Please, Say I Love You

Disclaimer : Masashi Kishimoto

Pair : Uzumaki Naruto x Haruno Sakura slight Inuzuka Kiba x Hyugaa Hinata

Genre : Romance(?) Humor(?)

Summary : Uzumaki Naruto anak yang hiperaktif ini terkenal dengan ketampanannya dan banyak di gandrungi wanita tetapi dia melihat mereka semua sama tidak ada yang Spesial kecuali seseorang yang bisa mendapatkan perhatiannya. Seorang perempuan pendiam di sekolah yang selalu menyendiri dan bahkan tidak pernah berbicara dengan teman teman di kelas maupun di sekolahnya.

Warning Typo bisa berkeliyaran character bisa ooc dan rada abal abal ficnya

Mind to RnR?

Its time to review

Mizu Miu chan : Makasih makasih udah mau baca walaupun ku paksa makasih juga buat masukannya :3 mungkin chapter ini udah bisa lebih bagus dari pada kemaren

Yuki no Fujisaki : yah ini chapter terbarunya tapi ga tau mungkin kecepetan apa engga moga suka

Yuka Namikaze Namikaze Sholkhan lutfisyahrizal : udah di lanjut nih moga suka sama chap baru ya

Nyuga totong : maaf ini pairnya cuman narusaku kalo naruhina kemungkinan ga bisa soalnya hinata pair sama kiba terus itu ceritanya nyambungnya sama sakura kalo hinata engga pas

Oke Happy Reading Minna!

Chapter 2

Sakura

Naruto POV

Perempuan yang menarik. Semua yang ada pada dirinya membuatku terpana rambut pink yang sebahu, mata hijau yang menyegarkan hatiku serta muka manisnya itu membuatku tak bisa melupakannya. Mungkinkah aku suka dengannya? Tidak mungkin aku baru melihatnya bagaimana bisa aku menyukainya.

Normal POV

"Naruto kau tidak apa apa? Maaf ini salahku karena bertindak tanpa memikirkan hal sesudahnya." Kiba kelihatannya khawathir padaku.

"Kau sih bertindak sesuka hatimu untung saja hanya tanganku yang ditendangnya. Jika dia menendang yang lain itu bahaya untukku baka!" Aku tidak tahan melihat sahabatku yang sifat bodohnya melebihi kebodohanku ini.

"Na...ruto-kun kau beneran tidak apa apa? It..itu tanganmu luka karena sepatu Haruno-san. Biar ku obati tanganmu Naruto-kun"

"Ah Hinata-chan aku tidak apa apa kok. Beneran tidak apa apa kok."

Sebenarnya tendangan Sakura itu sangat kuat untung aku kuat untuk menahannya. Baru kali ini aku di tendang seorang wanita.

Sakura POV

Menyebalkan mereka menyebalkan aku benci dengan tingkah mereka. Aku benci untuk memikirkan ini. Ini membuatku muak. Tapi aku merasa bersalah dengan pemuda berambut blonde itu karena mendapat tendanganku.

Normal POV

Jam pelajaran terakhir pun berbunyi para siswa mulai berhamburan untuk pulang ke rumah masing masing. Terlihat seorang cewek di loker sedang mengambil secarik kertas yang bertuliskan "Tendanganmu kuat sekali tanganku rasanya sakit banget. Mungkin jika tak kutahan aku mungkin sudah pulang dari sini."

Perempuan itu kaget saat membaca surat itu, dia terpana saat seseorang yang mendekatinya untuk menyapanya.

"Domo Haruno Sakura san. Perkenalkan aku Uzumaki Naruto cowok yang tadi kau tendang masih ingat bukan?"

"Oh.. Jadi kau yang ku tendang tadi maaf aku tidak sengaja. Ini plester untukmu maaf."

"Wah kau memberikannya untuk ? Wah terimakasih kau perhatian padaku Sakura-san"

Mataku terbelalak saat dia menunjukkan satu renteng plester. Aku jadi malu sendiri karena terlalu PD.

"Eh ternyata kau membawa banyak ya? Kau persiapan sekali"

"Iya. Permisi"

Ternyata Sakura bukanlah orang yang menjengkelkan, dia hanya kurang pandai bersosialisasi. Sepulang sekolah Sakura tidak langsung pulang. Dia pergi ke belakang gedung sekolah untuk memberi makan kucing yang ia pelihara.

"Hai Mio sudah lapar ya? Ini ini aku beri makan dulu ya. Sudah? Tumben sekali makanmu sedikit? Apakah kau sakit? Oh aku pulang dulu ya Mio"

Tanpa disadari ternyata Naruto mengikuti Sakura ke belakang gedung sekolah dia baru ternyata Sakura sangat baik kepada hewan dan terlihat menyayanginya.

Sakura POV

Hah aku akan pulang dulu untuk kerja paruh waktu. Sepertinya aku sedang di ikuti? Tidak tidak mungkin hanya perasaanku. Hah akhirnya sampai juga. Aku pergi ke belakang untuk mengganti seragam sekolahku menjadi seragam kerja. Pengunjung lumayan ramai hari ini. Hingga salah satu pengunjung mengunjungi toko sebelum akhirnya toko tutup. Dan aku pamit terhadap Tsunade san pemilik toko tempat kerjaku.

