Chapter 2 udah saya update nih. Maaf baru update, soalnya saya banyak tugas. Maaf juga kalo banyak kesalahan di chap 1. Saya akan berusaha lebih baik lagi di chapter 2 dan selanjutnya. Dan saya juga mau bilang makasi yang udah review.
Naruto belongs to Masashi Kishimoto-sensei
Genre : Romance/Friendship
Pairing : GaaSaku
Rated : T
Warning : OOC, AU, gaje, typo
RnR yoo !
Chapter 2
Kiyora Yamazaki
Summary : Sakura dan Gaara sudah bersahabat sejak kecil. Mereka yang sudah menginjak usia remaja, pasti merasakan apa itu cinta. Dan, inilah kisah mereka … (nggak bisa bikin summary) =,='
.
..
…
SHAMONE
Gaara membagikan hasil ulangan Matematika, ketika ia melihat hasil ulangannya dan ulangan Sakura, dia tersenyum karena ternyata pemenangnya adalah dirinya. Dia menghampiri meja Sakura dan tersenyum penuh kemenangan. Sakura yang melihatnya hanya bingung.
"Hahaha… Sakura-chan, kau sekarang sudah resmi jadi pelayanku." kata Gaara
"Hah? Memangnya nilai ulanganmu lebih besar daripada aku?" tanya Sakura
"Nih, lihat! Aku dapat 8,5 sedangkan kamu 8. Kamu kalah telak dariku, Sakura-chan." jawab Gaara
"APA? Tapi kan cuma beda 0,5 saja. Aku tidak terima." kata Sakura
"Apanya yang tidak terima. Jelas-jelas nilaiku lebih tinggi darimu biarpun hanya 0,5 saja, Sakuraa ." kata Gaara.
Tanpa Gaara dan Sakura sadari , Kurenai-sensei melihat mereka sedang berbacot ria, langsung melempar mereka dengan penghapus papan 2 sekaligus.
"Adaaaaaw… Sakiitt." kata mereka berbarengan.
"Siapa suruh kalian ngobrol? Gaara, kau mengapa mengobrol dengan Sakura ? Dan Sakura mengapa kau mau menanggapi omongan Gaara?" semprot Kurenai-sensei.
"Maaf Kurenai-sensei." ucap mereka berdua. Namun hanya ditanggapi anggukan kecil dari Kurenai *nah lo?*. Dan Kurenai langsung pergi meninggalkan kelas.
"Sakura-chan, nanti jam istirahat belikan aku mie goreng dan jus guava ya?" pinta Gaara.
"Hah? Kenapa nggak sendiri saja?" tanya Sakura.
"Kamu lupa ya? Kamu 'kan sudah menjadi pelayanku sekarang." tanya Gaara sambil tersenyum jahil.
"Huh! Terserah kamu sajalah." kata Sakura kesal. Gaara yang melihat Sakura kesal, terkikik melihat wajah Sakura yang lucu kalau sedang marah.
Bel istirahat kedua berbunyi
Teetttt….Teettt …
Sakura dan Gaara beranjak dan menuju ke kantin.
"Belikan ya, Sakura?" pinta Gaara
"Hmm… ya baiklah. Mana uangnya?" kata Sakura sambil menyodorkan tangannya.
"Nih, makasi ya!" kata Gaara sambil memberikan uangnya pada Sakura.
"Tunggu ya! Aku akan segera kembali." kata Sakura sambil melambaikan tangannya pada Gaara.
15 menit sudah Gaara menunggu, tapi Sakura belum juga kembali. Gaara hanya menopang dagunya dan menguap bosan.
-Tempat Sakura-
"Aduh, antreannya lama banget lagi!" keluh Sakura.
Setelah 5 menit menunggu di antrean, akhirnya Sakura dapat juga untuk memesan makanan. Setelah ia selesai memesan makanan untuk Gaara, dia melihat Ino dan Sai.
"Ino? Sai?" tanya Sakura.
