Kingdom Vampire

Main Cast :

· All Member Super Junior

· All Member Shinee

· TVXQ U-Know & Max

Genre :

· Fantasy

· Little Romance

Warning :

· Boy x Boy

· Alur Cepat

· Tidak Menggunakan EYD yang baik

· Typo(s)

· Banyak bahsa asing bertebaran

Summary :

Usaha untuk menyatukan kembali perdamaian sebuah kerajaan yang tepecah. Para pangeran Vampire harus berusaha untuk bisa mengambil alih kembali untuk menyatukan kerajaannya,dan membutuhkan beberapa orang manusia untuk membantu... dan siapa yang tahu nantinya akan ada kisah cinta yang terajut dari perjuangan itu...

Super Junior Vampire story.. main pair : All official couple Super Junior

Don't like,don't read... please no bash

Happy reading this fanfiction^^

enJOY...

```137```

"hyung,kau lihat apa yang baru saja namja bernama Ryeowook itu lakukan?"

"ya.. dia bisa menyembuhkan, sama seperti Leeteuk hyung. Sekarang, hanya Henry saja yang kita belum ketahui. Ayo kita kembali" ucap Zhoumi, iapun segera melesat menghilang menuju kastil, diikuti oleh yang lain.

.

.

.

"ah,benar dugaanku, ada seseorang disini tadi." Sungmin menyentuh beberapa tanaman yang layu, seperti habis terinjak. Iapun melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah dan menuju dapur untuk ikut membantu menata makan malam hari ini.

"hey hyung,kau dari mana?" ucap Eunhyuk yang masih mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil yang bertengger di bahunya. Sungminpun ikut bergabung duduk pada kursi yang masih kosong.

"eung,aku hanya keluar sebentar,ada barang yang tertinggal. Oh,Henry-ah beberapa tanamanmu rusak. Sepertinya tadi ada seseorang yang bersembunyi disana" Sungmin mulai menyendokkan lauk dan nasinya pada pring,begitu juga dengan tiga orang lainnya.

"ah,benarkah? Baiklah besok akan aku periksa,terimakasih memberitahuku Sungmin ge." Henry tersenyum pada Sungmin, setelah itu hanya ada suara sendok serta piring yang beradu didalam ruangan itu.

.

.

.

"hey,bagaimana jika kalian menetap disekitar rumah Lee Sungmin untuk satu minggu ini? Ku dengar,musuh kita juga ada disana. Kalian setidaknya bisa mengawasi gerak-gerik mereka.. bagaimana? Ini hanya saranku." Ucap Shindong, ia mulai merebahkan badan gempalnya pada sofa khusus untuknya,sofa paling empuk.

"aku dan Zhoumi tidak keberatan,tapi jika Kyuhyun dan Yesung hyung aku tidak tahu." Dengan tak acuh Donghae kembali berkutat dengan dunianya,memperhatikah hewan yang hidup di air,yang ia peroleh dari kolam dekat rumah Lee Sungmin-mencuri lebih tepatnya-.

"haah.. baik-baik,aku ikut. Kali ini misi kita spertinya akan seru! Hahaha " ucap Yesung.

"baiklah! Kau magnae! Mau tidak mau kau harus ikut,tidak ada penolakan!" ucap Heechul semangat. Ia sangat suka jika melihat Kyuhyun menderita, dengan adanya misi ini,ia dapat melihat Kyuhyun yang menderita.

"baik-baik,aku mengerti. Jadi kapan aku dan yang lain pindah kesana?" jawab Kyuhyun dengan malas.

"SEKARANG JUGA!" ucapan serentak dangan nada semangat itu terdengar dari Leeteuk,Kangin,dan Heechul. Mereka seperti diusir dari kastil setelah mendengar jawaban itu.

"tunggu! Kami tidak mempunyai kertas-uang- yang biasa digunakan manusia untuk mendapatkan sesuatu! Dari mana aku mendapatkan itu?" Kyuhyun mulai melancarkan aksi protesnya.

"aahh Kuixian.. bagaimana bisa klan lain menganggapmu jenius? Kau hanya perlu meminta Yesung merubah sesuatu menjadi kertas itu! Dasar bodoh!" Hangeng yang mulai gemas oleh sikap Kyuhyun mulai memberikan jawaban yang tidak kalah pedasnya dari sang kekasih-Kim Heechul- .

"ah,baiklah! Kalau begitu kami pergi! Sampai jumpa!" dan keempat vampire itupun pergi dengan Donghae yang mendekap erat sesutu berbentuk kotak dan berisi air-sebuah akuarium-.