Normal POV

Senja hari itu Sakura pulang seperti hari-hari biasanya. Tapi dalam raut mukanya Sakura terlihat bersalah kepada Naruto dan di lain sisi dia merasa mereka memang harus mendapatkannya. Itu merupakan hari yang tidak disukai Sakura.

Tak terasa Sakura sudah berada di depan rumahnya. Dan dia langsung masuk tanpa memberi salam.

Krieek...(Itu suara pintu x3)

"Sakura mana Tadaimanya?" Kata Ibunya.

"Tadaima Kaa-san" denan nada yang malas.

"Okaerii Sakura-chan? Nande? Kau keliatannya seperti sakit?"

"Tidak Kaa-san aku baik baik saja. Air hangatnya sudah siap Kaa-san? Aku ingin pergi mandi untuk melepaskan penatku"

"Tunggu sebentar lagi ya. Itu hampir hangat kau ganti baju dulu" jawab Kaa-san ku dengan nada yang hangat.

"Haiiiii... Kaa-san baiklah aku ganti dulu."

Mungkin kau ingin tahu kenapa hanya ada ibu di rumah Sakura? Ayahnya meninggal saat dia berumur 9 tahun karena kecelakaan pesawat saat akan pergi ke luar negeri.

Flasback

Di bandara

"Tou-chan Tou-chan kalo pulang nanti aku minta boneka barbie yang gede yah"

Permintaan seorang anak perempuan yang masih berumur 5 tahun itu meminta ayahnya untuk membelikan hadiah saat pulang nanti

"Baik baik putri Tou-chan yang tersayang ini nanti Tou-chan bakal bawa boneka barbie yang buaaanyak oke?"

"Iya Tou-chan jangan lupa yaaaa."

Dan saat itu pun Tou-chan dari Sakura mulai masuk ke pesawat dimana dia akan berangkat ke luar negeri untuk menghadiri acara perusahaan di Amerika. Sebelum berangkat pun dia sempat mencium istri dan anak tercintanya.

"Hime jaga putri kita baik baik ya saat aku pergi. Terus untuk Sakura-hime jangan nakal ya jangan bikin Kaa-san menangis atau marah oke nanti Tou-chan kasih baju yang buaaaanyak. Janji?"

"Oke Tou-chan Sakura janji. Hati hati ya Tou-chan. Tou-chan jangan nakal juga ya disana."

Setelah itu dia berangkat dan pesawat yang dinaikinya lepas landas. Tak berapa lama ada berita menggemparkan Jepang. Kabarnya pesawat yang mengangkut para pengusahaa ke Amerika itu jatuh di Laut dan tidak ditemukan saat di lakukan pencarian. Ibu Sakura yang melihat berita itu pun menangis tersdedu-sedu dan Sakura yang masih kecil tak tahu apa apa telah kehilangan ayah tercintanya.

End Of Flashback

"Sakura-chan airnya sudah siap kalau ingin mandi cepatlah sebelum airnya dingin!"

Panggilan dari ibunya yang berada di dapur. Sakura pun bergegas pergi mandi untuk melepas penatnya.

"Baik Kaa-san aku mandi" jawabku di dalam kamar mandi.

Di sisi yang lain Naruto masih belum bisa melupakan setiap bagian dari tubuh Sakura. Dia tidak bisa tidur untuk sementara karena dia masih terpana karena Sakura. Saat enak sedang melamun sang penguasa di rumah Namikaze memanggil Naruto tapi tak ada jawaban. Akhirnya teriakan maut darinya keluar dan mengagetkan Naruto.

"Naruto? Saatnya makan"

Tak ada jawaban dari orang yang di panggil.

"Naruto saatnya makan. UZUMAKI NARUTO CEPAT MAKAN ATAU KAA-SAN AKAN MEMBUATMU TAK BISA MAKAN"

Teriakan maut itu pun membuat Naruto tersadar dan langsung pergi ke meja makan dengan tergesa gesa. Saat di meja makan pun Naruto yang biasanya lahap menyantap makannya sekarang hanya memainkan sendok dan garpunya tanpa memakan makanannya.

"Naruto? Cepat dimakan sebelum dingin."

Tak ada jawaban dari Uzumaki muda ini dia tetap memainkan sendok dan garpunyam

"NA..RU..TO! Makan atau kau akan puasa selama seminggu!"

"Eh baik Kaa-san aku makan aku makan"

Setelah selesai makan akhirnya Naruto pergi ke kamarnya untuk tidur.

Naruto POV

Sialan aku tidak bisa melupakannya. Aku ingin cepat-cepat bertemu dengannya besok ahhh kenapa aku tidak minta nomer hpnya tadi sialan sialan. Ah aku tidur saja kali aja bisa ketemu di mimpi hahahahaha. Semoga aku bisa mendapatkannya. Kami-sama tolong aku mendapatkannya.

Yah kolom dari Author B-)

Yahahaha balik lagi nih walau pun updatenya kecepetan dan dapet ide waktu habis presentasi di kelas ide ide muncul sendiri :3 dan mungkin update chapternya ga menentu soalnya kalo ada waktu + ada wifi id mungkin bisa update terus :D.

Oh iya jangan lupa tinggalin review juga buat nambah cerita di chap yang baru :D jangan sampe bosen mbacanya #kedipkedip. Oh iya udah dulu ya Jaa :D

TTD

Author terkece #plak terganteng #plak terbaik #plak author biasa aja :sfx tepuk tangan

Yamato Tachibana