LADY LUCK

By : Pinkupinku00

Cast : Sehun, Luhan, EXO's Members

Pairing : Hunhan, Baekyeol, kaisoo, Kristao, Chenmin, Sulay

Genre : Drama, Romance

Rated : M

Length : Chapter

GS for Uke!

WARNING! This is GS, Idol Life, Typho.

Desclaimer : Fanfic ini murni karya ASLI ku. Buah dari pemikiran ku. Seluruh cast milik Tuhan YME, milik Orang tua mereka dan milik SM Ent.

Summary : "Sekali – kali bermainlah ke kamarku. Siapa tahu kita berbuat khilaf" – Sehun. Sehun member Boygroup EXO telah tergoda dengan tubuh Luhan yang merupakan member Girlgroup RED MOON yang kini sedang comeback dengan mengusung konsep 'seksi'. Apa yang akan Sehun lakukan untuk bisa mendapatkan Luhan?

DON'T LIKE, DON'T READ

R&R

Happy Reading. ^^

"Dia begitu seksi dan menggairahkan. Aku bahkan sudah tak bisa menahan lagi" – Sehun

"DIA?" Tanya kelima namja tampan kepada Sehun.

"Yang selalu berada dibagian paling depan" Jawab Sehun yang masih setengah sadar.

"Luhan?" Tebak Kai.

"Ya, dia. Luhan. Dia begitu menggairahkan" – Sehun

Chapter 2

"Ya ya ya Luhan tak seperti yang kau pikirkan Hun!" Ucap Chanyeol. Chanyeol sebenarnya adalah sahabat rahasia Luhan. Chanyeol menganggap Luhan seperti dongsaengnya sendiri walaupun usia Luhan lebih tua darinya. Ia sangat mengenal sosok Luhan seperti apa. Kini ketakutan mulai merasuki dirinya ketika melihat Sehun begitu bernafsu saat melihat Luhan. Ia pikir ini adalah sesuatu yang tak boleh terjadi pada Luhan.

"Apa maksudmu hyung?" Tanya Sehun mengerutkan keningnya.

"Memangnya kau dekat dengan Luhan?" Tanya Chen penasaran.

"Atau jangan – jangan hyung menyukai Luhan? Aku benar kan hyung?" Selidik Kai.

"Tidak tidak... Bukan itu. Aku tak menyukai Luhan. Hanya saja Luhan itu bukan seperti apa yang kalian pikirkan" Jawab Chanyeol sambil melirik Suho. Yap, Suho tahu tentang hubungan Chanyeol dan Luhan. Dan Suho pun tahu seperti apa Luhan sebenarnya.

"Lalu?" Tanya keempat namja yang masih diselimuti oleh rasa penasaran.

"Sebenarnya Luhan itu... Luhan..."

"Kalian cepat ke backstage, sebentar lagi kalian akan perform" Ucap seseorang memotong perkataan Chanyeol.

Dengan langkah cepat, semua member EXO berjalan menuju backstage untuk bersiap. Sepanjang perjalanan Chanyeol terus memikirkan apa yang harus dikatakannya pada keempat saudaranya. Keberuntungan baginya karena keempat saudaranya mulai menyibukkan diri dengan berlatih, jadi mereka tidak akan mendesaknya sekarang juga. Chanyeol sungguh berharap keempat saudaranya itu akan melupakan pembahasan tadi. Ketika hampir sampai diruang pribadi mereka, tanpa sengaja mereka berpapasan dengan Red Moon.

"Annyeonghasaeyo EXO Sunbaenim" Ucap mereka membungkuk pada EXO dengan tangan mereka menutupi bagian belahan dada mereka.

"Annyeonghasaeyo" Ucap member EXO membalas sapaan Red Moon kecuali Sehun.

Sedari tadi Sehun hanya menatap Luhan dengan pandangan yang sulit diartikan dan tanpa sadar dia sedikit menjilat bibir bawahnya. Dia terus menatap Luhan sampai sang objek tiba – tiba berjalan mendekati seseorang. Setiap gerak gerik Luhan terus diperhatikan Sehun tanpa tertinggal barang sedetikpun.

"Chanyeol-ah" ucap Luhan dengan nada manja membuat keempat saudara penasaran Chanyeol mengernyitkan dahinya terutama Sehun. Sehun kini menatap tajam kearah Chanyeol.

