Selamat sore, malam, pagi, siang.

Akhirnya bisa update lagi.

Oh ya makasih yang udah REVIEW.


Ini balasan bagi yang udah Review;

Azuka kanahara:makasih saranya yang sangat berguna bagi saya murimut-chan:yuk tanya sakura.

Chiwe-sasusaku:kalo pairingnya yes. Tapi sasuke nggak jadi rebutan tapi yang jadi rebutan sakura. Endingnya please wait.

Argi kartika "konan"t:arigatou sarannya uchiharuno sasusaku:sebenernya sih sedih, maklum gengsi gede uchiha.

Dark angel ai maiyashiro:ok diusahain*sambil dagang sayur.


Makasih banyak buat yang udah ngereview fic ini. Moga bermanfa'at untuk seluruh author fanfiction.

Let's go and enjoy reading .


Chapter 02 : I Never Stop to Save You .


" Hah, pekerjaan dimulai.
Setelah selesai mengeluarkan isi tasnya, Sakura kemudian membuat strategi pengamanan yang pernah dipelajarinya di AKADEMI ANBU Konoha.

" CCTV ditaruh di tempat tempat strategis dimana sasuke biasa berada dirumah ini, lalu dihubungkan ke laptopku. Hmmm....... ." ujar Sakura.

Kemudian Sakura membawa alatnya untuk dipasang. Kemudian dia berkeliling, untuk melihat lihat tempat yang dianggap strategis. " AHA..... Diruang tamu, ruang keluarga, taman depan, pintu rumah, halaman belakang, w....." Sakura tiba-tiba berhenti berkata. Dia bertanya pada diri sendiri. " WC ? Itukan tempat yang dianggap paling PRIVASI, terus kamar tidur ? Hmmm.... jadi bingung nih." kata Sakura sambil menggaruk kepala yang emang gatal dari tadi, " Tapi, baiklah sekarang akan kupasang. Mulai dari taman." dengan membawa peralatannya Sakura berjalan menuju tempat yang dia tuju.

Setelah sampai dia kemudian mencari tempat yang cocok, " Em.., dimana ya aku taruhnya ?" kata Sakura.

Setelah hampir 10 menit dia akhirnya mencapai tempat yang cocok, " Disitu aja, di pohon mangga. Pohonnya kan paling tinggi dan besar di taman ini." guman Sakura. Diambilnya camera CCTV yang dibawanya dan akan di pasang di salah satu ranting pohon tsb. Tetapi, dia kurang tinggi meraih ranting pohon tersebut. Dan dengan terpaksa dia harus memanjat, " Cpek...dech! Eit ini tugas, Tugas yang di serahkan padaku jadi aku harus bertanggung jawab !" kata Sakura, dia berusaha memanjat pohon tersebut. Dan tanpa dia sadari dia terpeleset, "AAAKKKHHH.........!!!!!"

Sakura terjatuh ditanah setinggi dua meter tetapi dia berhasil ditangkap oleh Sasuke, " Hey, Sakura, apa kau mau mati ? Kalo nggak sanggup dan pingin minta bantuan, panggil kami saja." kata Naruto (yg sebenarnya terdapat exspressi CEMBURU.

" Ma'af dech naruto." kata Sakura. Segera Sasuke menurunkan Sakura dari dekapannya. " Lalu untuk apa semua peralatan ini ?" tanya Sasuke dengan cool.

" Ini buat mengawasi setiap ruangan di rumah ini, kalau kalau ada yg mencurigakan." kata Sakura.

" Ahh...nggak perlu." ucap Sasuke.

" Kenapa ? Ini menyangkut keselamatanmu ! Kau tahu tidak sih untuk apa kami ditugaskan kesini ? Untuk menjagamu dari orang orang yang akan mencelakanmu ! Dan aku heran kenapa orang sepertimu tidak sedih karena kehilangan seluruh anggota keluarga !" kata Sakura. Sasuke terdiam. Kemudian dia berkata, " Jangan pernah menyinggung perasaanku dengan hal itu, dan aku bukan anak kecil yang selalu dijaga." Dia kemudian meninggalkan tempat itu.

Sakura terkejut mendengar hal itu, sadar telah menyinggung perasaan Sasuke kemudian berlari menyusul Sasuke meninggalkan Naruto sendirian. Sasuke sudah berada dikamarnya. Sakura yang telah berlari mengejar Sasuke berhenti didepan pintu kamar sasuke. Dia ingin masuk tetapi dia mendengar Sasuke menangis. Tangis yang kata orang orang tidak pernah dikeluarkan karena gengsi uchiha. Dengan sembunyi sembunyi (kayak gerilya) Sakura melihat sasuke menangis memeluk foto orangtuanya.

