" OUR FIRST KISS "

YAOI AREA

BXB

M-PREG

GENRE : FULL DRAMA

PAIRING : CHANBAEK

CAST : BAEKHYUN , CHANYEOL AND THE OTHERS

NB : INI ASLI HASIL KARYA SAYA DARI OTAK YANG TIDAK SEBERAPA INI , JIKA ADA KESAMAAN NAMA TOKOH , TEMPAT DAN KEJADIAN ITU HANYA KEBETULAN SEMATA .

.

.

.

MY LOVELY MONSTER

.

.

Baekhyun benar tak habis fikir dengan Chanyeol, pria yang baru saja mengatakan hendak menjadikan nya pendamping hidup. Baekhyun fikir pria jangkung itu mungkin saja sudah tidak waras, mereka bahkan tidak pernah mengenal sebelumnya lalu dia datang dengan keinginan yang menurut Baekhyun sangatlah konyol, bagaimana mungkin ia meminta Baekhyun menikah dengan Chanyeol sementara itu adalah kali pertama mereka bertatap muka, otak dungu Baekhyun tak sampai berfikir kesana. Fikiran Baekhyun kalut dan yang ia perlukan adalah mencari angin segar guna menenangkan fikiran, ia lantas meraih dompet serta ponselnya lalu beranjak menuju mobilnya yang terparkir di garasi.

Sooyoung berjengit kala mendengar suara mobil, matanya melotot. Itu pasti lah anak bungsunya yang punya kebiasaan keluar malam. Ia segera berlari menuju garasi namun terlambat, Baekhyun telah berhasil mengeluarkan mobilnya dari garasi.

"Byun Baekhyun!! Turun dari mobil sekarang!!" Sooyoung berteriak kalap, Baekhyun memutar matanya jengah tak mengindahi apapun yang ibunya katakan.

"Kalau kau tetap begini, Mommy bersumpah akan menikahkanmu dengan Chanyeol." Ancam wanita paruh baya itu Baekhyun mendengus tapi tetap tak perduli akan ancaman yang terlihat tak main-main itu.

"Well, Jangan lupa buat yang meriah karena aku tak suka hal yang sederhana, Mom." Cetus Baekhyun asal lalu menancap gasnya meninggalkan rumahnya mengabaikan segala teriakan yang Sooyoung utarakan. Sooyoung mendesah kesal, tak ada yang bisa merubah watak Baekhyun selain Chanyeol. Sooyoung bertekat jika Baekhyun tak menerima Chanyeol maka Sooyoung akan memaksanya, ia akan membuat Baekhyun menikah dengan Chanyeol apapun caranya.

.

MY LOVELY MONSTER

.

Sudah puluhan kali rasanya Kris mendapati Chanyeol dalam keadaan melamun. Kris jadi berfikir sendiri, apakah itu hobi baru yang Chanyeol geluti. Daripada Kris penasaran dan berspekulasi sendiri lebih baik ia tanyakan saja pada orang yang bersangkutan.

"Yeol, ada apa?"

"Tidak ada." Chanyeol menjawab seperti tak bernyawa, Kris berdecak kesal.

"Apakah aku terlihat seperti bocah 5tahun yang gampang dibohongi?" Ucap Yifan kesal dalam artian memang benar-benar kesal, ia jelas tak suka menerima perlakuan Chanyeol yang seperti itu.

"Kau lebih kekanakn dari itu sebenarnya." Balas Chanyeol enteng tak benar menyadari adanya imajer siku-siku dikepala Kris.

"Fuck!" Kris mengumpat, Chanyeol terkekeh geli membuat Kris memandang Chanyeol dengan tatapan elangnya seketika memberhantikan tawa sicaplang. Chanyeol berdehem membersihkan tenggorokannya laku memperbaiki posisi duduknya.

"Lamaran ku ditolak." aku Chanyeol disertai desahan putus asa. Kris mengkerutkan dahinya bingung, pasalnya baru kali ini Chanyeol tampak sefrustasi ini.

"Kau mau menyerah begitu saja?" Kris bertanya dengan nada meremehkannya, Chanyeol mengedikkan bahunya singkat sebagai jawaban.

"Dasar pecundang." Celetuk Kris dan dihadiahi tatapan membunuh dari Chanyeol.

"Apa katamu?" Tanya Chanyeol berbahaya, bukannya takut Kris malah terkekeh tak jelas.

