Main Cast : Lee Sungmin, Cho Kyuhyun

Other Cast : Cho Hangeng, Cho Heechul, Bang (Cho) Yong Guk (B.A.P)

Disclaimer: Semua cast milik Tuhan, tapi cerita ini milik author mesum (Cupid'skyumin)...

.

.

.

Previous Chapter

"Aku hanya menginginkanmu Sungmin~ah...karena kau yang terpilih".

.

.

.

Rated T

Chapter2


Near Dark


.

.

5 Years Ago

"Argghtt! Hhhh! AAAAARRRRRHHHH!".

Kyuhyun terpental, terhempas dan membentur apapun yang berada di sekelilingnya, bahkan ketika tenaganya telah terkuras habis, tubuh tingginya masih mengglepar di atas lantai. Selalu seperti ini, tubuhnya akan sekarat saat melawan iblis yang bersemayam dalam dirinya. kekuatannya tak cukup mampu melenyapkan energi hitam pekat yang perlahan-lahan tumbuh dan kapanpun dapat mengambil alih tubuhnya.

"Kyunnie!". Jerit seorang yeojja dari sebrang puri Kyuhyun, ia mengepakkan sayap dan melesat cepat menghampiri putranya.

"Argghhtt! Uhhukk". Kembali...tubuh tinggi itu terhempas di atas lantai, menimbulkan suara debam yang cukup keras. tak tanggung-tanggung darah segar mengalir dari sela-sela bibirnya. Yeojja cantik itu pun makin menjerit histeris.

"Kyuhyun Putraku!...HANNNIIIEEEEE!".

Dan detik itu pula, sosok tinggi berjubah merah pekat muncul. Ia menggeram keras...kedua matanya menghunus tajam pada aura hitam yang menyelubungi tubuh putranya, ia tau...iblis itu tengah berusaha menghisap energi Kyuhyun.

"DIAVOL! EVADAREA FIUL MEU!". (Iblis! Enyah dari putraku!).

Perlahan aura hitam yang menyelimuti tubuh Kyuhyun mulai menghilang dan bersembunyi kembali ke bagian terdalam dari tubuh Kyuhyun. Iblis itu memang takluk dan tak memiliki daya untuk melawan Hangeng, sang raja Dhampyr.

Sementara itu Hangeng tampak mengumpat geram melihat iblis itu kembali menyusup dalam tubuh Kyuhyun, ia bisa saja membunuhnya, akan tetapi makhluk terkutuk itu telah menyatu dengan jiwa Kyuhyun. Dan itu berarti putranya akan ikut terbunuh jika iblis tersebut dilenyapkannya.

"Keparat kau Vlad!". Umpat Hangeng, ia benar-benar mengutuk Vlad Dracul, penguasa Vampire darah murni yang telah mengutuk keturunannya.

Ingatan masa lalupun kembali terkuak dalam benaknya, mengenai dendam yang terpendam dari dua bangsa besar.

Vlad dan Hangeng adalah saudara satu darah, di dalam tubuh mereka mengalir darah sang Ayah Vampire murni, namun berbeda Ibu dari dua dimensi.

Vlad merupakan Pure Blood, karena terlahir dari seorang ibu Vampire berdarah murni. Sementara Hengeng Vampire half blood yang terlahir dari seorang manusia. Meski demikian mereka berbeda dalam segala hal. Hingga membuat perpecahan dan melahirkan dua bangsa kuat...Orign Vampir dan Dhampyr.

Vlad tak pernah bisa terima dengan kenyataan bukan hanya dirinya satu-satunya penguasa, terlebih ia dan bangsanya hanya mampu menguasai sang malam. Berbeda halnya dengan Dhampyr, Seorang Dhampyr memiliki cakupan tak terbatas untuk menjamah dunia, ia memang keturunan Vampire akan tetapi hati nuraninya lebih besar dan dapat bergerak leluasa meski di bawah sinar matahari sekalipun, suatu kelebihan yang tak di miliki Vampire darah murni seperti Vlad. Penguasa Vampire pure blood itu begitu brutal dan bengis menghabisi bangsa Dhampyr, demi menjadikannya sebagai penguasa tunggal di tanahnya berpijak.

