Warning: female Naruto, gaje, alur sedikit cepat

Age: Naruto dkk: 18 tahun, Kakashi dkk: 23 tahun, yang lain menyesuaikan.

Akhirnya setelah banyak memikirkan deskripsi apa yang cocok, akhirnya Kira bias mempublish chap 2, dengan kadar keyakinan 50%, dan 50%nya kurang yakin atas kemajuan dari fic yang lalu.

Untuk balasan review ada di bawah,

Naruto © Masashi Kishimoto

My Life © Kira Ketsueki

Chapter 2. Resepsi

Mobil berwarna hitam mengkilat, dengan karangan bunga yang indah dibagian depannya, terlihat membelah jalanan kota, mobil hitam itu melaju dengan kecepatan rata-rata 90 km/jam, dari Gereja tempat dilangsungkannya acara pernikahan pasangan Hatake Kakashi dan Namikaze Naruto, yang telah berganti marga menjadi Hatake Naruto, menuju ke hotel tempat diadakannya resepsi pernikahan.

Pasangan suami istri yang baru saja melangsungkan pernikahan mereka tidak mengeluarkan sepatah katapun, Jika dilihat lebih dekat lagi terlihat jemari mereka yang saling bertautan,jemari mereka bertautan sejak mereka turun dari altar pernikahan hingga sekarang mereka duduk didalam mobil yang berwarna pasangan baru ini terlalu sibuk dengan pikirannya sendiri sehinnga tidak menyadari jika jemari mereka masih saling bertautan.

Tidak lama kemudian mobil yang membawa pasangan baru itupun telah sampai, hotel yang menjadi tempat resepsi adalah hotel milik keluarga Hatake, sehingga pesta resepsi bias diperkirakan akan ramai, selain keluarga Hatake yang mempunyai banyak hotel, keluarga Namikazepun mempunyai perusahan yang sedang naik daun.

"ayo turun!" ajak Kakashi kepada istrinya Naruto.

"ah….. ba-baiklah" jawab Naruto gugup.

"tenangn saja, tidak perlu gugup begitu, aku tidak akan memakanmu" Kakashi bergurau untuk menenangkan istrinya.

"iya-iya,ayo kita masuk, Naru nggak mau digoda oleh mereka" naruto tersenyum sambil menunjuk beberapa anak muda yang sedang menyiuli Naruto dan kakashi.

Pipi Kakashi bersemu merah karena melihat senyum yang sngat manis dari istrinya. " Naru, sebaiknya kamu aku gandeng, aku tidak mau istriku jatuh karena gaunnya yang merepotkan." Kakashi menawarkan diri kepada Naruto sambil mengulurkan tangannya.

"baiklah suamiku, hahaha…." Naruto menjawab sambil meraih tangan yang Kakashi ulurkan kepadanya.

Mereka berjalan menuju reseosionis untuk menagmbil kunci kamar mereka. Kakashi dan NAruto berjalan sambil bergandengan tangan, selain itu Naruto juga harus menaikkan sedikit ujung gaunnya agar tidak tersrimpet (?) dan jatuh. Mereka berjalan menuju lift untuk naik ke lantai lima.

Kakashi menekan tombol up, mereka menunggu selama lima menit dan pintu lift terbuka. Mereka masuk kedalam lift dan memencet angka lima. Lima menit kemudian pintu lift kembali terbuka, Kakashi dan Naruto keluar dari dalam lift dan berjalan menuju kamar nomor 555, untuk mempersiapkan diri.

Mereka berjalan menuju pintu kamar mereka, setelah menemukannya mereka memasuki kamar mereka. Yang terlihat adalah ranjang yang berukuran King Size yang berwarna putih, diatasnya terdapat Gaun yang berwarna merah dan tuksedo putih.

Kakashi berjalan kea rah kamarmandi, untuk membersihkan diri. Setelah pintu ditutup dan terdengar suara air shower yang mengucur kellantai, Naruto berjalan menuju meja rias dan melepaskan seluruh hiasan dan aksesoris yang terdapat ditubuh Naruto, sekaligus menghapus makeupnya.

