" I Choose To Love U "
By : Jieunlicious
Romance - School Life - Drama
: Cast :
- Byun Baekhyun -
- Park Chanyeol -
- Kim Jongin -
- Oh Sehun -
: Other Cast :
- Do Kyungsoo -
Zitao - Luhan - Yixing
Etc.
Summary :
Byun Baekhyun, siswi kelas 2 SMA Woosang dihadapkan dengan Kim Jongin sang mantan kekasih dengan Oh Sehun sahabat overprotective yang pernah ia tolak cintanya. Disaat itu ia dijodohkan dengan Park Chanyeol -kapten basket SMA Woosang- yang sudah memiliki kekasih, Do Kyungsoo.
Pairing :
CHANBAEK - HUNBAEK - KAIBAEK - CHANSOO
(GS!)
Suara langkah kaki dari sepatu bertumit milik Han Songsaenim -Guru Bahasa Inggris- menggema dilorong sekolah yang lengang ini mengingat jam pelajaran pertama sudah masuk 10 menit yang lalu.
Dibelakang sang guru paruh baya, seorang lelaki berkulit putih pucat -menyerupai albino- mengikuti langkah sang Guru. Tubuh tinggi atletis dan wajah tampan membuat nya tampak gagah disetiap langkahnya.
Tibalah mereka disebuah kelas berlabel 2A diatas pintu ruangannya, Han songsaenim menghentikan tapakan sepatunya kemudian masuk kekelas lebih dulu sedangkan sang namja albino menunggu diluar kelas sebelum dipersilahkan masuk.
"Baiklah anak - anak, sebelum memulai pelajaran Saya ingin memperkenalkan anggota baru kelas kalian. Silahkan masuk"
Setelah dipersilahkan masuk, namja albino itu melangkah masuk kedalam kelas lalu berdiri berdampingan dengan Han Songsaenim.
"Annyeonghaseyo, Oh Sehun imnida. Mohon bimbingannya"
Namja albino bernama Oh Sehun itu memperkenalkan diri secara singkat diiringi bow diakhir perkenalannya. Mulai terdengar bisik - bisik dari murid perempuan, ada yang penasaran ada pula yang langsung tertarik. Tapi tidak dengan seorang yeoja berambut panjang kecoklatan yang duduk dibarisan tengah tepi kiri, tatapan nya benar - benar menunjukkan keterkejutan luar biasa.
'Bagaimana bisa dia ada disini? Namja itu... Oh Sehun?!' batin sang yeoja diiringi detakan kencang di jantungnya. Yeoja itu, Byun Baekhyun.
"Baiklah Oh Sehun, kau bisa duduk di bangku yang kosong dibelakang Byun Baekhyun. Angkat tanganmu Byun-haksaeng" interupsi Han Songsaenim.
Dengan gemetar Baekhyun mengangkat tangannya, wajah putih nya pucat melihat seringaian terpampang diwajah tampan Oh Sehun.
Langkah Oh Sehun yang semakin mendekat membuat jantungnya juga semakin berdetak kencang. Ya Tuhan! Mimpi apa aku semalam?
Mata Oh Sehun tak lepas dari Baekhyun saat berjalan menuju bangku nya, senyum seringaian nya beruban tampan semakin dekat jarak pandang nya dengan Baekhyun membuat jantung Baekhyun berubah semakin berdegup kencang melihat senyuman milik Oh Sehun si muka datar -begitu kata Baekhyun-.
"Baiklah.. Buka buku kalian halaman 24" suara Han Songsaenim membuka proses pembelajaran.
Buru - buru Baekhyun membuka buku nya dengan cepat dan berusaha untuk fokus pada pelajaran yang ada dihadapannya.
"Lama tidak berjumpa, Byun Baekhyun~" suara berat khas namja menyapa indra pendengarnya.
'Sialan kau Oh Sehun' rutuk Baekhyun
.
.
.
.
.
Baekhyun buru - buru keluar kelas setelah mendengar bel istirahat dibunyikan, ia menarik lengan Zitao -sahabatnya- untuk segera keluar kelas.
"Yakk Byun Baekhyun, kenapa terburu - buru sekali? Ish!" protes Tao saat Baekhyun menarik paksa tangannya.
"Diam saja dan ikuti saja aku!" perintahnya.
Setelah melewati koridor sekolah yang cukup panjang, ia memelankan langkahnya.
