Uchiha Naruto (Adik dari Uchiha Madara sang hantu Shinobi)
Disclaimer : Naruto milik Masashi Kishimoto bukan Sasuke
Pairing : SasuFemNaru (selingan TobiramaFemNaru, dan masih dipikirkan)
Rated : T
Genre : Romantis, Family
Warning : femnaruto bukan naruko, OOC, Typo berserakan dimana-mana, bahasanya sesuka Author, gaje dan masih banyak lagi
Chapter 2
Seorang anak kecil usia 8 tahun sedang berlari dari kejaran warga dan beberapa Shinobi, anak itu merupakan anak dari pasangan Namikaze Minato dan Uzumaki Kushina yang sekarang menjadi Namikaze, dan juga merupakan Kembaran dari Namikaze Naruko. Dia adalah Uzumaki Menma.
Uzumaki Menma memiliki rambut berwarna hitam kebiru-biruan, mata hitam kelam, kulit putih, gaya rambut seperti Madara waktu kecil. Ciri-cirinya berbeda jauh dengan Minato dan Kushina, itu salah satu sebab dia di jauhi oleh yang lain dan dia juga di hina karena tidak memiliki Chakra. Kedua orang tuanya tidak peduli padanya.
"Hei Jangan lari kau AIB"Teriak salah satu warga yang mengejarnya
"Aku tidak bodoh"Balas Menma yang masih berlari
Namun kesialan menghampiri Menma, dia terpojok di sebuah gang buntu.
"HAHAHA kau tak akan bisa lari dari kami bocah SIALAN" Tawa salah satu Shinobi
"Rasakan ini"Ucap mereka sambil melemparkan kunai dan shuriken kepada Menma
Menma hanya bisa menerima itu semua, apa yang bisa ia lakukan? dia hanya bocah biasa yang lemah dan tidak memiliki Chakra. Setelah puas para warga dan Shinobi itu pun meninggall Menma dalam keadaan yang tidak baik, luka di sekujur tubuhnya baik itu dari kunai, shuriken maupun dari benda tajam lainnya.
"Hiks kenapa, Hiks"Tangis Menma
Dia berusaha keluar dari gang itu menuju rumah orang tuanya, walau dia tak di anggap dia tetap tinggal disana karena dia tidak tau mau tinggal dimana. Sesampainya di rumah, Menma segera menuju kekamarnya di lantai 2 tepatnya loteng.
Merebahkan tubuhnya yang lemah di atas kasur sederhana di kamarnya, sambil memikirkan apa dia akan seperti ini terus tanpa berusaha menjadi lebih baik.
"Aku Uzumaki Menma akan menjadi orang yang kuat, seperti Uchiha Madara"Tekatnya
.
.
Disebuah gua yang tidak di ketahui oleh siapa pun, ada seorang pria tua duduk disebuah kersi yang terbuat dari kayu sedang berbicara dengan makhluk aneh(Zetsu).
"Bagaimana keadaannya?"Tanya pria itu
"Sangat menghawatirkan, Dia disiksa lagi oleh penduduk dan Minato serta Kushina tidak memperdulikannya"Jawab makhluk itu yang di ketahui adalah Zetsu hitam dan putih
"Begitukah? Kita tidak bisa berbuat apa-apa karena segel itu hanya dibuka oleh 'nya', jadi kita tunggu saja"Ucap Madara sambil menerawang mengingat seseorang yang dia rindukan "Kalian pergilah, awasi terus Obito"Perintahnya
"Hai Madara-sama"Balas Zetsu dan menghilang kedalam tanah
"Kau harus bertahan sampai dia kembali"Ucap Madara pada dirinya sendiri
.
.
.
Disuatu tempat yang tidak di ketahui oleh siapa pun, Terlihat seorang Gadis berusia 10 tahun. Dia adalah Uchiha Naruto, tidak ada perubahan saat dia ketempat itu sampai sekarang, hum mengkin ada yaitu rambutnya yang semakin panjang (Waktu datang ke dimensi para Naga rambut sepinggang dan sekarang sudah selutut).