"Noona, nadamu sangat manja sekali.. Aigoo...bogoshipeo" Ucap Chanyeol menyentuh lengan Luhan tanpa mengindahkan tatapan bingung keempat saudaranya. Sebenarnya dia ingin memeluk sahabatnya ini, tapi ia tahu ini adalah tempat umum apalagi EXO dan Red Moon beda Agensi. Jika masih satu agensi mungkin tak akan bermasalah.

"Nado bogoshipeo" Ucap Luhan dengan deer eyesnya.

"Hai Nona Eyeliner" Sapa Chen pada Baekhyun.

"Oh hai Dinosaurus. Aku sudah mendengarkan suaramu di lagu terbaru kalian. Suaramu lumayan dan tak lagi cempreng" Ucap Baekhyun tertawa keras. Baekhyun dan Chen sudah dekat sejak Red Moon debut karena mereka pernah berduet untuk perform di Immortal Song.

Hanya mereka berempat yang terus berbincang. Member lain hanya diam karena masih malu – malu. Maklum Red Moon baru satu tahun debut, jadi belum terlalu dekat dengan Grup lain. Keempat namja yang diam itu ternyata matanya tengah menatap setiap inchi lekukan tubuh member Red Moon. Bahkan ada yang sudah terlihat seperti menahan gairahnya. Ada juga yang dengan sadar atau tidak menjilat bibirnya sendiri. Berbeda dengan keempat member Red Moon yang terus menunduk karena merasa terus diperhatikan.

"Maaf nona – nona, kita harus segera bersiap. Lagipula bukankah kalian harus kembali duduk diluar bukan?" Ucap Suho dengan sopan. Bagaimanapun usia Member Red Moon ada yang lebih tua darinya.

"Ah ne. Tapi kita akan kembali ke ruangan kita dulu sunbae. Ayo." Ajak Xiumin.

Red Moon mulai melangkahkan kaki mereka meninggalkan EXO, begitupun dengan EXO yang mulai meninggalkan tempat pertemuan(?) tadi.

"Chanyeol-ah!" Teriak seseorang ketika EXO hampir sampai ruang pribadi mereka.

Ada dua kepala manusia yang menoleh kearah sumber suara. Bukankah tadi yang dipanggil hanya satu saja?

"Lu noona wae geurae?" Tanya Chanyeol dengan senyum lebar ketika mengetahui Luhan memanggilnya.

"Oh, Hun masuklah dulu. Kau tak perlu menemaniku. Kurasa telingamu baik – baik saja bukan? Tadi yang dipanggil aku bukan kau." Ejek Chanyeol pada Sehun yang ternyata tadi ikut menolehkan kepalanya saat Luhan memanggil Chanyeol. Sehun langsung masuk kedalam ruangan itu setelah sebelumnya memberikan Chanyeol tatapan tajamnya.

"Ada apa Lu?" Tanya Chanyeol.

"Panggil aku Noona Chanyeol-ah" Ucap Luhan dengan mengerucutkan bibirnya.

"Kau memohon atau menggodaku eoh? Kenapa kau menggunakan pakaian seperti ini noona? Bukankah kau sangat membencinya?" Tanya Chanyeol.

"Salahkan saja Yong Min Sajangnim yang mengharuskan kita menggunakan konsep seksi. Aku terlalu risih Chanyeol-ah." Curhat Luhan. Chanyeol hanya tersenyum mendengar curahan hati Luhan.

"Kau sudah berpacaran dengan Baekhyun ya?" Ucap Luhan lembut.

"Eh? Belum noona. Kita masih pendekatan." Jawab Chanyeol.

"Jinjja? Kukira kalian sudah pacaran. Kau sering menghubungi Baekhyun jadi aku kira.."

"Noona jebaaaaal...meskipun aku sering menghubungi Baekhyun bukan berarti aku pacaran dengannya. Aigoo... noona kau benar – benar" Jawab Chanyeol frustasi akan kepolosan Luhan.

"O...kukira jika sering menghubungi satu sama lain mereka pacaran. Aku salah ya? Hmm.. ya sudah semangatlah kamu mengejar nenek cerewet itu" Kata Luhan menyemangati Chanyeol.

"Aratseo noona. Aku harus segera masuk noona. Annyeong" Kata Chanyeol langsung pergi meninggalkan Luhan.

Luhan melanjutkan langkahnya menyusul saudaranya ke ruang pribadi mereka.

"Luhaeeeeen" Teriak Baekhyun saat melihat Luhan masuk keruang pribadi mereka.

"Aku lebih tua darimu Baek. Ada apa? Oh ya kau semakin dekat saja dengan Chanyeol" Goda Luhan.

