Pairing : Hinata X …

Genre : drama,romance

Disclaimer : Masashi kishimoto is the real mangaka! I'm just author

Synopsis : Tiba-tiba saja Hinata menjadi ketua kelas. Apakah Hinata bisa melaksanakan tugas sebagai ketua kelas?


"Baiklah,perkenalkan,nama saya Sarutobi hari ini saya akan menjadi wali kelas kalian…"

Seisi kelas tampak sedikit ricuh sekarang.

Guru Sarutobi Azuma ini memang terkenal di kalangan siswa-siswinya. Karena ia dikenal ramah,namun bisa juga tegas terhadap muridnya. Ia mengajar pelajaran olahraga.

"Oke,oke,harap tenang semua…" Azuma Sensei berusaha menenangkan muridnya,nampak mereka yang mendengar seruan Azuma sensei pun menurut. "Sekarang kita pilih siapa yang akan menjadi ketua kelas,ada yang bersedia?"

Semua hening,menoleh menatap kawannya satu sama lain.

"Kiba saja gimana,sensei?" Tanya salah satu murid

"Enak saja! Aku tidak mau repot!" bentaknya.

Akhirnya semua saling menunjuk satu sama lain,dan tidak ada yang mau menyerahkan diri.

"Oke,tenang semua,supaya adil,bagaimana kalau saya tunjuk?" tawar sensei.

Semua hening seketika,kelihatannya mereka menurut saja.

"Kalau begitu…." Azuma sensei sedang melihat daftar nama murid sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal. "Hyuuga…Hinata."

"Eh?" Hinata kaget mendengar namanya dipanggil secara tiba-tiba.

"Ah,ya,kamu yang berkata 'eh' tadi,pasti namamu Hyuuga kan?kau yang menjadi ketua kelas."

"Bohong! Aku tidak bisa,sensei!" Hinata mati-matian menolak tawaran sensei. Tapi sepertinya sensei tidak peduli.

"Baiklah,Hyuuga yang menjadi ketua yang menjadi wakilnya…Uchiha Sasuke!"

"Hah?" Sasuke yang sedari tadi diam,agak terkejut mendengar namanya dipanggil.

"Jadi,mohon bantuannya ya,Hyuuga dan Uchiha."

Hinata hanya memandang Uchiha dengan tatapan asing.

Yang benar saja,masa dengan Uchiha? Batin Hinata.

"nanti waktu istirahat siang,kalian ikut saya ke ruang guru ya."

"….baik." jawab Hinata pelan sambil menghela napas.

-00-

"Jadi,kalian harus membagi tugas piket dan mengumpulkan buku tugas…"

"Sensei,tunggu sebentar…." Kata Hinata menyela, "Apa…apa tidak apa-apa jika saya yang menjadi ketua kelas? Saya rasa saya tidak cocok…"

"Lagi-lagi bicara begitu,dari awal kamu masuk ruang guru juga itu saja yang kamu bicarakan…"

"Tapi…saya benar-benar tidak bisa menjalankan tugas ini…"

Azuma sensei menghela napas, "Hyuuga, jika ada waktu untuk berkeluh kesah seperti itu,kau tidak akan bisa maju."

Hinata hanya diam saja mendengar perkataan dari Azuma sensei.

"Kalau kau merasa terbebani,mungkin Uchiha akan membantumu. Kau bisa membantunya kan?" Tanya Azuma sensei pada Sasuke.

"Mungkin…"jawabnya singkat.

"Kalau kau masih ragu atau tidak mengerti,Uchiha bisa membantumu. Dia bisa diandalkan."

"Baiklah…sensei." Hinata membungkukkan badan,lalu dia bersama dengan Sasuke berjalan keluar ruangan.

"M…maaf,Uchiha,aku merepotkanmu."

"tidak masalah."

