Cklek!
Suara pintu terbuka yang menampilkan sesosok wanita cantik berambut blonde dan memakai seragam seorang guru, nampaknya dia adalah wali kelas dari kelas 11A, karna jadwal di hari pertama adalah perkenalan wali kelas.
"ohayou minna, perkenalkan saya adalah wali kelas kalian selama satu tahun ini. Sepertinya kalian telah mengenal saya karna saya pernah mengajar biologi saat kalian kelas 11. Untuk lebih mengenal lagi, perkenalkan nama saya. . .
.
.
Senju Tsunade"
-0-
Chapter : 2
'Wooww' hanya satu kata tidak bermakna itu yang bisa pemuda berambut pirang itu sampaikan untuk menggambarkan sosok wali kelas berambut krem tersebut. Bagaimana tidak, rambutnya yang halus, mata yang bisa membuat orang yang menatapnya terbang keawang – awang, serta lekuk tubuh dan paras yang membuat semua lelaki mengalihkan dunianya.
Memang bukan rahasia umum lagi kalau guru wanita dari konoha high school itu memiliki penampilan bak model papan atas, yah contohnya saja wali kelas dari pemuda pirang tersebut, Senju Tsunade. dan ada juga guru biologi yang bernama yuhi kurenai, tapi kalian jangan sampai menggoda guru kurenai karna dia sudah memiliki suami yang bernama guru asuma sarutobi dia juga adalah salah satu guru di sekolah ini, kalian tau asuma sarutobi itu adalah paman dari naruto dan naruko loh, karna guru asuma itu adalah anak dari sang kepala sekolah. Dan selain guru tsunade dan guru kurenai ada juga guru yang tidak kalah menawannya dia adalah guru anko mitarashi, dia adalah guru olahraga yang sangatttt…. Genit. Terutama pada naruto, entah sudah berapa kali pemuda pirang ini hampir pingsan dengan darah yang mengalir dari hidung karna di goda oleh guru seksi penyuka ular itu.
Back to story
"halo minna untuk materi pewalian ini, sensei ingin berkenalan dengan kalian semua, untuk nama yang sensei panggil harap berdiri dan sebutkan nama, hoby, cita-cita dan apa yang kalian suka dan tidak kalian suka. mengerti…." Dan hanya dijawab anggukan oleh para siswa
"oke yang pertama kamu gadis yang duduk dibarisan ke 4 deret ke 3" panggil tsunade kepada sosok gadis berambut lavender
"H-hai tsunade-sensei, perkenalkan namaku hinata hyuuga, hoby ku membaca buku dan merawat bunga lavender, cita-cita ku ingin menjadi istri naruto – kun… " lirih hinata di akhir kalimat dengan pipi yang merona merah, dan jangan lupakan murid-murid yang cengo setelah mendengar perkataan hinata, termasuk naruto.
"dan hal yang paling tidak aku suka adalah siswi siswi yang mendekati naruto - kun, lalu hal yang paling aku sukai adalah naruto - kun" lanjut hinata dengan senyum manisnya dan warna wajah yang seperti tomat, dan murid murid serta naruto semakin cengo di buatnya
'nampaknya aku mempunyai saingan untuk mendapatkan naruto - kun di kelas ini…' batin sang sensei dengan seringai
'ingat naruto - kun adalah miliku…. khu khu khu khu' lanjut batin nista sang sensei yang biasa di sebut tsunade sensei.
"terima kasih hinata - chan, oke selanjutnya sebelahnya hinata - chan, errrr… naruto – kun" ucap sang sensei dengan senyum manisnya.
Sementara naruto yang melihatnya hanya salah tingkah "E-etto H-hai Tsu-tsunade – sensei, err perkenalkan nama saya uzumaki naruto, hoby ku bermain basket dan aku juga suka bermain game, tapi hoby yang paling aku sukai adalah tidur hehehe. hal yang paling tidak aku suka adalah menunggu ramen matang dan orang orang yang arogan. Lalu hal yang paling aku sukai adalah ramen dan berkumpul dengan orang orang yang aku sayangi" senyum naruto sambil menutup perkenalannya.
'uh naruto-kun so sweet aku makin sayang' batin nista kedua perempuan berambut krem dan lavender yang tiak disadari jawabannya ternyata sama
"ehemm oke selanjutnya….."