"Kau mendengarnya tentu saja, lagipula apa namanya jika bukan pecundang? Menyerah bahkan sebelum berjuang." Kris berujar menantang, Chanyeol terdiam tak dapat membalas perkataan Kris yang memojokkan dirinya. "Ayolah Yeol, berjuanglah demi ibumu, jangan biarkan dirimu kalah dengan seorang bocah." Ucap Kris menasehati, Chanyeol mendengus kesal.

"Mudah bagimu untuk berkata." Tutur Chanyeol seraya beranjakndari tempat duduknya, mengundang tanya dari Kris.

"Kau mau kemana?" Tanyanya ingin tahu. Chanyeol tak mengindahinya, Kris mengedikkan bahunya acuh sebelum teringat sesuatu.

"Yakk bodoh, kau harus metting 1jam lagi!" Percuma saja Kris berteriak sementara Chanyeol telah jauh dari jangkauannya. Kris mendesah lelah lagi-lagi ia yang harus bekerja ekstra.

.

MY LOVELY MONSTER

.

Baekhyun dan Luhan itu adalah sahabat dekat sejak lama, jadi wajar saja jika Baekhyun selalu menceritakan segala hal kepada Luhan begitupun sebaliknya. Tak terkecuali pasal lamaran dadakan yang ParkChanyeol lakukan beberapa hari yang lalu.

"Jinjayo?" Luhan bertanya dengan nada tak percaya setelah mendengar cerita Baekhyun. Baekhyun memutar bola matanya malas dan berdehem kemudian.

"Awww so sweet." Hampir saja tersedak mendengar komentar Luhan barusan. Baekhyun memicingkan matanya tajam.

"Hahh? Aku dilamar oleh seorang pria yang tidak ku kenal dan parahnya lagi dia melamarku dipertemuan pertama kami, jadi tolong jelaskan padaku dimana letak sweet nya?" Tutur Baekhyun kesal, Luhan memandang serius wajah Baekhyun lalu mencondongkan badannya sedikit kearah Baekhyun.

"Justru disitulah letak sweet nya Baekby, menurutku dia adalah pria tergentle yang pernah ada!" Luhan berujar menggebu-gebu, Baekhyun berdecih kesal, tak benar mengerti akan pemikiran ajaib sahabat nya itu. "Untuk apa proses pendekatan jika akan membuatmu sakit? Contohnya seperti yang Kai lakukan padamu." Lanjut Luhan tanpa beban, mendengar nama Kai disebut oleh Luhan membuat Baekhyun terdiam. Ia sudah sekuat tenaga untuk melupakan Kai, tapi Luhan malah menghancurkannya dalam sekejap.

"Kau kan memang tak menyukai Kai." Cerca Baekhyun dengan nada ketusnya.

"Memang." Balas Luhan tanpa perasaan sedikitpun. "Aku memang tak menyukainya karena dia membuat BabyBee ku menjadi brandal." Sambung Luhan mengabaikan cibiran yang keluar dari mulut Baekhyun.

"Tapi serius, menurutku kau harus menerima Lamaran nya Baek." saran Luhan lagi dan lagi Baekhyun hampir tersedak karena hal itu.

"BIG NO!!" Jawab Baekhyun tanpa fikir panjang dan Luhan hanya mengedikkan bahunya acuh. Mereka kembali melanjutkan acara mari memakan eskrim sebelum mencairnya, namun sayang kesenangan mereka terinterupsi oleh suara seseorang yang amat familiar terdengar ditelinga.

"Baekhyun? Sudah lama yaa tidak bertemu." Itu Kai dengan seorang wanita yang bergelayut manja di lengan nya. Baekhyun memutar matanya jengah berusaha mengabaikan keberadaan Kai.

"Kalian hanya berdua?" Tanya Kai, Baekhyun dan Luhan mendengus terlalu hafal akan apa yang Kai lakukan selanjutnya.

"Ternyata kau belum bisa move on dari ku yaa, Baekhyunie." Kai berujar disertai senyuman mengejeknya, itulah Kai. Ia memang sangat gemar membully orang lain, menyerang di titik kelemahan lawannya.

Mungkin dulu Baekhyun akan menganggap lalu apa yang Kai katakan, tapi Baekhyun fikir sesekali Kai pun perlu diberi sedikit pelajaran.

