Epilogue
Di kejauhan, dua sosok pria terlihat berdiri berhadap-hadapan, yang satu terlihat tinggi,berkulit cokelat dan yang satu terlihat lebih kecil dan berkulit terang, walau tampak kontras namun kedua sosok itu terlihat sempurna saat berdampingan.
"Hey, Twat," sapa Brian dengan nada suara mengejek, namun penuh kasih sayang. "Kenapa di sinipun kau masih mengikutiku sih? Kukira aku sudah terlepas dari dirimu yang selalu mengekorku. Harusnya kau tetap bertahan di dunia bawah sana.
Brian tak bisa menahan diri untuk mengelus helai lembut rambut Justin yang berwarna keemasan. Justin mendengus geli karena perkataan yang terlontar dari mulut Brian sangat kontras dengan tindakannya sekarang ini.
"Not in a million years, Bri." Justin menjawab. "Bukankah aku selalu bilang padamu bahwa aku akan tetap bersamamu walau berapa kalipun kau menjauhiku. Jadi berhentilah bersikap menyebalkan." Dengan bisikan Justin menambahkan, "I know you are so on to me. Justin melingkarkan tangannya di leher Brian dan mencium bibir orang yang sangat dicintainya.
Brian menyerah untuk menghindar. Dia kini menerima Justin seutuhnya. After all, tidak ada pria yang bisa membuatnya jatuh bangun seperti Justin. Brian membalas ciuman Justin dengan antusias.
FIN
ahhh, inilah happily ever after yang sesungguhnya, paling tidak begitu menurutku dan kak don *eh. maaf ya kalo epilogue nya agak aneh -.-v. berbahagialah mereka berdua disana *plakk. thanks buat Kyuu yang udah ngedit dan nambahin bebrapa kalimat dan penjelasan *kecup2* udah ahh. *bow*
