*Keesokan harinya jadwal mereka sudah dipenuhi dengan latihan drama, lebih lengkapnya tunggu
Sesi latihan drama untuk fastifal dimulai dengan berbgai rintangan...
"Baiklah kita mulai saja latihan kali ini." Ngebagiin teks drama yang diketik oleh Kashiwagi.
"Drama ter-romantic buatan miss kashiwagi.. The best teacher at school" Ucap kashiwagi yang tiba2 muncul layaknya hantu yang gentayangan versi author. "Baiklah anak2, jangan buat karyaku menjadi berantakan.." ancam kashiwagi
"Ye.. yes miss!" ucap semuanya merinding kayak disambet setan.
"Terutama kau Chie! Jangan rusak bagianku.." ancam kashiwagi lagi.
"Ahahahahaha.. akan aku usahakan.." Chie seketika gugup minta pulang dan dioeluk ibu tercinta.
"Baiklah silahkan kalian baca naskahnya lalu tunggu giliran kalian unutuk mengukur baju untuk drama." Ucap ketua drama.
Baru berjalan 5 menit saat anggota lain sibuk menyiapkan meja dan kursi untuk tukang ukur pakaian yang dipesan khusus oleh sekolah
"Apa2an teks ini?" Toa Ypsuke gak percaya dengan apa yang akan diucapkannya diatas pentas nanti.
"Hmm? Adaapa Yosuke?" Tanya Souji yang sibuk mengingat teks drama bagiannya.
"Masa aku harus berdebat dengan Kou untuk memperebutkan bocah ini." Nunjuk Chie yang langsung dihadiahi bogem mentah2.
"Lalu apa masalahnya?" tanya Souji masih gak ngerti
"Disini tertulis harus beradu pedang.. Akukan gak bisa make pedang.." gerutu Yosuke bego.
"Aku juga gak bisa make pedang.. Jadi mari sama2 berjuang untuk berlatih menggunakan pedang" ucap Kou jujur plus santai
"Kalau kalian mau, aku bisa bantu kalian memakai pedang dengan gampang dan cepat." ucap Souji santai.
"Mohon kerja samanya." ucap Kou sopan.
"Hei Kou, Yosuke!" panggil orang2 bagian produksi.
"Ya?" jawab Kou dan Yosuke berbarengan yang tumben2nya bisa akur.
"Adegan pedang ini, apa kalian sudah punya pelatih?" tanya bagian prduksi yo yhe point
"Sudah" jawab keduanya yang sekali lagi berbarengan.
"Bagus, usahakan terlihat nyata." ucap bagian produksi cerewet
"Soal propertinya, pedang ini asli atau hanya imitasi?" tanya Kou
"Si kaswagi bilang agar terlihat lebih nyata maka akan menggunakan pedang asli" seketika itu Yosuke dan Jou shok. "Tapi kalian tenang aja, pihak sekolah tidak mengizinkannya dan menggantinya dengan pedang imitasi." lanjut orang bagian produksi yang lalu melegakan hati Yosuke dan Kou yang masih belum siap mati."
"Baiklah... sekarang kalian bisa mulai latihan, dan Chie segera ukur bajumu" toa Kashiwagi " Hah, bajumu dan 2 pangeran cakep itu ada 3 jadi harus kerja cepat." ucap kashiwagi yang sibuk berdiskusi pakain pada sang desainer.
"Aku harap ini akan menjadi acara yang sukses." harap para produser yang takut drama buatan Kashiwagi yang akan ditonton para presiden yayasan Yashogami dicekal.
"Kita hanya bisa berharap dan berdoa" tutur ketua club drama
Latihan drama yang sesungguhnyapun dimulai...
"Emangnya yang kemaren belom latihan?" pada bingung semua
"Belom dong.. Kemaren baru ngukur baju.." author santai2 sambilmakan anggur *udah berbuka* "Aku lanjutin yee.. Biar kagak muluk2"nyantai
Baiklah, kali ini Kaswagi sibuk mengatur bagian properti agarterluhat indah dimata orang-orang banyak, yang sebenranya malah merusak matadengan aksesoris yang entah apa.. -_-" *ditabok kashiwagi
"Baiklah, berkumpul sebentar!" tereak kashiwagi kayak orang miskin ketiban harta *digolok fans kahiwagi.. (emangnya ada yang mau jadi fans kahiwagi yang dodol peot begini?)
