Warning: Weird, Alurnya kecepatan, Typo, Gaje, OOC! Fairy Tail, Lucy pindah guild, dsb.
Mind to R&R?
No One POV
Lucy berjalan dipinggir hutan, setaunya hutan ini disebut Hutan Terlarang, Lucy tidak tau kenapa ini disebut Hutan Terlarang.
Dengan tekad kuat, Lucy berjalan memasuki hutan itu, tanpa mengetahui apa yang ada didalam hutan itu.
10 menit semenjak Lucy memasuki hutan itu, tapi dia belum menemukan apa-apa sampai dia mendengar sesuatu dari dalam goa dekat sana.
Lucy menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya, lalu dia mulai berjalan mendekati goa itu, dari luar goa itu, tidak ada yang aneh, akhirnya Lucy berjalan memasuki goa itu, sampai sebuah suara menghentikannya.
"Mau apa kau datang kemari manusia? Siapa kau?"
Lucy membelalakan matanya saat dia melihat sebuah naga didepannya, naga itu berwarna putih dengan ukiran berwarna emas di tubuh dan sayapnya, dan tanduk yang cantik berwarna sama.
"Naga!? Bukannya kalian menghilang 7 tahun yang lalu?" Tanya Lucy.
"Memang benar, tapi ada alasan kenapa kami menghilang, jadi, siapa kau manusia?" Tanya naga itu.
"Namaku Lucy Heartfillia, aku penyihir celestial." Jawab Lucy, naga itu terdiam setelah mendengar nama Lucy.
"Kau, kau anak Layla!?" Lucy mengangguk.
"Maafkan atas ketidak sopananku, namaku Ceres, aku naga bintang, aku adalah partner ibumu, dan ibumu adalah mantan ratu di Dragon Realm." Jelas Ceres, Lucy kaget dengan ucapan Ceres, ibunya seorang ratu?
"Tunggu, apa maksudnya? Mama ratu para naga? Mama hanya seorang penyihir celestial!" Ujar Lucy.
"Maaf Lucy-sama, inilah keadaan yang sesungguhnya, selama ini kami selalu mencari anda, karena Lucy-sama adalah pewaris tahta yang sah."
Lucy hanya terdiam memikirkan kata-kata Ceres tadi.
"Tapi, aku hanya seorang penyihir celestial yang memiliki 10 kunci emas, aku belum cukup kuat untuk menjadi seorang ratu, aku tidak akan bisa melindungi para naga." Tutur Lucy, Ceres tersenyum.
"Tidak Lucy-sama, anda penyihir yang kuat, apa saya belum mengatakannya? Kalau di Dragon Realm nanti, anda akan diajarkan 13 elemen Sihir Dragon Slayer."
"Benarkah?"
"Tentu saja, untuk apa aku bohong?" Lucy tertawa kecil.
"Baiklah aku mau! Aku akan menjadi lebih kuat dan melanjutkan tugas mama yang tertinggal." Ucap Lucy dengan semangat, tekadnya sudah bulat.
Ceres tersenyum lalu menurunkan badannya.
"Lucy-sama, naik ke punggungku, pegangan yang erat, karena kita akan terbang."
Lucy memanjat naik ke atas punggung Ceres lalu memegang erat leher naga itu.
"Anda siap?" "Aku siap!"
Setelah itu Ceres mengucapkan sebuah mantera dan portal berwarna biru muncul di hadapan keduanya, lalu Ceres mengepakkan sayapnya dan terbang memasuki portal itu, tidak lama setelah mereka masuk, portal itu menghilang.
-Dragon Realm-
Lucy membuka matanya yang sedari tadi dia tutup, matanya membulat setelah melihat pemandangan didepannya.
Langit biru dengan awan putih, air sungai yang masih jernih, pepohonan yang rindang, dan sebuah kastil megah yang ada tidak jauh dari tempat mereka sekarang. Benar-benar indah dan damai.
"Wow, tempat ini lebih dari perkiraanku, sangat indah." Ujar Lucy.
"Memangnya apa yang anda pikirkan?" Tanya Ceres.
"Yah, pokoknya tidak sebagus ini." Lucy dan Ceres tertawa bersama.
"Baiklah Lucy-sama, nanti ada 12 naga lagi yang akan anda temui di kastil. Mereka akan mengajarimu menjadi Dragon Slayer terkuat."
"Sebelum itu Ceres, bisakah kamu menghilangkan suffix -sama? Aku sedikit risih." Pinta Lucy.
"Maaf Lucy-sama, aku tidak bisa karena itu tidak sopan." Lucy hanya mengangguk mengerti.
Mereka tiba di taman belakang Istana, lalu mereka berhenti disana.
