Me and You
Author:
Ya,bagaimana kisah miku selanjutnya,monggo di moco. Maaf kalau banyak kekurangan di sana pasti selamat membaca ya,semoga readers suka.
Saat istirahat sekolah,Len dikelilingi oleh anak-anak cewe dan cowo. Meski lebih banyak cewenya. Aku memperhatikan Len dari kejauhan,disampingku Rin duduk dan memakan bento buatan ibunya.
"nee..miku-chan?kok kamu ngeliatin Len terus?"
"Ah,Rin-chan. Aku cuma ngerasa aneh saja,masa aku belum kenalan sama dia,dia udah tau namaku?Manggilnya langsung 'Miku' lagi.Aku jadi penasaran."
"cieee..."Aku melihat Rin yang menatapku tak percaya,seolah-olah dalam pandangannya terbaca:miku oh miku,itu tanda-tanda jatuh cinta.
"hei,jangan salah paham,aku tuh Cuma heran aja deh."
"Iya deh, "
Setelah makan siang,Rin-chan pergi entah kemana. Aku sedang berjalan menuju ruang arsip untuk menaruh beberapa data yang tebalnya luar ujung tikungan,aku melihat Len yang berdiri dengan kedua tangan di dalam saku. Matanya yang tajam melihat ke arahku. Langkahku sempat terhenti. Namun kuputuskan untuk terus berjalan melewatinya. Tiba-tiba data yang kupegang terjatuh,sebelum aku mengambilnya,tangan seorang pria sudah lebih dulu menggapainya dan mengumpulkannya.
"Nih, ku bantu bawain ya."
"Thanks Kaito"Sebelum berjalan lagi aku melihat ke tempat Len tadi berdiri,dan yang kutemukan hanyalah dinding dan angin yang bertiup.
"Kenapa Miku?"
"Anu,Kaito-kun,tadi kamu melihat Len tidak disana?"
"Len?Ah!murid baru yang dikelasmu itu ,aku tidak melihatnya."Aku hanya mengangguk terus berjalan.
Aneh...seharusnya selang waktu saat aku melewatinya dan Kaito yang membantuku seharusnya tidak lama. Hanya berbeda beberapa detik. Kalaupun Len pergi,seharusnya Kaito melihat dia.
Aku berlari-lari melewati tetes-tetes hujan setelah pulang dari ekskul musik. Inilah menyebalkannya musim panas. Pasti akan sering turun hujan. Semakin lama semakin deras. Jadi aku berhenti di salah satu halte tak jauh dari sekolah. Lalu dari kejauhan aku melihat sosok dia,Len. Kok dia baru pulang ya?Padahal dia belum mulai ikut ekskul. Lagipula Len berjalan ke arahku dan lagi duduk di sebelahku. Kuperhatikan bajunya. Loh kok? Aneh,bajunya maupun rambutnya tidak basah karena air hujan.
"hei,mau sampai kapan kamu memandangku?"
Aku terkaget dan kurasakan wajahku memerah kerena malu kepergok ngeliatin dia.
"eh,aku gak memandangmu kok."Aku menjawab dengan tertunduk. Kudengar Len tertawa tangan kirinya mengusap rambutku.
"Miku lucu sekali."ucapnya.
Tiba-tiba saja terdengar suara petir yang sangat keras. Refleks aku segera menutup telingaku dan mataku,lalu secara otomatis aku berteriak. Setelah tidak suara petir menghilang,kubuka mataku dan telingaku,lalu hal yang pertama kulihat adalah Len yang tertawa. Jahat.
"Nee,kebiasaanmu belum berubah miku?"
"Mou,jangan mengejekku. Lagipula sejak kapan sih kamu dekat sama aku. Malahan dari awal kau tahu namaku?bahkan sekarang kebiasaanku."
"Hehe,kalau aku cerita,aku takut kamu terlibat lagi denganku. Jadi sebaiknya lupakan saja."
"Hah?"aku tak mengerti apa yang dikatakan cowo ini.
"Aku duluan ya,hujan sudah berhenti dan sudah terang. Sebaiknya kamu juga cepat pulang,miku."Lalu Len berlari semakin menjauh. Entah kenapa miku semakin merasa familiar dengan kejadian tadi.
"kuharap kamu melupakanku." untuk sepersekian sekon,aku merasa aneh di bagian kepalaku. Pening,dan terdengar suara itu.kurasa aku juga harus cepat pulang,mungkin aku mau sakit. Tapi,kenapa dadaku sakit duluan?
Di rumah,ibu menyambutku dengan senyum. Ia sudah memasak miso soup dengan daun bawang kesukaanku. Namun aku tidak berselera,jadi setelah mandi air hangat,aku segera tidur.
Aku dimana?Kulihat sekelilingku,lautan api?dan disekelilingku terdapat banyak mahkluk aneh hitam dan bertanduk. Aku merasa takut dan akhirnya aku hanya berlutut dan menutup mataku. Saat kurasa aku akan dimakan mahkluk itu,seorang pemuda yang sepertinya seumuran denganku datang dan dari tangan kirinya keluar api berwarna biru.
Aku terbangun,ternyata itu hanya mimpi
Aku mengambil handphoneku,jam 5 pagi,dan ada 3 sms dari Rin yang intinya hari ini dia tidak ke sekolah karena flu musim panas.