"MWO?! Park idiot itu yang mendekatiku! Tapi sepertinya aku mulai ehem menyukainya. Eonni, dia terlihat begitu menggairahkan kau tahu. Aku bahkan ingin tahu seberapa menggairahkannya dia diranjang" Ucap Baekhyun antusias tanpa melihat Luhan yang mengernyitkan dahinya.

PLAK!

"Kau mengotori uri Luhan yang polos tahu! Kalau kau ingin berbicara soal ranjang jangan pada Luhan! Kau tahu selama ini kita berusaha mati - matian menjaga dia yang begitu polos agar terhindar dari dunia SEX. Bahkan saat kita menonton Drama atau Film kita selalu menutup mata Luhan ketika ada Kiss Scene atau bahkan kita mematikannya ketika ada Bed Scene." Ucap Xiumin panjang lebar setelah memukul sayang kepala Baekhyun dan memastikan Luhan menjauh diseret Lay.

"Eonni...pliiiis..Luhan eonni sudah 24 tahun dan dia sudah cukup umur untuk mengenal dunia sex. Bahkan semua orang takkan mungkin percaya bahwa Luhan eonni sangat polos dan belum pernah melakukan itu. Imagenya seksi dan sensual, mereka takkan percaya itu" Sahut Baekhyun membela diri.

"Tapi Luhan terlalu polos Baek. Aku bahkan bisa melihat kesuciannya. Aku tak tega mengotori kesuciannya itu baek" Ucap Lay yang kini bergabung dengan mereka bertiga.

"Bukankah seharusnya kita menjaga uri maknae Tao dari dunia sex? Kenapa harus Luhan yang sudah cukup umur? Dan kalian harus tahu saat kita bertemu dengan EXO sunbaenim tadi, Sehun terus menatap Luhan eonni dengan tatapan yang err penuh gairah" Cerita Baekhyun.

"MWO?! Kita harus menghindarkan Luhan dari Sehun!" Ucap Xiumin tegas.

"BIG NO! Biarkan Luhan eonni mengenal dunia itu eonni! Aku yakin Sehun pasti tahu cara memuaskan wanita polos seperti Luhan eonni diranjang. Dari fakta yang kudapat, Sehun dan Kai sering menonton video yadong bersama." Ucap Baekhyun meyakinkan.

"Kalian sedang membahas apa? Aku mendengar kata ranjang. Apakah kalian ingin bertemu dengan ranjang dan tidur cantik?" Tanya Luhan yang mulai mendekat diikuti Kyungsoo dan Tao.

"Eonni yang kita maksud ranjang itu adalah bagaimana panasnya melakukan se mmmmphhh.." Ucapan Baekhyun terhenti karena Tao langsung membekap mulut Baekhyun dengan gaya wushunya. Fast Respone Tao-yah. Tao langsung menyeret Baekhyun ke Toilet. Tao mengerti kemana arah pembicaraan Baekhyun karena dia tak sepolos Luhan.

Semua menatap Baekhyun tajam kecuali Luhan yang tak mengerti apapun. Kyungsoo memang terlihat polos, tapi dia mengerti tentang dunia sex begitu pula dengan Tao.

"Sudahlah Lu eonni, Baekhyun memang suka cerita yang aneh – aneh" Ucap Kyungsoo yang mengerti kebingungan Luhan.

Keadaan kembali seperti semula. Xiumin dan Lay dapat bernapas lega sekarang. Luhan terlihat sudah melupakan pembahasan ranjang tadi. Kini ia sedang mengobrol bersama Kyungsoo.

"Luhaeeeen... Tolong antarkan ini pada Chanyeol. Kemarin dia menyuruhku membawakan buku ini. Aku harus bersiap karena aku akan tampil di Special Stage" Kata Baekhyun memberikan buku pada Luhan. Tingkah lakunya terlihat seperti tak ada sesuatu yang terjadi dalam pembahasan ranjang tadi.

"Hmm aratseo" Jawab Luhan. Keempat saudaranya cukup lega karena Luhan mengantarkannya pada Chanyeol, karena bagaimanapun Chanyeol tahu Luhan yang sebenarnya dan mereka semua tahu bahwa Luhan bersahabat dengan Chanyeol.

Luhan melangkahkan kakinya ke ruangan pribadi EXO. Setelah berada didepan pintu, Luhan mengetuknya perlahan.

CKLEK

Pintu terbuka menampilkan namja tampan yang entah Luhan sadar atau tidak namja itu menyeringai lebar.