"Lucy-sama, aku ingin mencari naga yang lainnya, tunggu disini sebentar, jangan kemana-mana." Pinta Ceres, Lucy mengangguk mengerti.
Selama Ceres pergi, Lucy hanya berjalan-jalan disekitar taman, memetik sebuah bunga aster berwarna pink, dan menyiumnya.
"Lucy-sama maaf telah membuatmu menunggu."
Lucy membalikkan tubuhnya, seorang wanita cantik berkulit putih, bersurai emas panjang bergelombang, beriris kuning gading, mengenakan gaun bertali spagetti yang panjangnya mencapai tanah berwarna cream, dengan aksen emas dibawah rok, menggunakan sepatu sendal berwarna emas berjalan menghampirinya.
"Uhm maaf, tapi, anda siapa?" Tanya Lucy, perempuan itu hanya tertawa kecil.
"Maaf, aku tidak memberitahumu tadi, aku Ceres, para naga bisa berubah menjadi manusia, tapi hanya naga golongan major yang bisa." Ujar Ceres.
"Oh maaf, aku tidak tau. Apa itu naga golongan major? Dan mana naga yang lain?" Tanya Lucy.
"Naga yang lain akan segera datang, selagi menunggu akan aku akan menjelaskan apa itu naga golongan major dan minor."
Mereka berdua duduk di sebuah bangku di taman itu, lalu Ceres memulai penjelasannya.
"Disini, naga dibagi menjadi 2 yaitu Major dan Minor, Naga Major adalah naga yang mempunyai elemen yang sangat utama seperti api, langit/udara, besi, air, celestial/bintang dan lain-lain, contohnya Igneel. Naga golongan minor adalah naga lava, emerald, dan lain-lain, contohnya Scissor Runner. Ada yang mau ditanyakan?" Tanya Ceres.
"Uhm, untuk sekarang sudah jelas, aku akan bertanya lagi nanti."
Tak lama kemudian, para naga mulai berdatangan satu persatu.
"Woh, kau sangat mirip dengan ibumu Lucy." Ujar laki-laki berambut merah yang Lucy yakini adalah Igneel.
"Ah, tidak, mama lebih cantik dari pada aku." Jawab Lucy malu.
"Menurutku, anda lebih cantik." Ujar wanita berambut pink.
"Sudah, jangan membuat Lucy-sama tambah malu karena pujian kalian, lebih baik perkenalkan diri kalian masing-masing." Suruh Ceres.
"Baiklah, aku duluan yang mulai, namaku Igneel, aku Fire Dragon, senang bertemu denganmu Lucy." Igneel menjabat tangan Lucy yang dibalas oleh Lucy, "Senang bertemu dengan mu juga Igneel." Ucap Lucy.
"Lalu, aku Grandeeney, aku Sky/Heaven Dragon, senang bertemu denganmu Lucy-sama." Ucap wanita berambut pink tadi.
"Yosh, aku Metallicana, aku Iron Dragon." Ucap laki-laki berambut hitam yang hampir mirip dengan Gajeel.
"Aku Skiadrum, aku Shadow Dragon, aku harap kita bisa rukun." Ujar perempuan berambut hitam diikat ponytail.
"Aku Weisslogia, aku adalah The Great Light Dragon!" Seru laki-laki berambut blonde pucat.
"Hentikan Weiss, sikapmu itu benar-benar menyebalkan." Ujar Skiadrum kesal.
"Sudah, tidak perlu ribut, masih banyak yang belum memperkenalkan diri." Lerai Lucy, merek berduapun diam.
"Aku Hera, aku Earth Dragon."
"Aku Tetria, aku Ice Dragon."
"Aku Demetria, aku Water Dragon."
Baru saja Lucy ingin membuka mulutnya, Ceres menyelanya.
"Mereka kembar." Lucy mengangguk mengerti.
"Cubelios, aku Poison Dragon."
"Rexus, Lightning Dragon."
"Acnologia, Dark Dragon."
"Acnologia? Aku pikir kau jahat."
"Ya, itu karena Zeref mengendalikanku agar aku menghancurkan dunia, tapi ibumu mematahkan mantera itu dan aku bebas."
"Oh, souka."
"Apa kah semuanya sudah memperkenalkan diri?" Tanya Ceres.
"Aku belum!" Ujar seorang perempuan berambut hijau muda.
"Ayo cepat, masih banyak yang ingin aku jelaskan kepada Lucy-sama." Ujar Ceres.
"Baik-baik, aku Petra, Time Dragon, kekuatanku hampir sama seperti Time Arc, tapi mungkin lebih kuat."
"Oke, Lucy-sama, sekarang aku akan menjelaskan sesuatu, waktu disini dan di Earthland berbeda 2 hari, 2 hari disini sama dengan 1 hari disana, anda akan berlatih sampai anda benar-benar menguasai semua kekuatan naga Major, mungkin memakan waktu bertahun-tahun, jadi, anda siap?" Tanya Ceres, Lucy mengangguk mantap.