" Ma'af ayah, ibu..... Aku tidak bisa melupakan kesedihanku ini..... Sebenarnya aku masih ingin bersama kalian, tapi kenapa kakak setega itu denganku....hiks....hiks..." kata Sasuke sambil menangis tanpa ia sadari Sakura mengintipnya dibalik pintu.

Sakura merasa bersedih atas hal itu. Dia lalu pergi dari situ tapi, prak dia menabrak pot bunga besar dan langsung jatuh kebawah menelusuri tangga( karena letak kamar Sasuke dilantai 2 dan dekat tangga. Sakura kesakitan tetapi dia tidak ingin merepotkan Sasuke dia kemudian berdiri kembali dengan badan yang masih sakit. Dia hampir terjatuh lagi kalau Sasuke tidak menangkapnya.

" Sakura, hati-hati." kata Sasuke setelah menangkap Sakura yang hampir terjatuh tadi, " Ah nggak apa - apa, kau tidak usah mencemaskan aku, aku baik baik saja." kata Sakura sambil memegang kepalanya yang sakit, " Oh ya Sasuke, aku minta ma'af karena mengintipmu menangis tadi. Jadi kupikir lupakan kata-kataku tadi terhadapmu ?" kata Sakura lagi. " Tidak apa - apa, sebenarnya aku yang minta ma'af," kata Sasuke. " EH ?' Sakura heran dengan jawaban Sasuke tadi. " Karena kau benar. Banyak orang yang mengatakanku begitu. Lagipula apa yang kulakukan hanya untuk mempertahankan reputasi klan ku yaitu UCHIHA. " kata Sasuke lagi. Lalu dia memeluk Sakura yang dari tadi seperti kebingungan.

" Sasuke ?."

Sasuke melepaskan pelukannya dan dia mengizinkan Sakura melakukan apapun yang bisa membuatnya bisa terlindungi. " Baiklah kau boleh melakukan pekerjaanmu itu, tapi aku boleh membantumu ?" kata Sasuke. " Boleh, tapi jangan kemalaman karena besok kau sekolah ? " jawab Sakura singkat. Sakura tahu Sasuke masih bersekolah di SMKN1KONOHA.

" Ok."

Dengan dibantu Sasuke + Naruto, Sakura dapat menyelesaikan strateginya yang pertama sampai 08.30 malam, lama banget.

" Sudah selesai Sasuke, kau cepatidur besok kau bisa terlambat pergi sekolah. Aku dan Naruto akan bergantian berjaga." kata Sakura menyuruh Sasuke tidur. " Ok, tapi kau juga jangan lupa istirahat." kata Sasuke. Sakura hanya mengganggukan kepala. Kemudian Sasuke memeluk dan mencium pipi kiri Sakura. "EHEM..." kata Naruto tiba-tiba.

Sasuke kemudian melepaskan pelukannya" Baiklah aku istirahat dulu, Sakura, Naruto. Selamat malam." kata Sasuke. " Selamat malam." jawab Sakura dan Naruto serempak. Sasukepun berjalan menuju kamar tidurnya. " Ah... Naruto, itukan lagi enak. Gimana sih ?" kata Sakura sambil mencubit pinggang Naruto.

" Iye, ma'af." jawab Naruto. Sasuke yg melihat mereka berdua dari lantai dua hanya tersenyum. Melihat kekonyolan mereka berdua. Sasukepun masuk kamarnya dan tidur di bawah penjagaan NARUTO dan SAKURA di ruang tengah yang dijadikan ruang kerja sementara oleh mereka.
Sakura kemudian menuju tempat kerjanya dan menyalakan laptopnya dan melihat video yang ditampilkan oleh kamera CCTV. Sedang Naruto hanya membaca koran sambil menemani Sakura.

" Naruto," kata Sakura memulai pembicara'an. " Eh, iya ?" jawab Naruto. " Bagaimana menurutmu Sasuke itu ?" tanya Sakura.

" Oh, Sasuke ? Ia sih keren, cool, dan katanya punya fansgirl yang banyak di sekolahnya." jawab Naruto.

" Terkenal sekali dia, kalau saja aku bisa mem... eh ?" kata Sakura terhenti karena ada gerak gerik aneh yang terekam di CCTV yang ada di halaman belakang.

" Ada apa, sakura ?" tanya Naruto heran melihat tingkah Sakura.

" Coba lihat ini, Naruto. Ada yg mencurigakan." sambil menunjuk objek video dilaptopnya. " Eh itukan seperti manusia. Jangan jangan, Sakura ayo kita lihat kebelakang." ajak Naruto. Sakura hanya mengiyakan ajakan Naruto.
Naruto dan sakura berjalan mengendap ngendap. Setelah sampai di pintu belakang. Sakura mengintip dari jendela kiri Pintu, sedang Naruto dari jendela yang lain.