Kekuatan serta kecepatan sesosok Dhampyr yang melebihi manusia dan Vampire biasa, sebagai perpaduan dari kekuatan dua alam, dan itu memudahkannya menghadapi para Vampiree, terlebih sifat natural itu memungkinkan mereka menjadi pemburu Vampire, namun seiring berjalannya waktu, benang hitam yang menyelubungi pertumpahan darah mereka berhasil di tebas habis oleh Hangeng, Penguasa Dhampyr itu telah membunuh Vlad dan menyatukan dua bangsa mereka. Akan tetapi kejayaan itu harus berbuah suatu kutukan yang menimpa putranya...Cho Kyuhyun.

.

.

.

Romania 1431

Seorang penguasa Dhampyr menatap nanar, sosok Vampire yang mengglepar tak berdaya di bawah kakinya. Ia puas tapi terpuruk telah menumbangkan saudara satu ayahnya, saudara yang telah membabat habis setengah dari bangsanya, hanya karena suatu kedudukan yang tak berarti.

"Seharusnya tak berakhir seperti ini Vlad kau~

"Dengar! Aku mungkin lenyap dari dunia ini! tapi ketahuilah saudara terkutukku! Iblis dalam tubuhku akan menyatu dalam darah putra keduamu! Iblis itu akan menguasai dan menghancurkan putramu secara perlahan hingga aku terlahir kembali dalam tubuhnya untuk membalas kekalahanku!"

"A-apa maksudmu Vlad!".

"Putramu akan hancur, kecuali dia menyatu dengan tubuh manusia yang memiliki tanda Rose Blood, keturunan dari perempuan jalang yang telah melahirkanmu! Tapi itu mustahil...kau tak akan pernah menemukannya saudaraku! Tidak akan! Karena aku telah melenyapkan seluruh keturunannya! Kau akan Hancuuurrr! ARRRRRRGGGGHHHH~

Raungan mengerikan itu menggema memenuhi cakrawala ketika percikkan api makin membesar dan meleburkan tubuhnya menjadi abu tak berarti, namun detik itu pula Hangeng mendengar jeritan histeris istrinya dan tangisan keras bayi bungsunya.

.

.

.

"Tidak! Aku tidak mungkin kehilangan Putraku! Tidak!".

"T-tenanglah Yang Mulia, Vlad tidak sepenuhnya membunuh keturunan Rose Blood. Hamba bisa merasakannya mereka hidup di suatu tempat di luar sana, bersembunyi dari segala kekuatan malam yang bengis. Pangeran Kyuhyun akan tetap terselamatkan, mohon jangan gegabah Rajaku".

Ucap seorang petinggi kerajaan, ia berusaha menenangkan Raja Dhampyrnya yang terus meracau akibat kekalutannya.

.

.

.

Hangeng meremas kuat kepalanya yang berdenyut nyeri kala mengingat kutukkan itu kembali terngiang dalam benaknya. Ia menatap redup Kyuhyun yang begitu tersendat untuk sekedar bernafas.

'Di mana keberadaan pemilik tanda rose blood itu, lebih dari 500 tahun aku mencarinya...tapi tak menemukan jejak apapun. Kyuhyun semakin melemah...Tidak! aku tidak akan membiarkan Vlad terlahir kembali dalam tubuhnya! bertahanlah Putraku'. Ucapnya dalam hati.

"Hannie, apa yang harus kita lakukan? Kekuatan iblis itu makin kuat. Putra kita bisa terbunuh kerenanya Hannie".

"Tidak...selama kita bisa menemukan keturunan Rose Blood itu , tanda di tubuhnya bisa mematahkan kutukan itu dan membuat Kyuhyun menjadi Dhampyr sejati, Putra kita akan baik-baik saja Ratuku". Ujar Hangeng seraya memapah tubuh Kyuhyun ke atas ranjang, kemudian menekan dada Kyuhyun untuk memulihkan energi putra bungsunya.

.

.

Tak lama kemudian sesosok namja tinggi dan berpawakan kekar, muncul di hadapan Raja dan Ratu Dhampyr. Sedikit membungkuk sebagai salam penghormatan dan setelahnya melompat cepat ke atas ranjang. Membuat Kyuhyun yang terbaring merintih sakit.