"Naruto-sama, Saatnya istirahat" Seru seekor Naga berwarna biru seperti langit tak berawan
"Hai"Balas Naruto yang sekarang merebahkan badan nya di rumput yang hijau tempat dia berlatih
Mendengar balasan dari Naruto, Naga itu pun pergi meninggalkan Naruto. Naruto yang melihat Naga itu pergi hanya tersenyum.
"Sebentar lagi, sebentar lagi aku akan kembali"Gumamnya
Naruto begitu merindukan keluarganya, dia sudah cukup lama didunia para Dewa Naga ini. Mungkin Dewa tertinggi dari seluru Naga akan mengizinkan untuk kembali kedimensinya karena latihannya sudah selesai 2 tahun yang lalu.
.
.
.
Di Konoha
Menma memandang desanya dari atas kepala monumen Hokage pertama dengan tatapan sendu. Tetes demi tetes air mata turun dari mata hitam nya, tidak dapat dibendung lagi. Dia benar-benar sedih saat ini, semua orang merayakan ulang tahun Naruko. Dan hari ini juga ulang tahunnya, tapi tak ada yang memberi ucapan selamat kepada nya, ya kecuali Ayame dan ayahnya, Iruka, dan hokage ke-3.
"Kami-sama apa yang harus aku lakukan"Lirihnya
Di tempat yang tak jauh dari Konoha, muncul sebuah cahaya yang menyilaukan dan perlahan cahaya itu menghilang, terlihat lah Naruto berdiri dengan tenang dan sebuah tas di punggungnya.
"Ini dimana? jangan bilang aku terlempar kemasa depan"Tanya Naruto kesal
Flasback On
Naruto berdiri di depan para Naga tetinggi
"Apa kau tau maksud kami memanggil mu kesini?" Tanya Pemimpin para Naga
"Tidak, yugio-sama"Jawab Naruto
"Aku akan mengembalikan mu kedimensi mu-"Ucapan Yugio di potong oleh Naruto
"Benarkah? asik, cepat lakukan Yugio-sama" Ucap Naruto senang
Yugio hanya bisa pasrah akan kelakuan gadis satu ini, biarlah nanti dia akan tau sendiri, batin Yugio.
Flasback Off
"Sudahla, lebih baik aku cari desa yang terdekat saja"Gumam Naruto semangat kembali
Naruto pun mulai menyelusuri hutan tempat dia muncul tadi, hanya butuh waktu 15 menit Naruto menemukan sebuah gerbang desa. Tanpa menunggu Naruto menghampiri pos penjaga di dekat gerbang itu.
"Ano, paman boleh bertanya? "Tanya Naruto sopan
"Apa? "
"Ini desa apa? "
"Konoha"
"Oh, apa saya boleh bertemu dengan pemimpin desa ini? "Tanya Naruto sedikit berharap
"Tentu, ayo ikuti saya"Jawabnya
Naruto pun mengikuti Shinobi itu menuju kantor Hokage. Hanya butuh waktu 10 menit mereka telah sampai.
"Tunggu disini aku akan lapor ke Hokage dulu"Ucapnya
Naruto hanya tersenyum sebagai jawaban. Shinobi itu pun keluar dan menyuruh Naruto untuk masuk dan dia pergi.
Dengan langkah santai namun memancarkan keanggunan bagi yang melihatnya, saat di dalam ruangan dia melihat seorang kakek-kakek dan seorang pria dewasa.
"Jadi ada apa kau mencari ku?"Tanya pria dewasa itu
"Saya mau jadi ninja Konoha"Jawab Naruto tenang
"Begitukah, perkenalkan nama mu, elemen, jutsu terkuat mu, kalau ada Kekkai Gankai sebutkan juga"
"Baik, nama ku Uchiha Naruto, aku memiliki ke lima elemen dasar, Kekkai Gankai Sharingan, Mokuton"
Minato dan Hiruzen yang mendengar itu terkejut, dan Naruto tidak memberitahukan seluru kemampuannya.
"Baikla, kau 3 Hari lagi akan aku daftarkan ke akademi"Ucap Minato
"Arigato Hokage-sama"Balas Naruto sesopan mungkin
"Dan ini kunci apartemen mu"Ucap Hiruzen sambil memberikan kunci apartemen
"Arigato, kalau gitu saya pergi dulu"Pamit Naruto dan meninggalkan ruangan itu
"Sepertinya Uchiha tidak akan berakhir"Gumam Hiruzen dapat didengar oleh Minato.