Skip time (istirahat)
"terima kasih minna atas perkenalannya, sampai bertemu kembali di lain waktu. Selamat istirahat.. dan err naruto – kun jangan lupa nanti setelah pulang sekolah menghadap ke sensei yah" seru sang sensei dengan senyum manisnya
"H-hai sensei" jawab naruto dengan bingungnya, yah siapa yang tidak bingung jika di hari pertama sekolah sudah di panggil untuk menghadap guru, padahal dia sangat yakin tidak melakukan kesalahan apapun.
Sedangkan perempuan berambut krem yang mendengar jawaban dari pemuda pirang hanya tersenyum misterius, sambil melangkahkan kakinya keluar kelas.
"sepertinya kau mempunyai masalah di hari pertamamu sekolah dobe" ucap seseorang berambut raven yang biasa kita sebut sasuke uciha
"hah begitulah teme, aku bingung kenapa aku di panggil untuk menghadap tsunade – sensei. Apa karna aku ini tampan sehingga aku harus menghadap tsunade - sensei" cengir naruto dengan PDnya
"terserahmu lah dobe" balas sasuke dengan bosannya
"oh yah naruto nanti minggu depan kita akan menghadapi tim basket dari suna high school, jadi mulai besok kita harus sudah mulai latihan" naruto memiringkan kepalanya bingung mendengar perkataan temannya inuzuka kiba
"Damn. . . baru hari pertama sekolah kita sudah harus latihan besok"
"yah seperti itulah naruto, pokoknya kita harus menang melawan suna high school. yosh" berbeda dari naruto yang murung, pemuda berambut coklat ini nampaknya sangat semangat sekali.
"hoam. . . mendokusai apalagi kita akan melawan sabaku brother, gaara dan kankuro" yah kalian pasti sudah tau siapa yang menjawab
"yosh aku sudah tidak sabar untuk menghadapi sabaku no gaara, keluarkan semangat masa muda kalian kawan dan aku akan mulai latihan dengan lari mengelilingi konoha high school sebanyak 100 putaran hari ini" teriak semangat pemuda berambut mangkok yang biasa disebut rock lee.
"Hn terserahmu lah lee" balas pemuda yang hampir mirip dengan hinata, yups dia adalah hyuuga neji atau sepupu dari hyuuga hinata.
"ara lee – kun kau semangat sekali" kata sai dengan senyum palsunya
Sedangkan teman – temannya yang melihat senyum sai hanya merinding disko
Tap! Tap! Tap!
"ehemm. . . uzumaki – san bisa ikut saya ke ruang osis, SEKARANG" ucap gadis berambut maroon dengan raut wajah datarnya, tapi jika kalian melihatnya lebih dekat dan jelas maka kalian akan melihat semburat merah di pipinya, tapi sayang tidak ada yang melihat dengan jelas
Sedangkan teman – temannya yang mendengar perkataan sang ketua osis hanya memandang perihatin naruto, yah siapa yang tidak tau sang ketua osis atau yang biasa disebut mei Terumi / mei – kaicho. Karna setiap siswa yang melakukan pelanggaran dan di hukum oleh gadis berambut merah tersebut dijamin 99,99% tidak akan melakukan pelanggaran lagi, yah entahlah seperti apa hukumannya sehingga murid – murid menjadi jera.
dengan keringat dingin yang mengumpul didahi dan telap tangan, naruto menjawab dengan gugup "H-hai kaicho"
'GWS naruto, semoga amal ibadahmu di terima disisinya' batin nista teman – teman si pemuda bermata sapphire
"ayo cepat uzumaki – san ikut saya ke ruang osis" kata mei mengalihkan tatapan tatapan perihatin dari teman naruto
Sementara naruto hanya menjawab dengan anggukan lemas sambil mengikuti mei dari belakang
.
.
.
Selama di perjalanan menuju ruang osis Mei Terumi hanya bisa tersenyum senang dan err.. seringai licik 'akhirnya aku bisa berduaan dengan naruto – kun, aku tidak akan kalah dengan kalian berdua hinata – chan dan tsunade – sensei. Khu khu khu khu' batin nista gadis berambut maroon
flashback
"selanjutnya Aoi – san silahkan perkenalkan dir…" ucap sebuah suara dari dalam kelas 12 A yang ternyata suara sang wali kelas
" oh yah mei – san ada apa" lanjut sang guru setelah melihat salah satu muridnya mengangkat lengan kanan
"E-etto asuma – sensei aku ingin izin ke toilet" ucap mei sambil berdiri di samping bangkunya.
