.

.

.

"Nah, sekarang ucapkan pembelaanmu, istriku sayang."

.

.

.

.

Aku mencintaimu, dan aku ingin selalu bersamamu.

Sounds so possesive, eoh?

But I don't care.

I'm possesive, because I love you that damn much!

.

.

.

Ela Kyuhyunnie presents

"Sonsaengnim..?" ch 2

Pairing : KyuWook ( Cho Kyuhyun X Kim Ryeowook)

Disclaimer : All of chara belongs to Super Junior, theirselves, and GOD

Genre : Romance and Drama

Rated : T for Teen

Warning : Crackpair! Sho-ai! Boys Love! missTYPO's, alur lambat

Don't like this pairing?

Just leave my FF A.S.A.P and don't you dare to bash my cast!

.

.

.

.

"Mianhae.." ucap Ryeowook setelah keheningan yang cukup lama melayang di sekeliling mereka membuatnya tak tahan lagi, menguapkan perasaan sebalnya karena sedari tadi diacuhkan oleh suaminya itu. "Aku... aku hanya sangat kesepian, Kyu.." tambahnya lagi dengan wajah yang sangat bersalah melihat tatapan suaminya saat ini.

Kyuhyun menghela nafasnya dengan berat melihat ekspresi dan nada bicara Ryeowook yang sarat dengan rasa bersalah.

"Kemarilah," ucap Kyuhyun dengan nada bicara yang kini melembut. Ia mengulurkan tangannya ke arah Ryeowook, memintanya untuk mendekat dan meraihnya. Begitu Ryeowook mendekat dan meraih tangannya, Kyuhyun langsung menarik tubuh mungil itu, membuatnya jatuh dalam pangkuan hangat seorang Cho Kyuhyun.

"Kau.. bagimana bisa kau mendaftar disini tanpa sepengetahuanku, hm?" tanya Kyuhyun lembut sambil melingkarkan tangannya pada pinggang ramping istrinya itu.

"Kyu... sudah tak marah lagi padaku?" tanya Ryeowook –mengindahkan pertanyaan Kyu—sambil menatap Kyuhyun dalam-dalam, mencari seberkas rasa marah yang mungkin akan mencuat keluar akibat tindakannya yang seenaknya sendiri ini.

"Masih. Aku masih marah padamu. Kau mengabaikan ucapanku dan seenaknya mendaftar disini sebagai salah satu siswaku." Sahut Kyuhyun dengan santai, menghiraukan wajah Ryeowook yang penuh penyesalan. "Hmmh, tapi kau tahu sendiri kalau aku tak mungkin bisa marah terlalu lama padamu kan?" . Kyuhyun mengelus pelan pipi lembut yang sudah sering ia kecupi itu dengan penuh sayang. Ya, seorang Cho Kyuhyun yang terkenal killer dan tegas dengan wajah stoicnya ini akan berubah 180 derajat sifatnya jika sudah berhadapan dengan sang istri. Istri yang sangat di cintainya, hingga membuatnya rela melakukan apapun demi Cho Ryeowook.

Kedua manik Ryeowook berbinar demi mendengar ucapan terakhir sang suami. "Gomawo, Kyu," ucapnya sambil memeluk leher sang suami dan membenamkan wajahnya di ceruk lehernya. Menghirup wangi maskulin yang selalu tercium dari suaminya itu.

"Nghh... Wookie, jauhkan wajahmu kalau kau tak ingin kuserang langsung saat ini juga," peringat Kyuhyun -yang sedikit merinding karena hembusan nafas istrinya itu di lehernya—dan langsung dituruti oleh Ryeowook karena ia mengerti benar bahwa ucapan suaminya itu tak pernah main-main.

"Sayang sekali," goda Kyuhyun ketika merasakan Ryeowook menjauh darinya. "Padahal kalau kau tetap berdia disana, bisa kupastikan kita akan bermalam disini, dan kau tak bisa berangkat sekolah esok paginya," seringai Kyuhyun sambil menatap Ryeowook yang kini wajahnya sudah memerah mendengar ucapan suaminya.

"Kyuu~!Kau ini! Aku kan baru masuk sekolah hari ini, masa besok aku harus langsung membolos?" sungut Ryeowook sambil mengerucutkan bibir manisnya, yang berbuah sebuah kecupan singkat dari Kyuhyun yang tak tahan melihat keimutan isstrinya itu.

"Kyu!" seru Ryeowook dengan wajah memerah.