Selang beberapa menit kemudian Kakashi keluar dari kamarmandi dengan bagian dada terekspos, dan satu-satunya kain yang menutupi badannya hanyalah handuk kecil yang melilit pinggangnya. Naruto yang melihat tubuh sempurna Kakashi hanya mematung sambil terus memperhatikan dada bidang dan perut sixpack milik suaminya itu dengan wajah yang memerah.

"Kenapa kau melihatku seperti itu? Cepat mandi sana!" perintah Kakashi kepada istrinya Naruto.

"ti-tidak kok, hehehe…." Jawab naruto gugup.

Sekarang giliran Naruto yang mandi, selama Naruto mandi Kakashi mulai berganti baju.

Dua puluh lima menit kemudian Naruto Naruto keluar dari kamar mandi. "Kakashi, Naru mau ganti baju, kamu balik badan sana!" perintah Naruto.

"kenapa? Sekarang aku suamimu Naru-chan" bukannya berbalik Kakasi malah menggoda istrinya.

"dasar KAKASHI MESUM!" teriak Naruto.

"iya-iya,dasar" jawab Kakashi sambil tertawa. Kakashi lalu membalikkan badan memunggungi Naruto.

Beberapa saat kemudian

"Kakashi, tolong kaitkan ini, sulit sekali" pinta naruto kepada Kakashi.

"hn, kemarilah," timpal Kakashi, Naruto berjalan mendekati Kakashi, Kakashi mengaitkan pengait yang berada dibaian belakang gaun merah yang dikenakan istrinya, Naruto.

RUANG PESTA

Pesta diadakan di lantai delapan, ruangannya bias menampung lebih dari lima ribu tamu, pintu ruang pesta terbuka dan memperlihatkan dua sosok yang langsung menjadi pusat perhatian.

Sang pri yang mengenakan tuksedo putih dengan dasi yang berwarna merah terlihat sedang menggandeng paangannya yang mengenakan gaun berwarna merah selutut dengan tali tipis di bagian bahu, rambut pirang sebahunya dibiarkan terurai, dan diberi penjepit rambut yang indah. Wajahnya yang cantik hanya ditutupi oleh bedak tipis,

Pasangan tersebut berjalan menuju keluargamereka, mulai dari ayah Kakashi, Jiraya, Kakaknya Sakumo, Ibunya Tsunade, Istri kakaknya Rin. Kemudian keluarga Naruto mulai dari Ayahnya Minato, Ibunya Kushina, Kakaknya Kyuubi, istri kakaknya Missa.

Acara resepsi dimulai dengan acara dansa, pengantin berdab\nsabersama lalu bergantian dengan keluarga, setelahnya penganti akan berdansa dengan beberapa tamu.

Setelah acara berdansa selesai, para tamu berbaris teratur untuk mengucapkan selamat kepada pasangan pengantin yang baru saja menikah, pengantin yang ditanya dan diberi ucapan selamat menjawab dengan singkat, senyum dan anggukan kepala. Selain mengucapkan selamat para tamu juga memuji pasangan ini denan kata-kata yang membuat pasangan ini malu seperti, 'pengantin prianya tampan, dan pengantin wanitanya cantik' dan masih banyak lagi.

Para tamu yang telah mengucapkan selamat dapat menikmati hidangan, dan melanjutkan pesta. Terlihat pengantin sedang duduk berdampingan dan saling melemparkan senyum. Semua tamu dan keluarga terlihat bahagia atas pernikahan Hatake Kakashi dan Namikaze Naruto.

Pesta selesai tepat pukul dua belas malam, keluarga mempelai mendekati pengantin yang sedang duduk berdampingan di kursi pelaminan. Ayah Kakashi memberi mereka kejuta.

"Kakashi ini kunci rumah kalian, alamatnya adadi jl. Chidori nomor 17 Konoha, dan ini kunci mobil kalian,ah….ya satu lagi, ini tiket bulan madu ke Uzugakure" terang Jiraya.

"ini terlalu berlebihan, Ayah" tolak Naruto

"tidak,Nak, ini hadiah dari kami semua,jadi tidak seberapa." Sekarang Minato yang menjawabnya.