"Oh yah silahkan mei – san" jawab guru asuma dengan senyum ramahnya
Mei Terumi yang mendengar izin dari gurunya tersebut kemudian melangkahkan kakinya ke ruang kelas menuju toilet wanita.
Mei POV
Hah akhirnya aku bisa ke toilet juga, aku sudah kebelet. Eh tunggu dulu "H-hai tsunade-sensei, perkenalkan namaku hinata hyuuga, hoby ku membaca buku dan merawat bunga lavender, cita-cita ku ingin menjadi istri naruto – kun… " I-itukan suara hinata – chan, wah ternyata kohai ku ini juga menyukai naruto – kun, saingan ku bertambah 1.
"terima kasih hinata - chan, oke selanjutnya sebelahnya hinata - chan, errrr… naruto – kun" wah nampaknya tsunade – sensei juga menyukai naruto – kun, aku bisa melihat semburat merah di kedua pipinya ketika dia mengucapkan nama naruto – kun. Kalian tau bagaimana aku bisa mendengar suara lirih serta semburat merah tsunade sensei ? yah berterima kasih lah kepada jendela disamping hinata yang terbuka dan selain itu aku juga bisa melihat naruto – kun yang semakin tampaaannnn, uh senangnya.
Dan nampaknya aku memiliki 2 saingan baru, tapi ingat aku tak akan kalah dari kalian berdua untuk mendapatkan naruto – kun.
Oh iyah aku baru ingat naruto – kun itu saat kelas 10 dia sering terlambat, dan itu akan aku jadikan alasan untuk berduaan dengan naruto – kun.
khu khu khu. . . sepertinya aku akan selangkah di depan kalian berdua tsunade - sensei, hinata – chan.
Mei POV END
.
.
.
" . . ~cho . .~ aicho . . mei – kaicho" ucap naruto sambil melambaikan tangannya di depan wajah mei
"eh H-hai uzumaki - san" jawab mei terbata setelah kembali dari dunia khayalannya
"apakah kamu sakit mei – kaicho ?" Tanya naruto dengan nada khawatirnya
'kyaa naruto – kun mengkhawtirkan aku' batin mei girang setelah naruto mengkhawtirkan keadaannya.
"eh aku baik baik saja uzumaki – san, sebaiknya kita masuk terlebih dahulu" ucap mei sambil menyuruh naaruto memasuki ruang osis
Setelah naruto duduk di sofa yang berada di ruang osis, naruto pun bingung dengan ruangan ini 'kok ruangan osis ada TV, PS, kulkas dan perabotan lainnya yah'
Karna penasaran naruto pun bertanya kepada mei yang sedang membuatkan minum " err. . mei – kaicho ini ruang apa yah ? kok tidak ada anggota osis dan perabotan perabotannya sangat lengkap"
Mei pun hanya tersenyum mendengar jawaban dari naruto, kemudian dia meletakkan minuman yang telah dia buat di depan sofa "yah silahkan diminum uzumaki – san" ucap mei sambil mendudukan dirinya di sebelah naruto.
"oh dan ini ruangan pribadiku, jadi hanya ada aku saja disini" lanjut mei
sedangkan naruto yang melihat mei duduk disebelahnya hanya terpana melihat sosok mei
'ternyata kalau di lihat dari dekat mei - kaicho sangat cantik, aku tidak menyesal mencintainya' batin naruto
Sementara mei yang merasa dirinya di perhatikan oleh orang yang dia cintai hanya gugup dan jangan lupakan wajahnya yang mengeluarkan semburat merah juga
"etto U-uzumaki – san, A-ada yang s-salah dari wajahku" ucap mei dengan gugupnya
"eh ti-tidak ada kok, hanya saja wajah mei – kaicho sangat cantik" wajah mei semakin memerah padam setelah naruto memujinya
"M-minumannya s-silahkan diminum U-uzumaki – san" jawab mei dengan gugup
"H-hai kaicho"
Melihat naruto sudah menghabisakan minumannya, mei pun bertanya kepada naruto "Mmm. . . uzumaki – san kamu pasti sudah tau kenapa kamu aku panggil ke sini"
"pasti karna saat aku kelas 10 aku sering terlambat yah" jawab naruto dengan lesu, sebenarnya naruto juga bingung kenapa dia harus di panggil oleh sang ketua osis, pasalnya saat ia kelas 10 dia tidak pernah di panggil untuk menghadap sang ketua osis, walaupun hampir setiap harinya dia telat.