```137```

"Ryeowook-ah,Henry-ah,Eunhyuk-ah! Banguun! Heeyy,hari ini kita ada ujian!"

Dok dok dok!

"eungh~ hyung-ah, berisik sekali. Memang sekarang jam berapa?" ucap Ryeowook yang mulai menggeliatkam badannya. Sedangkan dua lainnya masih belum bergeming dari selimut tebal yang menggulung badan mungil mereka, mereka bertiga memang sekamar,tetapi bagi Sungmin,kamar dia berbeda ruang.

"MWOO! YAAAA! Eunhyuk hyung! Henry-ah! Bangun! Kalian tidak ingin melewatkan ujian hari ini bukan?! YAAH! IREONNAYOOOO! " Lengkingan tenor itu terdengar bersamaan dengan Ryeowook mengguncang dan mengobrak-abrik selimut kedua selimut sahabatnya dengan brutal, bayangkan saja,hari ini mereka ada ujian. Ujian akan dimulai pukul 10.00, dan sekarang sudah pukul 09.00! jarak dari rumah dan kampus mereka cukup jauh,belum lagi mereka hanya mempunyai tiga buah sepeda.

"Ryeowook! Kau sudah ba-"

"sudah hyung! Tunggu sebentar! YAAK! EUNHYUK HYUNG PALLIWA! KITA SUDAH TELAT ! JANGAN TERLALU LAMA DIDALAM KAMAR MANDI!"

Dok dok dok!

bunyi gedoran dan teriakan dari dalam kamar itu terdengar hingga keluar kamar, Sungmin yang sudah merasa biasa hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum maklum. Ia melangkahkan kakinya menuju dapur untuk mengambil roti dan tas yang ada diatas meja dan kembali membawa langkahnya melewati kamar ketiga dongsaengnya itu.

"hey! Aku sudah menyiapkan roti panggang diatas meja dapur! Aku tunggu kalian didepan!" teriak Sungmin dari depan pintu kamar itu dan hanya disahuti oleh suara ribut dari dalam kamar. Beruntung rumah yang mereka tempati hanya mempunyai satu lantai.

.

.

.

"hyunghhh... mianhae! Haahh.. haahh.. salahkanhh Eunhyuk hyung yang terlalu lama dii kamar mandi" tiga orang yang sudah Sungmin tunggu kurang lebih selama 15 menit itu akhirnya muncul didepan rumah dengan pakaian yang dipakai secara asal dan roti disalah satu tangan mereka.

"ah,sudahlah. Ayo kita berangkat,sisa waktu kita hanya 15 menit lagi sebelum waktu ujian!" Sungmin segera berjalan menuju halaman belakang untuk segera mengambil sepedanya,dengan bersiul kecil ia melangkah sambil memperhatikan jalan-menunduk-.

"hey, kau butuh tumpangan?"

"h-huh?"

"kubilang,apa kau butuh tumpangan?" Sungmin membulatkan matanya begitu a melihat sepasang sepatu berada tepat dihadapannya, dan lebih terkejut lagi ketika mendongakan kepalanya.

"k-kau?! B-bagaimana.. "

"hyung, kau seda-"

Kini empat orang ini membeku ditempat,namja-namja kemarin. Bagaimana bisa mereka disini? Setahu mereka,rumah yang tepat berada di samping halaman belakang itu kosong.

"heey,bukankah kalian ada ujian hari ini? Nah,ayo kita berangkat!" dengan semangat Donghae menarik tangan Sungmin dan Eunhyuk menuju salah satu dari dua mobil yang terparkir diseberang,mobil mereka. Yesung mengubah 2 buah mobil yang sudah tidak berbentuk menjadi sebuah mobil baru yang 'sedikit' mewah, dan juga jangan lupakan baju yang mereka pakai, Yesung juga mengubah beberapa helai kain yang berada dirumah itu.

"Y-YAAH! SUNGMIN GE,EUNHYUK GE! Tunggu!" Henry yang melihat kedua gegenya ditarik oleh orang asing,mau tak mau ia juga menyeret Ryeowook untuk mendekati mobil itu,tetapi langkahnya terhenti oleh pria yang tidak lebih tinggi dari mereka menghadang jalannya.