"Tao-yya, eottokhae?" kesal Baekhyun yang terdengar seperti rengekan.
"Aku juga sangat kaget saat tahu murid baru itu adalah Oh Sehun" jawab Tao.
Huang Zitao adalah yeoja Korea-China yang sudah berteman selama 12 tahun dengan Baekhyun tepatnya saat mereka masih di bangku kanak - kanak. Mereka selalu bersekolah ditempat yang sama hingga kini mereka ditakdirkan sekelas. Ia tahu semuanya tentang Baekhyun termasuk kisah cintanya juga Oh Sehun.
Oh Sehun, namja itu berkenalan dengan Baekhyun sejak dibangku Sekolah Dasar kelas 3. Ia juga mengenal Zitao mengingat ia juga bersekolah ditempat yang sama. Sehun yang 'akan' menyatakan perasaannya pada Baekhyun saat ia akan menyandang status pelajar SMA. Oh Sehun yang pada awalnya bersekolah di Sekang High School baru 'akan' menyatakan perasaan nya pada Baekhyun setahun yang lalu saat Baekhyun resmi menjadi siswi di SMA Woosang, dan sebelum ia sempat mengutarakan perasaan nya ia justru ditolak. Dan kini namja itu dengan ekspresi datarnya muncul secara mendadak dan menjadi siswa baru di SMA Woosang. Siapa yang tidak terkejut?!
"Kenapa dia bisa ada disini? Dan juga ia sekelas dengan kita, dan jangan lupakan bahwa Oh Sehun duduk dibelakang Byun Baekhyun saat ini.." gerutuan Baekhyun tak henti - hentinya.
"Apa sebenarnya alasannya pindah kemari?" gumam Tao penasaran.
"Kau benar, apa alasannya? Apa dia belum puas dengan penolakanku setahun yang lalu? Atau dia ingin balas dendam padaku karena menolaknya" Baekhyun mulai mengarang cerita.
"Tenangkan dirimu Byun, dan jangan mengkhayal seolah - olah kau sedang berada didalam sebuah film thriller yang penuh dengan psikopat" jengah Zitao.
Mereka pun tiba di kantin dan mengantri untuk mendapatkan makan siang. Setelah mendapat nampan berisi makan siang, Zitao langsung berjalan cepat menuju sebuah meja yang sudah ada Luhan dan Yixing disana. Meninggalkan Baekhyun yang masih mengoceh tentang kedatangan Oh Sehun yang menjadi murid pindahan.
"Kebetulan kalian ada disini" ujar Yixing ketika Tao dan Baekhyun duduk dihadapan mereka.
"Ada apa?" tanya Tao sambil menikmati makan siangnya.
"Kudengar ada murid baru dikelas kalian" ucap Luhan yang duduk disamping Yixing.
Baekhyun mendengus sedangkan Tao seketika tertawa mendengar pertanyaan yang dilontarkan Luhan.
"Ne memang ada seorang namja yang pindah ke kelas kami. Dan kalian tak akan asing dengan namja itu" jelas Tao.
"Eoh? OH SEHUN?" suara Luhan tiba - tiba.
"Darimana kau tahu?" tanya Baekhyun mengernyitkan dahi.
"Bukan itu! Bukankah itu Oh Sehun?" tunjuk Luhan kepada seorang namja yang sedang mengantri makan siangnya di pantry.
Ketiga yeoja lainnya langsung mengarahkan pandangan kearah pantry dimana Oh Sehun terlihat mengantri makan siang dengan tenang.
"Kenapa Oh Sehun bisa disini?" tanya Yixing.
"Jadi Oh Sehun murid baru itu?" tanya Luhan.
"Setidaknya kau tidak terlalu bodoh untuk mengartikan itu, Lu" sindir Baekhyun yang dibalas protesan dari Yixing.
Kembali mereka makan dengan tenang diselingin beberapa candaan heboh khas Baekhyun dan Luhan, hingga suasana yang tadinya riuh berubah tegang saat Oh Sehun tiba - tiba muncul di depan meja mereka dan dengan santainya duduk dibangku disamping Baekhyun.
"Annyeonghaseyo, hmm.. Luhan dan Yixing, benar?" sapa Sehun sedikit ragu karena ia sedikit lupa dengan dua sahabat Baekhyun ini.
"Ne Annyeong.." "Annyeonghaseyo" dijawab gugup oleh mereka berdua.