"Hai noona. Luhan noona bukan?" Tanya namja itu.

"Ah ne majja. Oh,kenapa sepi sekali ruangan kalian? Dimana yang lain? Dimana Chanyeol?" Tanya Luhan penasaran.

"Masuklah dulu noona. Takut ada yang curiga jika kita mengobrol dipintu. Dunia Entertaint sangat kejam" Jawab namja itu. Luhan masuk kedalam tanpa ada rasa takut dan curiga sedikitpun.

"Duduklah disini noona" Pinta namja tampan itu. Luhan mendudukkan dirinya disebelah namja itu tanpa ia ketahui namja itu perlahan mendekatkan dirinya pada Luhan.

"Ah, aku belum tahu namamu sunbae. Mianhe, aku belum terlalu mengenal EXO. Aku baru debut satu tahun yang lalu. Aku hanya tahu nama member EXO saja tapi tak tahu parasnya." Ucap Luhan yang baru ingat dia tak tahu nama namja disampingnya itu.

"Apakah itu penting noona? Noona kau begitu seksi. Bibirmu begitu menggairahkan noona. Boleh aku mencicipinya?" Tanya namja itu to the point. Namja itu mulai mendekatkan wajahnya pada Luhan. Luhan hanya diam mematung karena ia tidak mengerti apa yang akan dilakukan namja yang bahkan Luhan sendiri tak tahu siapa namanya.

'Sedikit lagi. Shit! Bibirnya sungguh menggairahkan!' Ucap namja itu dalam hati.

.

.

.

"SEHUUUUUUUUUUUUUN!" Teriak segerombolan namja yang baru saja masuk keruangan itu.

"APA YANG KAU LAKUKAN?!" Teriak Chanyeol sambil menjauhkan Luhan dari Sehun.

'Shit! Mengganggu saja!' kesal Sehun dalam hati.

"Noona, apa yang kau lakukan disini?" Tanya Chanyeol lembut.

"Aku ingin memberikan ini padamu, dari Baekhyun" Jawab Luhan.

"Baiklah sekarang kembalilah" Perintah Chanyeol mendorong Luhan keluar setelah mengambil buku itu dari tangan Luhan.

"Jangan bercanda Sehun! Ini bukan rumahmu yang bisa untuk melakukan hal semaumu!" Ucap Suho marah karena kelakuan Sehun. Suho sangat geram pada kelakuan Sehun yang tak tahu situasi dan kondisi. Untung saja manajer tak melihat kelakuan Sehun tadi.

"Kukira kau akan memperkosanya disini Hun" Ucap Kris dengan tawa remeh.

"Main nyosor aja kau Hun. Bahkan kalian baru pertama kali bertemu." Ucap Kai sambil menggelengkan kepalanya.

"Aku bahkan belum mencicipi sedikitpun. Arrrrrghhh kenapa kalian datang disaat yang tak tepat eoh?" Kesal Sehun.

"Kami datang disaat yang tepat, bodoh!" Ucap Chanyeol menahan amarah.

"Sudahlah Yeol, kenapa kau terlihat sangat marah ketika Sehun hampir mencium Luhan noona?" Tanya Chen.

"Jika kuberitahu pun kalian tak akan percaya denganku atau lebih tepatnya kalian akan mengatakan bahwa aku sedang bercanda!" Kesal Chanyeol langsung pergi ke toilet.

"Dia begitu menggairahkan. Hanya melihatnya saja aku langsung tegang. Shit!" Ucap Sehun setelah Chanyeol pergi.

"Kupikir yang bermata seperti owl itu lebih menggairahkan. Tatapannya begitu polos tapi terlihat sangat sensual dan menggoda. Bahkan salivaku rasanya akan mengalir saat melihatnya" Sahut Kai.

"Kyungsoo? Kau mengincar Kyungsoo? Kupikir dia tak mengenal dunia sex. Aku pernah duet dengannya dan dia begitu polos kurasa. Berbeda dengan Leader Red Moon. Namanya Xiumin kalau aku tak salah. Her ass begitu err menggairahkan. Sangat montok dan errr sangat kenyal." Ucap Chen membayangkan yang iya iya sambil menggigit bibir bawahnya.

"Oh tidak tidak. Yang bermata panda jauh lebih seksi. Suaranya begitu seksi dan mungkin akan jauh lebih seksi saat dia mendesahkan namaku" Sahut Kris sambil menjilat bibirnya.

"Kurasa kita impas mengincar satu dari member Red Moon. Tapi...Suho hyung! Kau mengincar siapa?" Tanya Sehun yang teringat daritadi Suho tak ikut dalam pembahasan penting mereka.