Kembali pada Naruto
Naruto menyusuri desa sambil mencari apartemennya, para penduduk seperti menyiapkan sebuah pesta atau festival. Tiba-tiba mata Naruto tertuju pada monumen Hokage, disana di atas kepala monumen Hashirama Naruto melihat seorang anak usianya mungkin lebih muda darinya, yang membuat Naruto terpaku melihat anak itu karena dia mirip dengan Anikinya.
Sedang Menma juga terpaku saat melihat Naruto, dia seperti menemukan keluarganya.
Poff
Muncul lah Naruto di samping Menma
"Kau siapa? "Tanya Menma heran
"Aku Uchiha Naruto, kau?"
"Uzumaki Menma, kenapa kau kesini? "Tanya Menma lagi
"Kenapa ya? mungkin takdir, apa yang kau rasakan saat melihat ku? "Tanya Naruto
"Tentram seperti menemukan keluarga sendiri"Jawab Menma sambil tersenyum
"Benarkah?"Tanya Naruto dan Menma membalasnya dengan tersenyum"Ne, Menma"
"Ya"
"Apa semua penduduk disini membenci mu?"
"Ya"Jawab Menma lesu
Naruto tersenyum sambil mengusap kelapa Menma
"Kau tau aku bukan berasal dari zaman ini, aku terlempar kezaman ini gara-gara ulah sensei ku"Ucap Naruto
Menma hanya diam
"Aku memiliki seorang kakak, mungkin dia masih hidup sampai saat ini. Dia memiliki anak dan cucu tapi mereka tidak tau soal kakak ku"Cerita Naruto
"Kakak mu? siapa?"Tanya Menma antusias
"Uchiha Madara, anaknya Uzumaki Kushina dan cucunya Namikaze Naruko dan kau Uzumaki Menma"
Menma tidak bisa tidak terkejut setelah mengetahui sebuah fakta.
"Tapi kenapa aku tidak memiliki Chakra?"Tanya Menma heran
"Mungkin itu ulah Aniki ku, dia tidak ingin kau menjadi senjata untuk kepentingan desa jadi dia menyegel Chakra dan kekuatan mu dan yang bisa membukanya hanya aku sendiri"Jawab Naruto sambil tersenyum
"Kalau begitu buka segelnya"Pinta Menma
"Aku akan membukanya, tapi tidak disini. Datanglah kesini jam 9 malam ini" Ucap Naruto sambil pergi meninggalkan Menma
"Terima kasih Kami-sama"Syukur Menma
"Aku akan berlatih dengan giat dan menjadi Ninja yang hebat, dan membawa perdamaian untuk semuanya"Teriak Menma senang
Naruto yang belum jauh dari tempat Menma hanya bisa tersenyum melihat cucu dari Aniki nya senang.
"Aniki aku dan Menma akan segera datang menemui mu, tunggu la kami"Gumam Naruto
.
.
.
Menma melangkah dengan ringan menuju kerumah orang tuanya, di rumah itu dia dapat melihat ibunya mendandani Naruko agar terlihat sempurna saat pesta. Menma tidak memikirkan itu lagi karena sekarang dia sudah mempunyai keluarga yang akan menerimanya apa adanya dan tanpa kebohongan.
"Kaa-san apa ini tidak berlebihan?"Tanya Naruko sambil berputar
"Tidak ruko-chan, kau harus tampil sempurna"Jawab Kushina mantap
Itu yang didengar oleh Menma sebelum dia memasuki kamarnya, Menma sudah menyerah untuk diakui oleh keluarganya walau dia berharap suatu saat nantik keluarganya sadar akan keberadaannya.
Ditempat Naruto
Naruto berjalan di dekat sebuah danau dan disana dia melihat seseorang seusia dengan nya, duduk di tepi danau. Naruto mendekati nya, orang itu belum merasakan keberadaan Naruto mungkin efek dari melamun.