"baik jika itu sudah keputusan kalian, kami terima" jawab Kakashi.

"pulang nanti bawa cucu ya!" perintah Tsunade dan Kushina.

"mana mungkin, bu. Kami bulan madu hanya seminggu, kalau satu tahun itu mungkin" kakashi ikut bercanda

"sudah-sudah, sebaiknya kalian istirahat, kalian akan berangkat besok pagi pukul sepuluh tepat, jadi jangan sampai terlambatya." Kyuubi menengahi.

"baiklah, kami kekamar duluya, jaa semua" kata Naruto

KAMAR NO.555

"capeknya, Naru nggak nyangka tamunya banyak banget" keluh Naruto.

"tentu banyak, Naru. Ayah kita terkenal sebagai pengusaha, ibuku dokter, dan ibumu pemilik butik. Jelas banyak belum teman-teman kita" terang Kakashi.

Naruto dan Kakashi merebahkan tubuhnya diatas ranjang berukuran kingsize, mereka terlihat sangat lelah dan letih.

"kenapa senyum-senyum dasar aneh" Naruto bertanya karena melihat Kakashi yang sedang tersenyum.

"ingat pesan Kaasan" jawab Kakashi singkat.

"tapi Naru kan belum mau punya anak,Naru belum siap" jawab Naru sambil cemberut, menambah keimutan pada wajah cantiknya.

"tapi Naru-chan suamimu ini ingin segera jadi ayah" goda Kakashi sambil mengubah posisi tidurnya dari terlentang menjadi menghabap istrinya.

"uah…. Dasar mesum" teriak Naruto sambil menjauh dari Kakashi.

"hahaha…. " Kakashi tertawamelihat reaksi dari istrinya tersebut, "maaf-maaf Cuma bercanda kok" lanjutnya.

Sudahlah, kita harus saling memahami satu sama lain dulu baru ke tahap 'itu'." Jawab naruto " aku mau ganti piama dulu"

"iya sna-sana" usir Kakashi "aku juga mau ganti piama kok."

"huh… dasar" gerutu narutosambil melangkah menuju kamarmandi.

Lima belas menit kemudian Naruto keluar dari kamarmandi menggunaka piama berwarna orange dengan motif rubah. Naruto melihat Kakashi yang sedang membaca, Kakashi menggunakan piama berwarna hijau dengan motif kinau dan tsuriken

"sebang apa kau?" Sapa Naruto

"sedang membaca Koran, tidurlah dulu nanti aku menyusul" jawab Kakashi.

"oyasumi Kakashi, cepat tidur" perintah Naruto.

"oyasumi Naru-chan" jawab Kakashi singkat.

Setelah mendengar balasan dari Kajashi, Naruto berjalan keranjang dan tidur, lima menit kemudian Naruto sudah sepenuhnya terlelap. Kakashi melipat korannya dan naik keatas ranjang, menyelimuti Naruto sebatas pundak dan Kakashipun ikut terlelap.

T-B-C

Balesan review:

kaze: sankyu udah jadi yang pertama.

miku: ini bukan YAOI, tapi Kaka/fem Naru.

lovely rose: iya ini udah di update.

tsukimori: makasih *peluk-peluk* Kira seneng banget, soalnya Tsukimori memperhatikan semua kekurangan yang ada di chap 1.

feyRi: alurnya emang cepet, soalnya Kira bikinnya memang buru-buru, jadi hasilnya nggak memuaskan.

yuni: ada tapi belakangan.

kencrimeson: benarakah? Kira kok nggak yakin ya…

Sun-T: senpai makasih…..Kira udah banyakin tapi nggak tahu udah cukup apa belum,

COcoNdvl78: nggak ada soalnya Kira nggak sanggup bikin.

aozora: iya KIra nyari tapi nggak ada selain itu, makanya Kira bikin sendiri.

ayano: ini udah Kira panjangin.

Karin: chap 1 bikinnya kilat jadi nggak muasin, moga chap ini muasin ya.

Kira minta Review, Kira ingin tahu ada kemajuan apa nggak. Para flamer juga diperbolahkan asal nggak menghina pair ini….