Seketika suasana hening. Bukan berarti Hinata gugup karena Sasuke itu tampan dan popular,tapi ia gugup karena tidak biasa dengan situasi canggung ini. Hinata bingung,sangat bingung sampai-sampai ia tak bisa mengeluarkan sepatah kata pun. Tetapi akhirnya ia memberanikan dirinya.

"Ehmm…Uchiha. Aku…"

Mereka berdua yang tadi sedang berjalan di koridor tiba-tiba menghentikan langkah kakinya.

"Aku…baru sekali ini diberi tugas sebagai ketua kelas. Ehmm…mungkin kau sudah terbiasa,jadi…mohon bantuanmu." Hinata menundukkan kepalanya sampai 90 derajat.

Awalnya Sasuke hanya diam saja,tapi tiba-tiba ia sedikit tertawa.

"Jangan seperti itu,angkat kepalamu. Kau kan tidak melakukan kesalahan apa-apa,jadi tidak usah sesopan itu…"

Hinata mengangkat kepalanya dan menatap Sasuke yang sedikit tersenyum.

"Maaf…" kata Hinata sambil memalingkan muka.

"Kau…pemalu ya. Aku sudah menduga sih dari awal kita bertemu."

"Eh?"

"Waktu pembagian kelas…"

Hinata tiba-tiba teringat,ia pernah memberi salam pada Sasuke.

"Aku merasa senang kau mengingatnya." Hinata agak tersipu malu.

"Aku bisa ingat karena ekspresimu berbeda dengan kebanyakan siswi. Cewek pemalu dan canggung,kupikir kamu hanya gugup berhadapan denganku saja,tapi memang itu ya karaktermu."

Hinata hanya terdiam saja,mendengar perkataan Sasuke tadi ia sedikit bingung.

"Yah,pokoknya aku juga,mohon bantuannya ya,ketua kelas." Seulas senyum pun tersungging di bibirnya.

Hinata hanya mengangguk saja,lalu Sasuke pun meninggalkan Hinata.

-to be continued-

Chapter 2 finished!

Disini aku singgung sedikit tentang ojigi,hehe,karena aku baru saja diberi pelajaran omake aja dari author.

Ojigi artinya memberi salam dengan menundukkan badan. Pertama ,Hinata menundukkan badan kepada Azuma sensei,itu sekitar 30 derajat,artinya disini Hinata menunjukkan rasa hormat pada Azuma sensei,ojigi 30 derajat sendiri artinya adalah berterima kasih karena sudah merepotkan orang tersebut,atau biasanya hanya sekedar salam pada orang yang kita anggap lebih senior dari kita. Kedua,Hinata menundukkan badannya sekitar 90 derajat pada Sasuke,ini jarang sekali dilakukan karena ojigi yang satu ini hanya dilakukan ketika sedang meminta maaf secara dalam. Tetapi mengingat Hinata itu adalah karakter yang sopan,baik dan lain sebagainya,maka biasanya orang yang memiliki karakter seperti ini secara tidak langsung akan melakukan ojigi 90 derajat ketika memohon pada seseroang. Tetapi jangan sering dilakukan ya,orang yang bersangkutan bisa merasa segan. Ojigi yang sering dilakukan adalah ojigi 15 derajat,artinya adalah salam biasa,tidak ada arti khusus.

Author sekedar sharing saja,semoga bermanfaat ya ^^

Oh,ya,kenapa Azuma nongol?

jujur saja,karena aku sudah tidak mengikuti Naruto bertahun-tahun,terakhir lihat sih waktu masih SMP. Jadi udah lupa-lupa ingat gurunya siapa saja. Yang ada di kepalaku cuma Azuma saja,tapi marganya bener Sarutobi kan ya? Kalau bukan maaf ya,hehe…

terus….karena aku mau ngadepin UTS yang menurut ku udah kayak hidup dan mati,halah, jadi mungkin chapter 3 agak lama,hontou ni gomen ne.

buat reviewnya,makasih ya,salam kenal juga buat semuanya. sesuai permintaan,aku adain adegan sasuhina,tp masih rahasia pairingnya.