"Eh? Sakura, kamu duduk dimana? Aku nggak dapat tempat duduk nih. Aku ikut kamu ya? Sai juga boleh ikut ya?" tanya Ino panjang lebar.
"Ino, tanya satu-satu dong! Aku duduk dengan Gaara, gimana?" tanya Sakura.
"Ya baiklah, daripada nggak dapat tempat duduk." Kata Ino.
-Tempat Gaara-
"Hh, lama banget sih Sakura!" keluh Gaara sambil menopang dagunya.
"Gaara, maaf menunggu ya! Mm.. Ino dan Sai boleh gabung nggak?" tanya Sakura.
"Eh, Sakura? Mm.. boleh kok!" jawab Gaara. Mereka berempat pun duduk dengan posisi Ino disamping Sakura, Sai didepan Ino, dan Gaara didepan Sakura. Tidak ada yang memulai pembicaraan diantara mereka dan pada akhirnya Ino yang yang terkenal miss gossip itu, memulai pembicaraan.
"Sakura, tumben kau bawa bekal. Kenapa?" tanya Ino.
"Ya, biar hemat sedikit." jawab sakura sambil tersenyum. Dan mereka berempat melanjutkan lagi acara makan mereka. Sakura yang sudah selesai makan, langsung mengambil saputangan dan membersihkan bibirnya. Tapi ada noda saus sambal yang masih menempel pada sudut bibirnya.
"Sakura, itu nodanya di sudut bibirmu." kata Gaara.
"Mana?". tanya Sakura dan mengusap sudut bibirnya, tapi noda itu belum bersih juga. "Sudah?" tanya Sakura.
"Belum! Sini, biar aku yang bersihkan." kata Gaara sambil mengambil saputangan yang dipakai Sakura tadi. Dan Gaara membersihkan sudut bibir Sakura dengan saputangan itu. Sedangkan Sakura, wajahnya sudah semerah tomat sekarang.
"Sai! Gaara dan Sakura saja bisa se-romantis gitu! Padahal 'kan mereka nggak pacaran. Kita, yang pacaran saja jarang se-romantis gitu!" keluh Ino ke Sai.
"Hmm.. Ino? Bukannya kita sudah sering ciuman ya? Apa itu nggak romantis?" tanya Sai balik, yang sukses membuat Ino blushing berat.
"Sai! Jangan bilang-bilang dong. Malu tau!" kata Ino masih blushing. Tapi hanya ditanggapi senyuman kecil oleh Sai.
"Hh..Yasudahlah! Aku ke kelas duluan ya. Sakura, mau sekalian?" tanya Gaara.
"Iya. Sampai jumpa lagi Ino, Sai!" kata Sakura sambil melambaikan tanganya pada mereka berdua (A/N: Disini Sakura nggak sekelas dengan Ino dan Sai.)
-Kelas XI-2-
"Oi, sudah buat PR Biology belum?" tanya Gaara sambil memutar posisi duduknya kebelakang, yaitu berhadapan dengan Sakura.
"Ya sudahlah! Kamu 'kan tahu Anko-sensei galak, mana mungkin aku nggak buat PR." kata Sakura.
"Hn, boleh pinjam nggak?" tanya Gaara.
"Kamu belum buat, Gaara?" tanya Sakura balik.
"Aku malas mengerjakannya. Lagipula kamu 'kan sudah jadi pelayanku sekarang." kata Gaara sambil tersenyum penuh kemenangan.
"Ihh.. iya iya!" kata Sakura sedikit cemberut. Sakura mengambil PR Biology nya dari dalam tas dan memberikannya pada Gaara. Gaara pun langsung menyalinnya dengan cepat. Setelah 5 menit menyalin PR Biology milik Sakura, akhirnya Gaara pun selesai.
"Makasi ya, Sakura-chan ku!" kata Gaara sambil memegang kedua pipi Sakura, Gaara mendekatkan wajahnya ke wajah Sakura yang sudah mulai menimbulkan semburat merah.
"KYAAA!" seluruh murid cewek di kelas XII-2 teriak melihat adegan GaaSaku, kecuali Matsuri.
