Title : Ring Ring Love
Rating : T
Pairing : KaiGaku, YoruRan, SoraSunao
Summary : Nagase udah pulang! Lalu gimana keadaan Sunao dan Gaku yang udah nggak mau ketemu ama doi?
Chapter 2 : Come back
"Selamat pagi Sora-kun, Sunao-chan!"sapa Nanami yang sedang asik menyiapkan makanan di meja makan. Ya iyalah masak di meja ikan! *dilempar sepatu
"Pagi Nanami-chan!"
"Sekarang jam berapa?"Tanya Sunao sambil mengosok-gosok matanya. Rasanya dia ngantuk sekali.
"Jam 7, kalian ada kuliah?"
"Jam 12,"jawab Sora yang siap-siap tempur ama makanan. Air liurnya udah netes sana-sini. Jadi buru-buru Nanami nyeret Sora ke kamar mandi. Gilee air liurnya udah nyampe satu baskom.
"Kalau Sunao-chan?" Nao menggelengkan kepala.
"Apa ada berita dari Souichirou-san?" Nanami menggeleng.
"Aku tidak apa-apa Sunao-chan, lagipula…" Nanami masang pose prajurit Coloseum makan singa. Eh? Emang prajurit Coloseum pernah makan singa? "Ada hukuman tersendiri untuknya,"smirk Nanami. Wow Angel turn to Demon.
"Aku setuju Nanami-san! Sebagai sesama uke…." UWOOO Ikatan Persaudaraan Antar Uke ternyata. "Kita tidak boleh membiarkan para seme seenaknya!"
"Sunao-chan…"
"Nanami-san…"
Wajah mereka berdekatan. Hiks..hiks… persaudaraan yang indah.
"Cukup! Sunao harus ikut denganku!"ujar seseorang sambil menarik tubuh Nao ke pelukannya.
"Baiklah, kalau begitu aku pergi dulu. Aku berangkat!"
"Hati-hati di jalan, Nanami-san!"seru Nao yang masih dipeluk dari belakang. Nao mendongakkan kepalanya. Meski nggak perlu begitu dia sudah tahu siapa yang saat ini memeluknya dalam posisi hanya pake handuk di bagian bawah.
"Sekarang giliran kita…"ujarnya. Tangan kirinya mulai bergerak mengangkat t-shirt Nao.
"Emmm…" Nao mencoba melepaskan tangan itu dari tubuhnya. "YORU!"serunya kesal. Alter Seme-nya kan kuat banget. Dia berontak juga kagak bisa lepas.
furisosogu kagayaki ha kagirinaku kimi he to todoku yume ga terasu ano basho he
"Sunao?"panggil Sora pada orang yang dipeluknya. Dia melihat penampilannya. "HWAAA! Eh, tadi bukan aku sungguh! Itu Yoru!"
"Yoru…."
GLEK! Sora merasakan firasat buruk. Orang berambut pink itu berbalik menatapnya!
"Yoru…. Mana Yoru? Yoru…." Mata orang itu kini berwarna merah. Berarti…..
"R…Ran…."
"Yoru… Yoru…." Sora mengacak-acak rambutnya stress. Alter Uke-nya ini kan benar-benar mempesona dan mempunyai gaya khas innocent uke yang lebih innocent dari pada uke-nya sendiri. Dia sering annoying gara-gara uke Yoru ini.
"Ran, panggil Sunao!"
"Yoru mana?" Dia mendekati Sora. Jurus seductive-nya mulai keluar nih.
ano hi mita sora akaneiro no sora wo
"Moshi moshi."
"Nao-kun ada apa kenapa tadi aku telpon Sora-kun nggak diangkat?"Tanya suara di seberang sana.
"Eh? Tidak ada apa-apa. Kenapa menelpon sepagi ini Matsuri?"Tanya Nao yang asik terfokus pada handphonenya. Sora langsung menghela nafas lega. Dia udah kapok diserang ama Ran di hari pertama dia keluar dari rumah sakit. Ya…. Meski gara-gara pertemuan itu Sora jadi kepikiran terus ama Sunao sih.
"Aku sekarang di apartemen dengan Gaku."
"Gaku kenapa?" Sora langsung bangkit dan mendekati Sunao. Gaku kan kouhai mereka yang paling manis.
