Apartement Grisaia

.

.

.

.

Disclamer : Grisaia no Kajitsu ©Eiji Narumi

Kelihatannya yak, sudah ada yang menunggu fanfic update hehehehe

And Now I'm Comeback Again with new Chapter Fanfic fandom Grisaia No Kajitsu Yeeee

Karena harus mengikuti urutan pembuatan fanfic nah, Maaf jika update ffnya lama ditambah banyak tugas dan ulangan membuat update semakin mundur.

Nah, siapa yang sudah tidak sabar melihat aksi Yuujii di apartement barunya bersama para pehuni lainnya. Ada beberapa konflik antar pemain yang membuat fanfic ini semakin menarik dan sayang dilewatkan

Kalau begitu kita langsung saja scroll ke bawah saudara saudara semuanya wkwkwkkw

.

.

Good Reading

.

.


.

Terlewati waktu beberapa minggu semenjak keberadaannya di apartement rumahan namun mewah. Yuuji menghabiskan waktunya dan tenaga di apartement tersebut karena kadang ia harus membantu Chizuru untuk melakukan tugas rumah saat senggang namun bukan masalah bagi Yuuji yang tangguh.

Yuuji kadang merasa bosan berada di apartementnya tersebut karena Chizuru pehuni satu satunya yang bisa ia ajak mengobrol baru bisa pulang saat malam hari dan Sasaki Yumiko tetangga kamar apartementnya jarang menunjukkan diri.

Malahan Yuuji belum pernah bertatapan muka dengan gadis itu, sebetulnya ada rasa ingin menyapa gadis itu namun Yuuji selalu sibuk dengan beberapa tugas yang menumpuk setelah masuk sekolah barunya untuk pertama kalinya setelah sekian lama.

Laki laki bermata hampir sipit itu, sering menghabiskan waktu untuk belajar di kamarnya dan berolahraga ringan seperti angkat beban dan jogging mengelilingi trotoar.

Setiap pagi sebelum berangkat sekolah Yuuji selalu menyempatkan diri untuk jogging mengenakan pakaian kaos oblong dan celana training panjang. Ia kadang mengenakan jaket karena udara pagi yang dingin.

Dan Senin pagi ini sebelum berangkat sekolah, Yuuji memutuskan untuk berjogging. Ia membuka jendela kamar yang memaparkan pemandangan kota yang sepi tanpa aktivitas. Sambil menghirup udara pagi yang segar dan dingin.

"Handphone siap, earphone siap, sepatu sudah, uang, kelihatannya sudah lengkap semua. Aku akan pergi" batin Yuuji mengecek perlengkapannya sebelum berjogging karena Yuuji biasanya sering berlari menempuh jarak jauh belum lagi balik lagi ke Apartement siap siap ke sekolah.

Yuuji menuruni tangga sambil mendengarkan lagu dari earphonenya sempat sebelumnya ia melihat pintu kamar tetangga yang masih tertutup rapat. Yuuji kadang berpikir apakah kamar itu benar benar ditempati seseorang.

Namun Yuuji berusaha melupakan dan tidak ingin mengganggunya meskipun ia berharap bisa mengobrol dengan tetangganya tersebut.

Ia segera berlari keluar dari pagar rumah tidak lupa Yuuji mengucapkan selamat pagi pada pemilik toko dekat apartementnya.

Beberapa menit berlalu, Yuuji bermandi keringat setelah berlari beberapa kilometer membakar lemak sekaligus membentuk otot. Karena capek habis berlarian, ia memutuskan untuk beristirahat sambil membeli minuman dingin dari mesin minuman.

Ia mengambil uang dari dompet yang ia bawa lalu ia masukkan uangnya ke dalam mesin tersebut. Yuuji memilih minuman penambah ion tubuh.

Sambil meneguk minuman dingin ia memandang pemandangan jalan sepi di depannya, ia bahkan bisa melihat orang orang itu saja di depannya entah itu orang kantoran sedang menunggu bis, penjaga toko, nenek tua sedang menyiram bunga setiap hari, dan beberapa anak kecil yang sudah pagi pagi bermain kejar kejaran.

Namun hari ini Yuuji melihat ada sesuatu yang beda sebab ia melihat seorang gadis cantik, tinggi, berparas seksi, berambut merah panjang, kulit putih mulus terlihat kebingungan di depan Yuuji yang sedang bersantai.

"Aduh dimana ini tempatnya?" ucap gadis itu pada dirinya sendiri.

"Kalau aku tidak segera mencari apartementnya aku bisa telat foto" gadis itu terus mengeluh sambil menggaruk kepalanya dan membawa koper di dekatnya.

Mendengar gadis itu mengeluh terus di depan Yuuji membuat laki laki itu jengkel dan memutuskan untuk pergi dari tempat tersebut dan pulang ke apartementnya.

"Chizuru-san bilang Apartement Grisaia gak jauh dari sini, tapi gak ketemu dari tadi"

Mendengar kata Chizuru dan Grisaia membuat Yuuji sedikit berbalik kemudian kembali ke tempat gadis itu.

"Aaah, apa yang kau lakukan? Bikin kaget saja" teriak gadis itu kaget melihat Yuuji tiba tiba mendekatinya.

"Kau Suou Amane'kan?" tanya Yuuji dengan wajah datar bertanya pada gadis yang menunjukkan raut muka masih kaget.

"Eeeh, iyaa…saya…Amane, kau bisa mundur dariku tidak?" pinta gadis bernama Amane itu

Baru nyadar ia terlalu dekat dengan Amane karena terlalu bersemangat, Yuujipun sedikit mundur dan berusaha mengembalikan keadaaannya dan bersikap normal.