"YONG GUK! TUNJUKKAN ETIKAMU!". Hardik Hangeng seketika, ia menatap tajam putra sulungnya yang kini tengah memeluk erat sang dongsaeng, namun bukan pekikkan riang yang di dengarnya melainkan rintihan-rintihan lemah dari Kyuhyun karena tubuhnya yang terasa remuk.

"Aishh! Waeee?!di sini tidak ada rakyat Dhampyrmu yang bodoh, jadi bisakah kita berperilaku seperti keluarga normal? Appa...Eomma". Rajuk Yong Guk , ia beralih menegakkan tubuh kemudian membantu Hangeng memulihkan Kyuhyun dengan tenaga dalamnya.

"Anakku, Kau terlalu dekat dengan Manusia, jauhi mereka...karena sikapmu menjadi liar. Seharusnya kau mencemaskan kondisi Dongsaengmu". Ucap Heechul melembut, ia manatap sendu putra bungsunya, terlihat makin rapuh saat terbaring lemah.

"Yah! Kalian selalu membedakanku dengan anak ini! Geurrae! Aku tidak akan memberi tahu siapa pemilik tanda darah mawar itu! aku pergi~

"OPRI!" (Berhenti!)

Yong Guk seketika menghentikan langkahnya, sast ayahnya berujar keras dengan menggunakan bahasa asal mereka. Ia sepenuhnya tau...Hangeng dalam kondisi murka saat mengucapkan bahasa tersebut. dan Pangeran sulung itu cepat-cepat berbalik menghadap ayahnya lalu melontarkan semua hasil pencariannya sebelum Raja Dhampyr mengubahnya menjadi seekor tikus tak bersayap.

"A-ada 2 manusia yang memiliki tanda itu, tapi hanya satu yang memikat mataku karena yang lain sudah bau tanah dan kupastikan 3 jam lagi mati". Ujar Yong Guk, sedkit menggaruk belakang kepalanya.

"Benarkah apa yang kau katakan putraku?". Hangeng benar-benar terperangah mendengar Yong Guk berhasil menemukan pemilik tanda itu, besar harapannya itu bukanlah suatu lelucon belaka, mengingat putra sulungnya memiliki tabiat yang buruk, jika benar adanya...penantiannya selama 500 tahun ini untuk menyelamatkan Kyuhyun akan tertebus sudah. Bukan karena Vlad yang akan terlahir kembali dan melenyapkannya akan tetapi lebih pada kondisi Kyuhyun. Bagaimanapun seorang ayah sepertinya tak akan membiarkan putranya menderita.

"Lee Sungmin, 15 tahun dari keluarga Lee cukup terpandang, memiliki seorang dongsaeng, , tubuh em~ sedikit pendek tapi sangat manis. Tanda darah mawar itu berada di dada kanannya. Appa, pujilah aku karena kemampuan luar biasaku ini! Jika Kyuhyun selesai menggunakan namja itu, kalian bisa memberikannya padaku arra~

'CTARRR'

Yong Guk meringkuk seraya meremas kuat kepalanya saat sebuah cahaya yang berasal dari ujung jemari ayahnya menyambar cepat bagai sebuah kilat petir. Tampak asap mengepul dari puncak kepalanya karena rambut yang terbakar.

"APPPAAAA!"

"Jaga ucapanmu! Di dalam darahmu mengalir darah bangsawan! Klan tertinggi dari bangsa Vampire...kau seorang Dhampyr Putraku!".

Yong Guk bersungut kesal,ia menegakkan tubuh kemudian menunduk hormat di depan Raja Dhampyrnya. Meski kepalanya masih mengeluarkan asap tebal.

"Cere iertare". (maafkan aku, ayah)

"A-appa...aku ingin menemuinya". Kyuhyun perlahan bangkit dan menatap tegas dua pria di hadapannya.

"Putraku tetaplah di purimu, aku akan membawanya~

"Tidak Appa...biarkan aku sendiri yang membawa anak itu".

Hangeng mendesah pasrah, ia memejamkan mata sesaat dan setelahnya tersenyum bijak pada putra bungsunya. Ya...Kyuhyun harus mendekati Sungmin dan segera mungkin membawanya karena memang, anak itulah yang kelak akan menjadi pasangan (mate) sekaligus penawar iblis Vlad dalam tubuhnya.

.

.

.

.

.

