Author: "Ola Minna~ Jumpa lagi dengan Saya, Author GaJe se-Internasional! Yup! That's me! Mwahahahaha~" *Gila Mode: ON*

Nouhime: "Harap Author GaJe ini diabaikan seabai-abainya! Karena Ia memang begitu sifatnya!"

Author: "Ush! Jangan buka aib, Nouh (?)~! O iya, By The Way Anyway In The Way Why Way Spy By Busway, Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas Review di Chap sebelumnya! Arigato Gozaimasu! Xie Xie! Thank you very much! Terima kasih banyak!" *sujud syukur* "Gomen Saya update nya lama! Soalnya, waktu itu Saya banyak ujian, dan terkena bunting ide. Hiks.." *pundung di pojokan kamar*

Nobunaga: "Abaikan tingkah gila Author ini! Baiklah, mari kita mulai ceritanya~!" *nyalain Hanabi dan petasan secara besar-besaran dan meriah sampai ngebakarin rumah Matsunaga Hisahide*

Matsunaga: "Woi, siapa yang ngelempar petasan ke rumah Gue hah?" *bawa golok*

Author, Nouhime, dan Nobunaga: "GYAAAAA~~! SELAMATKAN NYAWA KALIAN! ANYWAY, SELAMAT MENIKMATI FANFIC INI~!"

-O-O-O-O-O-O-O-O-

Judul: Nouhime Hamil?

Disclaimer: SenBasa akan selalu milik Capcom. Saya hanyalah seorang fans beratnya SenBasa, dan juga cerita ini ASLI 1000% buatan Saya.

Warning: MEGA OOC, tidak ada dalam sejarah asli, kesalahan EYD yang sangat parah dan tidak sempat Saya perbaiki, GaJe 1000%, dan yang paling penting.. DON'T LIKE, PLEASE DON'T READ!

^_^ Happy Enjoyed for Read My Story/FanFic~! ^_^

-O-O-O-O-O-O-O-O-

Sudah satu minggu sejak 'taruhan' yang diadakan Mitsuhide, Nobunaga, dan Ranmaru. Asal yang Anda tau, sejak 'taruhan' itu dimulai, Mitsuhide, Nobunaga, dan Ranmaru suukaaaa~ banget merhatiin gerak-gerik Nouhime. Mulai dari Nouhime bangun tidur lah, Nouhime nyuci baju di Danau *o*a lah (?), Nouhime makan lah, pokoknya, semua gerak-gerik yang dilakukan Nouhime diperhatiin! Kecuali ya.. kalo Nouhime –piiip– (Hayoo.. Jangan ngeres pikirannya~! HARAM!), baru ga ada yang niat merhatiin. 0,001% pun ga ada yang niat dan mau. Kalau ketahuan Nouhime, bisa-bisa mereka bakal disuruh kerja Ro*i untuk Nouhime. Singkat kata, disuruh jadi Babu gitu..

"AAAAAARRGGHH~~! BOSEN BOSEN BOSEEEENN~~!" teriak Nobunaga dengan sangat merdunya. Sangking merdunya teriakan Nobunaga tersebut, Cacing-cacing yang ada di tanah pada Game Over semua (?).

"Aiya~ Ada apa dengan Anda, Nobunaga-sama?" tanya seseorang yang berperawakan tinggi enggak, pendek ga tega bilang (?), yakni Ranmaru.

"Gue bosen Ranmaru~ Ga ada kerjaan~ Bosen kalo harus merhatiin Nou-chan (?) terus~" jawab Nobunaga sambil guling-guling di lantai buat melepas rasa bosan (?).

"Hhh.. Iya juga sih.. Tapi, mau bagaimana lagi? Demi memastikan bahwa tebakan kita benar, ya kita harus merhatiin gerak-gerik Nouhime-sama." komentar Ranmaru.

"Kata siapa kita harus merhatiin gerak-gerik Nou-chan?" tanya Nobunaga pada Ranmaru.

"Kata Author." Jawab Ranmaru dan Mitsuhide (yang nongol entah dari mana) dengan singkat, padat, dan jelas.

"Ampun deh.." komentar Nobunaga yang sebenernya pingin ngeyel, cuma ga jadi. (Reader(s): "Maksud?" Author: "Ya.. Begitulah.")

"Jadi, apa yang akan kita lakukan, Nobunaga-sama?" tanya Mitsuhide dengan datar.