Semua pada ngumpul dengan cepat
"Aku dapat berita dari sekolah, saat drama nanti akan ada beberapa orang yang terkenal datang dari Tatsumi untuk melihat dan memilih beberapa orang yang akan dipilih dan dipindah sekolahkan disekolah miliknya." ujar Kashiwagi kurang senang.
"Wow.. kalo begini ceritanya aku jadi semangat." ucap salah seorang pemeran pembantu.
"Siapa orangnya nona?" tanya seseorang setelah berjuang keras untuk mengucapkan kata nona tanpa muntah pada kashiwagi
"Mitsuru Kiriko, hah, dia itu sombong sekali.. Sok cantik dan kaya.." ujar Kashiwagi makin meledup.
"Yang benar itu Mitsuru Kirijo, Kashiwagi-sensei." ucap Kou membetulkan ucapan Kashiwagi.
"Argh! Kembali latihan!" toa kashiwagi meledup dup dup.. *ngibrit pergi sebelum dibunuh kashiwagi*
"Katanya beberapa, tapi kenapa cuma Mitsuru-san aja yang dikenalin?" tanya Yukiko yang ternyata bisa peka juga sama suatu hal kecil *dilempari kipas berduri durian*
"Siapa yang peduli ne~" ucap Teddie masih berusaha keras menghafalkan teks dramanya dengan benar.
"Ya, Yeddie benar. Sekarang kita harus konsentrasi pada drama ini." ucap Naoto
"Sou, bisa kita coba latihan pedang gila ini sekarang?" tanya Yosuke harap2 maklum (?)
"Memangnya propertinya udah ada?" tetap gak melepaskan pandangannya dari teks drama
"Udah, noh diletakin dikardus properti." ucap yosuke sambil terus menghafalkan teks dramanya.
"Hei, Yosu, Kou, Chie!" tereak Kashiwagi
"Ye.. Yes miss!" ngibrit lari nyamperin Kashiwagi.
"Selamat berjuang kalian bertiga.." semangat yang lain layaknya mengantarkan orang pergi perang kemedan pertempuran yang persentase kembali hanya 0% dengan kepastian kembali dalam bentuk mayat 100%
Ditempat Kashiwagi
"A.. Adaapa.. Nona Kashiwagi?" tanya Kou mewakili suara Chie dan Yosuke yang mendadak lenyap entah kemana
"Sekarang juga kita coba adegan saat Kamu dan Hana-chan bertarung memperebutkan cewek gendut ini.." perintah Kashiwagi yang langsung membuat Chie naik pitam tapi dengan usahanya yang gigih dapat meredam semua itu sambil membawangkan dia berhasil menunju Kashiwagi hingga tewas ditempat
"Itu adegan yang terakhir sebelum akhirnya aku harus matikan?" tanya Yosuke melihat teks yang dimaksud Kashiwagi.
"Yap benar.. Sekarang aku ingin melihat peran itu." ucap Kashiwahi
"Dasar wanita jelek, seenaknya mencari hiburan untuk dirinya sendiri.' ucap chie, Yosuke, dan Kou dalam hati
"Tunggu apa lagi? Ayo cepat!" perintah kashiwagi yang udah siap dengan soda dan popcorn
"Baik.." ucap ketiganya yang lalu mengambil posisi, orang2 yang tadinya bekerja seketika itu berhenti untuk melihat drama singkat itu.
"Baiklah.. Aku hanya harus mengatakan semua yang ada di dialog ini lalu meminum jus blueberry itu." ucap Yosuke meyakinkan dirinya yang enggak siap mental.
"Hei, Yosu." panggil Chie sebelum mereka beraksi.
"Adaapa?" Yosuke seketika itu penasaran begitu juga dengan Kou yang notabenya suka sama Chie ini, entah setan apa yang merasukinya. Biasanyakan kalo chie yang ngomong dianggap ikan bakar lewat sama Yosuke.
"Ntar jusnya sisain dikit ya.. aku mau." ucap Chie polos yang lalu disertai suara menahan ketawa dari Kou.