Baekhyun tertawa renyah seolah Kai baru saja mengatakan lelucon yang teramat mengocok perut sontak membuat Kai berjengit keheranan.

"Aduh maaf aku terbawa suasana." Baekhyun berujar seraya menghapus setitik air mata yang keluar dari sudut matanya karena tawaannya tadi.

"Well, Kai sekedar info aku telah bertunangan dan akan menikah bulan depan," mulai Baekhyun "Lain kali jangan terlalu percaya diri nanti kau malu sendiri, aku tidaklah secinta itu padamu sampai-sampai tak bisa mencari pengganti mu." Baekhyun mengakhiri kata-katanya dengan senyuman angkuh seperti biasa, Luhan hampir saja terjungkal mendengar penuturan Baekhyun barusan, bukankah ia menolak lamaran Chanyeol?

Entah sadar atau tidak, Kai tampak mengeraskan rahangnya menahan kesal. "Itu bagus, kutunggu undangannya." Ujar Kai seraya tersenyum palsu. Baekhyun mengangguk lalu bergumam..

"Sure, aku akan memberikannya padamu setelah udangannya selesai dicetak," Baekhyun mulai mengemasi barangnya. "Aku duluan ya." pamit Baekhyun seraya menarik tangan Luhan keluar dari cafe tempat mereka bergosip tadi.

"Baek, kau gila atau apa sih, kenapa kau mengatakan kebohongan pada nya?" Luhan mengujar protes dengan langkah kaki yang masih mengimbangi tarikan Baekhyun.

"Aisshh, diam sajalah!" Ucap Baekhyun seraya menarik Luhan makin cepat meninggalkan pelataran cafe mengabaikan protesan Luhan yang mengeluhkan sakit digenggaman tangannya.

.

MY LOVELY MONSTER

.

Baekhyun memasuki rumahnya dalam keadaan lemah lesu tak bersemangat dan yang ia butuhkan adalah tempat tidur untuk mengistirahatkan tubuh lelahnya, tapi tentu ibunya berserta omelan wanita paruh baya itu.

"Byun Baekhyun, kau fikir rumah ini hotel yang kau datangi hanya ketika kau lelah!" Suara Sooyoung menggelegar di seluruh penjuru ruang tamu bahkan Baekhyun baru saja melepaskan sepatunya. Baekhyun sedang tidak berada didalam mood yang baik akibat pertemuannya dengan Kai tadi, lagipula moodnya tak pernah baik jika bertemu sang ibu, mereka bagai air dan minyak selalu berlawanan.

"Baekhyun, mommy bertanya padamu!" Sooyoung lagi menyentak dalam amarah kala Baekhyun mengacuhkan dirinya seolah ia tak ada.

"Jika kau terus begini, mommy akan...

"Ya ya ya, iya mom aku bersedia menikah dengan Chanyeol bila perlu besok pun aku siap dinikahi." Baekhyun memotong perkataan Sooyoung, bernada malas yang kentara, jawabannya pun terkesan asal, tapi Sooyoung tak perduli yang terpenting Baekhyun telah setuju dan menerima lamaran Chanyeol.

Setelah Baekhyun memasuki kamarnya, Sooyoung tak lengah menghampiri suaminya yang berada diruang kerja nya.

"Yeobo.. Baekhyun menerima lamaran Chanyeol." Sooyoung berujar menggebu, Changmin sontak mengalihkan eksistensinya pada sang istri memastikan kebenaran dan Sooyoung mengangguk dengan semangatlah yang ia dapati.

"Bagaimana bisa?" Tanya Changmin heran, sebab Baekhyun dari kemarin-kemarin dengan jelas menolak tawaran Chanyeol.

"Mungkin dia mendapatkan hidayah setelah keluar hingga larut malam." Sarkas Sooyoung menjuru pada sifat suaminya yang selalu memanjakan anak bungsunya itu. Changmin tersenyum maklum menanggapinya.

"Baiklah, aku akan mengatakannya pada Chanyeol besok." Ucap Changmin pelan, Sooyoung tersenyum lebar.

"Aku juga tak sabar ini memberitahu Yoona, ayo kita tidur yeobo." Ajak Sooyoung seraya menarik lengan Changmin dan diikuti pria tampan itu kemudian.

Tanpa tahu bahwa anak bungsu mereka tengah menangis tersedu akan perasaan nya yang masih belum berkurang pada pria yang telah menjadi mantan kekasihnya itu, Kai terlalu sulit untuk Baekhyun lupakan.