"Kau pilih Baekhyun atau Lay, hyung?" Tanya Chen.

"Sepertinya kau sangat mengenal member Red Moon, Chen! Dan BIG NO! Baekhyun? Cabe – cabean itu? Dia terlihat terlalu agresif. Sebenarnya sudah lama aku mengincar Lay" Ucap Suho.

"Aku hanya mencari info mereka diinternet hyung. Hmm...berarti Chanyeol dengan Baekhyun." Kata Chen memutuskan.

"Baiklah, kita lihat siapa yang bisa mengencani incaran kita lebih dulu" Kata Sehun ketika ide brilliant itu terlintas diotaknya.

"Tidak tidak. Sepertinya itu terlalu mainstream. Gimana kalau siapa yang bisa lebih dulu meniduri incaran kita" Sahut Kai menyeringai mesum. Semua mengangguk setuju dengan ide Kai.

"Kurasa aku juga setuju" Ucap Chanyeol yang baru saja masuk.

Mereka semua tertawa bersama.

.

.

.

.

.

.

.

.

Ruang pribadi Red Moon

"Lu, kenapa kau terlihat sedikit pucat? Kau bertemu dengan Chanyeol kan?" Tanya Lay yang menyadari perubahan Luhan.

"Ah..N-Ne. Aku bertemu dengannya dan sudah kuserahkan bukunya padanya" Luhan bingung harus menceritakan pada saudaranya atau tidak. Bahkan diapun tak tahu apa yang harus ia ceritakan karena ia tak mengerti apa yang Sehun lakukan padanya tadi.

"Sebentar lagi acara selesai. Kau pulang ke dorm kan Lu?" Tanya Xiumin.

"Emm...mianhe aku pulang ke apartemen. Sudah seminggu aku tak membersihkan apartemenku" Ucap Luhan lemah. Yap, Luhan dibelikan apartemen oleh kedua orang tuanya yang kini berada di Beijing. Luhan berasal dari keluarga kaya, jadi tak heran artis yang baru debut langsung memiliki apartemen.

"Gwaenchana. Nanti kita antar eonni ke apartemen" Balas Tao.

"Aku tidur sendiri lagi? Berjanjilah besok eonni pulang ke dorm." Ucap Kyungsoo yang merupakan teman sekamar Luhan yang hanya dibalas anggukan oleh Luhan.

"Cha! Ayo kita keluar. Sekarang waktunya Ending stage. Baekhyun sudah menunggu dipanggung" ajak Xiumin.

.

.

.

.

.

.

SKIP

Acara itu benar – benar telah selesai. Semua tamu undangan berhamburan keluar dari Saintex tempat diadakannya acara itu. EXO terlihat sangat lelah dan kini van mereka sudah melaju meninggalkan parkiran. Begitu pula dengan Red Moon. Mereka benar – benar mengantar Luhan pulang ke apartemennya dikawasan Gangnam. Setelah hampir setengah jam mereka telah sampai diapartemen Luhan. Luhan sudah siap dengan penyamarannya karena tak ingin fansnya tahu bahwa Luhan memiliki apartemen. Luhan keluar dari van dan langsung terburu – buru masuk kedalam gedung megah itu. Dilihatnya van Red Moon telah menjauh dari tempatnya sekarang. Luhan langsung masuk kedalam lift dan menekan angka 2. Luhan sangat takut ketinggian maka dari itu orang tuanya membelikan apartemen dilantai 2.

"Merepotkan juga harus menyamar seperti ini. Aku sangat lelah." Monolognya sambil melepas masker, kacamata dan topinya. Ia juga menurunkan sedikit reseleting(?) jaketnya, bagaimanapun ia masih mengenakan pakaian seksinya. Luhan berjalan menyusuri koridor menuju apartemen nomor 20 yang merupakan apartemennya dengan santai. Ia tak peduli jika ada yang melihatnya, lagipula ini sudah pukul 12 malam dan apartemen juga terlihat sepi.

Setelah sampai didepan pintu bertuliskan 20, Luhan bergegas memasukkan passwordnya. Sebelum itu terjadi ia sempat melirik ke kamar bertuliskan 12 dibelakangnya.

"Kudengar ada orang baru yang mengisi nomor 12" Monolognya.