"Bagaimana menurut kalian, namja kecil itu sangat manis bukan?". Ujar Yong Guk pada dua pria tampan di sisinya. Ia sedikit mengibas-ngibaskan partikel salju yang hinggap di jubah hitam legammnya.

Hangeng tersenyum tipis melihatnya, ia sedikit menggeleng ketika melihat namja cantik yang tengah bermain dengan kelinci kecilnya. 'Lee Sungmin, kau terlalu muda untuk jadi yang terpilih' ucapnya dalam hati.

Sementara Kyuhyun tampak tertegun menatap paras cantik namja Lee itu, meski masih terlihat bocah namun pancaran menawan dari paras itu berhasil menjerat hatinya. Tak salah tanda Rose blood Hallmeonninya jatuh pada namja bermata Foxy itu.

Ketiga namja itu tengah bertengger pada sebuah dahan pohon acasia besar, di halaman rumah keluarga Lee. Namun tiba-tiba Kyuhyun meraung kesakitan, saat bias mentari pagi menerpa kulit pucatnya.

"Arggh! Panasss!".

Hangeng dan Yong Guk yang melihatnya, cepat-cepat membentangkan jubah mereka untuk melindungi tubuh Kyuhyun dari terpaan cahaya matahari. sebelum tubuh Kyuhyun melebur menjadi abu.

"Sebaiknya kita kembali ke puri Putraku".

Meskipun Kyuhyun seorang Dhampyr akan tetapi tubuhnya begitu rentan di bawah sinar matahari, karena Iblis yang bersemayam dalam tubuhnya merupakan iblis dari seorang Vampir darah murni.

.

.

.

.

Sejak saat itu...

Kyuhyun tak pernah melewatkan tiap malamnya untuk datang menelusup ke dalam kamar Sungmin setelah namja cantik itu terlelap. Segalanya terasa menyenangkan dan hangat ketika bertemu dengan sosok mungil itu, pemuda yang yang diincarnya dan dilindunginya dalam waktu yang cukup lama. Terlebih berada di dekat Sungmin membuat iblis dalam tubuhnya serasa menciut tak berdaya, mungkin karena tanda Rose blood yang dimilikinya.

Kyuhyun mungkin bisa saja membawa Sungmin ke purinya, tepat saat pertama kali ia melihatnya dan secepat mungkin mematahkan kutukan tersebut, akan tetapi Sungmin di waktu itu masih terlalu kecil...tentu namja tampan itu tak kan sampai hati menyentuhnya.

"Kau sudah tumbuh besar Sungmin~ah". Bisik Kyuhyun seraya mengecup pelan kelopak mata Sungmin, aroma darah harum yang memabukkan menguar cepat dari tubuh itu. jika bukan karena perasaan terdalam dan kekuatan hati kecilnya pada namja cantik itu, mungkin sejak lima tahun yang lalu ia telah menghisap habis darah Sungmin. terlebih iblis dalam tubuhnya terus meronta untuk menyerang Sungmin. tapi sekali lagi, perasaan terdalamnya mengalahkan hasrat tersebut.

"Bagaimana bisa namja memiliki paras secantik ini,". Gumanya lirih, jemari panjangnya menyusuri garis indah di sepanjang paras Sungmin. Kyuhyun benar-benar mengagumi pahatan elok yang dimiliki pasangan abadinya...Lee Sungmin. Hanya menunggu waktu Pangeran muda itu menyatukan darah mereka.

"5 tahun...aku rasa ini waktunya untuk membawamu Sungmin~ah". Kyuhyun kembali mencium bibir namja cantik yang masih terlelap itu dan setelahnya mengangkat bridal tubuh mungil Sungmin untuk di bawanya melesat cepat menuju purinya.

Flash Back Off

.

.

.

"T-tidak...jangan aku, yang lain saja...kau bisa mencari Yeojja yang lebih cantik, a-aku namja kau mhhmmphfth~

Sungmin mengepalkan kuat kedua tangannya di samping kepala. Ketakutannya mengalahkan segalanya, walau sebenarnya ia begitu ingin berontak dan menghajar habis namja Vampire di atasnya. Namun Sungmin masih menyayangi bibirnya, taring itu bisa saja membelahnya jika ia melakukan perlawanan.

"Aku hanya menginginkanmu Sungmin~ah...karena kau yang terpilih".

