Chapter 2
SECRET LOVE
By:
Tary Sa (Riritary9)
Cast:
Cho Kyuhyun 22 tahun
Cho Kibum 23 tahun
Cho Donghae 25 Tahun
Cho Heechul 27 Tahun
Cho Jungsoo 30 tahun
Appa Cho
Eomma Cho
Genre:
Family, Brothership, Hurt, Geje, etc.
Warning :
If you don't like about this story. Just simple. Don't read, oke?
Mungkin gak sengaja ada typo nyelip saya minta maaf.
"Enjoy Reading"
At Seoul Hospital
Suara sirine AMBULANCE baru saja sampai di depan rumah sakit. Para perawat dan dokter yang sudah stand by untuk membawa pasien ke Unit Gawat Darurat. Mereka terlihat sangat tergesa-gesa berlari sambil mendorong tempat tidur pasien dengan kyuhyun yang sudah tak sadarkan diri diatasnya.
Sore itu Yesung Uisa mendapat panggilan dari unit gawat darurat yang mengatakan bahwa ada pasien yang mengalami trauma kepala akibat kecelakaan lalu lintas. Dengan segera, yesung uisa bergegas ke unit gawat darurat untuk menemui dan memeriksa pasien yang bernama cho kyuhyun tersebut.
Setelah itu kemudian dilakukan pemeriksaan lengkap termasuk CT Scan kepala terhadap kyuhyun. Hasilnya menunjukkan adanya perdarahan otak yang minimal namun pembengkakan otak yang hebat di sisi kanan.
Yesung Uisa segera memrintahkan perawat untuk menelepon keluarga Pasien dan mengabarkan keadaan kyuhyun untuk diberikan pertolongan lebih lanjut atas persetujuan keluarga Pasien.
At Cho's Family Mansion
"Aku Pulang" terdengar suara namja berlesung pipit yaitu leeteuk hyung yang masuk kedalam rumahnya dan langsung merebahkan dirinya di sofa. Terlihat jelas guratan raut lelah diwajahnya.
"Oh hyung kau sudah pulang" terdengar suara kibum yang berjalan dari arah dapur dan membawakan minum untuk hyungnya itu.
"Ne, Gomawo bumie ah.. oh yang lain kemana?" jawab leeteuk sambil mengambil air minum yang dibawakan kibum untuknya.
"Appa dan Eomma baru saja berangkat ke jepang untuk mengatasi masalah perusahaan disana. Donghae hyung bilang akan menginap dirumah enhyuk hyung untuk membahas pekerjaan yang dikejar dead line. Heechul hyung juga baru saja pulang dan sekarang sedang mandi. Kyuhyun belum pulang. Aku tidak tahu dia kemana dari tadi HP nya aku hubungi tidak aktif hyung. Anak itu selalu membuatku cemas saja." Jawab kibum dengan penjelasan panjangnya itu.
Leeteuk hyung langsung tersedak air minumnya karena mendengar kyuhyun yang belum pulang. Bukankah tadi sore ketika dia menelpon kyuhyun, kyuhyun sudah mau pulang dan akan segera tiba dirumah?. Pikiran leeteuk benar-benar tidak bisa tenang sekarang. Kecemasan dari tadi sore semakin bertambah mendengar kyuhyun yang belum pulang.
"tapi tadi sore dia bilang sudah mau sampai rumah. Aisssshhh kemana anak itu. Bahkan aku memintanya menelponku begitu tiba sampai dirumah. Entah kenapa seharian ini aku begitu khawatir padanya." Leeteuk mengeluarkan guratan kekhawatirannya.
"Entahlah hyung, perasaanku juga tidak enak. Aku khawatir padanya hyung. Aku sudah telepon changmin, minhoo, jonhyun dan suho katanya kyuhyun memang sudah pulang kuliah."
"Apakah masih tidak bisa dihubungi? Aiiiish kyu kau kemana? Kenapa tidak memberi kabar." Tampak wajah kekawatiran dan sarat akan kelelahan.
Keduanya pun terlihat sangat khawatir. Tidah biasanya kyuhyun pulang larut tanpa memberi kabar. Kibum kembali mencoba menghubungi kyuhyun. Tapi hasilnya nihil, hanya suara operator yang menjawab.
"Kita harus mencarinya bumie ah..." Kata leeteuk hyung sambil berdiri.
"Tapi hyung,, ini sudah sangat larut. Apalagi hyung baru saja sampai dan terlihat sangat lelah. Hyung sebaiknya membersihkan diri dulu dan makan malam bersama. Setelah itu kita akan bersama-sama mencari kyuhyun." Sergah kibum
"tapi hyung benar-benar tidak bisa tenang kibum ah. Entah kenapa..." leeteuk sudah tidak bisa lagi melanjutkan kata-katanya. Hatinya terasa berkecamuk memikirkan dongsaengnya yang satu itu. Air matanya tiba-tiba saja keluar dan berusaha menahan tangisnya.
Kibum memeluk hyungnya itu dengan penuh kasih sayang dan berusaha menenangkannya. Heechul sudah selesai dengan kegiatannya. Dia menghampiri hyung dan dongsaengnya yang saling berpelukan itu dan menanyakan apa yang sedang terjadi. Kibum pun menjelaskan apa yang terjadi pada hyungnya itu.
"aiiiissh anak itu kemana dia. Suka sekali membuat hyungdeulnya merasa khawatir." Nadanya yang terlihat marah namun juga sangat khawatir.
