A/N: chapter 2~! Akhirnya berangkat juga mereka ke Bandung! Terima kasih sebanyak-banyaknya buat reviewnya :') oh iya, ngomong-ngomong pada mengira saya ini orang Bandung ya? Maaf, saya orang Jakarta, bukan Bandung ^^" cuma pas kelas 6, saya perpisahan ke Bandung. Balasan review ada di A/N yang dibawah ya! Happy reading :D

Disclaimer: Hetalia punya Hidekaz Himaruya, dan yang lainnya juga punya pencipta masing-masing.

OC: perempuan semua kecuali Brunei & Myanmar

Warning: OC, OOC, human name used (kecuali yang belum ada human name), random, maybe miss typo(s), gaje, dan beberapa hal aneh bin ajaib yang lain.


Chapter 2: Bandung!


World Academy terlihat sangat ramai pagi ini.

Terlihat 5 bus pariwisata, koper-koper yang berisi penuh dengan pakaian, snack, dan peralatan lainnya, kertas berisi jadwal field trip yang sedang dipegang oleh pemiliknya masing-masing, dan tentunya, murid-murid World Academy atau Gakuen Hetalia yang berhamburan di sekitar halaman sekolah menunggu keberangkatan.

Beberapa saat kemudian, terdengar suara dari speaker.

"Kepada murid-murid World Academy, diharapkan segera-"

"YEAAAAAAYYY~!"

"-Berkumpul di lapangan untuk mendengarkan pengumuman dan tata tertib selama di Bandung."

Para nations kipa dengan suksesnya.

"ANJEERR! GUE KIRA BERANGKAT SEKARANG!" Teriakan seorang Mathias berhasil membuat Iceland yang ada disebelahnya tuli selama 2 detik.

Dan akhirnya, nations berkumpul di lapangan dengan rusuhnya. Mereka mendengarkan pengumuman yang sangat singkat (baca: lama nya gak ketulungan).

"Jadi, kalian akan berangkat pukul 7." Ancient Rome mengumumkan.

Seluruh nations cuma bisa pasang muka penuh derita melihat jam dinding sekolah yang menujukkan pukul 06.30 pagi.

"Tujuan kita yang pertama yaitu tempat peristirahatan di Jawa Barat. Disana kalian bisa ke toilet, jajan sebentar, jalan-jalan dan foto-foto kalau mau. Setelah itu, kita melanjutkan perjalanan lagi, yaitu ke hotel Panorama di Lembang. Di hotel, setelah check in dan dapat kamar masing-masing, kita beres-beres dan istirahat sebentar. Jam 1 siang kita berangkat ke Saung Mang Udjo dan kita disana sampai jam setengah 7 malam. Sampai di hotel, kalian istirahat lagi, silahkan main-main sepuasnya. Tapi jangan lupa, jam 10 ada Assembly. Kalian bisa menampilkan berbagai macam pertunjukan. Besoknya, jam 11 siang kita check out terus pergi ke POM Tahu Lembang."

'Pabrik tahu? Beneran Field trip gak sih, ini?' Kira-kira begitulah pemikiran para nations.

"Dari POM Tahu Lembang, kita makan siang di Sari Sunda. Setelah itu kita melanjutkan perjalanan ke rumah mode. Silahkan shopping sepuasnya."

Nations cewek langsung tersenyum lebar mendengar kata-kata "shopping", apalagi ditambah "sepuasnya".

"Sehabis dari rumah mode, kita ke Kartika Sari buat beli oleh-oleh. Terakhir, kita jalan pulang. Itulah kegiatan selama di Bandung. Ada pertanyaan?"

Suasana sunyi senyap.

"Oke, kalo nggak ada, cek bawaan kalian. 5 menit lagi kita berangkat."

"YES!" Seru semua murid.

Setelah memastikan bahwa bawaan mereka lengkap, mereka segera ke gerbang sekolah dan naik ke dalam bus satu persatu.

Ayo cek suasana bus 2. (entah kenapa author milih bus ini.)

"Ve~ Doitsu~ aku duduk di sebelahmu yaa!"

"...terserahlah."

"Iggy~! Duduk sebelahku, pleaseeeee!"

"Git. Yaudah deh, mumpung dapat tempat!"

"AH! ITU ADA TEMPAT DUDUK! MINGGIR, SEMUANYA! GUE YANG AWESOME MAU DUDUK SITUU!"

Sesampainya di kursi yang ia pilih, ternyata ada seseorang yang juga duduk disana. Entah kenapa Gilbert terpaku dengan orang itu.

"Maaf. Cuma mau bilang. ANJIR LO IMUT BANGET!" Gilbert, kayaknya anda gak nyadar dia itu siapa.