"Kau kenapa? ada masalah?"Tanya Naruto SKSD
"Kau siapa?"Tanya orang itu ketus
"Aku? "Beo Naruto sambil menunjuk dirinya sendiri "Aku seorang Uchiha sama seperti mu"Jawab Naruto sambil tersenyum manis
"Tapi aku baru melihat mu"Ucap orang itu
"Kau mau tau? sebutkan nama mu dulu"Tawar Naruto
"Uchiha Sasuke" Ucap Sasuke datar+dingin
"Ah kenapa Uchiha di masa ini begitu datar dan dingin"Gumam Naruto pelan, namun dapat didengar oleh Sasuke
"Apa maksud mu?"Tanya Sasuke heran
Naruto hanya memandang Sasuke, begitu pula dengan Sasuke. Mata Naruto pun berubah menjadi EMS, Sasuke yang tepat menatap mata itu pun mendapat memory tentang Naruto.
Entah apa yang sekarang dipikirkan oleh Sasuke, yang jelas sekarang di shok berat.
"Kau pasti belum membangkitkan Sharingan mu "Tebak Naruto
"Ya"
"Aku akan melatih mu agar Sharingan mu bangkit dan aku juga akan membantu mu mencari kebenaran tentang Nii-san mu, aku pergi dulu besok kita bertemu disini, jaa"
Naruto pun meninggalkan Sasuke yang masih mematung
"Terima kasih"Ucap Sasuke sedikit keras
"Tak masalah"Balas Naruto dari jauh "Sepertinya dia sudah terlepas dari kegelapan hatinya"Gumam Naruto sangat pelan
Dia harus bersiap-siap untuk pergi dengan Menma dan juga membuat sebuah Bunshin spesialnya untuk melatih Sasuke.
"Hari-hari ku akan berat, kenapa saat aku kembali tidak dapat bersantai sih"Gerutu Naruto sedikit kesal dan Naruto dapat mendengar para Naga tertawa akan takdirnya yang berliku-liku
"Kau harus semangat Naru, suatu saat nantik kau pasti dapat beristirat dengan tenang tanpa ada masalah lagi, pasti" Ucap Naruto menyemangati diri sendiri
TBC
Maaf Gami hanya bisa buat chapternya pendek, kalau terlalu panjang nanti tidak asik lagi.
Gami akan balas review dulu
Blue: Ni sudah lnjt
Uchikaze Yuui: Tentu, itukan pair kesukaan Gami.
Ya mereka sebaya
Ni sudah lnjt
Tiing Tiing Garena: Tidak, usia Naru tetap 10 thn
sepertinya tidak, maaf
: Ni sudah lanjut
Khioneizys: Ni sudah lanjut, di chapter ini terjawab kan? yap, Sayang nya tidak karena dia terlempar oleh waktu
JuLiChAn: Terima kasih Gami senang, ni sudah lanjut, apakah ini lama?
Ero Azazel: Naru beneran abadi loh, ni sudah lanjut
choikim1310: Pair utama disini sasufemnaru dan ciri-ciri Naruto kaya Uchiha bgt, ya Madara kk tertua Naruto dan orang tuanya Takiji dan Samue, bukan nya di chapter 1 sudah jelas? bkn dan ini sudah lanjut
Uzumaki Prince Dobe-Nii: Soal Rey akan gami jelas kan di chapter berikutnya
Ya Gami akan coba semangat, Hehehe tu ff yang lain belum dapat ide untuk lanjutinnya, doa kan saja semua ff Gami bisa tamat secepatnya.
Aiko Michishige: Ini dah lanjut
Rais 666: Terima kasih
Tsumiki-nyan: Terima kasih
hanazawa kay: Terima kasih, ni sudah lnjt
Guest: Terima kasih
Amin
ya
alvinnvz
pair nya sasufemnaru, terima kasih, tidak madara tidak akan balas dendam
vira-hime: Ni sudah lnjt
yuichi: Terima kasih, ni sudah lanjut
MK gadungan: Terima kasih, ini sudah lanjut
.5: Terima kasih
Uchiharuno Sierra: Akan di usahakan
.9: ya ni sudah lnjt
uzumaki chira: terima kasih, ni sudah lanjut
yuki: Ya bisa di bilang seperti itu
Dan selanjutnya jangan lupa
Review nya~