"T-terpilih? ". Sungmin mengulang sebuah kata yang samar-samar di dengarnya, kedua matanya kian menatap nanar pada sosok asing di atasnya. Ketakutannya makin berdentum liar dalam dadanya, memang Sungmin tak sepenuhnya mengerti maksud kata 'terpilih ' itu, akan tetapi ia tau pasti kata tersebut mewakili suatu mimpi buruk yang kelak akan menimpanya.

'Aku akan menjadi persembahan bagi makhluk kanibal'. Yakinnya dalam hati

"Benar...kau yang terpilih, hanya kau satu-satunya yang dapat merubahnya. Di dalam darahmu...mengalir keabadianku". Ucap Kyuhyun seraya, menekan bibir Sungmin dengan kuku tajamnya.

"M-mwoo! Tidak...tidak! lepaskan aku keparat! Apa kau akan menghisap darahku?! Andwae! K-kau tidak berhak mengambil darahku!"

Sungmin kembali meronta,kali ini ia benar-benar mengarahkan seluruh sisa tenaganya untuk berontak, tak peduli makhluk tampan itu akan mencabik-cabik tubuhnya atau bahkan menelannya bulat-bulat. Melakukan perlawanan sebelum mati...tidak ada salahnya mencoba bukan? Barangkali kemampuan martial artnya bisa membunuh Kyuhyun.

"SUNGMIN!". Teriak Kyuhyun geram, berulang kali ia manghalau terjangan brutal tangan dan kaki Sungmin. Kyuhyun bisa saja menggunakan kemampuan dan mantra miliknya untuk melumpuhkan namja mungil itu, akan tetapi ia masih bersi kukuh menenangkan Sungmin dan membuat namja cantik itu menyadari dirinya sebagai malaikat pelindung bukan sebagai predator.

"BIARKAN AKU PERGI!".

"Berhenti melawanku!". Kyuhyun menunduk dalam, berusaha sekuat mungkin mengendalikan iblis yang mulai mengamuk dalam tubuhnya.

"Lepaskan aku! Makhluk busuk! Jangan kau pikir tak memiliki kuku dan taring sepertimu membuat diriku lemah di hadapanmu Brengsek!".

Kyuhyun kembali menggeram, kedua obsiddian itu dalam sekejap berpendar merah pekat. Umpatan dan perlawanan kasar dari Sungmin telah membangunkan iblis dalam tubuhnya. Dengan bringas ia menyeringai, menunjukkan dua taring tajam miliknya tepat di depan wajah Sungmin. Kyuhyun benar-benar tak bisa mengendalikan dirinya lagi, ia mencengkeram kuat tengkuk Sungmin hingga kuku-kukunya sebagian menancap dalam kulit putih itu, seolah Kyuhyun hendak menebas habis lehernya.

"Nn~ Kkhh...hen-tikhan...arrghhtt". Rintih Sungmin, ia mencakar-cakar tangan Kyuhyun, berharap namja tampan itu segera melepas cengkeramannyanya, jika memang Kyuhyun menginginkan kematiannya, lebih baik di lakukan dengan cara cepat, karena sungguh cengkeraman kuku itu terasa perih dan panas. bahkan ia dapat merasakan dengan jelas cairan hangat merah pekat mengalir turun di lehernya dan sela-sela jari Kyuhyun.

"Arghhtthh~ sa-kiithh...nghh a-ampun!"

Tak hanya itu, Kyuhyun tak segan-segan menekan dan meremas kuat tanda lahir berbentuk mawar di dada kanan Sungmin, membuat namja cantik itu seketika menjerit keras. Seakan-akan Kyuhyun ingin menghancurkannya dan mencabut paksa seluruh denyut kehidupannya dari tanda lahir tersebut.

"ARRRGGHHTTTT!"

"KYUHYUN OPRIRE! " (Kyuhyun hentikan!)

DEG

.

.

"A-Appa...".

Kyuhyun tersentak, seruan ayahnya membuatnya tersadar dari kekalapannya. Kedua matanya seketika berangsur-angsur meredup dan berwarna hitam kelam, ia begitu tercekat melihat Sungmin begitu lunglai dalam rengkuhanya, namja cantik itu jatuh tak sadarkan diri terlebih darah segar kini tampak mengalir dari bekas cengkramannya.