"Maafkan saya, tadi aku agak senang bisa bertemu denganmu?" ucap Yuuji sambil menundukkan kepalanya.

"Benarkah? Sebetulnya sudah biasa cowok cowok pada senang melihatku, Ehm apakah kau termasuk fansku, kalau tanda tangan maaf ya aku tidak bisa karena aku sedang sibuk" ucap Amane sambil memeriksa handphonenya lagi

"Apa? Tapi Amane, ini saya ingin…" Yuuji kaget menengadah kepalanya sekaligus bingung dengan ucapan Amane, ia berusaha menjelaskan padanya tapi..

"Stop stop, jangan ganggu aku sekarang dulu, aku mau SMS sama kerabatku dulu" potong gadis itu dengan mata masih menatap layar handphone

Merasa dirinya tidak dibutuhkan meskipun ia ingin memberi bantuan pada gadis ini membuat Yuuji hanya bisa menghela nafas panjang. Selalu saja saat ia mau berbicara diputus terus sama gadis bertubuh seperti model ini.

Dicampuri rasa jengkel dan males, Yuuji memutuskan untuk pergi meninggalkan Amane tanpa mengucapkan sepatah kata. Apalagi ia harus bersiap siap untuk sekolahnya nanti.

Mengapa Yuuji bisa mengenal Amane?

Karena dulu pernah ia diceritakan oleh Chizuru soal keponakan kesayangannya bernama Amane yang katanya akan menginap di Apartement Grisaia sekaligus rumah Chizuru.

Oleh sebab itu Chizuru terlihat membersihkan Apartement sekaligus menyiapkan kamar untuk keponakkannya tersebut sampai Yuuji juga ikut membantu Chizuru membersihkan ruangan.

Sekarang Yuuji sedikit merasa kasian pada Chizuru karena melihat sikap Amane yang bertikah tidak sopan padanya bahkan ia bisa bayangin kalau wanita sebaik Chizuru disuruh ini itu dikritik abis abisan oleh Amane padahal Chizuru sudah bekerja keras mempersiapkan kedatangan keponakkannya tersebut.

Yuuji semakin bimbang, sebetulnya ia ingin agar gadis tidak sopan tersebut tidak menemukan Apartemet Grisaia ini namun di sisi lain ia juga kasian dengan Chizuru yang sudah menunggu kedatangan Amane.

Tidak lama kemudian karena terhanyut dalam pemikirannya, Yuuji sampai di depan Apartement Grisaia…

.


.

Selesai bersiap siap untuk pergi sekolah, setelah memakai sepatunya. Yuuji langsung pergi keluar dari Apartement menuju sekolahnya yang hanya ditempuh dengan jalan kaki saja.

Bertepatan saat Yuuji keluar, seorang gadis cantik berambut merah panjang mengenakan pakaian minim dengan jaket hitam menutupi terlihat berkeringat banyak bersender pada pintu gerbang berwarna putih dengan ada papan bertuliskan Apartement Grisaia.

"Haah, haaah, akhirnya sampai juga disini" ucap gadis itu ngos ngosan

Gadis itu tidak lain adalah Suou Amane, keponakan Chizuru pemilik Apartement ini. Dia sehabis dari bandara dan kesini naik bis namun setelah sampai di halte. Amane tidak tahu dimana tepatnya rumah bibinya tersebut

Mau tidak mau ia harus berjalan kaki sambil menenteng dua tas mencari rumah bibinya.

Sampai ia berkeringatan kesana kemari untuk mencari rumah Chizuru, tidak jarang ia digoda oleh banyak laki laki di jalanan namun ia membalasnya dengan jutek dan cuek.

"Bibi aku datang" panggil Amane sambil berteriak namun tidak ada yang membalasnya.

"Pada kemana pehuni disini, kok tidak ada satupun yang menyahutku" herannya sambil mengelilingi tempat tersebut.

"Tempat biasa tapi cukup bersih" ujarnya lalu duduk di salah satu sofa di dekatnya

Tidak lama kemudian terdengar suara pintu gerbang terbuka

"Aah, itu pasti bibi Chizuru, aku sambut dia pasti dia senang melihat kedatanganku" ujar Amane sambil tersenyum

Lalu diam diam, Amane berlari menuju pintu depan

"Selamat datang Chizuru-san" teriak Amane sambil tersenyum mau memeluk

Namun, ia segera menghentikan kegiatan saat melihat siapa di depannya dengan wajah kaget ia menatapnya

"Kyaaa..,Kaau, kaau"

Tenyata seseorang datang adalah tak lain adalah Yuuji sendiri yang balik lagi karena barangnya ketinggalan di kamarnya

"Sialan, akhirnya kau datang kesini" batin Yuuji dengan wajah jengkel bercampur pasrah

.

.

.

.

Bersambung


Mengajarkan anak kecil memegang teknologi mengantarkannya pada masa dewasa yang belum seharusnya

Halo minna, sudah chapter dua yak. Kelihatannya udah beberapa yang menunggu fanfic update rupanya.

Disini Yuuji sudah bertemu tokoh cewek yang tak lain adalah keponakan Chizuru yaitu Suou Amane yang akan menginap di Apartement Grisaia. Bagaimana kisah selanjutnya tunggu chapter 3 yak

Yuka-chan juga berharap perbanyak ff fandom Grisaia Indonesia makin banyak karena jujur karakter animenya ini keren banget beda seperti anime harem kebanyakan.

Sudah sekian dari Yuka-chan, jangan lupa follow, favorite, dan review nih ff okey. Arigatou Minna…