Dasar...
Karena aku bangun terlalu awal,kuputuskan untuk berlari pagi disekitar kompleks rumah, dengan anjingku Razor. Saat aku melewati taman,samar-samar
aku melihat sosok pria yang sedang memegang sabit hitam pekat dan diselimuti api biru,duduk di bangku taman,namun sosok itu tidak terlihat jelas karena kabut yang menutupi sekitar taman. Tadinya aku berniat mengamati orang tersebut dari dekat,namun anjingku Razor terus menggonggong,karena aku takut kalau ketahuan,aku segera berlari menjauh dari taman itu. Ini aneh,perasaanku tidak enak,kenapa ada rasa rindu terhadap sosok itu ya?
Sesampainya di rumah,aku segera mengganti sepatuku dan juga mandi untuk menghangatkan badan. Setelah sarapan,ibu menghampiriku.
"Miku,hari ini pulangnya seperti biasa kan? Harus pulang sebelum jam lima."
"Hai okasan,aku pergi !"Hari ini jalanan yang kulalui sedikit sepi. Mungkin karena aku berangkat terlalu pagi. Dan lagi ada yang kurang,oh iya,tumben Kaito tidak menghampiriku. Sudahlah...
Saat sampai di kelas,hal pertama yang kulihat adalah Kagamine Len. Dia sedang bersenandung di dekat jendela sambil mendengarkan musik dari Ipod-nya.
angin seraya menari-nari disekitarnya,rambutnya yang halus melambai dengan ringannya. Aku dapat merasakan perasaan damai walaupun hanya melihatnya bersenandung kecil. Saat matanya bertemu dengan mataku,aku langsung terkesiap dan sedikit salah tingkah.
"ah,O o-ohayou Len-kun,apa kamu selalu sampai di sekolah jam segini?"Len melepas headset-nya dan mendekat ke arahku. Dia hanya mengangguk kecil dan menepuk kepalaku.
"ohayou miku."ucapnya seraya meninggalkan kelas.
Aku segera tersadar dari lamunanku,saat aku berbalik untuk berbicara padanya,dia menghilang lagi.
Len,anata hontou ni dare desuka?
Aku cukup kesepian karena hari ini Rin tidak masuk sekolah. Saat istirahat aku menuju atap sekolah yang sepi agar dapat merilekskan pikiranku. Aku duduk di salah satu bangku yang disediakan,dan memakan bekal yang kubawa. Lalu disisi lain aku melihat Kaito kun yang sedang berdiri menikmati angin.
"Kaito-kun?"
"eh,jarang sekali kita bertemu disini."
"iya,Rin tidak masuk sekolah karena sakit,jadi aku kesepian dan satu-satunya tempat yang kupikirkan hanya atap sekolah."Aku sedikit tersenyum untuk menyembunyikan rasa engganku.
"Ohh,aku baru tahu kalau Rin sakit."
"Kaito-kun selalu kesini?"
"Tidak setiap waktu."
"Kenapa?"
"Karena...aku menghindari seseorang yang berbahaya."
Aku tidak mengerti apa yang dia katakan. Baik Kaito atau Len selalu berbicara hal yang tak kumengerti. Namun aku hanya tertawa kecil. Sepertinya Kaito-kun dapat membaca raut wajahku yang kebingungan,lalu ia tertawa.
"hahahaha miku-chan,kamu percaya apa yang kuomongin. enggak lah!Aku tuh bercanda aja. By the way aku duluan ya."Karena masih sedikit bingung,aku hanya mengangguk kecil,aku belum menyadari kalau kaito bilang...
"sampai ketemu nanti sore."
Ada apa ya?
Tiba-tiba kepalaku pening lagi,sama seperti kemarin. Pandanganku menjadi gelap dan dari kegelapan itu,ada kilatan berwarna merah. Dan dengan suaranya yang parau ia berkata kepadaku dengan tawanya yang mengerikan.
"Miku Hatsune...aku menemukanmu..."
Sekejap itu pandanganku kembali normal. Badanku menggigil dan kepanasan sekaligus. Aku mengamati sekelilingku dengan rasa takut. Tiba-tiba awan menjadi gelap. Sepertinya akan hujan lagi?batinku.
Aku berharap agar cepat pulang.
Note
Author:yay,jadi juga chapter yang kedua. Terimakasih atas dukungannya. Specially for Kitahara Rosalie. Thanks buat reviewnya.
Maaf kalo rada-rada lebay gitu. Author cuma nulis apa yang jadi khayalan author (plak*ditampar miku)
Miku:Mou,author ngawur aja. Untung member vocaloid pada baik hati manis dan tidak sombong. By the way,nasib ku selanjutnya gimana neh?
Author:sabar,sabar miku-chan. Cerita ini akan kubuat menjadi happy ending. wakakakaka(devil smile). Ehem... untuk selanjutnya Ingatan masa lalu Miku akan terungkap. Dan apa yang terjadi sebenarnya dengan kata-kata terakhir kaito saat di atap?Dan siapa yang mengincar miku (masih rahasia dong)?! hehehe
Silahkan yang mau review,
author akan langsung membalas ke PM.
Monggo...^^