"Waeyo, chagiya? Bukankah kita sudah sering melakukan yang lebih dari itu, hmm?" goda Kyuhyun demi melihat wajah istrinya yang selalu saja memerah meskipun ia hanya melakukan skinship kecil seperti tadi. Padahal jelas, sudah hampir 3 bulan mereka menikah, Ryeowook sudah merasakan sendiri betapa pervertnya Kyu, yang pastinya sering 'menyentuh' istrinya lebih dari sekali dalam satu hari. Tapi lihat saja, meskipun sudah sering melakukan 'itu' , Ryeowook tetap saja memerah meskipun Kyuhyun hanya memberinya kecupan kecil, atau yang paling ringan, hanya meletakkan tangannya di pinggang sang istri. Dan bagi Kyuhyun, rekasi Ryeowook itu amat sangat manis, membuatnya tak pernah bosan menggoda istrinya itu.

"Kyu!" kembali Ryeowook berseru dengan wajah yang makin memerah akibat kata-kata Kyuhyun.

"Ne, ne, tak akan kulanjutkan lagi," ucap Kyuhyun yang merasa mereka telah melenceng dari tujuan sebenarnya. "Lalu, bagaimana kau bisa mengurus kepindahanmu kesini, Wookie?" tanya Kyuhyun dengan kembali memasang wajah seriusnya.

"Umm... aku mengurusnya sendiri," sahut Ryeowook dengan suara lirih.

Kyuhyun terbelalak mendengar jawaban Ryeowook. "Kau.. mengurusnya sendiri? Jadi selama beberapa hari ini, kau keluar rumah tanpa bilang padaku, pergi kesana kemari sendirian demi mengurus kepindahanmu kesini, begitu maksudmu?" Amarah Kyuhyun kembali memercik saat mendengar jawaban istrinya itu.

"A-ani Kyu!" sela Ryeowook cepat. "Aku mengurusnya sendiri, tapi aku sama sekali tak keluar rumah kok!"

"Lalu?"

"Aku mendaftar ke sekolah ini via telephone. Aku menelepon langsung ke Shindong-ssi, dan hanya dengan berkata kalau aku adalah Cho Ryeowook, istri dari Cho Kyuhyun, direktur sekaligus pemilik tempat ini, semuanya diselesaikan oleh Shindong-ssi." Jelas Ryeowook panjang lebar dengan wajah manisnya yang ia hadapakan langsung pada Kyuhyun, berharap amarah Kyuhyun yangtadi sempat naik itu bisa berkurang atau malah hilang sama sekali.

"..."

"Kyuuu~ " panggil Ryeowook dengan suara manjanya ketika tak mendapat respon apapun dari suaminya.

"..."

"Ayolaaah... Jangan marah lagi padaku.. Kau tahu kan, aku kesepian di rumah..." bujuknya lagi pada Kyuhyun yang masih bergeming.

"..."

"Kau tahu kenapa aku memintamu keluar dari sekolah lamamu dan hanya menjalani home schooling saja kan?" tanya Kyuhyun pada akhirnya.

"Ne. Aku tahu Kyu. Tapi ini kan sekolah tempatmu mengajar. Aku bisa datang dan pulang bersamamu. Tak akan terjadi apa-apa, Kyu," sahut Ryeowook dengan wajah lembutnya.

Kyuhyun menatap istrinya dengan tajam, dan di balas dengan tatapan yang lembut oleh sang istri.

"Haaaah... Oke. Kau menang." Ucap Kyuhyun pada akhirnya. Bagaimanapun juga, ia tak pernah bisa menolak jika sudah di beri tatapan super lembut dari sang istri. Namun bagaimanapun juga, kekhawatirannya belum bisa dihilangkan. Dan kekhawatirannya itu bukannya tak berdasar. Sudah pernah ada kejadian yang membahayakan istrinya itu hingga ia memutuskan agar istrinya itu berhenti sekolah dan hanya home schooling di rumah. "Tapi berangkat dan pulang kau harus selalu bersamaku. Kalaupun aku sedang ada rapat atau urusan lain yang membuatku pulang telat, kau tetap harus menungguku untuk pulang bersama. Arrasseo?"

"Ne, arrasseo, Kyunnie. Gomawo sudah mau menuruti keegoisanku," ucap Ryeowook sambil mengecup pelan pipi tirus suaminya itu, dan dibalas dengan melingkarnya tangan Kyuhyun di pinggang Ryeowook.

"Tentu saja, Aku ini suamimu dan aku sangat mencintaimu. Meskipun egois, aku akan tetap memenuhi keinginanmu." Ucap Kyuhyun sambil mulai berdiri sambil mengangkat Ryeowook dalam dekapannya. "Lalu, bagaimana kalau kita segera pulang, dan sekarang saatnya bagimu untuk memenuhi keinginanku bercinta denganmu sampai tengah malam nanti," ucap Kyuhyun sambil memasang senyum pervertnya yang di respon dengan rontaan -yang sangat tiada guna- dari Ryeowook.