"Aku duduk disini tak apa kan? Disini benar - benar sesak" jawab Sehun seadanya.
"Gwaenchanayo" jawab Luhan dengan wajah tanpa beban.
Baekhyun melotot kearah Luhan yang dibalasnya dengan tatapan -'Ada yang salah?'-
Sehun memulai makan siangnya dengan santai tanpa memperdulikan ke empat gadis yang saling sibuk melempar tatapan mereka satu sama lain seolah mereka bisa berbicara hanya dengan tatapan mata membuat suasana menjadi begitu hening.
"Lu, kajja kembali ke kelas, kita harus belajar untuk ujian Biologi setelah ini" Yixing bersuara setelah diamanya mereka -setelah kehadiran Sehun- yang membosankan. "Kajja! Ehm Baekhyun-ahh Tao-yya, nanti kita bertemu lagi saat istirahat kedua" ucap Luhan.
Kini hanya ada Baekhyun dan Tao yang masih saling melirik dan menyenggol tangan masing - masing.
"Ehm Sehun-ahh, kami kembali kekelas duluan ne?" ucap Baekhyun setelah keheningan yang cukup lama tercipta.
"Tidak bisakah menunggu ku sebentar saja, aku janji tidak akan lama" pinta Sehun.
Baekhyun terdiam, kasihan juga dengan Sehun yang belum terbiasa dengan sekolah ini. Ia jadi terlihat seperti siswa antisosial, meskipun wajahnya tampan + ekspresi datar nya.
"Baek, aku kekelas duluan ya? Aku ingat belum selesai mengerjakan tugas Bahasa Inggris"
Tanpa menunggu jawaban dari Baekhyun, Tao langsung pergi meninggalkan sepasang sahabat yang terlihat canggung karena di tinggal oleh Tao. Baekhyun menghela napas panjang menatap namja berkulit putih pucat itu yang ternyata sudah selesai dengan makan siang nya.
"Aku butuh penjelasan mu Oh Sehun" ucap Baekhyun memulai.
"Apa yang harus aku jelaskan, Baek?" tanya Sehun tak mengerti.
"Apa yang kau lakukan disini?" tanya Baekhyun malas dengan tingkah Sehun yang sok polos.
"Tentu saja belajar, buat apa lagi memang nya?"
Baekhyun memutar bola mata nya jengah. "Maksudku kenapa kau pindah ke SMA Woosang? Dan secara mengejutkan seperti ini?"
"Bukankah SMA Woosang adalah salah satu yang terbaik di distrik Gangnam? Setiap siswa pasti memilih sekolah favorit bukan untuk menuntut ilmu?" jelas Sehun dengan nada santai.
"Lagipula bukankah dulu kau yang meminta ku agar pindah kemari?" lanjut Sehun.
Baekhyun tertegun mengingat itu.
(Flashback)
"Sehun pindah sekolah? Kau bercanda?"
Ini lah reaksi pertama Baekhyun yang mengetahui tentang pindahnya sang sahabat dari Taemin, -sahabat lama Baekhyun- lewat telepon *Baekhyun punya banyak teman*
"Apa kau merasa lucu dengan ucapanku? Dengar Byun, kau tahu kan Sehun benar - benar membangkang pada orangtuanya belakangan ini?! Aku rasa orangtua nya jengah dan berakhir memindahkan ia ke sekolah lain" jelas Taemin.
Baekhyun tahu Sehun dan orangtua nya sering terlibat masalah belakangan ini, dan sepertinya makin memanas semenjak Sehun masuk SMA. Ia bahkan 'beberapa kali' kabur dari rumahnya dan tinggal dirumah Samchon-nya. Dan yang terakhir ia bahkan 2 minggu tidak masuk sekolah dan pergi ke desa tempat Halmeoninya.
"Dia dipindahkan kemana?" tanya Baekhyun.
"Ke SMA Inhwa di Incheon" jawab Taemin disebrang telepon.
"Baiklah kalau begitu, aku ingin menanyakan langsung padanya"
.
.
.
"Yeobuseyo Baekhyun-ahh" sapa suara berat khas namja diseberang telepon.
Tanpa menjawab sapaan Sehun, Baekhyun langsung memaki namja albino itu.
"Kau gila? Kau pindah sekolah tanpa memberitahu kan aku? Teman macam apa kau ini?"