"Tentu saja, sudah kubilangkan sebelum kita kesini? Aku ingin menjadi kuat dan melanjutkan tugas mama yang tidak terselesaikan, tekadku sudah bulat." Ujar Lucy, tidak ada keraguan dimatanya.
"Baiklah, latihanmu dimulai besok hari."
-Time skipped [2 month later]-
Lucy sedang berlatih bersama Skiadrum, dia sedang melatih mantra yang Skiadrum ajarkan padanya.
"Shadow Dragon's Black Breath!"
Sebuah tornado kecil keluar dari mulut Lucy, membuat beberapa pohon didepannya ambruk.
"Bagus Lucy-sama, anda sudah hampir mengusahai jurus itu, tinggal dilatih lagi, maka jurus itu akan sempurna." Terang Skiadrum, Lucy mengangguk mengerti, tiba-tiba Acnologia menghampiri mereka berdua.
"Acnologia? Ada apa?" Tanga Lucy.
"Maafkan aku Lucy, karena kecerobohanku, Fairy Tail sedang melakukan S-class exam di TenrÅjima harus terkubur di pulau itu." Ujar Acnologia.
"Apa mereka mati?" Tanya Lucy, sedikit kekhawatiran terdapat di ekspresinya.
"Tidak, master pertama menyelamatkan mereka, tetapi mereka harus tertidur selama 7 tahun." Lucy menangguk mengerti, lalu melanjutkan latihannya lagi.
"Kau tidak marah?" Tanya Acnologia.
"Tidak, aku tidak marah, tapi terima kasih karena kau sudah jujur kepadaku." Balas Lucy sambil tersenyum.
-Time Skipped [7 Years Later]-
[A/n: maafkan saya karena terlalu banyak time skip, karena masa training hanya sampingan, konflik utamanya akan datang di masa depan/? (Di earthland sudah 3,5 tahun semenjak Lucy pergi)]
Sudah 7 tahun Lucy tinggal di Dragon Realm, umurnya sekarang sudah 20 tahun, rambutnya sudah mencapai pinggulnya dan warnanya berubah menjadi golden, tubuhnya juga sudah berubah.
Sekarang Lucy lebih suka memakai pakaian yang casual, seperti Crop tee dan celana jeans, atau tank top dengan rompi dan celana pendek. Warnanya juga, dulu Lucy senang memakai pakaian pastel, sekarang dia lebih suka memakai warna netral.
"Lucy-sama, anda sudah hampir menguasai semua sihir, tapi ini belum sempurna, mungkin beberaoa tahum lagi anda akan selesai, setelah selesai anda akan pergi ke Earthland kan? Apa yang akan anda lakukan?" Tanya Ceres.
Lucy memikirkan kata-kata Ceres, apa yang akan dia lakukan saat kembali?
"Oh ya Ceres." Panggil Lucy.
"Ada apa Lucy-sama?" Tanya Ceres.
"Bolehkah aku pergi ke Earthland sekarang? Aku ingin melihat apa yang sudah terjadi disana." Pinta Lucy.
"Anda yakin?" Lucy menangguk.
"Baiklah, akan aku antarkan anda ke Earthland, ayo."
-Magnolia, Earthland-
Lucy POV
Senang rasanya bisa kembali ke sini, tidak ada yang berubah disini, hanya ada tambahan bangunan-bangunan dipinggir kota.
Aku melihat ke tengah kota, tempat guild Fairy Tail dulu berada, betapa kagetnya aku saat melihat bendera guild yang tidak kukenal, di pintu depannya bertuliskan Twilight Orge, apa itu guild baru?
Aku berjalan-jalan hutan Magnolia, menghabiskan waktu sampai Ceres menjemputku lagi disini, sampai aku menemukan sesuatu didekat padang rumput, sebuah tenda.
'Tenda? Siapa yang berkemah disini?' Tanyaku dalam hati, aku berjalan pelan menuju tenda itu, tidak ada siapa-siapa didalamnya, mungkin pemiliknya sedang pergi.
"Siapa kau! Mau apa kau dengan tendaku?" Teriak seseorang dari belakang, tunggu, suara perempuan yang sangat familiar di telingaku.
"Levy-chan?" Panggilku hati-hati, aku membalikkan tubuhku, aku membelalakan mataku.
"Lu-chan?" Ucapnya kaget, lalu dia berlari menghampiriku dan memelukku, aku pun membalas pelukannya.
"Levy-chan, apa yang kau lakukan disini?" Tanyaku, air mataku tidak bisa berhenti.