Namja kekar nan tinggi itu melangkah cepat menghampiri putra bungsunya, ia merengkuh tubuh lemas Sungmin kemudian menekan luka di leher namja cantik itu dengan jemari besarnya, bermaksud menghentikan pendarahan Sungmin.

"A-appa...aku tak bisa mengendalikan tubuhku". Kyuhyun meringkuk, meremas surai coklatnya, ia manatap pias sosok mungil yang kini berada dalam rengkuhan lengan ayahnya. Kedua matanya bergerak gelisah, menyadari tangannya baru saja nyaris membunuh Sungmin. ia hampir kehilangan namja cantik itu karena perbuatannya sendiri, Dan Kyuhyun tak henti-hentinya mengucapkan sumpah serapah pada iblis yang bersemayam dalam tubuhnya.

Raja Dhampyr itu hanya menghela nafas pelan melihat putranya begitu terguncang, ia beralih memberikan isyarat pada Yong Guk untuk membawa Kyuhyun pergi dan menenangkannya. kemudian membaringkan tubuh tak sadarkan diri Sungmin di ranjang King Size putranya.

Aroma darah yang makin kental tercium dari leher yang terkoyak, membuat kedua matanya berkilat merah. Sungguh darah dari seorang pemilik Rose Blood benar-benar memiliki aroma yang memabukkan. Namun sedetik kemudian Hangeng menggeram keras, berusaha menstabilkan insting untuk menghisap darah Sungmin.

Namja mungil yang terbaring di hadapannya saat ini adalah satu-satunya penyelamat Putra bungsunya, tentu sudah sepantasnya ia dan keluarganya mencintai Sungmin.

Masih dengan mata yang terpejam, raja Dhampyr itu menekan luka yang menganga di leher Sungmin seraya merapalkan berbagai mntera. Tampak begitu jelas luka itu secara perlahan membentuk jalinan sel-sel baru, hingga seluruhnya memulih.

Hangeng memberi sentuhan terakhir di dahi Sungmin, berusaha menyalurkan energi hangat untuk menyadarkan namja cantik itu.

Tak membutuhkan waktu lama, kedua kelopak mata indah itu secara perlahan terbuka dan sedikit mengerjap kala melihat silau cahaya di atas dahinya.

"A-AHH! Ampun T-tuan...jangan mem-bunuhku". Racau Sungmin seketika, saat kedua matanya terbuka sempurna dan melihat sosok di sisinya. Namun sosok itu bukanlah Namja mengerikan yang hampir membunuhnya, melainkan sesosok pria tampan yang terlihat bijak dengan senyuman hangatnya.

"Tenanglah Anakku...aku tidak akan menyakitimu, kau adalah keluarga abadi kami".

.

.

"K-keluarga?"

.

.

.

.

TBC

Chaaa ini debut ff fantasy author...
mohon masukannya, untuk mengembangkan ff ini.

Jika responnya sedikit Near Dark mungkin hanya sampai chap ini aja...miannhae Chinguuu

untuk:

Cho Na Na, Tiasicho, ChanMoody, Zahra Amelia, paprikapumpkin, Maximumelf, Yujacha, pumpkinsparkyumin, minnie kyumin, freychullie, motochika28, najika bunny, colywinejoy, Kim Yong Neul, KyuMinalways89, KyuMin Child Clouds, Pearl Park, Princess Pumkins ELF, dessykyumin, Iam E.L.F and JOYer, adette, deviyanti137, boobear, reva kyuminelf, Glows Angel, Zhang Cao Bei, D'Jung, Ria, mariels25, Chlie hanariunnse, Shywona489, snowming, sissy, Zahra Anisa, kyuminalways, fymuthia, horiblegirl, buttming, hachibikyumin, sungiewookie, Nilamevilee, ultimatekyumin, 137Real Aiyu, kyuminblossom, sansankyu, choming, wax, Mingielove, joyervara137, dan para Guest

Gomawooo udah kasih reviewnya di chap 1 kemarin

dan masukannya benar-benar sangat bermanfaat Chinguyaa, tapi mian kl ntr author masih kelupaan nee^^.

Mengharap Rev readers untuk mendukung FF ini pleasee...

Annyeong

Kamshaeee

Hug