"yah tepat sekali dan karna itu aku akan menghukummu, tapi aku akan akan memberikanmu 1 kesempatan uzumaki – san"
Sambil mencoba menguk ludahnya dan menetralkan degup jantungnya naruto pun mencoba bertanya "H-hai kaicho"
"dan kesempatan ini akan menetukan apakah dirimu akan di hukum atau tidak, syaratnya mudah kok kita hanya harus memainkan sebuah game PS, jika aku yang menang maka kamu akan di hukum, namun jika kamu yang menang maka kamu tidak akan di hukum, bagaimana uzumaki – san ? dan kamu juga boleh memilih game PS apa yang akan kita mainkan ?" jelas mei
'hahaha ternyata mei – kaicho tidak tau kalau aku ini rajanya game PS apalagi kalau main pes aku tidak pernah kalah, lihat saja aku tidak akan terkena hukumanmu mei – senpai' batin nista naruto
Mei yang bingung melihat naruto senyum senyum gaje pun mencoba bertanya "Kau kenapa uzumaki – san kok senyum senyum sendiri"
"eh ti-tidak apa apa mei – kaicho, kalo gitu bagimana kalo kita main pes 2015 saja" kata naruto
" boleh juga sepertinya asik" balas mei sambil mulai menyalakan PS tersebut
'
'
'
"mei - kaicho kok formasi kamu aneh sih 2 – 6 – 2 . Itu kan nanti rentan di serang. Lihat formasi aku dong 4 – 2 – 3 – 1 formasi modern dengan 1 striker dan di sokong 3 gelandang serang" ucap si pemuda pirang sambil membanggakan dirinya
"lihat saja nanti uzumaki – san" balas mei Terumi dengan senyum misteriusnya
.
.
.
SKIP TIME
"uwaa. . . mei – kaicho aku menyerah, aku siap dihukum" jerit naruto sambil memegang tangan mei yang sedang memegang stik ps
Merasakan tangannya disentuh naruto, mei pun hanya bisa berblushing ria
"ara u-uzumaki – san, I-ini baru 6 – 1 dan ini juga baru menit ke 41" balas mei
"huh jadi sekarang hukumanku apa mei – kaicho" ucap naruto lesu
"pertama jangan panggil aku mei – kaicho, oke . . "
"hai mei – kaic, eh mei – chan" mei yang mendengar namanya dipanggil suffix – chan pun hanya merona padam
". . bagus naruto – kun, yang kedua kamu harus memjemputku untuk berangkat bareng ke sekolah selama 1 bulan, dan yang terakhir jika aku butuh sesuatu kamu harus membantuku, titik tidak ada protes oke" senyum manis mei setelah puas melihat naruto hanya mengangguk
'dan dengan begini juga aku bisa lebih dekat dengan naruto – kun. khu khu khu'
.
.
.
TBC
Sampai jumpa di chap selanjutnya
Oke gue akan ngejawab review dari para master
kaminariNoGod10 :
oke gan ini udah di lanjut
Kunou Uzumaki :
iya disini gue bikin hinata beda banget hehehe
blackschool :
cie jones haha, ente curhat bro. ini udah di lanjut kok jangan lupa review lagi
uzumaki'squarepants :
udah lanjut nih
:
udah cukup bro 2k juga, pegel mikirnya hehehe. Udah di T aja bro gak usah ke M, kalo M gak kuat gue mikirnya
rizkyuzumaki603 :
oke gan ini udah lanjut
The KidSNo OppAi :
Pasti lo tuh anak smp dan jones yah ? soalnya setiap gue baca fict, pasti ada review dari lo. Salut gue bro sama lo, ternyata lo ini rajin membaca :v
Ini udah lanjut kok
EdraPrimaa :
Gue bukan tukang buah bro, gue gak jual lemon jadi jangan minta lemon
Namikaze Anwar :
Tsunade senju
Mei Terumi
Hinata hyuuga
Segitu aja bro, tapi mungkin naruko ane masukin juga
:
mungkin naruko ane masukin bro, jadinya 4