"KRIIIIIIIING... KRIIIIIING"
Tak lama kemudian suara telepon rumah mengalihkan perhatian mereka bertiga. Heechul pun berjalan kearah telepon rumah dan mengankat telepon tersebut.
"yeoboseyo" kata heechul
"ne, yeoboseyo. Maaf mengganggu malam-malam. Apakah benar ini adalah rumah kediaman cho kyuhyun?." Kata seorang perempuan diseberang. Membuat hati heechul gusar
"nde,, Cho kyuhyun dongsaeng saya. Ada apa ya?"
"Saya hanya menginformasikan bahwa saudara cho kyuhyun tadi sore mengalami kecelakaan dan sekarang berada di Seoul Hospital. Untuk lebih jelasnya silahkan datang ke Rumah sakit".
Tangan Heechul terasa sangat lemas bahkan tubuhnya mendadak lemas seketika dan menjatuhkan telepon tersebut. Matanya membulat sempurna karena terkejut dengan apa yang baru saja didengarnya tadi. Kibum dan Leeteuk menghampiri Heechul karena penasaran apa yang barusan terjadi.
"Teuki hyung, kibum ah kita kerumah sakit sekarang."
-Skip Time -
At Seoul Hospital
Leeteuk, Heechul dan kibum berlari menelusuri lorong rumah sakit. Mereka tidak menghiraukan larangan untuk dilarang berlari di Rumah Sakit. Pikiran mereka saat ini hanya terfokus dengan keadaan kyuhyun. Akhirnya mereka sampai di depan ruangan Instalasi Gawat Darurat. Kyuhyun masih berada didalam. Kekhawatiran sudah tidak dapat lagi mereka sembunyikan. Akhirnya rasa khawatir leeteuk pada kyuhyun seharian ini terjawab sudah.
Tak lama kemudian Yesung Uisa yang menangani kyuhyun keluar dari instalasi gawat darurat. Mereka langsung menghampiri dokter tersebut.
"Bagaimana keadaan dongsaeng saya dok?" tanya leeteuk langsung yang mewakili ketiganya.
"ne, setelah dilakukan pemeriksaan lengkap termasuk CT Scan kepala pada saudara kyuhyun ssi. Hasilnya menunjukkan adanya perdarahan otak yang minimal namun pembengkakan otak yang hebat di sisi kanan, sehingga saya menyarankan untuk dioperasi segera untuk pengangkatan darah dan memberikan ruang bagi otak yang bengkak. Untuk kondisi tubuhnya kyuhyun mengalami retak tulang pada bagian kaki kanan, serta memar dibeberapa bagia tubuhnya yang sudah ditangani"
Mereka cukup terkejut dengan penjelasan yang diberikan oelh sang dokter. Kemudian mereka segera sadar dari keterkejutannya dan menjawab saran dari dokter tentang operasi kyuhyun.
"ne? Operasi dok? Ba-baiklah dok. Lakukan dengan segera dok. Yang penting adik saya bisa sembuh." Kata leeteuk hyung dengan rasa khawatirnya dan dijawab dengan anggukan oleh heechul dan kibum.
"baiklah kalau begitu silahkan urus dulu surat persetujuan operasi dan administrasinya. Pihak rumah sakit akan segera menyiapkan ruang operasi untuk saudara kyuhyun ssi." Jawab yesung uisa lalu berjalan pergi meninggalkan ketiganya.
-skip time-
Keesokan harinya
Di ruang operasi, kyuhyun kemudian menjalani operasi bedah saraf. Setelah Operasi selesai Yesung Uisa mengabarkan kepada keluarga bahwa Operasi berjalan dengan baik dan kemudian pasca operasi kyuhyun akan dirawat di ruang rawat intensif.
Terdengar nada kelegaan dari mereka bertiga dan rasa syukur kepada tuhan karena masih menyelamatkan dongaeng mereka. Akhirnya setelah keadaan mulai membaik mereka baru menghubungi donghae dan kedua orang tuanya yang berada dijepang.
Kyuhyun keluar dari ruang operasi dan hyungdeul mengikutinya dari belakang. Terlihat perban yang melilit daerah kepalanya dan masker oksigen untuk kyuhyun. Setelah sampai ruang ICU kyuhyun masuk kedalam dan perawat meminta untuk pihak keluarga menjaga diluar ruangan. Keluarga baru boleh masuk pada saat jam besuk pasien.
Mereka bertiga akhirnya istirahat diruang tunggu pasien yang sudah disediakan dirumah sakit. Tidak bisa mereka pungkiri mereka juga sangat lelah karena dari kemarin mencemaskan kyuhyun.
TBC
Udah ya... FF ini sebenarnya ada sedikit true story dari saya.
Kakak saya yang ditabrak pake sepeda motor kemudian masuk ruang ICU udah lebih dari seminggu ini. Sedih banget ga ketulungan apalagi liat kaka saya mau dioperasi n abis dioperasi. Nangis.
Nah FF ini berlatar belakang atau terinspirasi dari musibah yang saya dan keluarga saya alami sendiri.
Semoga saya benar-benar TBC ya... hihihi
Ga tau sanggup lanjutin FF ini apa nggak.
Kalau berkenan silahkan tinggalkan Review untuk saya dengan ke-ikhlasan hati kalian. Gak Maksa ^_^.