"OKE! SEBAGAI PEMIMPIN DI DAERAH INI, AKU, ODA NOBUNAGA, MEMERINTAHKAN KALIAN UNTUK MELAKUKAN 'RITUAL' MASING-MASING!" perintah Nobunaga dengan ampyun deh nyaring, lantang, dan kerasnya. Karena Nobunaga tadi merintahin Mitsuhide dan Ranmaru dengan cara berteriak dan pake Mic buat Dangdutan (?).

"Baik~! Kami siap laksanakan~" jawab Mitsuhide dan Ranmaru dengan memberi hormat ala anak-anak yang ngelaksanain Upacara Bendera hari Senin (?). Setelah itu, mereka bertiga pun pergi menghilang dari TKP untuk melakukan 'ritual' masing-masing.

Sebenarnya, apa sih, yang dimaksud dengan 'ritual' tersebut?

Karena Saya sedang berbaik hati, maka Saya akan member 'gambaran' ritual yang akan mereka lakukan. Mari kita lihat bersama~

.

..

-'Ritual' Nobunaga-

"Baik. Hal pertama yang harus Saya lakukan adalah.. Colok steker kabel komputer pada stopkontak. Lalu, hubungkan kabel salon (bukan salon untuk kecantikan. Tapi, untuk nyaringin suara. Kaya' speaker gitu~) dengan Komputer. And then, setel lagu dari BoyBand K*r*a yang terkenal bernama *uper **nior, yang judul lagunya Bo*amana (?) (Maaf. Nama Negara, BoyBand, dan judul lagunya Saya sensor demi keamanan pribadi dan keamanan umum (?)). And last step, atur suara lagunya paling maximal, dan nari sambil nyanyi deh, puas-puas! Ideku benar-benar MEGA briliant~ Mwahahahahaha~" kata Nobunaga pada dirinya sendiri yang diakhiri dengan tawa Mak Lampir dan Sima Yi dari DW (maaf~ Author promosi entar.. :P #plaak!). Alhasil, ruangan pribadi (?) Nobunaga bergetar heboh ala Gempa Bumi dengan kekuatan 12,99 Skala Ritcher (?). Bagi orang-orang yang tidak tahu menahu tentang Nobunaga yang OOC begini, mungkinNobunaga bakal dianggap Orang yang ga waras sama sekali. Tapi, bagi yang sudah tahu sisi dan seluk beluk sifat Nobunaga, mungkin akan bertanya-tanya seperti ini:

"Bagaimana cara Nobunaga-sama mendapatkan Komputer yang MEGA keren kaya' gitu? Dan bagaimana caranya Nobunaga-sama dapat membeli salon untuk Komputernya? Apakah Nobunaga-sama membelinya dengan uang sendiri, atau mencuri? Dan.., untuk apa Komputernya bagi Nobunaga-sama?"

Dan.. Jawaban Nobunaga dari semua pertanyaan itu adalah..:

"Ya jelas Saya beli dong! Pake uang sendiri, dan uangnya 100000% HALAL. Karena uang yang Saya dapat murni 1000000% dari usaha Saya yang membantu Author mengangkat Gajah yang beratnya 5000 ton (?). Extreme kan~? Yup! I'm very strong for now! Dan.. Masalah kalau Saya punya Komputer, itu karena Saya GAK MAU dianggap JADUL! Paham~?"

Ampun Nobunaga.. Sebagai Author, Saya takjub atas ke-OOC-an dirimu.. *Author dihajar Nobunaga*

.

..

-'Ritual' Mitsuhide-

"Fiuh~ Untung aku punya tiket konser untuk nonton pertunjukan Band favoritku, Trio Harimau (?). Mana tiketnya VVVVVIP pula! Haduh~ Senangnya~ Akhirnya, 100000 abad sudah aku menanti konser ini secara LIVE dengan mata kepalaku sendiri. Bisa ngeliat aksi akrobat ninja-nya Sarutobi Sasuke di panggung nanti (?), bisa ngeliat rambut panjangnya Sanada Yukimura waktu dia nari-nari di panggung nanti (?), dan bisa ngeliat badan kekarnya Takeda Shingen (?). KYAAA~~~ Bahkan, bisa ngeliat adegan tinju-tinjuan Shingen dan Yuki yang kagak kutau sengaja dilakukan atau akting doang. KYYAAAA~~~"

Oke. Singkat kata, Mitsuhide bakal datang ke konser Band Trio Harimau di Kai. Aksi gila Mitsuhide lainnya, dapat Anda bayangkan sendiri!

.

..