"Dengar baik-baik! Nao-kun, orang itu sudah kembali."
"Orang itu?"
"Nagase…"
"?" Nao menjatuhkan handphonenya. Dia langsung menoleh pada Sora. Seluruh tubuhnya bergetar.
"Kuu-chan…."
"?" Sora langsung memeluknya. Dia tahu Nao tak akan memanggilnya Kuu-chan kalau hal itu tak berhubungan dengan masa lalu mereka.
"Dia…. Nagase… kembali…."
"Tenang, aku akan melindungimu."
"Matsuri-senpai?" Gaku menatap cemas pada senpainya itu.
==================================================/====================================================================
"Ada Sora. Aku yakin Sora akan melindungi Nao-kun." Matsuri memasukkan handphonenya di saku celana. Raut wajah Gaku masih terlihat cemas.
CLICK!
Gaku bengong…. Bengong… bengong….
"Untuk sementara itu, aku akan mengantar jemput kouhaiku tersayang,"canda Matsuri sambil mengacak-acak rambut Gaku.
"Matsuri-senpai kembalikan!"teriak Gaku. Matsuri sih tetep asik lari sambil sesekali motret Gaku.
==================================================/====================================================================
CLICK!
CLICK!
CLICK!
"Apa yang salah ya?"gumam Matsuri sambil membolak-balik kamera digitalnya. Emang pengaruh ya? "Waktu motret Gaku tadi masih bisa, kenapa sekarang nggak bisa ya?"bingungnya. HAH? Waktu motret Gaku bisa jangan-jangan…. KUTUKAN NAGASE! *dilempar
"Lho? Sebentar… jangan-jangan…." Matsuri melihat memori kameranya. Full memory. Burung gagak melintas, Aho.. Aho… Aho.. "Ah, pasti aku lupa menganti memory-nya tadi pagi."
All in all it's the perfect scene and there's not anywhere that I would rather be and it's now
"Moshi moshi."
"Matsuri, kamu dimana?"
"Masih di kampus, ada apa?"
"Nanami bilang hari ini jadi perayaan ke 2 diterimanya Gaku."
"Apa? Perayaan? Hohohohoho tenang saja Nao-kun dimana ada perayaan disitu ada Matsuri."
"Oh ya Gaku sudah disini jadi nggak perlu dijemput."
"Jam berapa mulainya?"
"Matsuri datang jam berapa?"
"Aku mungkin telat harus kembali ke apartemen dulu."
"Matsuri! Titip beli sake ya!"
"Iya, iya Matsuri-senpai sake!"
"ADA WINE! Tapi.. Matsuri aku titip itu ya."
"Itu?" Matsuri berpikir.. berpikir… berpikir…. Menjelajahi ruang waktu dan dimensi. Menembus pusaran dan pusaran. Melalui black hole.. *dijitak gara-gara kelamaan. TING! "Tentu Nao-kun!"jawab Matsuri senang. Soalnya kalau ada itu pasti lebih meriah.
"Kami tunggu!"
"Sampai nanti!" Matsuri menutup handphonenya.
"Sudah liat cowok di gerbang tadi?"
"Aku bingung, dia nunggu siapa ya?"
"Tentu saja pacarnya."
"Tidak, padahal dia kan keren sekali."
"Gimana ya, kalau aku samperin aja?"
"Aku yakin bisa merebutnya dengan pesonaku."
Matsuri cengok. Kok bisa ada cowok yang lebih ganteng dari dia masuk ke kampus ini dan nggak lapor lagi. Yeee ketahuan nih Matsuri naruciso! *ditendang Matsuri.
Matsuri langsung membereskan barang-barangnya. Peduli amat ama cowok nggak jelas di pintu gerbang. Dia langsung berjalan ke arah pintu keluar namun terhenti di kerumunan gadis. Pasti cowok itu. Kasihan….
Pandangan mereka bertemu. Mereka berdua saling menganggukkan kepala. Cowok berambut hijau itu menerobos mendekat ke arah matsuri.
"Selamat Sore, Nagase-san."
"Kau… teman Hashiba Sora…"
==================================================/====================================================================
"Jadi… Nagase sudah pulang…"
"Benar, karena itu aku menjemput Gaku. Dia tidak boleh dibiarkan sendiri."