"hey,sebaiknya kalian juga ikut mobil kami,ayo!" dan tanpa peringatan,Yesung segera menarik dua orang imut itu menuju mobilnya tanpa menghiraukan pekikan kesal dari dua orang yang ia tarik.

.

.

"aahh hyungg! Namja-namja sialan itu! Suruh mereka jangan mengikuti kita lagii!" Ryeowook memekik kesal karena sedaritadi mereka berempat terus dibuntuti oleh orang-orang berkulit pucat tersebut, mulai dari berangkat sekolah,jam istirahat, hingga sekarang, waktu pulang. Yah,walaupun empat namja itu berada dalam mobil mereka,tetapi tetap saja mereka mengikuti dari belakang, melajukan mobilnya begitu pelan.

"sudahlah Ryeowook-ah, biarkan mereka. Jangan pedulikan mereka." Ucap Eunhyuk yang mulai jengan dengan pekikan Ryeowook. Sebenarnya ia juga merasa risih, tetapi sebagai hyung yang baik ia menahan semua itu. Dan Ryeowook yang mendapatkan jawaban tidak memuaskan itu hanya bisa mendengus kesal dan menggembungkan pipinya.

Rumah mereka tinggal beberapa meter didepan sana,dan mobil-mobil yang mengikuti mereka harus berbelok ke jalan seberang untuk menuju rumah yang mereka tempati.

"huuhh,akhirnya mereka pergi juga. Oh gege! Aku lupa! Tanamanku!" Henry langsung melesat menuju halaman belakang tempat beberapa tanamannya tergeletak pasrah dengan keadaan layu itu. Henry segera meletakan tasnya disamping beberapa pot lain dan segera membungkuk sedikit berusaha meraih tanaman yang berada agak jauh dari tempanya dan segera memejamkan matanya. Sinar-sinar hijau mulai berpendar dari genggamannya pada beberapa tanaman itu,dan dalam sekejap tanaman-tanaman itu kembali tegak dan berwarna hijau segar. Henry langsung menanam kembali tanaman-tanaman itu dan tersenyum senang melihat tanamannya kembali hidup,tanpa tahu dari jendela tepat diseberang halaman belakang itu,seorang pria tinggi memperhatikan semuanya.