Luhan hanya mengendikkan bahunya dan langsung memasukkan passwordnya. Ketika tinggal satu angka terakhir passwordnya akan ia masukkan, ia mendengar suara pintu terbuka. Luhan yakin itu dari kamar dibelakangnya yang dibuka oleh penghuninya. Luhan melihat bayangan seseorang yang sepertinya menyandar pada pintu dan tengah menatapnya.

"Kau terlihat sangat seksi, manis. Sekali – kali bermainlah kekamarku. Siapa tahu kita berbuat khilaf" Ucap sesorang itu sengan nada sensual jika Luhan memahaminya. Luhan langsung menolehkan kepalanya guna melihat siapa orang itu dan apa maksud perkataannya itu.

"Sehun sunbae?!"

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC

Fyuh~ #elap kringet

Holaho~ Pinku kembali lagi nih.. Gimana fast update kan?

Kurang memuaskan ya? Aku sengaja belum taro NC di chapter ini. Biar mereka PDKT

Menurut kalian gimana? Memuaskan?

Yang kemarin pada minta dilanjut ini udah dilanjut ya...

Ada yang tanya ini Hunhan fokus ato all couple. Maaf ya reader-deul ini lebih ke hunhan fokus tapi aku tetep akan buatin couple lain moment deh. Aku juga masih pikir – pikir lagi. Aku pengen buat NC All couple ya walaupun lebih banyak Hunhannya. Tapi baru rencana aja. Hmm...masih aku pikir pokoknya :v

Makasih banget ya yang udah nge Fav sama nge Follow FF Pinku ini. Makasih juga yang udah bilang kalo FF Pinku idenya menarik bahkan ada yang shock juga bacanya dan makasih buat yang nyemangatin Pinku. Gomaweo gomaweo... apa perlu cium satu satu? #oke abaikan. Dan yang pasti makasih banget buat yang udah menyempatkan ninggalin jejak di FF ini. #Kiss&Hug #TebarFlyingKiss #pingsansemua

Untuk younlaycious88, kurasa aku lebih muda dari kamu hihihi aku 97 line.

Untuk rizka0419 iya salam kenal juga ya. Iya terinspirasi dari lagu EXO chingu. Soalnya lagu ini ada suara gitu gitu. Sedikit dewasa mungkin hahaha oke monggo difav & follow.

Kritik dan saran tetep ditunggu ya ~~

Buat yang mau tanya – tanya tentang FF ini, monggo invite Pin Pinku 5458B13D ^^

Makasih buat yang udah review chapter 1

[Xiao DeerHan, KaiSooLovers, Riho Kagura, NoonaLu, lulu-shi, beng beng max, oasana, ThehunLuhanieYehet, niesha sha, FairyFaith, selukr, ChanBaek61, levy95, mandwa, ohsehawnn, RZHH 261220 ll, rikha-chan, sehunsgurl, Ms. Do12, Oh Juna93, anaknya cabe, HHSKTS, younlaycious88, Aliyah 649, NopwillineKaiSoo, lisnana1, Nam Gina, , taenggoo, Shin jemun21, niasw3ty, hellobambi.794, Hun.K Salvatore, Silver Orange, .58, LuXiaoLu, XO Azul, Rly. , mellamolla, manlylittledeer, kimlaulsh1, Kim YeHyun, Wuhoondaemin00, khalidasalsa, anisyah, oh chaca, ShinJiWoo920202, keisya, Magnum, Kimjongsoo, babysoo, Loveliya, el, viiyoung, LuNAF, rizka0419, Guest]

*Q : Ada chanbaek momentnya ngga?

Pinku : Pasti ada. Aku akan berusaha buat adil bikin moment all couple selain hunhan. Karena ini fokus tetep ke hunhan.

*Bikin Luhan jadi dingin tapi kecantol sama Sehun?

Pinku : Maaf ya disini aku buat Luhan polos. untuk luhan yang dingin itu udah pernah ada FF yang juga kaya gitu.

*Q : ini official couple kan? Ngga bakal nikung nikung?

Pinku : Yup ini official couple. Pinku ngga suka yang nikung nikung. Sakit udah pernah ditikung. Ups malah curhat. Oke abaikan.

*Q : Waktu Red Moon dibelakangnya EXO apa EXO ngga liat atau cuek?

Pinku : disini aku buat cuek EXOnya. Jugaan kan kalo lirik – lirik takut EXO-l pada ngepidio ntar masuk yutub kan berabe.

*Suho yang jadi cewek aja daripada Lay?

Pinku : Aduh maaf ya Pinku lebih suka Suho jadi seme hehe

Jangan Lupa review chapter ini ya~

Thankyung :3

Bye bye ^^