My girlfriend is fangirl
Oh Sehun
Park Luhan
Kim Jongin, Do Kyungsoo, other.
HUNHAN COUPLE
GS!
-MGIF-
"Oh Sehun! Kenapa kau melamun terus hah? Sudah hebat dipelajaran saya?" Teriak dosen ku yang sedang mengajar didepan.
"Sorry Sir."
Huft... lelah. Kenapa gadis itu malah makin membuatku memikirkan nya sih. Aku pikir setelah kejadian seminggu yang lalu aku akan melupakannya. Tapi tidak. HELL NO. Setiap malam aku malah makin mengingatnya. Bagaimana wajah memerah nya melihat pria-pria itu, atau muka imut marah nya atau muka manis nya.
HUAAAAAA
"YA OH SEHUN KELUAR DARI KELAS SAYA SEKARANG."
.
.
.
"Jongin jebal dong, hari ini aku ke Kamong ya plisssss..."
"Tidak akan sampai kau merubah sikap mu, bayang kan hun... DUA KALI KAMU BIKIN KERIBUTAN. Dan ga ada ketiga kalinya."
Ya. Semenjak kejadian aku dan gadis itu aku tidak di izin kan ke Kamong lagi. Padahal aku sudah minta maaf ke noonya Kai dan dia mengatakan tidak apa, tapi Kai saja yang lebay.
"Dasar menyebalkan."
"YA APA KAU BILANG HUN? Tak akan aku memboleh kan kau ke Kamong. SE-LA-MA-NYA."
Dan Kai meninggalkan ku kembali dengan sejuta fikiran-fikiran aneh ini.
.
.
.
Awalnya susah harus mencari ke sana sini mencari pengganti tempat nongkrong ku yang senyaman Kamong secepat wifi Kamong seenak makanan Kamong apalagi disana ada Kai kadang aku pasti dapet gratisan. Gimana sih kan kalau pindah berarti harus adapatasi yg baru lagi harus biasain dari awal lagi. Huft... pantes jadi sesusah ini ya move on. Lah kok aku curhat.
Sampai akhirnya aku menemukannya.
Viva Polo.
Cafe yang satu ini sedikit menurut aku lucu. Gimana tidak, hampir semua foto di cafe ini adalah foto dari si owner cafe ini dengan istrinya. Yaitu Park Chanyeol dan Byun Baekhyun. Pernah sesekali saat cafe sepi tiba-tiba si Owner, Park Chanyeol duduk di samping ku dan akhirnya kita saling bercerita, tapi lebih banyak dia si yang menceritakan Cafe nya ini. Katanya dulu ini cafe yg di miliki eommanya lalu turun kepada si Chanyeol hyung. Aku iseng bertanya kenapa hampir semua dinding dihiasi foto dia dan istrinya. Dia pun dengan semangat bercerita bahwa eomma nya nge ship hubungan mereka dulu jadi setiap Chanyeol Hyung kencan dengan Baekhyun noona pasti eomma nya diam-diam mengikuti dan memotretnya. Jadilah foto-foto itu. Selang berapa lama, Baekhyun noona datang dengan pesanan ku. Chanyeol hyung beruntung sekali mendapat kan gadis seperti Baekhyun noona. Lihat saja wajah nya masih cantik, manis, dengan eye liner, rambut brunette. Dan pasti kalian akan tertipu jika usia nya tahun ini hampir menginjak 40 tahun.
.
.
.
Sudah dua bulan akhirnya aku bisa melupakan gadis itu, walau kadang kadang aku sering curi-curi menanyai nya ke Kai tapi pasti Kai selalu langsung mengalihkan dengan bertanya,
"Sudah menemukan tempat wifian baru? Ehm apa disana enak? Pasti enakan Kamonglah."
Selalu seperti itu.
Dia yang nanya, dia yang jawab sendiri.
Dan aku pun sudah senang di VP, malah kadang Chanyeol Hyung pun memberikan ku gratisan. Hehehe aku pun jadi dekat dengan kedua pasangan itu.
Seperti saat ini aku kembali ke VP dan duduk di tempat biasa, dekat jendela yang membelakangi pintu masuk. Namun tak lama aku mendengar teriakan Baekhyun noona. Jarang sekali aku mendengat dia teriak seperti sekarang. Yang aku tahu si Baek noona adalah orang yg manis dan kalem. Tapi oh tidak lihat dia sekarang mukannya memerah seperti kepiting, dan dia sedang memarahi seorang gadis di depannya. Ohh... mungkin gadis itu lupa bayar atau mungkin dia menggoda Chanyeol hyung. Tapi eh tidak... sekarang malah Chanyeol hyung sedang mengusap-mengusap pundak si gadis itu. Loh? Aku yang mulai penasaran pun mulai mengupin pembicaraannya.
"Kenapa tiba-tiba ingin bekerja disini, padahal dulu eomma menyuruhmu membantu eomma dan appa di cafe kau menolak dengan keras. Dan sekarang kau memohon untuk bekerja disini."
"Eomma plis aku butuh uang tambahan Oppa ku ingin mengadakan konser. Eomma aku ingin menontonnya."
"Jadi kau hanya ingin itu, YA PARK LUHAN KAU BENAR2!"
"Yeobo tenang yeobo dia anak mu."
"Ya Chanyeol, Luhan seperti ini karena kau selalu manja. Yasudah urusin anak gadismu sendiri."
"Yasudah besok kau bekerja disini ya nanti appa gaji oke. Dan bujuk eomma supaya memaafkan mu."
"Oke appa."
.
.
.
.
"Sehun-ah kau tidak apa2?" tanya Baekhyun noona yang mendapati ku bengong di depan kitchen mereka.
"eh... tidak apa-apa noona."
"ohiya sorry ya tadi membuat keributan, pusing hun. Anak noona itu sudah 18 tahun masih saja berfangirl. Dia padahal sudah noona larang karena mau ujian tapi tetap saja." Jelas nya sambil mengusap kepalanya sendiri.
"Luhan anak noona?" tanya ku dengan wajah bodoh.
"Eh iya Luhan anak noona. Gapercaya ya, gitu dulu noona kebobolan HAHAHA jadi gitu deh. Duh udah ya hun noona balik kerja."
JENG
JENG
JENG
"Jadi selama ini gadis itu anaknya..."
Tidak lama aku menyelesaikan kata-kata ku dua orang itu keluar dari tempat yang tadi menjadi TKP pembicaraan panas. Lihat wajah nya benar-benar mirip kedua orang tuanya, apalagi laki laki di sebelahnya yg sedan merangkulnya. Pantas dulu saat melihat Baek noona aku seperti teringat sesuatu.
"eh ada Sehun, kenal kan ini Luhan, anak Hyung. Dan dia akan bekerja disini membantu hyung dan noona."
WAIT
BEKERJA
BERARTI
AKU AKAN
BERTEMU DIA LAGI.
KAI-AAAHHHH TOLONG AKU!
.
.
.
.
.
TBC
Sorry buat bahasa yang masih campur aduk. Tadi nya aku mau pakai bahasa gue-elo tapi gaenak ya. Jadi gitu deh. Dan makasih ya udah review. Maafin buat keterbatasan menulisku.