"Tapi bagaimana dia bisa tahu kalau disana tempat tinggal Gaku yang baru? Padahal kalian berempat kan pindah setelah Nagase pergi."
"Jangan-jangan Souichirou-niichan?"duga Sora.
"Souichirou-niichan?"
"Souichirou?"
"Souichirou-sensei?"
"Yang tahu tempat tinggal kita sekarang hanya Nanami, Souichirou dan 3 trio kecil itu."
"Benar, Nagase tidak mungkin bertanya pada tiga anak manis itu. Lagipula tempat tinggal kalian yang baru kan tidak terdaftar dalam sekolah. Dan dia tidak mungkin mencari tahu universitas dimana kalian berada.
"Tapi kenapa baru sekarang dia mendekati Gaku lagi?"Tanya Nao bingung.
"Yang paling penting adalah kalau dia tahu dari universitas berarti dia tahu Gaku kuliah dimana."
"Kalau begini, aku tidak tahu apa yang akan direncanakan Nagase."
"Gaku, apa kau tahu alasan Nagase pindah." Gaku menggelengkan kepala.
"Aku hanya ingin melupakannya."
Ting Tong
"Tadaima!"ujar seseorang sambil membuka pintu apartemen.
"Okaeri!"seru Nanami.
"Kau bawa itu Matsuri?"Tanya Nao sambil mendekati sahabat masa kecilnya itu.
"Tentu saja."
"Memangnya Matsuri-senpai bawa apa?"Tanya Gaku innocent. Oke! Siapa sih yang nggak nganggep Gaku itu innocent?
Nanami, Nao, Sora dan Matsuri langsung mengambil sesuatu dari tas belanjaan cowok pirang mulai menjauh.
"KEJUTAN!"seru mereka sambil membuka cone satu per satu. Menghujani Gaku dengan pita-pita dan hiasan-hiasan lain.
"BERISIK!"seru seseorang sembari masuk dari arah pintu.
"Souichirou-san?" kaget Matsuri. "Kenapa nggak kembali minggu depan aja?"
"Benar! Kita jadi bisa nginep lama di tempat Nanami-chan,"setuju Sora.
"Yap! Lebih bagus kalau Souichirou nggak ada,"bela Nanami.
"Nanami…."
"Souichirou-san, jadi apa alasan Souichirou-san baru pulang sekarang?"
"Errr… itu… em…. Ano….."
"Nanami-san, Nao-kun kemarilah!"suruh Matsuri. Dia tersenyum jahil. Nao dan Nanami langsung berjalan ke arahnya.
"Tunggu, Sora, kau tahu apa yang direncanakan Matsuri?"
"Aku merasakan firasat buruk."
"Aku merasakan hawa kegelapan disini,"ucap Souichirou. Mata Sora menyipit.
"Bukannya itu dari Souichirou-niichan."
"Itu bukan dari Yoru ya?"
"Kalian sudah mengerti kan?"Tanya Matsuri yang tertap memasang seyum iblis. Nanami dan Sunao menganggukkan kepala kuat-kuat. Mereka berbalik.
"Souichirou…"
"Kuu-chan…"
"Sudah kuduga."
"Sepertinya kita dalam masalah."
==================================================/====================================================================
CLICK!
CLICK!
"Matsuri-senpai!"seru Gaku sembari menghalangi Matsuri yang terus menerus mengambil gambarnya. "Berhenti!"
"Tidak akan, mukamu yang sekarang kan lucu, patut untuk diabadikan."
"Kalau warna rambutku sampai luntur itu gara-gara Matsuri-senpai!"kesal Gaku sambil mencoba untuk menghilangkan air dari rambutnya.
"Kadar alkosholnya kecil, jadi itu tidak akan terjadi,"santai Matsuri. Gaku memandang senpai yang lebihtinggi darinya itu kesal.
"Oh ya, kenapa tadi setelah Souichirou-sensei tiba-tiba ngeret Nanami-sensei dari ruang tamu ya? Trus Sora-senpai tiba-tiba ngirim Sunao-senpai ke kamar mandi?"Tanya Gaku polos.
"Mereka itu couple lagipula aku sudah menduganya akalau Nanami-san dan Nao-kun akan bertingkah seperti itu kalau mabuk."