Esok harinya Changmin benar mengatakan pada Chanyeol.

Changmin telah mengatakan segalanya pada Chanyeol, bahwa simungil yang membuat ia jatuh cinta pada pandangan pertama itu telah menerima lamaran nya. Chanyeol jelas senang akan berita gembira itu, ia tak lengah mendatangi ibunya yang berada di Chansaem guna memberitahu langsung jika keinginan wanita itu untuk memiliki menantu dari dirinya akan terlaksana sebentar lagi.

2jam perjalan akhirnya Chanyeol sampai dirumah yang orangtuanya tempati, seolah tak memiliki waktu Chanyeol melangkahkan kakinya lebar-lebar untuk cepat memasuki rumah itu.

"Eomma, Eomma..." Chanyeol berteriak seraya melihat sekeliling rumah mencari keberadaan ibunya. Wanita paruh baya itu akhirnya menyahuti dari dapur dan menghampiri anaknya dengan raut wajah bingung bukan main.

"Ada apa?" Tanya Yoona khawatir, Chanyeol menarik ibunya kedalam pelukannya.

"Menantu eomma menerima lamaranku." Chanyeol berujar disela pelukan mereka, Yoona membola lantas melonggarkan pelukan mereka guna memberi jarak pandang bagi mereka.

"Benarkah?" Yoona bertanya hanya untuk sekedar memastikan bahwa iia tak salah mendengar. Chanyeol bergumam lalu mengangguk semangat, Yoona menangis dalam bahagia, ia tak bisa untuk bersikap biasa saja setelah mendapat kabar gembira itu. Baekhyun adalah orang yang ia nanti sebagai pasangan hidup Chanyeol sejak lama, ia telah jatuh hati pada simungil sedari dulu.

.

MY LOVELY MONSTER

.

Baekhyun tak pernah menyangka bahwa ibunya menganggap serius akan apa yang ia katakan seminggu lalu, wanita paruh baya itu tiba-tiba datang memasuki kamarnya di siang hari dan mengatakan hal yang sangat konyol menurut Baekhyun.

"Baek, cepatlah bersiap, Chanyeol sudah menunggu mu dibawah." Baekhyun tengah sibuk membaca kala untaian kalimat itu terdengar memasuki pendengarannya.

Baekhyun merengut. "Untuk apa Chanyeol menunggu?" Tanya Baekhyun tak benar mengerti akan maksud perkataan sang ibu.

"Kalian harus fitting baju pernikahan kalian, sekarang pergilah bersiap." Sooyoung menjawab dengan nada yang sedikit kesal.

"Huh?? Pernikahan apa? Mom, please stop making jokes." Ujar Baekhyun was-was. Sooyoung menghembuskan nafasnya kasar.

"Seharusnya mommy yang bilang begitu, berhenti bercanda Baekhyun! Kau sendiri yang menyetujui pernikahan ini seminggu lalu." Ujar Sooyoung sontak membuat Baekhyun menganga dalam keterkejutan.

"What!!! Aku hanya bercanda waktu itu, aku tidak sudi menerima pernikahan ini." Tutur Baekhyun dengan nada yang meninggi, kalau saja Sooyoung memiliki riwayat jantung ia rasa mungkin saja ia akan mati berdiri setelah mendengar penuturan Baekhyun barusan.

"Mommy tidak perduli yang mommy tau kau telah menerima pernikahan ini, jadi sekarang pergi bersiap dan temui Chanyeol sebelum mommy mencoret namamu dari kartu keluarga." Sooyoung benar habis kesabaran menghadapi Baekhyun dan beruntung simungil masih takut dengan satu ancaman itu.

Bantingan pintu menandakan betapa kesalnya Sooyoung pada Baekhyun, simungil mendesah lantas membersihkan diri lalu menemui Chanyeol dan mendatangi butik guna memfitting baju pernikahan mereka. Dan disinilah mereka disalah satu butik baju milik istri Kris yang bernama Jessica, wanita cantik nan tegas diwaktu bersamaan.

"Kau ingin yang mana?" Chanyeol bertanya lembut, Baekhyun memengabaikannya tak berniat terlibat perbincangan apapun dengan pria itu. Chanyeol tersenyum tipis menanggapinya.