.

.

.

Pagi di kediaman Cho hari ini berlangsung dengan damai. Rumah besar mereka yang pada dasarnya hanya berisikan Kyuhyun, Ryeowook dan juga Jaejoong—umma Ryeowook yang kini sudah menjanda—juga beberapa pelayan memang terbilang sepi. Mungkin karena itu juga yang membuat Ryeowook tak betah berdiam di rumah sepi mereka, berbeda dengan Jaejoong yang memiliki banyak kesibukan lain bersama Heechul—besan sekaligus umma dari Kyuhyun.

"Hmm.. mashita. Menyenangkan sekali memiliki istri dan ibu mertua yang bisa memasak dengan enak begini," puji Kyuhyun yang merasa senang dengan makanan enak yang selalu tersaji di rumahnya. Berbeda dengan masakan yang tersaji di rumah lamanya dulu. Karena masalahnya, seorang Cho Heechul itu tak bisa memasak, jadinya masakannya tak seenak masakan istri dan ibu mertuanya.

"Kau ini, Kyu. Setiap hari, selalu saja melontarkan pujian terhadap masakan yang ada. Apa tak bosan?" tawa Jaejoong yang sebenarnya merasa senang mendengar pujian Kyuhyun, meskipun pujian itu sama dan selalu di ucapkan tiga kali sehari.

"Tentu saja aku tidak bosan. Malah aku berterima kasih sekali pada Jae-umma karena ahli memasak, dan menurunkan bakatnya pada istriku ini," sahut Kyuhyun dengan santai sambil mengelus pipi lembut istrinya itu, membuat rona merah tipis mulai terbentuk di pipi Ryeowook.

"Ya, ya. Cukup kemesraan pagi kalian, dan cepat selesaikan makan kalian. Ini sudah jam delapan, dan perjalanan kalian ke sekolah juga masih jauh," peringat Jaejoong sambil menunjuk jam.

Kyuhyun dan Ryeowook yang mengikuti arah yang di tunjukkan Jaejoong hanya bisa kaget, dan keduanya dengan cepat memakan sarapan pagi mereka, dan bergegas meraih tas masih-masih. Kyuhyun dengan tas kerjanya, dan Ryeowook dengan tas sekolahnya.

"Jae-umma/Umma, kami berangkat dulu," pamit Kyuhyun dan Ryeowook sambil masing-masing mengecup pipi kana-kiri Jaejoong.

"Ne, hati-hati," balas Jaejoong yang mengantarkan kepergian anak dan menantunya itu. Setelah keduanya menghilang, Jaejoong bergegas mandi dan berganti baju, karena sebentar lagi Heechul akan menjemputnya untuk pergi bersama.

.

.

.

Sebuah mobil ferrari hitam metalik melesat cepat di jalanan pagi yang mulai ramai, dan langsung membelok tajam memasuki sebuah gerbang sekolah yang kini terbuka lebar. Semua siswa-siswi serta sonsaengnim dan seluruh karyawan yang bekerja disana sudah tak kaget lagi melihat laju moil itu yang begitu cepat. Ya, mereka semua sudah terbiasa dengan cara mengemudi seorang Cho Kyuhyun yang begitu cepat, tajam, namun tetap safety, hingga tak ada yang memprotes kepadanya.

Pintu bagian pengemudi terbuka, menampakkan seorang namja tampan berusia 25 tahun yang selalu memasang wajah stoicnya. Ya, itu masih merupakan pemandangan yang biasa bagi seluruh penghuni sekolah.

CKLEK

Dan kini, semua mata yang menghiraukan saja kedatangan salah satu sonsaengnim yang terkenal killer itu, menatap penuh penasaran pada pintu penumpang yang terbuka. Mereka semua sangat penasaran untuk mengetahui siapa yang beradasatu mobil dengan namja yang paling di takuti oleh seluruh siswa-siswi di SM Senior High School itu, namun di balik ketakutan itu tersimpan perasaan kagum akan sosok tegas dan berwibawa itu.

.

.

'CHO RYEOWOOK?'

Seluruh manusia yang berada di lapangan sekolah itu menyerukan nama Ryeowook dalam benaknya dengan rasa terkejut yang luar biasa. Pasalnya, seumur-umur, seluruh penghuni SM Senior High School itu tak pernah melihat ada seorang manusiapun yang diijinkan untuk berada di kursi penumpang mobil mewah milik Cho Kyuhyun itu. Ya, seorang Cho Kyuhyun bahkan meminta-mengsir dengan kasar lebih tepatnya- salah satu sonsaengnim yeoja yang dengan pedenya memasuki mobil Kyuhyun saat acara kumpul bersama para sonsaengnim di sebuah kedai minum.

