Ini dia chap 2-nya. WHY WHY WHYYYY syya pnasaran bgt nulisna. Ocke, saya ga punya apa apa tuk dibalas. Langsung wahe..

DISCLAIMER: kishimoto masashi, haik! SHANAROO! *kumat lagi,,,*

WARNING, JUGA: Fic ccd, gaje, OOC, dan suntuk. Please jangan ledakin saya kalo ga bagus..

.

.

.

.

"Sakura-chan!" teriaknya. Sakura terkejut. "e-e.. ada apa naruto-kun?"

DEG…

'-kun? Bodoh.. kenapa dia tidak memanggilku begitu?' sasuke membuang muka. "sakura-chan! Hah, aku ada urusan denganmu, untuk membahas soal soal ini. Ayo, ke ruang 12." Naruto nyengir seperti biasa. Dan sakura, yang melihatnya, merasa hangat. Benar benar, nyaman.. "b-baiklah.." sakura mengangguk. Naruto, adalah ketua OSIS. Sementara sakura, ia tidak berposisi apa apa dalam osis. Lalu untuk apa ia diajak Naruto?

"tolong disusun, ya! Hmm.. yang disitu, T.A. 2009-2010, yang itu-" bla bla bla, naruto memberitahu sakura apa yang harus dilakukannya. "oke, yang ini.. disini, kan? Yap! Selesai.." sakura mengikat rambutnya. 'ya ampun.. cantik sekali..' naruto berpikir. Ia teringat dengan seseorang… Karin. "sa-sakura-chan, apa kau kenal Karin?"

"a.. apakah naruto-kun punya urusan dengannya?"

"iya, kenapa? Kau kenal?"

"kenal.. dia.. kakakku, dan.. sudah.. meninggal.."

Naruto membelalak. Terpaku. Kemudian ia menggerakkan tangan kanannya untuk menutupi matanya. Ia jatuh berlutut, kemudian.. pingsan.

"hei dobe, kau sudah sadar?" sasuke menjewer telinga naruto. "uh.. sakit, teme! Sebentar.. aku ada dimana?" naruto segera mengetahui kalau dia ada di UKS. "kenapa kau sampai begini, sih? Kau bodoh, tahu?" "hei, itu menusuk, dasar pantat ayam." Naruto bangkit duduk di ranjangnya. "lalu kenapa kau sampai pingsan? Sakura-cha- ch- s- sakura.. sakura sangat panik.."

"Karin."

"uh.. ceritakan padaku."

"di-dia.. meninggal. Huhh…ah…" air mata naruto mengalir. "aku memang bodoh.."

FLASHBACK

"Karin, ini, ketinggalan." "waah! Aku lupa! Arigato naruto-kun! Kalo nggak bawa soal ini, ga bisa belajar untuk UN nanti.." kata Karin.

"iya,, Karin.. aku ingin mengatakan sesuatu.."

"yup?"

"aku.. a.. aku mencintaimu! Aku.. selalu mencintaimu dari dulu.. aku ingin kau membalasku, juga.. egois ya.. eh.. b-bagaimana?"

Sebuah tarikan mengejutkan naruto, dan tiba tiba saja bibir naruto merasakan sesuatu. Nyaman, sangat nyaman. Ciuman itu benar benar indah, dan bisa diartikan sebagai jawaban 'ya' dari pertanyaan tadi.

2 bulan kemudian..

"sasuke, dimana Karin? Kok, nggak masuk 2 minggu ini… sms ga dibalas, telpon juga nggak. Apa salahnya ngomoong?" "jangan2 ga ada pulsa.. haha. Dia pindah."

"WHAT?"
"yah, sok pduli. Dia udah pindah! Masa loe ga tau sih?"

"gue nggak tau.. semoga dia baik baik aja disana. Kok dia nggak kasih tau gue ya…"

END OF FLASHBACK

"naruto.. I'm really sorry.." "no.. aku yang bodoh.. huh.." sakura masuk. Ia membawa segelas air putih. "um,, ini, air putih sangat penting kalau seseorang pingsan." Sakura menyodorkan gelasnya. "yup. Terima kasih.. sakura.. Karin.. meninggal karena apa?"

"k-kanker.. dan itu memburuk karena dia selalu memikirkan pacarnya. Katanya rambutnya oranye, dan suka tersenyum.. namanya.. na.. na.. siapa ya?"

"naruto." Jawab sasuke dingin.

"m-maafkan aku!" sakura segera menutup mulut.

"taka apa-apa.." ucap naruto. "dimana makamnya?"

HYAAAAA minna-san aku gebleeeeeeeeeeeek! Lagi lagi karna au ada keperluan *sebenernya nongkrong* sama friends jadi arus pet-cepet deg.. lagian ini temen au ngapain sih nelpon nelpon mulu? *menatap glare* jadi inget video klipnya triple baka –vocaloid,, yah! Mohon reviewnyak!