"Aku ingin tuxedo berwarna putih gading, nampak mewah dan elegan, aku tak suka hal-hal yang sederhana." Ujar Baekhyun pada Jessica, wanita itu mengangguk menyanggupi permintaan clientnya itu. Chanyeol lagi-lagi hanya tersenyum tipis memaklumi sikap ketus Baekhyun padanya.

H-10

Sehun baru saja pulang beberapa hari lalu dari perjalanan bisnisnya, Sehun pulang secepat yang ia bisa setelah mendengar kabar dari ibunya bahwa adiknya akan menikah, ia terkejut tapi juga senang, meskipun ia dilangkahi oleh adiknya. Segala persiapan pernikahan Chanyeol dan Baekhyun telah mencapai 90%, termasuk undangan pun telah selesai dicetak dan Sehun sang kakaklah yang bertugas mengecek undangan tersebut, apakah ada sesuatu yang salah atau tidak.

"Hyung, itu undangannya?" Tanya Baekhyun yang datang secara tiba-tiba. Sehun bergumam masih tetap sibuk mengecek undangan itu, Baekhyun lantas mengambil satu dari undangannya.

"Baekby, bukankah kau seharusnya menetap dirumah?" Sehun berujar kala melihat Baekhyun meraih kunci mobilnya dan bersiap untuk meninggalkan rumah.

"Seperti aku menginginkan pernikahan ini saja." Celetuk Baekhyun acuh seraya memakai sepatunya.

Sehun bersedekap dada. "Setahu ku, kau sendiri yang menerima lamaran Chanyeol." Sarkas Sehun, Baekhyun memutar matanya jengah.

" it was an accident, aku mana mungkin sudi menikah dengan om-om." Dalih Baekhyun kesal, ayolah setiap kali ia ingin menghindar dari kegiatan pernikahan ini pasti masalah itu terus diungkit membuatnya muak.

"Dia baru 28 ngomong-ngomong." Cela Sehun cepat.

"Tetap saja dia lebih tua darimu." Sergah Baekhyun telak, memang benar adanya Chanyeol lebih tua 2tahun dari Sehun yang baru berumur 26thn. Sehun baru saja hendak mengajarkan balasannya lagi, tapi Baekhyun sudah lebih dulu keluar dari rumah mereka.

Baekhyun berniat menemui Kai dan memberikan undangan pernikahannya sebagai bukti bahwa ia pun bisa move on dari sisawo matang yang sialnya sangat seksi itu. Baekhyun mengajak Kai untuk bertemu hanya untuk memberikan undangannya dan disinilah mereka sekarang.

"Jangan lupa datang dan bawa Krystal." Ujar Baekhyun merujuk pada seorang wanita yang bergelayut manja di lengan Kai 3minggu lalu. Kai mengangguk dengan wajah yang sedikit kesal.

"Tenang saja aku akan datang." Kai berujar disertai senyum palsu miliknya.

"Joha, naneun meonjeo ganda." Lalu Baekhyun pun berlalu menghiraukan bahwa Kai yang terlihat benar-benar kesal, Baekhyun menyeringai puas akan hal itu.

.

MY LOVELY MONSTER

.

Hari pernikahan Baekhyun dan Chanyeol pun tiba, janji suci terucap didepan pendeta diatas altar dengan dihadiri oleh keluarga besar dan teman-teman dekat dari kedua belah pihak, jika saja pasangan menikahnya bukanlah Chanyeol mungkin saja Baekhyun akan menangis terharu saat ini. Pendeta baru saja mengukuhkan pernikahan mereka dan memperbolehkan mereka mencium satu sama lain.

Baekhyun menatap was-was pada Chanyeol yang tengah memandangnya penuh arti, Baekhyun menggeleng samar berharap Chanyeol mengerti bahwa ia tak menginginkan ciuman itu, tapi sayang Chanyeol nampak tak mengerti sama sekali. Sitinggi itu malah menarik pinggang Baekhyun untuk merapat padanya, merunduk sedikit menjemput bibir kissable Baekhyun dalam ciuman lembut, awalnya Chanyeol hanya berniat mengecup singkat bibir Baekhyun tapi sial, bibir Baekhyun begitu nikmat untuk diabaikan dan ia berakhir hilang kendali. Chanyeol menyesap bibir atas dan bawah Baekhyun bergantian, Baekhyun jelas saja kesal, sayangnya ia tak bisa melakukan apapun untuk melakukan perlawanan.