-'Ritual' Ranmaru-

"Ha~ah~ Apa yang harus kulakukan~? Apa mesti ketemuan ama My Girlfriend (?) Itsuki-chan? Apa harus latihan manah sama Tsuruhime-san? Apa harus guling-guling di lantai? Apa harus belajar? Apa harus melamun? Atau main boneka-bonekaan (?) ama Itsuki-chan, Tsuruhime-san, dan Oichi-sama ya? Apa ya enaknya~? AAAAARRGHH~! FRUSTASI DAN DEPRESI BERAT AKU DIBUATNYA! AAARRGH~!"

Singkat kata, sehabis meneriakkan kata-kata yang aneh tersebut, Ranmaru langsung saja menyanyikan lagu yang berjudul 'Frustasi dan Depresi Berat Aku hanya karena Tak Tahu Harus Berbuat apa' ciptannya sendiri dengan cara berteriar-teriak GaJe. (Reader(s): "Judul lagunya panjang amat, Thor." Author: "Tau ah. Tanya aja ama yang lagi frustasi dan depresi berat sekarang!")

-O-O-O-O-O-O-O-O-

Waktu makan malam…

"Frustasi aku.. Hah~" desah Ranmaru;

"GYAAAA~~~ TRIO HARIMAU TOP ABIIIEZZ!" tambah teriak histeris Mitsuhide;

"Bo*amana… Lagu yang keren! I like it and I love it forever!" kali (?) pujian lagu BoyBand *uper **nior dari Nobunaga;

"Kalian bertiga kenapa sih? Yang satu frustasi, yang satu teriak-teriak histeris, dan yang satu lagi muji-muji lagu Bo*amana dari BoyBand *uper **nior, kenapa sih memangnya? Penasaran deh aku! Tau gak?" sama dengan kebingungan Nouhime. (Author: "Jadi pelajaran Matematika deh..")

"Ga papa.. Cuma.. ya.. Begitu deh~" jawab trio NoRaM (Nobunaga, Ranmaru, Mitsuhide) dengan kompak.

"Ayolah~ Apa yang terjadi pada dirimu? Jawablah~ Pliiis~" paksa Nouhime dengan ber-puppy eyes ria (?) (Silahkan Anda bayangkan Nouhime ber-puppy eyes!).

"Never mind~" jawab trio NoRaM lagi.

"…"

"Are, doushite, Nouhime-sama?" tanya trio NoRam dengan kompak.

"Uuugh.. Entah kenapa, kepalaku pusing tiba-tiba.. Kepalaku serasa berdenyut-nyut-nyut~ (?) Uuugh.. Pusing banget.." jawab Nouhime sambil memegang kepalanya yang pusing berat.

"APA?" jerit trio NoRam dengan histeris (dan lebay).

'Apa Nouhime-sama hamil beneran ya? Kalau iya, kemenangan sudah berada di depanku! Yes, yes, yes! Mwahahahaha~' kata Mitsuhide dalam hati.

'Penyakit cacingan dapat menyebabkan pusing? Harus kasih tau Guru IPA Saya ini! Yosh~' kata Ranmaru dalam dengan tekad membara yang GaJe.

'Efek main bolanya terlalu berbahaya! Harus segera lapor ke Pak Camat ini! Eh, tunggu dulu. Apa nyambungnya ya?' kata Nobunaga dalam hati.

"MAN JADDA WA JADDA! BARANG SIAPA BERSUNGGUH-SUNGGUH MAKA BERHASILLAH IA!" teriak Author di depan laptop sampe bikin tetangga-tetangga Author terbangun dari tidur nyenyaknya seketika.

"BERISIK THOR! DIEM AJA! KETIKLAH CERITAMU DENGAN TENANG!" balas teriak Nobunaga, Nouhime, Mitsuhide, Ranmaru, Reader(s), dan tetangga-tetangga Author.

"Gomen.." balas Author.

"Hu-uh! Never mind~ Oiya, Nobunaga-sama, By The Way Anyway In The Way Why Way Spy By Busway, bolehkah Saya izin untuk bertemu Orang Tua Saya? Mungkin sekitar satu minggu atau dua minggu.. Boleh?" tanya Nouhime pada Nobunaga yang awalnya mendengus pada Author.

"Nnngg.. Boleh-boleh aja~ Asal, jangan durhaka pada kedua Orang Tuamu terutama pada Ibumu, Nouh! Ingatlah nasihatku baik-baik, Nouh!" izin Nobunaga yang memberikan sebuah nasihat yang sangat bijak pada Nouhime.

"Terima kasih banyak, Nobunaga-sama. Saya akan berangkat menuju rumah Orang Tua Saya nanti Shubuh." Ujar Nouhime dengan perasaan lega karena Nobunaga tumben-tumbennya ngasih izin.