"sekarang aku tahu kekuatanmu manis... kkkk~"

```137```

"hey,ada apa Zhoumi? Kau seperti orang gila,kau tau?" Donghae yang kebetulan melintas dari kamarnya menemukan Zhoumi yang sedang tersenyum sendiri didepan jendela yang menghubungkan ruangan itu dengan pemandangan halaman belakang rumah namja-namja imut itu.

"a-ah, Donghae-ah , aku sudah tahu apa kekuatan anak itu. Ternyata kekuatan anak itu cukup istimewa" Zhoumi yang tersadar dari aktifitas 'menguntit'nya itu menggaruk tengkuk belakangnya.

"huh? Siapa? Henry? Memangnya kekuatan apa yang ia punya?" pertanyaan beruntun keluar dari bibir tipis Donghae dengan lancar.

"iya,Henry. Anak itu rupanya mempunyai kekuatan untuk menghidupkan kembali makhluk hidup,ku rasa. Karena aku juga belum yakin. Aku baru melihat saat dia sedang menghidupkan kembali tanaman yang kita injak saat bersembunyi." Ucap Zhoumi sambil sesekali ia menunjuk Henry yang masih berkutat dengan tanaman-tanaman lainnya.

"whoa,jeongmal?! Itu bagus! Itu yang kita butuhkan untuk membantu kita nantinya" jawab Donghae dengan cengiran lebarnya,ia kembali melangkahkan kakinya menuju ruang tengah untuk melihat hewan kesayangannya. Dan betapa terkejutnya ia ketika menemukan benda kotak berisi air dan beberapa tanaman-akuarium-itu kosong tanpa ada hewan lucu yang berenang-renang didalamnya.

"YAAAHH! KEMANA IKAN-IKANKU?!" Dengan gusar, Donghae mengangkat dan mengguncang akuarium itu guna menemukan makhluk-makhluk lucu yang ada didalamnya hingga beberapa tetes air jatuh membasahi baju yang ia kenakan, namun nihil.

"ah,kurasa hewan kecil yang berwarna orange dan putih itu baru saja dibawa Yesung hyung ke teras rumah. Ada apa?" Kyuhyun menjawab santai sembari membetulkan posisinya agar nyaman untuk melihat televisi 'renovasi' didepannya. Walaupun ia tidak begitu mengerti dengan benda yang ada didepannya.

"MWOO?! YAAAAKKK! YESUNG HYUUNG, KEMBALIKAN IKAN-IKANKU!" Donghae langsung melesat cepat ke teras depan dan ia memekik terkejut ketika hewan kecil yang ia cari sedari tadi,terlihat tengah memegap-megapkan mulutnya guna mendapatan oksigen,dan ikan itu hanya satu ekor! Seingatnya,ia mempunyai dua ekor!

"YESUNG HYUUUNG! APA YANG KAU LAKUKAN DENGAN IKAN-IKANKUU?!" Dengan tatapan sedih,Donghae meletakan ikan itu pada wadah berbentuk bulat-ember- yang ada disekitar situ,kebetulan ada kran dan ia langsung ngucurkan air dari kran itu menuju ember yang berada dibawahnya.

"O... a-ah, Donghae.. a-aku hanya ingin merubah mereka menjadi Seperti itu." Yesung menggaruk tenguknya dan menunjuk tepat pada satu benda mirip dengan ikan yang ada didalam ember itu yang kini berubah bentuk menjadi sebuah bantal empuk yang tergeletak beberapa centi didekat Donghae.

"h-hyung, k-kau tega sekali.. i-itu miliku!" Donghae langsung memeluk bantal itu dengan sayang. Oh,seandainya vampire bisa menangis tersedu-sedu,ia akan melakukan itu untuk melampiaskan marahnya. Matanya yang tadi berwarna coklat, kini berubah menjadi hitam kelam. Menunjukan seberapa kehilangannya dia.

"O.. m-mianhae dongsaeng-ah, aku tidak tahu jika itu milikmu. Kupikir itu sudah lama ada ditempat ini. Dan kita belum memiliki bantal,aku berinisiatif menggunakannya untuk bantal,karena mereka lucu." Dengan tatapan tanpa dosanya, Yesung menatap Donghae yang masih menatap pias benda yang ada dipelukannya.

"hah,baiklah hyung. Aku memaafkanmu, lain kali jangan mengulanginya lagi" dengan lesu,Donghae melangkah masuk ke dalam rumah dengan tangan kiri menenteng ember berisi air dan ikan,sedangkan tangan kanannya membekap ikan yang telah berubah wujud menjadi bantal.

.

.

.

"gege, menurutmu.. apa penglihatanmu beberapa tahun lalu akan benar-benar terjadi?" Henry bertanya pada Sungmin yang kini sedang melihat sesuatu digenggamannya. Berwarna merah darah,berpendar terang. Sebuah batu Rubby yang cukup besar dan indah.