Dan benar' mereka melihat 3 orang yang mencurigakan. Siapa mereka ?' batin Sakura. Dengan bantuan sinar bulan SEPARO(?) mereka berdua dapat melihat dengan agak jelas. Satu orang postur tubuhnya tinggi, berambut biru, entah topeng atau tidak wajahnya mirip ikan hiu(?). Yang satunya agak pendek, rambutnya berwarna merah, wajahnya ganteng(?). Yang satunya lagi gayanya mirip dukun(?). Dan mereka bertiga memakai baju bersimbol awan merah. "AKATSUKI ?" kata Naruto pelan.

" Akatsuki ?" kata Sakura heran mendengar kata Naruto tsb. " mereka adalah organisasi yang mirip teroris, mereka terdiri dari para penjahat kelas super kakap(?). Aku pernah bertemu mereka. Sayang aku tidak bisa menangkap mereka. Eh ternyata ketemu disini." jawab Naruto.

Sakura terkejut, " Jangan jangan, mereka mengincar Sasuke? " kata Sakura. " Kalau ya ayo kita cegah mereka." kata Naruto sambil mulai beranjak pergi kesana, tetapi Sakura keburu mencegahnya.

" Sssttt.... Jangan gegabah naruto !, ingat jika kau gegabah maka pekerjaan kita jadi sia-sia, kita perhatikan dulu mereka. Lalu pada saatnya kita baru menangkap mereka, mengerti ?" kata Sakura. Naruto terdiam. Kemudian menuruti perkataan sakur.

sedang di tempat Akatsuki tsb.

" Hei Sasori, beneran ini tempatnya ?" tanya orang yg mukannya kaya hiu.

" Ya, iyalah... Masak yaiya dong. Dasar muka ikan(?)." jawab pria berambut merah.

" Apa katamu ?" teriak Kisame nama orang yg mirip hiu.

" Sssttt... jangan bertengkar, kita kan se-tim and jangan teriak nanti yg dirumah denger." kata Hidan nama orang yg berlagak dukun tsb.

" Terserah, lho !" kata mereka berdua serempak.

Ditempat Naruto dan Sakura

" Sepertinya mereka akan beraksi, ayo kita cegah mereka !" ajak Sakura.

" Baiklah." jawab Naruto.

Mereka berdua kemudian berlari menuju tempat ketiga AKATSUKI tersebut.

" Mau apa kalian disini ?" tanya Sakura.

" Terserah kami, bukan urusan kalian anak kecil." jawab Sasori.

" Kau... Kau ingin mencelakakan Sasuke-kan ?" tanya Naruto.

" Kalau ya ?" kata Kisame.

" Kau ini..." segera Naruto mengambil ancang-ancang menyerang. Tetapi, Sakura menghentikannya.

" Sakura ?" tanya Naruto

" Kalian para anggota AKATSUKI, kenapa memilih jalur yang salah ? Padahal kalian kuat dan hebat. Mengapa kalian memilih jalan yang salah, hah ? Kalian para penjahat kelas kakap yang tak bisa dima'afkan !" kata Sakura.

" Hah, mau apa kau, anak ke..... Akh !" Sasori berhenti berbicara ketika sebuah pisau menancap di dada kanannya. " Kau gadis LICIK...!" teriak Sasori.

" Aku tidak bisa membiarkan Penjahat kelas kakap seperti kalian berkeliaran..!" Bentak Sakura.

" Hn. Berani juga kau ? Baiklah akan kuladeni kalian." Kata Kisame. dia mengambil senjata yang dibawanya di punggungnya. Diikuti Sasori mengeluarkan boneka yang bisa dikendalikan olehnya seorang. Dan Hidan mengeluarkan jurus dan mantra-mantra ala dukun dengan didampingi senjata Kapak bertaring 3.

Sakura mengeluarkan sarung tangan hitamnya dan mengeluarkan pedang samurainya, sedang Naruto mengeluarkan Senjatan yang sama dengan naruto. maklum senjata itu adalah senjata khas ANBU.

" AYO, BERTARUNG !!!"


To be contunied .


Chapter 02 selesai nih ! Makin seru ceritanya. Dan buat para pembaca dan para review untuk memberi masukan buat pembuatan chapter depan. Agar fic ini makin kedepan makin baik. Karena saya punya niat mau membuat fic ini Menjadi Sebuah Cerita Series yang panjang.

Mohon REVIEW-nya.

ARIGATOU