"Lalu? Kenapa Matsuri-senpai tidak mabuk padahal minum banyak?"selidik Gaku. Dia bingung apa cowok ini juga kuat minum seperti Sora?
"Tentu saja kan setengah dari minumanku ada di atas kepala Gaku-chan,"canda Matsuri sambil mengacak-acak rambut Gaku. Emang sih Gaku kan lebih pendek darinya. Gaku mendengus kesal.
CLICK!
"AH!"
"Dapat satu lagi!"
"Matsuri-senpai!"
Matsuri terus menerus memotret wajah Gaku. Rambut Gaku yang basah diterpa sinar lampu emang cantik sih. Udah deh ikutan gadis iklan sunslik pasti masuk finalis.
Tiba-tiba Gaku berhenti. Matanya menatap lurus pada seseorang. Dia pasti bermimpi. Kalau tidak dia harus lari. Dia tidak boleh bertemuorang itu. Tidak dia tidak pula Sunao-senpai.
Gaku langsung menggandeng tangan Matsuri. Membuat cowok berambut panjang itu bingung. Kepala Gaku tertunduk. Matsuri langsung menoleh ke arah Gaku melihat tajam tadi.
"Selamat malam Nagase-san,"sapanya pada cowok berambut hijau berkacamata yang berdiri di depan mereka. Cowok itu mengenakan kemeja biru bergaris dan celana putih. Dia menatap lengan Gaku yang melingkar pada tangan Matsuri.
"Selamat malam. Aku ingin mengajak Gaku pergi sebentar,"pintanya tapi kayaknya nada yang dia pakai perintah deh. Matsuri tersenyum, dia sebenarnya memang merencanakan pertemuan ini. Tapi niatnya sih bikin Kai nunggu mereka lebih lama. Tapi kan Sora ama Souichirou udah keburu menyeret uke mereka. Nanami ama Sunao jadi didominasi deh oleh para seme.
Matsuri memandang Gaku yang semakin erat menggenggam tangannya. "Sepertinya dia tidak mau,"tolak Matsuri. "Tapi urusan couple nggak boleh ada campur tangan orang ketiga. Kau berjanji tidak akan menyakitinya?"
"Tentu." Gaku memandang Matsuri bingung.
"Hal yang 5 tahun yang lalu belum terselesaikan harus diakhiri. Lagipula Gaku, kau tidak dapat lari terus menerus. Tenang, kalau dia berbuat macam-macam padamu kau tinggal telpon aku." Gaku terdiam, kemudian melepaskan pelukannya.
"Aku serahkan urusan ini pada kalian berdua. Sampai jumpa!"pamit Matsuri lalu berjalan menjauh. Hmmm emang sih Matsuri kan masih normal jadi meski Gaku sang innocent uke seperti itu padanya dia kan nggak ada rasa apa-apa. Soalnya Matsuri yang bikin Matsuri jadi excited kan bukan tingkah manis para innocent uke karena Matsuri…. RENTERNIR!
DUAK! *dilempar tutup sampah.
"Sepertinya bukan cuma aku yang harus pergi."
"Matsuri-senpai mau aku bantu?" Tanya Gaku sambil mengambil pot bunga di dekatnya. Eh? Tunggu. Pot bunga itu mau diapain?
PRANG! *menghindar.
GAKU SO MEAN! Kamu kan cowok paling aku sayang di Sukisho. SO MEAN!
"Nagase, kalau kau ikut membantu, aku akan merasa senang sekali."
PYAR! *menghindar
Eh? Tunggu! Itu dari cairan apaan?
"Temuan terbaru. Jaminan 100%. Pengubah manusia jadi babi ngepet!"
WHAT? Gue jadi babi ngepet? No way!
DIENG!
Gaku! Jangan melempar tutup sampah sembarangan!
DEUAR!
Busyet siape lagi nih? HAH? GOKUDERA? Ngapain loe ada kesini. Loe kan charanya KHR bukan Sukisho?
"Ini semua karena kau menelantarkan Juudaime!"
Heee… bukannya loe yang kangen gue jodohin ama Yamamoto~
DUAR! *menghindar.
PYAR! *menghindar.
HUWEEEE! GUE MAU DIBUNUH! SEBELUM NGACIR….
Gakudera dan Nagase bersatu padu hendak melemparkan sesuatu.
PLEASE REPIUWWWWW!