"Cih, sialan! Tunggu saja pembalasanku Sakura!" geram Matsuri dalam hati. Wajah Gaara semakin mendekat ke wajah Sakura. Dan …
CUUPH..
Ternyata Gaara tidak mencium bibir Sakura. Tapi, Gaara mencium pipi Sakura. Sakura hanya bisa duduk terdiam dan menunduk malu sehingga wajahnya tertutup oleh rambut pinknya. Dan, akhirnya Anko-sensei pun masuk ke kelas XII-2.
"Waaaa.. Anko-sensei datang!". Naruto teriak seperti tarzan.
"Ehem..ehem! Diam semua, jangan ada yang bicara. Hari ini ada praktek mengamati organ tubuh kelinci. PR nanti kita bahas. Sekarang, cepat ke Laboratorium Biology." perintah Anko-sensei tegas.
"Baik sensei!" seru siswa dan siswi kelas XII-2. Dan mereka semua pun pergi ke laboratorium Biology yang bersebelahan dengan perpustakaan.
-Laboratorium Biology-
"Baik anak-anak, saya bagi dulu kalian menjadi 9 kelomok. Kelompok 1 yaitu Hinata, Naruto, dan Kiba. Kelompok 2 yaitu Gaara, Sakura, dan Matsuri. Kelompok 3 yaitu Shino, Shikamaru, dan Chouji. Dan kelompok 3 – 9 blablabla," kata Anko-sensei panjang lebar. "Kelompok ini juga dipakai untuk kegiatan camping besok yang bertujuan untuk mengamati tumbuhan langka." tambahnya lagi.
"Baik, sensei!" seru murid kelas XII-2 serempak.
"Sekarang kalian duduk dengan kelompok yang sudah saya bagikan tadi. Cepat!" kata Anko.
-Kelompok Gaara, Sakura, dan Matsuri-
Sekarang Gaara duduk ditengah-tengah yaitu diantara Sakura dan Matsuri. Gaara yang agak risih duduk bersebelahan dengan Matsuri, hanya bisa pasrah. Matsuri, sekarang perasaannya sudah melayang kemana-mana karena bisa satu kelompok dengan Gaara. Sedangkan Sakura, dia hanya pasang wajah sebal, karena Matsuri ada di kelompoknya. Apalagi Sakura tahu, kalau Matsuri diam-diam naksir Gaara.
"Hufff… Nyebelin banget sih! Matsuri baka itu ikut kelompokku lagi, pasti dia berbunga-bunga banget karena Gaara bisa sedekat ini dengannya!" keluh Sakura dalam hati.
"Sakura-chan, bisa tolong ambilkan pisaunya nggak?" pinta Gaara sambil menunjuk pisau yang ada disamping Sakura.
"Iya. Ini Gaara," kata Sakura sambil memberikan pisau itu ke Gaara. "Ayo, belah perut kelinci itu!" kata Sakura lagi.
"Hn." jawab Gaara singkat. Ketika Gaara mulai membelah perut kelinci itu, Matsuri memeluk lengan kanan Gaara dan berteriak pelan yang hanya bisa didengar oleh mereka bertiga.
"Kyaa.. Gaara-kun, aku takut!" kata Matsuri sambil menutup matanya dan memeluk lengan kiri Gaara.
"Matsuri, bisa diam nggak? Kamu mau kita salah membelahnya?" tanya Gaara kesal.
"Maaf, Gaara." kata Matsuri kecewa. *biarin lah, emang gue pikirin*
"Tuh kan! Dia mencari kesempatan dalam kesempitan! Matsuri baka! SHANNAROO!" kata Sakura dalam hati. Akhirnya mereka pun kembali mengerjakan eksperimen yang tadi sempat terganggu oleh Matsuri. Ketika mereka tengah melakukan percobaan itu, Sakura yang kurang hati-hati, akhirnya tangannya atau lebih tepatnya jari telunjuknya tergores tajamnya pisau itu.