Sesi ciuman itu berakhir dengan Baekhyun yang mengigit kuat bibir Chanyeol, dengan perasaan tak rela Chanyeol melepaskan ciuman sepihak itu.

Kai menepati kata-kata nya untuk datang kepernikahan ChanBaek, ia datang dengan Krystal seperti apa yang ia katakan sebelumnya, wanita itu masih sama. Masih bergelayut manja dilengan Kai, Baekhyun berdecih melihatnya lalu menggandeng tangan Chanyeol sebagai balasan.

"Kenalkan, ini ParkChanyeol suamiku." Tutur Baekhyun semakin mengeratkan pegangannya pada lengan Chanyeol.

"Aku Kai, mantan kekasih Baekhyun." kalah bukanlah salah satu yang Kai inginkan, maka ia akan berusaha untuk menang apapun caranya. Chanyeol mengernyit heran, pantas saja Baekhyun berubah baik padanya, Baekhyun menjadikannya ajang balas dendam. Chanyeol tersenyum tipis dan menjabat tangan Kai.

Kai juga sepertinya tak berniat untuk berlama-lama dipesta itu, setelah mengucapkan selamat pada Baekhyun ia pamit undur diri. Selepas kepergian Kai, Baekhyun kembali menjadi dirinya, genggamannya pada Chanyeol ia lepas dan mulai menyibukkan diri dengan dunianya sendiri.

.

MY LOVELY MONSTER

.

Luhan masih setia mengelusi pucuk kepala Baekhyun yang tengah menangis tengkurap diatas pahanya, acara pernikahan Baekhyun sudah berakhir dari sejam yang lalu dan Baekhyun tak lengah segera memasuki kamar hotel yang mereka sewa disusul dengan Luhan yang khawatir melihat simungil yang tiba-tiba menangis.

"Mommy ku memang kejam, tega sekali ia melakukan ini padaku." adu Baekhyun dengan suaranya yang sumbang.

"Aku tak menginginkan pernikahan ini." Lagi Baekhyun berujar dengan airmata yang masih terurai.

"Baekby, kau tak boleh begini, bagaimanapun juga sudah menikah." Luhan menatap prihatin pada sahabat satu-satunya itu. Baekhyun masih menangis dan Luhan hanya bisa mendesah lelah, Baekhyun terlalu keras kepala. Setelah beberapa lama akhirnya Baekhyun lebih tenang.

"Aku pulang, jangan melakukan hal gila apapun." Ucap Luhan memperingati, Baekhyun mengangguk singkat. Tak lama Luhan pergi Chanyeol memasuki kamar mereka dengan wajah penuh tanya kala mendapati Baekhyun terduduk dipinggir kasur serta wajah sembabnya.

"Kau tidak tidur?" Chanyeol berusaha menghilangkan canggung diantara mereka. Baekhyun berdiri lalu mendekati Chanyeol.

"Aku tak bisa...aku tak bisa melanjutkan pernikahan ini. Chanyeol, kumohon ceraikan aku." pinta Baekhyun memelas jangan lupakan airmata yang mengalir di pipinya. Chanyeol membeku, ia hilang kata. Yang benar saja, mereka baru menikah beberapa jam yang lalu dan Baekhyun sudah meminta bercerai, tolong katakan pada Chanyeol jika ini hanya mimpi. Tapi tidak, Baekhyun benar meminta perceraian. Apa yang harus Chanyeol lakukan?

.

.

.

.

.

.

NEXT??

RIVIEW PLEASE

.

Cangkem :

Makasih yang udah ngasih saran nyempetin waktu buat riview makaasihh karena masih mau nungguin ini ff((:.. pokoknya makasih banget sama saran-saran yang kalian bilang, itu sangat membangun, py udah berusaha memperbaikinya mudah-mudahan aja udah mulai membaik.

big thanks to riview ;* 90GoldButOld, Chogiwagurl, letsimaji, Ellaqomah, yousee, newBee3595, Jung HaRa, BaekHill, EvieBeeL, dwi.yuliantipcy, bona, kickykeklikler, SHEVANNY DISPATCH, kickykeklikler, Lyly, Guest, metroxylon, ssuhoshnet, cici fu

NB :

untuk yang minta penjelasan Chanyeol kehilangan yixing, staytune yaa ;)

#CHANBAEKISFUCKINGREAL

#CHANBAEKMENUJUHALAL