Sehun langsung menjauhkan telinganya dari layar handphone nya mendengar teriakan nyaring Baekhyun. Baekhyun memang terkenal dengan suara nyaring nya yang memekakkan telinga.
"Maafkan aku Byun, sinyal di desa sungguh membuatku geram. Aku tidak bisa mengabari mu tentang ini, aku hanya sempat menghubungi Taemin. Aku kini sedang di perjalanan pulang kembali ke Seoul. Nanti kuhubungi lagi yaa"
Sehun memutuskan panggilan telepon nya.
.
.
.
.
.
"Bagaimana sekolahmu disana?" tanya Baekhyun memulai pembicaraan.
Sudah hampir 2 bulan mereka tidak saling menghubungi dan tiba - tiba saja Sehun menelepon nya dan bertanya kabar.
"Baik - baik saja, aku cukup nyaman disana meskipun tentu saja tidak senyaman di SMA Hanbyuk -Sekolah lama Sehun- dan syukurlah aku punya banyak teman " jelas Sehun.
"Syukurlah.. Aku harap kau dipindahkan lagi ke Seoul dan sekolah di SMA Woosang bersamaku. Lebih baik ke SMA Woosang daripada kembali ke SMA Hanbyuk"
Sehun tertegun, apa Baekhyun mengharapkannya?
"Tenang saja Baek, aku janji akan jadi juara disini dan kembali ke Seoul dan pindah ke SMA Woosang bersamamu" jelas Sehun semangat.
(Flashback END)
Baekhyun menjadi menyesal mengatakan hal itu dulu, ia yakin alasan utama Sehun kesini adalah untuk nya. Tapi sungguh Baekhyun hanya menjadikan itu semua sebagai motivasi untuk Sehun. Apa Sehun masih mencintainya?
(Flashback)
Baehyun, Sehun, Taemin, Jonghyun dan Key adalah sahabat. Mereka sebenarnya sama - sama lulus dari Sekolah Dasar yang sama tetapi mereka mulai bersahabat sejak masuk SMP hingga kini.
Mereka semua sedang berkumpul dirumah Key untuk menonton film, mengingat seminggu lagi mereka akan resmi menjadi pelajar SMA. Ngomong - ngomong dari mereka berempat hanya Baekhyun sendiri yang bersekolah di SMA Woosang sedangkan ke empat temannya yang lain memilih SMA Hanbyuk untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Senior High School.
"Hmm teman - teman aku minta maaf, aku harus pulang lebih dulu"
Semuanya tampak kaget dengan ucapan Baekhyun yang tiba - tiba, terutama Sehun.
"Waeyo? Ada apa memangnya?" tanya Jonghyun.
"Mianhae, aku baru ingat ada janji dengan Eomma ku" ucap Baekhyun dengan tatapan menyesal.
Semuanya terdiam menatap Baekhyun bingung.
"Yasudah kalau begitu, aku pulang duluan ya" pamit Baekhyun.
"Biar kuhantar Baek.." pinta Sehun.
Semua mata teman- temannya beralih menatap Sehun.
Baekhyun tersenyum dan menggeleng, "Tidak usah.. Lagipula didepan ada halte, aku dengan Bis saja" tolak Baekhyun secara halus.
Tanpa pikir panjang, ia segera pamit pada teman - temannya menuju halte bis. Ia duduk sembari memikirkan tingkah aneh teman - temannya hari ini. Mereka seperti menyembunyikan sesuatu dari nya, dan berteman bertahun - tahun dengan mereka membuatnya sadar akan itu. Baekhyun yang tak nyaman lagi dengan hal itu memutuskan untuk pulang dan berbohong pada teman - temannya. Ya dia berbohong dengan alasan ada janji dengan Ibu nya.
.
.
.
.
.
Malam hari nya handphone Baekhyun berdering menandakan tertera nama Taemin disana.
"Yeobuseyo Taemin-ahh.."
"Baekhyun-ahh ada apa?" tanya Taemin.
"Maksudmu?" tanya Baekhyun bingung. Bukankah Taemin yang menelfonnya duluan, lalu kenapa ia yang bertanya 'Ada apa?'
"Aku tahu kau berbohong tadi, kau menyembunyikan sesuatu?" tanya Taemin.
"Bukankah kalian yang menyembunyikan sesuatu?" tebak Baekhyun.
Taemin terdiam, hingga beberapa saat ia pun bersuara.