"Gil...ini aku..."

"Eh? Matthew? Ya ampun! Sorry, gue yang awesome ini nggak nyadar! Abis kamu imut banget sih..." Gilbert salting sendiri.

Matthew pun blushing dengan suksesnya.

"Aku duduk sini ya? Samping kamu~"

"B-boleh...ayo sini." Jawab Matthew.

"Yay!"

Setelah di absen satu persatu, bus pun berangkat.

Inilah suasana bus selama di perjalanan.

"Ve~! Pemandangannya bagus banget!"

"Italy, ini kan masih di tol..."

"Tol itu juga lumayan bagus kok, mon cher~" Francis muncul tiba-tiba.

"JAUH-JAUH LO DARI FELI!" Teriak Ludwig histeris.

"Vee~"

"Kiss me, ki-ki-kiss me, infect me with your love and fill me with your poison~ take me, ta-ta-take me, wanna be your victim, ready for abduction~ boy, you're an alien, your touch so foreign, it's supernatural, extraterrestrial~" Nesia malah karaokean sendiri.

"Raivis~ lagi apa, da~?" Tanya Russia dari bangku belakangnya. Lengkap dengan senyuman yandere yang membuat Raivis-

BRUK!

"LATVIAAAAA~!"

Beberapa lama kemudian...

"Huh...lama-lama dingin juga ini bus!" Alfred segera memakai jaketnya.

"Sial, masih berasa dingin gini! Woi AC nya berapa sih?" Kata Alfred sedikit berteriak.

...

Kacang emang mahal, Fred. Temen-temenmu lagi pada asyik sama kegiatannya sendiri (dengerin musik, tidur, ngobrol, dan hal-hal lain).

"Kasian deh lo dicuekin." Sindir Arthur.

Tiba-tiba, Alfred meraih tangan Arthur.

"Iggy~ tanganmu hangat~!"

Alfred lalu menutup matanya dan tertidur hanya dengan beberapa detik (A/N: cepet amat pulesnya -_-). MASIH DALAM KEADAAN MEMEGANG TANGAN ARTHUR.

Arthur menghela nafas panjang sambil blushing nggak karuan. "Git...tangan gue belom dilepas, dia malah ketiduran...emang segitu dinginnya apa?"

"Hehe...lumayan...foto USUK nambah, hohoho..." Gumam Elizaveta sambil memotret Alfred dan Arthur dari belakang.


1 setengah jam kemudian, mereka sampai di tempat peristirahatan di Jawa Barat.

"Roderich, tolong umumin kalo kita udah nyampe di tempat peristirahatan. Nih, pake toa ini." Pinta Ancient Rome. "Kasih tau kalo waktu jalan-jalan disini cuma 10 menit ya." Tambahnya lagi.

"OK."

"Ehm, teman-teman, kita udah nyampe di tempat peristirahatan di Jawa Barat. Silahkan turun. Ada waktu 10 menit buat jajan, ke toilet, foto-foto atau jalan-jalan sebentar disini. Nanti, pas mau berangkat lagi bakal di absen satu-satu kok! Ada pertanyaan?" Roderich mengumumkan dengan wajah datar.

Elizaveta mengacungkan tangannya. Sementara yang lain sudah turun duluan.

"Ya, Eliza?"

Entah kenapa, ekspresi Roderich berubah 180 derajat. Ia sekarang menatap kearah Elizaveta dengan senyuman yang...well, bisa bikin fans nya Roderich mati tak elit. Akibatnya, Elizaveta pun sukses melihat kearah Roderich dengan amat sangat terpesona. #lebay

"Eliza, tadi mau nanya apa?" Oh Roderich, tolong senyumnya gak usah ditambah lagi sebelum Elizaveta pingsan.

"Ng...nggak..um...kamu sendiri gak turun?"

"Oh iya, aku lupa! Turun bareng, yuk?" Roderich mengulurkan tangannya.

"Oke...ng-ngomong-ngomong, kenapa kamu tiba-tiba ngulurin tangan begini?"

"Eh?"

Ups. Roderich salting.

"Woi, kalian berdua pacaran mulu! Ayo turun, keburu waktunya habis! Gue yang awesome aja udah selesai!" Gilbert tiba-tiba masuk lagi kedalam bus.

"Gil? Cepet amat lo! Numpang nginjekin kaki doang ya? Atau mamer muka doang?" Roderich heran.

"Nggak lah! Tadinya mau jajan, tapi jajanannya nggak ada yang oh-so-very-awesome kayak gue (?) sih! Lagipila ngapain mamer muka? Muka gue gak usah dipamerin udah awesome, kali."