Dan kini, seorang Cho Ryeowook, siswa yang baru kemarin menjadi anggota SM Senior High School itu, berangkat bersama dengan Sonsaengnim killer mereka, tanpa membuat Sonsaengnim mereka itu marah-marah.

'Siapa sebenarnya Cho Ryeowook itu?'

.

.

.

"Ryeowook-ah, apa hubunganmu dengan Cho Sonsaengnim?" sebuah pertanyaan langsung terlontar ketika Ryeowook memasuki kelasnya itu. Ryeowook hanya bisa merasa kaget ketika hampir seluruh siswa kelasnya kini berdiri menyambutnya di depan pintu kelas, dan memberondongnya denga pertanyaan-pertanyaan.

"Iya, kenapa kau bisa berangkat bersama Cho Sonsaengnim, Ryeowook-ah?" seru yang lain, menambah makin ramainya keadaan kelas Ryeowook pagi itu.

"Ne, bagaimana mungkin kau bisa naik mobilnya Cho Sonsaengnim?"

"Eh? Anu... itu.." Ryeowook sendiri kebingungan untuk menjawab pertanyaan dari teman-temannya itu. Pasalnya, ia sama sekali tak menyangka kalau akan di berondong dengan pertanyaan mengenai hubungannya dengan Kyuhyun, jadi, ia belum berdiskusi dengan Kyuhyun bagaimana ia harus menjawab pertanyaan mengenai hubungan mereka.

Kalau ia menjawa jujur dengan berkata kalau mereka adalah suami-istri, apakah itu tak apa-apa? Tak berpengaruh pada Kyuhyun yang notabene berstatus sebagai salah satu sonsaengnim di sekolah ini? Pasalnya, hanya ShinDong saja lah yang tahu mengenai status Kyuhyun yang sebenarnya. Dan apakah jawaban itu nantinya tak akan membawa dampak buruk bagi dirinya?

Lalu, kalau ia menjawab tak ada hubungan apa-apa, itu tak mungkin, karena jelas tadi pagi mereka berangkat bersama.

.

.

.

Hyaaaaa... Eothokkae?

.

.

.

~TBC~

Annyeooong~!

MIANHAE telat apdet TT^TT

dan mianhae juga chap ini pendek, soalnya author emang sengaja pengen ngecut pas dibagian ini, hehehehe~

Untuk chap depan, author usahain bakal lebih cepet dan lebih panjang deh~

Dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya dari authir, buat semua readers yang mau baca dan juga udah sudi inggalin jejak berupa ripiuw~

Big thanks to : namikaze malfoy , minnie101, Indri septia, yukisuke, rizkyeonhae yang ripiuw ampe 2X, IamSPARKYU, , ChaKWS, Drawookie, Park Hyo Ra, nyukkunyuk , kim kyukie qendt, ryeocloud , clue, minIRZANTI yang ripiuw ampe 2X dan menagih lanjutannya, RyeoViieKyuu, wookrim, Princekyu, diitactorlove , Mimiyeon, Lya sparkyu, KyuwookOTP, Park Hee Jung, Nanda Nathan Cho , lee hyun mi, Enno KimLee, SpaRyeosomnia kyuwook, JungJi KyungIn, Kim Yeran, Kim Fishy Kwangwook, Cho Kyuri, fitria, Rakane Chigekusa , Wiwilovewookie, parkh hye inkyuwook shiper, Ichigobumchan, dewianggraeny, Natsu Hanase , nhurralee, claracara

Oh, dan sekalian jawab pertanyaan ya,

1. Kenapa Shindong takut ama Kyu? Cz Kyu itu Direktur+pemilik SM SHS

2. Kyu n Wookie nikah itu memang saling cinta, dan sikap Kyu yang dingin itu cz dia agak marah ke Wookie yg tiba2 aja dateng n jadi muridnya

3. Yang di cari Wookie itu emang Kyu, dia kaget cz ternyata sonsaeng Killer yg di maksud temen2nya itu ternyata suaminya sendiri XDD

4. Soal NC, itu tergantung dari readersnya aja deh, kalo banyak yang mau, author juga mau-mau aja tuh bkinnya^o^

5. Kenapa fic ini ceritanya lama? Soalnya author emang sengaja ikin dengan alur lamar, biar virus KyuWook makin menyebar ^o^ SeSUJU semuanya?

.

Nah, sekian dulu dari author, buat yang mau next chap..seperti biasa...

R

I

V

I

E

W

PLEAAASSSEEEEEE~~~