"Aww..!" rintih Sakura sambil memegangi jarinya yang tergores pisau tadi. Gaara yang kaget melihat jari telunjuk Sakura berdarah, tanpa pikir panjang lagi, dia pun mengambil tangan Sakura lalu memasukan jari telunjuk Sakura ke dalam mulutnya. Sakura yang kaget akan perlakuan Gaara, wajahnya menimbulkan semburat merah.
"Gaa..Gaara?" kata Sakura kaget. "Akh..perih!" rintih Sakura. Gaara yang melihatnya, melepaskan tangan Sakura dari dalam mulutnya.
"Ah..maaf Sakura-chan." kata Gaara sambil blushing.
"Eh? Iya, tak apa-apa." jawab Sakura ikut blushing.
"Cih! Sialan kau, Sakura! Saat camping nanti aku akan membalasmu!" kata Matsuri sambil mengepalkan tangannya karena kesal.
Jam pulang pun berbunyi
Teettt…teeett…
"Sakura-chan, ayo pulang!" seru Gaara sambil menarik tangan Sakura.
"Iya iya!" kata Sakura sambil tersenyum. Gaara berjalan beriringan dengan Sakura. Mereka mampir ke sebuah tempat yang terkenal indah di Konoha, bukit belakang sekolah. Mereka duduk di sebuah pohon sakura yang pada saat itu sedang bermekar dengan indahnya.
Hening
Sakura yang kalut dengan pikirannya sendiri, tidak menyadari kalau tangan Gaara akan merangkulnya. Dan ketika tangan kiri Gaara hampir merangkulnya, Sakura yang mulai sadar langsung menampar pipi kiri Gaara.
PLAKK
"Aww..ittai! Sakura-chan, kenapa menamparku?" tanya Gaara sambil mengusap pipi kirinya.
"Gomen Gaara, tadi aku memikirkan sesuatu." kata Sakura, lalu mengusap pipi kiri Gaara dengan tangan kanannya. Lalu Gaara memegang tangan kanan Sakura yang tengah megusap pipinya sekarang dan memperdekat jarak dereka sekarang.
Semakin dekat. Dekat. Sangat dekat. Lalu Gaara memegang dagu Sakura dengan tangan kanannya. Dan Gaara mendekatkan wajahnya ke wajah Sakura. Sakura hanya blushing, karena wajah Gaara hanya 15 cm dari wajahnya.
10 cm
5 cm
2 cm
Dan bibir mereka pun bersentuhan, Sakura dapat merasakan bibir Gaara yang hangat. Setelah ciuman GaaSaku berlangsung beberapa menit, Sakura yang sudah kehabisan oksigen, akhirnya melepas ciuman mereka. Sakura yang melihat wajah Gaara lagi, wajahnya langsung memerah hingga telinganya mengingat adegan romantis yang baru saja mereka lakukan. Sedangkan Gaara, dia hanya tersenyum melihat wajah Sakura yang sudah semerah kepiting rebus itu.
"Emm.. Gaara kenapa kau-?" tanya Sakura yang terpotong oleh ucapan Gaara.
"Maaf Sakura, kamu nggak suka ya?" tanya Sakura agak kecewa.
"Eh? Bukan begitu maksudku.. tapi .." jawab Sakura gugup.
"Lupakan saja! Kita pulang." kata Gaara. Dan Sakura mengikuti Gaara dari belakang.
"Gaara marah ya? Aku jadi nggak enak sama dia." kata Sakura dalam hati.
SKIP TIME
Pagi hari sebelum camping …
"Sakura-chan! Ayo cepat, nanti terlambat. Nggak ada yang ketinggalan 'kan?" tanya Gaara
"Nggak ada. Ayo Gaara!" seru Sakura, lalu menggendong tas ranselnya.