"eum, ya.. aku rasa begitu. Saat penglihatan itu kudapatkan,aku menemukan batu ini, entah kenapa batu ini seperti barang yang penting untuk.. menentukan orang yang akan 'mengunjungi' kita nantinya.." Sungmin menaruh kembali batu itu pada kotak yang ada dilaci paling atas lemari kayu di dapurnya.

"memang ada perlu apa sosok-sosok itu memerlukan kita? Bukankah mereka hebat? Dan lagi,kau tidak dapat melihat wajah-wajah sosok itu?" pertanyaan kembali dilontarkan dari mulut Henry,pasalnya ia cukup bingung. Sungmin mendapatkan penglihatan tentang beberapa orang yang akan meminta bantuan kepada mereka,ia tau akan terjadi sesuatu. Tetapi hyungnya itu tidak bisa melihat wajah-wajah sosoknya,itu membuatnya semakin penasaran. Dan ia harus kembali menelan rasa penasarannya ketika Sungmin menjawab dengan gelengan lemas.

"AARGH! Baiklah! Bisa kita lupakan itu! Mereka belum datangkan? Jadi untuk apa kau memikirkan itu?! " Eunhyuk yang mulai jengah mendengarkan percakapan yang sama hampir satu tahun belakangan ini, mulai ikut bicara setidaknya ia bisa menghentikan pertanyaan itu.

"baiklah jangan ada yang bertengkar. Sekarang, ayo kita memasaak! Aku lapar! Hey Hyukie hyung,apa kau tidak lapar? Bagaimana dengan Sungmin hyung dan kau Henry?" Ryeowook menyela percakapan yang menurutnya tidak penting itu memutuskan memberikan tawaran yang pasti akan disukai oleh ketiga orang itu.

"woah,jeongmal?! Baiklah! Masakan aku bibimbap!" Eunhyuk menyahut cepat dan segera menyerukan makanan yang ingin ia makan dengan semangat.

"YAH! Aniyo! Kimchi Wookie ge! Aku ingin kimchi!" kali ini teriakan protes terdengar dari Henry, ia menghampiri Ryeowook yang duduk dengan tenang di salah satu bangku yang ada dimeja makan dan menangupkan kedua tangannya didepan dada kemudian memandang Ryeowook dengan tatapan melas yang ia punya.

"tidak! Aku bosan dengan makanan-makanan itu! Bagaimana dengan barbeqeu?!" dengan semangat Sungmin menyerukan keinginannya.

"ANDWAE!" tapi keinginannya harus ia kubur dalam-dalam begitu teriakan melengking terdengar dari Eunhyuk dan Henry.

"baiklah,baiklah! Jangan ada yang bertengkar lagi! Aku akan memasakan semuanyaa!´dengan semangat, Ryeowook segera bangkit dari posisi duduknya, kemudian berbalik mengambil spatulanya dan mengacungkannya ke udara.

"YEEAHH! HIDUP KIM RYEOWOOK!"

.

.

.

"hey hyung, aku bosan.. bagaimana kalau kita berkunjung ke rumah Lee Sungmin itu? Atau kita bisa berburu! Aku sedikit lapar... tidak ada persediaan darah disini." Kyuhyun mengganti posisi terlentangnya menjadi bertelungkup memandang Donghae dan Yesung bergantian dengan mata berbinarnya.

"aniyo,aku sedang tidak berselera. Kalian pergilah jika ingin." Donghae mengibaskan tangannya dan memilih memperhatikan ikan-ikannya lagi. Sebenarnyansatu ekor ikan dan satu buah boneka ikan.

"heeyy,kau kenapa? Masih marah dengan ku? Baiklaah.. aku akan memberikanmu kejutan!" Yesung berjalan menghampiri Donghae yang duduk dipojok ruangan,ia mulai mencari beberapa lembar kain dan mulai memejamkan mata, pendaran cahaya putih menghiasi kain itu dan dalam sekejap beberapa ekor ikan bermacam-macam warna menggelepar ditangan kecilnya. Dalam sekejap,Donghae menggapai makhluk-makhluk lucu itu,matanya kembali kewarna semula,berwarna kecoklatan,dan segera menaruh mereka kedalam akuarium.

"kkk~ jangan marah lagi arraseo.. aku merasa bersalah." Yesung menepuk-nepuk kepala Donghae dan berlalu menuju ruang tengah,bergabung dengan Kyuhyun dan Zhoumi yang sedang merencanakan agar bisa secepatnya berkenalan dengan empat orang manusia itu,membawa mereka ke kastil,mengembalikan kerajaan shines kingdom-kerajaan sahabat yang dihasut- menjadi berpihak pada mereka kembali.

"hyung,bagaimana jika kita kerumah itu sekarang? Aku ingin secepatnya kembali ke kastil. Disini tidak nyaman"

