? apa kyungsoo benar-benar tak mau memaafkanku? aku benar-benar tak bisa terima kyungsoo diperlakukan seperti itu.
"jangan ada yang berani mendekati apalagi menyakiti kyungsoo lagi, kalau kalian masih berani mendekatinya lagi, kalian akan tau akibatnya." kataku pada krystal dan teman-temannya. Kutarik tangan kyungsoo menjauh dari tempat tadi untuk meminta penjelasan darinya.
KAI POV END
FLASHBACK END
at rooftoof
KYUNGSOO POV
"maafkan aku Kai, aku..aku tak bermaksud kasar tadi, aku hanya takut. Aku sebenarnya sakit Kai, aku sakit." gumamku di rooftoof yang sepi karna ini masih jam pelajaran, ya aku memutuskan untukmembolos pelajaran sekedar menenangkan diri.
"aku menjauhimu bukan karna kajadian waktu itu Kai, aku sudah memaafkanmu soal masalah itu.aku menjauhimu karna aku takut, aku takut kau pergi dan mencampakanku, aku sebenarnya sakit kai, aku tak bisa mengatasi sosial phobiaku yang semakin parah, aku takut. hiks hiks hiks... tolong aku"
KYUNGSOO POV END
AUTHOR POV
tanpa kyungsoo sadari tak jauh dari tempatnya berada ada pemuda bernama chanyeol, dia sahabat kai. chanyeol mendenga semuanya, ya semua yang diucapkan kyungsoo dia dengar. pemuda itu mengembangkan senyum tipisnya, sepertinya dia mempunyai rencana setelah mendengarkan kyungsoo tadi.