"Dasar gembul" ucap Yosuke yang udah harap2 cemas getoh.. *digampar kerna lebay
Maka dramapun dimulai... Disini Chie musti berbaring dilantai dan Kou bersimpu didekat Chie sambil menggenggam tangan Chie padahal tangan Chie itu bau burger yang baru dimakannya tadi dan hanya dilap dengan tissu. *ditendang keluar angkasa
"Hei, apa yang terjadi, Kou? Apa yang terjadi pada tuan putri?" ucap Yosuke mantap mengikuti semua dialog yang tertulis walaupun berusaha untuk tidak tertawa berbahak.. I mean terbahak2 kayak kakek2 yang tenggorokannya tersangkut tulang ayam yang nyaris koit. *diinjak2 fans Yosuke
Kou cuma diam sambil nangis, jangan salah ini hanya air mata buaya khas Joko.. *dilempari bola basket* bercanda kok.. ini air mta asli hasil penghayatan dari Kou kita yang ganteng.
"Baiklah." Ucap kou lirih yang lalu meminum jus itu dan berakhir dengan mutaber bekepanjangan sampai akhirnya beneran pingsan disebelah Chie.
"He.. Hei! Tidak akan aku biarkan, kalau putri mati aku juga harus mati!" ucap Yosuke mengambil jus yang udah dimasukin kebotol kecil yang seketika itu langsung muntaber karna rasanya yang entah apa, terang saja. Kashiwagi memasukkan beberapa bahan tambahan kedalamnya yang lalu berujung dengan pingsannya Yosuke bahkan persona yang ada didalam tubuhnya meronta2 pengen ngebunuh Kashiwagi, tapi kalo dibiarkan Souji bisa ngamuk masal..
"Ok, cukup. Besok kita lanjutkan, sekarang kembali kepekerjaan kalian!" toa kashiwagi senang.
"He.. Hei.. Kalian bertiga gak apa2?" tanya Souji panik melihat teman2nya gak kunjung sadar entah disengaja atau malah udah mati beneran.
"Chie-senpai sih tidur.. Kalo yang 2 manusia ini.. Kayaknya keracunan jus laknat ini.." Naoto ngeliatin ramua yang diberikan Kashiwagi yang katanya sih jus blueberry.
"Kashiwagi gila..." simpul semua yang ada diruangan itu.
"Kemaren itu hampir saja, ya. Kou, Yosu.." goda Souji mengingat kejadian kemaren yang mau juga beranjak meninggalkan kepala mangkok abu2nya itu *diziodyen*
"SHUT UP!" bentak Kou dan Yosuke berani2nya.
"Berani2nya kalian membentak senseiku!" tereak Teddie memecahkan kaca2 disepanjang lorong menuju ruang latihan drama.
"BERISIK!" toa Chie menghajar Teddie yang merusak acara hafal menghafal teks dramanya.
"Wow.." Kanji cuma cengo kayak monyet ngeliat pasangannya *digampar*
"CHIE! AWAS!" toa 2 orang cowok yang anda pasti sudah tau...
BUK!
"AW! TEMBOK SIAL! BERANI2NYA MENYERANG WAJAHKU SAAT AKU LENGAH! RASAKAN INI!" ngeluarin tinjuan dengan sepenuh hati yang lalu meretakkan dinding tersebut sampai kedinding sebelah..
"WHAT THE?" kanji ngango, naoto geleng2 ampe palenya putus. Souji dan yukiko harap maklum dengan apa yang dilakukan Chie.
"Chie-senpai lagi sensi nih.." ucap Rise menghela nafas bau naganya.. *digampar*
Ruang club
"Adaapa dengan Satonaka?" bisik2 tetangga
"Entahlah.. mungkin ada masalah dengan club aikido yang dipimpinnya.." ucap yang satunya lagi sambil ngerajut beberapa properti kayak nenek2 menjelang mati.
"Jangan diganggu. Aku dengar2 tembok yang retak didekat lorong menuju kesini itu bekas tinjuan maut dari Chie." masih sibuk ngegosip.
"Ya.. itu bekas tinjuan mautku.. Apa kalian ingin coba?' terasa aura gelap mematikan dibelakang mereka, seketika itu terdengan jeritan pilu meminta pertolongan.
TBC
Wokwokwok... kacau.. Baiklah.. aku yunggu review dari kalian semua ^^