"kau ingin berkunjung,kemudian menyatakan cintamu pada namja bernama Lee Sungmin itu,kemudian mengajak mereka ke kastil dengan mudahnya, begitu maksudmu? Tidak semudah itu Cho.. kita harus merencanakan ini semua dengan lancar. Bahkan kita baru sehari tinggal disini" Yesung melemparkan bantalnya pada wajah Kyuhyun yang kembali mengeruh. Memang tinggal dilingkungan manusia tidak seseru di kastil,tetapi demi melancarkan misinya mereka harus merelakan kebahagiannya 'direnggut' sementara.

"aish, bukan begitu hyung! Kau terlalu mengada-ada." Sungut Kyuhyun yang merasa mulai terpojok.

"kkk~ baik-baik... sudahlah,awasi saja sekitar sini dan awasi juga rumah namja-namja itu. Arrachi?"

Ucapan Yesung hanya dibalas dengan anggukan malas dari Kyuhyun.

.

.

"hyung,ada yang tidak beres disini. Aku merasakan kehadiran vampire lain" tidak lama kemudian, Kyuhyun berbisik dengan pelan,takut orang luar akan mendengar. Ia mengendus aroma sekitar,mengawasi setiap celah ruangan maupun luar ruangan dengan mata yang telah berganti menjadi berwarna sedikit abu-abu.

"apa yang kau rasakan Kyuhyun-ah?" Donghae mulai berjalan menuju ketiga orang lainnya begitu mendengar bisikan Kyuhyun dari arah ruang tengah, ia menjentikan jarinya dan dalam sekejap semua lampu didalam ruangan padam. Menjaga agar keberadaan mereka tidak diketahui oleh vampire lain. Sekarang rumah itu jika dilihat dari luar persis seperti rumah tak berpenghuni lainnya,lembab,gelap, juga.. menyeramkan dengan pendaran mata yang terlihat awas mengamati sekeliling.

"vampire lain,bau mereka tersamar aku tidak bisa mengenali bau mereka.. mereka ada disini.. aku bisa merasakannya.. tetap awasi rumah empat orang manusia itu,aku punya firasat buruk tentang mereka... " dalam kegelapan yang pekat, beberapa pasang mata itu mulai mempertegas penglihatannya,mengawasi setiap gerakan yang ada diluar rumah,lebih tepatnya rumah di seberang mereka.

.

.

.

"hyung, ada apa?" Ryeowook yang melihat Sungmin yang tengah mencuci piring kotor itu mulai memejamkan matanya mulai mendekat. Mereka sudah menyelesaikan makan malam mereka,Sungmin dan Ryeowook masih berada di dapur untuk membereskan peralatan makan,sedangkan Eunhyuk dan Henry sedang ada di ruang tengah menonton televisi.

"a-ah,aku rasa akan ada bahaya Ryeowook-ah. Akan ada yang datang kesini. Kau pergilah keruang tengah untuk menjaga Henry dan Eunhyuk. Aku akan menyusul sebentar lagi" Sungmin segera bergegas menyelesaikan cuciannya begitu Ryeowook pergi keruang tengah. Ia meletakan piring terakhir ke rak piring dan segera mengambil batu Rubby itu dari laci,menggenggamnya erat. Dan setelahnya ia berlalu untuk menuju ruang tengah.

.

.

"Ryeowook-ah, ada yang tidak beres disini. Dimana Sungmin hyung?" tanya Eunhyuk yang melihat Ryeowook baru muncul dari dapur.

"Sungmin hyung masih ada didapur, ia bilang akan segera menyusul. Ah,itu dia" begitu Ryeowook menyelesaikan ucapannya, Sungmin muncul dengan jalan tergesa. Batu yang ada digenggamannya berpendar redup,menandakan memang ada yang tidak beres sedang menuju mereka.

"Henry kau berjaga disini, Ryeowook dan Eunhyuk,kalian ikut aku untuk keluar lewat pintu belakang! Hanya kau yang bisa kami andalkan disini" Sungmin sedikit berbisik mengatakannya kepada ketiga orang kainnya,seakan takut jika ada yng mendengar selain mereka.

"baiklah ge,aku akan berjaga-jaga disini" Henry mengibaskan tangannya pertanda menyuruh hyungnya segera bergegas keluar.

"baiklah,hati-hati Henry" Sungmin menepuk pundak Henry sebelum berlalu dari ruangan itu diikuti dengan dua orang lainnya dibelakang.