"Pede gile lo. Udah ah! Gue mau jajan!" Elizaveta segera keluar bus. Roderich mengikuti di belakangnya.

"Selamat sendirian di bus ya, Gil." Roderich menimpali.

Nah, mari kita persingkat cerita ini karena author mager. -ditampol-

Setelah puas di tempat peristirahatan (gak puas-puas amat sih karena cuma 10 menit), mereka melanjutkan perjalanannya ke Bandung.


"Anak-anak, kita sudah sampai di Bandung!" Ancient rome mengumumkan dengan toa.

"Baru Bandungnya doang, ya kan?" Kata Nesia bete.

"Betul!"

Yang lain hanya bisa sweatdrop.

Para nations lalu memandang keluar bus, melihat-lihat suasana kota Bandung.

Err...tolong lupakan pandangan mupeng dari nations cewek yang melihat outlet-outlet di pinggir jalan. Namanya juga Bandung, sejauh mata memandang banyak banget outlet.


"Nah, kita sudah sampai di hotel Panorama!"

"YEAAAH~!" Teriak nations gembira.

Mereka segera turun dengan rusuhnya dari bus.

"Wow...hotelnya bagus..."

"Wuih, luas banget!"

"Itu lobby, ya?"

"Wah! Bakal seru nih!"

Kata-kata itu lah yang keluar dari mulut para nations.

"Anak-anak! Ayo taro tas dulu di lobby! Kita mau foto perkelas!"


TBC


Waah maaf kalau chapter ini gaje! Hint-hint lainnya ada di chapter selanjutnya. Oh iya, ada yang bisa tebak lagu apa yang dinyanyiin Nesia di bus? XD

Ada vote lho, buat lagu-lagu yang dinyanyiin pas Assembly. Maaf gak bisa request, soalnya nanti kebanyakan lagu == gomen...

- Grenade (by: Bruno Mars)

- What the hell (by: Avril Lavigne)

- Rainbow Veins (by: Owl City)

- Pray (by: Justin Bieber)

- We are who we are (by: Ke$ha)

- Speak Now (by: Taylor Swift)

Cara review nya, kira-kira begini contohnya: lagu Grenade, yang nyanyi Gilbert! (jangan lupa karakternya juga)

Kalau hasil vote nya ada 2 karakter yang di request dalam satu lagu (misalnya: ada yang request Alfred nyanyi Grenade, sama ada yang request juga Gilbert nanyi Grenade) nanti jadi nyanyi bareng XD tapi gak bisa request lebih dari 1 lagu atau karakter. Maaf.

Ini balasan review nya:

Yiukaeri: salam kenal, Yuka-chan! Ah, penname ku bagus? WAAII MAKAAASIHH~! XD dan makasih juga semua pujiannya. USUK dan Prucan di chapter selanjutnya. Keep reading!

Kirarin Ayasaki: bukan, saya bukan orang Bandung ^^ eh? Country name? Hmm...ada human name nya juga kok! Maaf kecampur ;A; ini human name semua kok! Dan...yang bener...beneran ada toko namanya Belgium Waffle? WOW :O

Charmeo: hey, anda temen SD saya kan? Ahaha. Ini hotel Panorama nya. Makasih udah review!

Al-chan: ini chapter 2 nya. Maaf kalo kurang memuaskan #plak. Makasih udah review!

Mie kuah goreng: ahaha, namanya kocak XD oke lupakan. Bukan, saya bukan orang Bandung. Ini chapter 2 nya. Thanks reviewnya~

Sparkling balloon: saya buka orang Bandung hehe ^^ maaf, mereka gak ke Tangkuban Perahu. Maafkan saya ;A; yosh, makasih reviewnya!

Bonnefoy Clementi: ini chapter 2. Makasih udah review!

GamersAWESOME: iya, ahaha. Makasih! Hmm...saya juga gak begitu inget #duagh. Yg jelas disini human name kok. Thanks reviewnya.

BraveNina: makasih kritiknya! Bermanfaat lho~ GerIta dan SpaMano chapter depan ya! Thanks for the review! Straight nya juga chapter depan

Crescent Crystal: numpang muji. penname anda keren XD oke, yaoi nya maaf baru segitu. chapter depan ada lagi kok! Thanks reviewnya

Akayuki Kaguya-chan: eh...? s-serius? jangan2 kamu anak VDX...*lupakan* yosh, makasih reviewnya! dan makasih juga pujiannya.

Mikakuchiki: ini Bandungnya. maaf kalau kirang memuaskan. thanks for the review!

Haruhi Kitahara: wai pairingnya banyak amat -_- sebagian dulu ya! saya doakan semoga ficmu laku :) makasih udah review~!

REVIEW PLEASE! NO FLAME!