"Kau tau, disaat kau keluar dari guild? Beberapa hari sebelum ujian S-class, mereka semua melakukan hal yang sama terhadapku, saat itu tidak ada yang membelaku, teman-teman kita tidak tau dimana. Aku benar-benar sedih, selama ini, aku tinggal disini dan berlatih agar menjadi lebih kuat, sudah ada sedikit perubahan, tapi ini belum cukup." Cerita Levy panjang lebar, aku tidak menyangka Fairy Tail akan melakukan hal ini kepada sahabatnya, aku benar-benar marah sekarang.
"Tenang Levy-chan, aku akan membantumu menjadi lebih kuat, lalu kita sama-sama akan membalas perbuatan mereka terhadap kita, kita akan membuat mereka sadar, kita tidak lemah, kita kuat, kita akan membuat mereka memakan kalimatnya sendiri, akan aku- tidak, kita berdua akan membuat mereka menyesal telah membuang kita." Ucapku, aku bertekad akan membalas mereka, perbuatan mereka sekarang sudah keterlaluan.
"Tapi, bagaimana caranya?" Tanya Levy, aku tersenyum.
"Tenang saja, kau akan tau nanti."
Aku membantu Levy membereskan tendanya, Levy bertanya kita akan kemana, aku hanya menjawab,
'Sebuah tempat yang indah.'
Tak lama kemudian Ceres muncul, tentu saja Levy kaget saat melihat Ceres, setelah aku menjelaskan semuanya kepada Ceres, diapun setuju, akhirnya kami bertiga pergi ke Dragon Realm.
-Dragon Realm-
No One POV
"Lu-chan, tempat ini menakjubkan!" Seru Levy, Lucy mengangguk setuju.
Diperjalanan tadi, Lucy sudah menjelaskan apa yang dia lakukan selama ini, dan lagi, membuat Levy kaget, "Sahabatku seorang ratu? Hebat!".
Mereka akhirnya sampai di istana, waktu yang tepat, para naga sedang berkumpul.
"Hai semua!" Sapa Lucy.
"Hai/halo Lucy-sama/Lucy/Lucy-chan."
"Siapa gadis yang ada disampingmu?" Tanya Rexus.
"Dia sahabatku, namanya Levy McGarden, dia ex-Fairy tail." Jelas Lucy.
"Jadi kau pernah menjadi mage di guild itu?" Tanya Demetria.
"Iya, setelah mereka 'membuangku', aku menyesal pernah menjadi anggota mereka." Ujar Levy, wajahnya terlihat kesal.
"Baik, tidak perlu lanjutkan pembicaraan tentang para peri sialan itu." Ujar Cubelios, sepertinya dia juga tidak suka dengan Fairy Tail.
"Levy ingin berlatih disini, bolehkan?" Pinta Lucy, dia memasang puppy eyenya.
"Tentu saja, aku juga merasakan potensi yang ada dalam dirinya, tapi kau belum mengasahnya dengan baik." Jelas Hera.
"Sungguh?" Tanya Levy.
"Tentu saja, aku akan mengajarimu Earth Dragon Slayer Magic, dan memperkuat Script Magicmu." Ujar Hera, Levy tersenyum senang.
"Terima kasih!" Ucap Levy sambil membungkuk, Hera tersenyum melihatnya.
"Baiklah, aku masih harus memperdalam Ice Dragon Slayer Magic, Levy, Hera dan Tetria, ayo kita pergi latihan!"
Chap ini alurnya kecepetan ya? Aku ngerasanya sih gitu
Oke, cukup segini dulu untuk chap 2, gimana? Mengecewakan tidak?
Aku akan ngejelasin penampilan para naga yang belum ku jelaskan tadi :
- Tetria : Perempuan, berambut putih lurus, bermata biru tua.
- Demetria : Perempuan, berambut biru tua bergelombang, bermata putih kebiruan.
- Hera : Perempuan, berambut coklat disanggul berantakan dengan flower crown menghiasi rambutnya, bermata hijau tua.
- Rexus : Laki-laki, berambut kuning (hampir mirip Laxus), bermata coklat.
- Acnologia : Laki-laki, berambut hitam (mirip Rogue), bermata biru.
- Petra : Perempuan, berambut hijau tua sebahu, bermata coklat.
-Cubelios : Laki-laki, berambut burgundy (kayak Cobra), bermata ungu
Jadi total ada 7 naga perempuan 6 naga laki-laki.
Aku make nama ularnya Cobra, karna aku gak tau mau namain dia siapa -_-
Buat pakaian, kalian imajinasikan saja sendiri, aku sama sekali gak punya sense of fashion -_-
If you like it please review this story jadi aku semangat lanjutinnya.
Aku terima kritik dan saran, but no flames oke :)
See you in the next chap!
-SkySorceress72-