"Mianhae.. Sebenarnya tadi itu... Sehun ingin menyatakan perasaannya padamu" jelas Taemin diiringi helaan nafas pelan.
"Aku sudah menduganya, maaf kalau aku pergi begitu saja" sesalnya.
"Tak apa, maaf juga aku tak jujur padamu dari awal. Aku juga terkejut saat tahu hal itu, mereka merencanakannya tanpa aku. Kau tahu kan kalau Sehun menyukaimu?" tanya Taemin dari seberang telepon.
"Aku tahu, tapi aku tak pernah punya perasaan yang sama padanya, lagipula persahabatan kita akan hancur dan aku tidak mau merusaknya. Maka lebih baik aku pergi sebelum semuanya jadi berantakan. Aku hanya tak mau menyakiti perasaan Sehun dengan menolaknya.." jelas Baekhyun.
"Aku mengerti, aku akan katakan padanya agar menyerah saja pada perasaanmu. Aku akan membuatnya menyukai yeoja lain selain kau ..dan juga aku tentunya" canda Taemin.
"Baiklah, terimakasih Taemin-ahh, kau benar - benar paling mengerti aku" Baekhyun menghela nafas lega.
(Flashback END)
.
.
.
.
Waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam, bel pulang sudah berbunyi 15 menit yang lalu. Sehun berjalan dengan santai melewati koridor di kantin untuk menuju parkiran yang terletak di bagian timur wilayah sekolah. Sebenarnya itu parkiran untuk para guru, mana mungkin siswa berumur 18 tahun memiliki lisensi mengendara? Tapi seperti yang diketahui bahwa Sehun sedikit 'nekat'.
"Sayang sekali Baekhyun tak mau ku ajak pulang bersama, padahal aku susah payah membujuk Ayah agar bisa membawanya ke sekolah untuk menghantar Baekhyun pulang" gerutuan kecil terdengar dari mulut Sehun.
Sehun tiba di parkiran, hanya tinggal beberapa kendaraan milik guru mengingat hanya guru yang punya jam pelajaran malam saja yang masih tinggal disekolah, guru yang waktu mengajarnya hanya sampai sore hari sudah lebih dulu pulang ke rumahnya masing-masing.
Tiba - tiba matanya melihat ada murid lainnya -selain dirinya- yang baru saja tiba di parkiran. Sehun mengernyit penasaran pada namja itu hingga seseorang itu merasa diperhatikan, barulah ia menatap kearah namja berkulit putih ini.
"Kim Jongin?" terka Sehun.
Namja berkulit tan -yang sedari tadi menarik perhatian Sehun- itu semakin menajamkan penglihatannya, hingga matanya membulat dan wajahnya kentara shock melihat Sehun.
"Oh Sehun?" ujar namja tan yang ternyata benar, Kim Jongin.
Mereka terdiam cukup lama, mata mereka yang tadi menatap dengan ekspresi terkejut berubah menjadi tatapan sengit satu sama lainnya.
"Senang bertemu denganmu, Kim Jongin" sapa Sehun diakhiri dengan seringaian tipis diwajah tampannya.
Jongin terkejut sebentar hingga "Aku juga, lama tak berjumpa Oh Sehun" ia membalas sapaan Sehun.
Sehun menghela nafas pelan hingga tanpa memperdulikan Jongin lagi ia segera menaiki motornya dan meninggalkan Jongin tanpa sepatah katapun.
"Beginikah cara teman saling menyapa?" gumam Jongin disertai seringaian yang bahkan terlihat tampan diwajah nya.
.
.
.
.
.
! TBC !
Hai author JiJi balik lagi dengan FF terbaru ^^
Sebelum nya di teaser aku ufah pernah bilang kalau FF ini 60% nya 'Beside from Real Story' nya author tapi di ganti latar tempat, waktu dan suasana karena ini FF berlatar belakang pendidikan di Korea Selatan. Tapi masalah dalam cerita mungkin seperti yang author miliki.
P.S. Maaf Chapter 1 nya belum ada ChanBaek nya tapi tenang aja, ini tetap FF ChanBaek kok!
P.S.S Untuk official Pairing lainnya JiJi gak janji ya soalnya jalan cerita ini tentunya sesuai dengan alur yang dimiliki nya sendiri, tapi kalau pada akhirnya imajinasi JiJi yang menang(?) mungkin bisa jadiin official pair nya^^
Wait for next Chapter :D !