Sungmin mulai memutar knop pintu belakang dengan hati-hati, dengan gerakan perlahan ia mulai melangkahkan kakinya keluar rumah itu dan mengisyaratkan Eunhyuk dan Ryeowook untuk mengikutinya. Entah dorongan dari mana,Sungmin melirikan matanya pada rumah diseberang sana "aneh sekali, bukankah empat namja itu tinggal disana? Mengapa rumah itu gelap?" Sungmin menggelengkan kepalanya sedikit dan mulai berjalan sedikit demi sedikit mencoba untuk mencapai teras depan untuk memberitahu Henry bahwa keadaan aman,tetapi gerakannya terhenti ketika ia melihat sepasang kaki dan sepatu yang merekat di kaki itu. Sedikit demi sedikit ia mendongakan kepalanya untuk melihat apa-siapa lebih tepatnya- yang menghadang jalannya, namun detik itu juga,ia melihat telapak tangan dan cahaya putih yang berpendar,dan saat itu juga ia tidak sadarkan diri dan batu Rubby itu terlepas dari genggamannya.

Eunhyuk dan Ryeowook yang memang tertinggal di belakang Sungmin mulai cemas,karena mereka tidak menemukan Sungmin. Ketika mereka berjalan beberapa langkah kedepan untuk mencari Sungmin,tiba-tiba sesuatu seperti sulur-sulur api menghentikan langkah keduanya,dan tanpa mereka tahu dibelakang mereka telah ada seorang namja berparas cantik dan berambut sedikit panjang tengah membelitkan suatu benda tak terlihat pada dua namja itu.

"h-hyung,ada apa ini? Kenapa aku tidak bisa menggerakan badanku?" Ryeowook mulai panik ketika ia tak kunjung bisa menggerakan tangannya.

"a-aku juga tidak tahu. Aku juga tidak bisa menggerakan badanku. H-HENRYYY! T-TOLONG KAMIIII! " terik Eunhyuk panik.

"aah,rupanya ada satu lagi yang belum tertangkap. Sekarang kalian tidur dulu arrachi?" suara dibelakang dua namja itu,mau tak mau membuat mereka berjengit kaget, Ryeowook mencoba berteriak lagi tetapi usahanya gagal karena ia dan Eunhyuk jatuh tidak sadarkan diri.

"Key! Periksa didalam ru- oh shit! Cepat pergi dari sini! Pangeran-pangeran itu ada disini!" namja yang tengah menahan dua orang yang tak sadarkan diri itu panik setelah mengetahui jika ada vampire lain,terutama dari klan musuhnya yang dulu menjadi klan sahabat mereka, Anglevils kingdom. Ia segera melenyapkan dirinya dan diikuti oleh empat lainnya,tak lupa membawa 'sanderaan' mereka.

.

.

.

"Oh sial! Mereka menggunakan 3rosa nera! Aku tidak bisa melihat mereka sudah datang atau belum! Bunga itu menyamarkan bau dan tubuh mereka." Kyuhyun mengerang kesal karena ia tidak bisa melihat maupun merasakan apa yang akan dilakuan klan musuh mereka. Bunga itu menghilangkan semua tanda-tanda vampire itu!

"H-HENRYYY! T-TOLONG KAMIIII! "

"oh,baiklah! Ayo kita kesana sekarang juga!" Yesung yang pertama kali melesat menuju rumah itu. Ia dan yang lain segera berpencar, Yesung dan Zhoumi menuju pintu depan sedangkan Kyuhyun dan Donghae melangkah menyusuri halaman belakang. Sialnya,mereka tidak menemukan tanda-tanda adanya vampire lain selain mereka, dengan cepat Yesung mendobrak pintu depan dengan mudah dan ia melihat Henry yang meringkuk dekat pintu belakang,walaupun jarak mereka jauh namun Yesung dan Zhoumi tentu masih bisa melihat sosok itu meringkuk dengan badan gemetar ketakutan.

"h-hey,kau tidak apa-apa?" Yesung mencoba mendekati Henry,namun gerakannya terhenti ketika ia mendengar bisikan lirih dari tubuh yang meringkuk ketakutan itu.

"mereka membawanya, aku tidak berguna.. aku tidak dapat mencegahnya. Aku lemah,aku tidak cepat,jeongma mianhae Sungmin ge,Wookie ge,Hyukie ge. Hiks.."

.

.

.

^^TBC^^

*3Rosa nera : mawar hitam

Cha! Saya membawa chapter 2...

Untuk chapter 1 maaf banget! Jeongmal mianhae... itu ada typo... bukan 5 orang musuh kerajaan suju,tapi ada 2.. musuh suju itu Yunho dan Changmin... ini ff ada perubahan cast. Cast dulu itu pake member F(X),dan itu ketinggalan untuk di edit... mianhae sekali lagi... /.\

Shines ingdom(kerajaan Shinee) itu dulunya sahabat klan SuJu, tapi gara2 dihasut sama xienqi kingdom(TVXQ) jadinya mereka musuhan... maaf untuk lama update.. saya gak ada modem di rumah.. dan untuk post kali ini chap 2 & 3

Sekian cuap-cuap sayaa... mianhae for typo(s)...

Dan terimakasih untuk yang review... chapter terakhir bakal saya tulis dibagian cuap-cuap. Okeeeh see you pada chap selanjutnyaa ^.^

Please review…