-Konoha Gakuen-
"Ayo anak-anak, semuanya kumpul!" perintah Tsunade melalui speaker. Seluruh siswa dan sisiwi kelas XII kumpul di lapangan sekolah. "Semuanya, XII-1 di bus A, XII-2 di bus B, XII-3 di bus C, XII-4 di bus D, XII-5 di bus E. Semua murid diperbolehkan untuk naik ke bus!" perintah Tsunade lagi. Semua murid kelas XII pun naik ke bus sesuai dengan kelas mereka.
"Gaara, disini kosong? Aku boleh duduk disini?" tanya Matsuri.
"Maaf, tapi disini sudah ada Sakura." jawab Gaara. Sakura yang baru saja masuk ke dalam bus, melihat Gaara dan Matsuri sedang berbicara dan dia langsung menghampiri Gaara. Matsuri yang melihat Sakura, langsung pergi dan memilih duduk di seberang GaaSaku. Namun dalam hati, Matsuri merasa sangat sangat kesal.
"Emm..Gaara? Maaf yang kemarin." kata Sakura gugup.
"Ya, tak apa." jawab Gaara, lalu mengambil Ipod dari dalam tasnya dan memutar lagu favoritnya yaitu The Girl Is Mine dari Michael Jackson. Sedangkan Sakura, ia mengeluarkan Ipodnya dan mendengarkan lagu The Way You Make Feel dari Michael Jackson juga. *hehehe.. ^^v*
"Hoaamm.. ngantuk banget nih. Tidur aja deh!" kata Sakura dalam hati. Dan akhirnya Sakura tertidur bahu kiri Gaara. Dan Gaara membelai lembut rambut pink Sakura yang menutup wajahnya.
-Tempat Kemah-
"Anak-anak, cepat dirikan tenda! Setelah mendirikan tenda kita menjelajah hutan dan kelompoknya sama seperti kelompok Biology yang kemarin." perintah Anko. Dan semua murid pun mulai mendirikan tenda mereka. Gaara yang sudah selesai mendirikan tendanya, langsung pergi ke tempat Sakura. Sedangkan Sakura, dia kesusahan mendirikan tendanya, karena tidak ada satupun orang yang membantunya.
"Sakura-chan, sudah selesai?" tanya Gaara. Sakura yang sedang memasukan barang-barangnya kedalam tenda sedikit terkejut.
"Sudah, sekarang tinggal memasukan barang bawaan milik Matsuri ke dalam tenda." jawab Sakura, lalu ia meletakan semua barang bawaan Matsuri ke dalam tenda.
"Loh? Kenapa kamu mau disuruh olehnya?" tanya Gaara.
"Tadi dia bilang dia sangat lelah, jadi aku bantu saja." jawab Sakura. Sedangkan Gaara, ia merasa sangat kesal karena Matsuri yang licik itu mempermainkan Sakura dengan semaunya.
-Tempat Matsuri-
"Hahaha… Rasakan itu Sakura! Pembalasanku yang kedua akan lebih parah daripada yang pertama. Tunggu saja!" kata Matsuri sambil tersenyum licik.
TBC ..
Bagaimana menurut Anda fict saya ini? Gaje kah?
Maaf, saya agak mencampurkan bahasa baku n nggak baku. Daannnn.. makasi yang udah review! ^^
Dan ini balasanya : (Heniing-chan n Haruko Kagami itu sahabat saya di sekolah. Hehe :D )
Heniing-chan : makasi udh d bilang bagus ya ! RnR teruuss ya! ^^
Haruko Kagami : heboohh skali dirimu, Sisil-chan. Hmm.. mau req Gaara x Matsuri? Nonono .. RnR terus ya! ^^
Asagi Hime-chan : hmm.. bukannya saya sudah tulis ya? Gaara itu pake mobil. Makasi udh review. ^^
Haruchi Nigiyama : wuuaahh.. makasi sudah memberitahukan kesalahan saya. Makasi udh review. ^^
Gofu-web : ini Sisil-chan? Bukannya sya udh cantumkan summary n warningnya ya? Makasi udh review. ^^
Ichaa Hatake Youichi, Nakamura Kumiko-chan & Uzumaki Panda : ini saya sudah review. Makasi reviewnya. ^_^