-O-O-O-O-O-O-O-O-

Shubuh nya…

"Saya berangkat dulu, Nobunaga-sama, Ranmaru-kun, Mitsuhide, serta seluruh pasukan yang memihak Klan Oda." Pamit Nouhime pada trio NoRaM dan seluruh pasukan pembela Klan Oda.

"Iya~ Hati-hati ya~ Hiks.. Hiks.." balas trio NoRaM dan seluruh pasukan pembela Klan Oda dengan sedih karena mereka semua merasa berat melepaskan satu-satunya wanita yang sangat berarti bagi hidup mereka (?) (Author + Reader(s): "Woi.. Lebay.."). Setelah berkata demikian, Nouhime segera pergi menuju suatu tempat dengan mengendarai kudanya untuk berkunjung ke rumah Orang Tuanya.

"Aku merasakan, bahwa tebakanku benar 100% sekarang!" kata Mitsuhide tiba-tiba pada Nobunaga dan Ranmaru setelah seluruh pasukan Klan Oda dan Nouhime meninggalkan tempat perginya Nouhime.

"Hu-uh! Ingatlah, takdir dapat diubah!" dengus Nobunaga dan Ranmaru dengan kesal.

"Fufufufufu~" goda Mitsuhide pada dua makhluk di dekatnya.

"Berisik ah!" ngambek Nobunaga dan Ranmaru (?) dengan cara menggembungkan pipinya sambil ber-BiMoLI ria (Bibir Monyong Lima centI) sambil pergi meninggalkan tempat perginya Nouhime. (Author + Reader(s): "Kalo Ranmaru ga papa ngambek dengan cara begitu.. Makin tambah imut kalo ngebayangin~ Lha, Nobunaga? WTF?")

"Woi woi, kok ngambek gitu sih~? Aih~ Eh, tunggu aku dong!" setelah berkata demikian, Mitsuhide segera berlari menyusul dua orang yang ngambek.

Nah, lho? Kok Nouhime pusing tiba-tiba gitu sampai minta izin Nobunaga untuk ke rumah Orang Tuanya beberapa hari? Dan Mitsuhide merasa tebakannya benar 100%. Belum lagi karena Nobunaga dan Ranmaru ngambek tiba-tiba. Haduh.. Kenapa ini? Mana tebakannya yang benar? Tebakannya Nobunaga, Ranmaru, atau Mitsuhide? Mana yang Anda pilih?

Penasaran? Silahkan baca Chapter selanjutnya ya~! ^o^

To Be Continued (TBC)…

-O-O-O-O-O-O-O-O-

Author: "AKHIRNYA CHAPTER DUA NYA SELESAI JUGA! HORAS (?)!" *teriak-teriak GaJe*

Mitsuhide: "Aku merasakan keberuntungan berada di pihakku sekarang! Fufufufufu~"

Nobunaga dan Ranmaru: "Hu-uh! Mitsuhide sombong~! Hu-uh!"

Author: "Sudah-sudah~! Jangan bertengkar~! Anyway, Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas Review yang Anda berikan pada Chapter sebelumnya! Terima kasih banyak, Hikari No Aoi-san, Unknown Tanpa Nama-san, Kagamine Yukimura-san, dan haemoglobinwu-san atas Review Anda di Chapter sebelumnya! Sekali lagi, terima kasih banyak! Dan juga, terima kasih banyak atas Fav. nya! Terima kasih banyak! Sekali lagi, terima kasih banyak!" *sujud Syukur*

Ranmaru: "Asal yang Anda tau, Author sudah selesai UN. Dan sekarang, dia sedang menunggu hasilnya. Benar kan, Author-san?"

Author: "Yup, benar! Jika Anda bingung kenapa hasil UN Saya belum dikasih tau, itu dikarenakan Saya masih bersekolah di jenjang pendidikan tinggi setelah jenjang pendidikan TK (?). Paham?"

Nobunaga: "Singkat kata, Author masih SD.. Dan menunggu hasil UN untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya."

Author: "Ya.. begitulah! Saya mohon do'a dari Anda, agar Saya bisa lulus UN dengan nilai yang memuaskan! Aaamiin..!"

Mitsuhide: "Oiya, Kami semua menggu Review dari Anda untuk Chapter ini! Jadi, segala macam bentuk review, baik saran, sindiran, candaan, flame, dan de-el-el sebagainya, kami terima dengan lapang dada dan ikhlas! Jadi, mohon di review ya~!"

All Chara: "REVIEW, PLEASE~!"