Salah satu dari kebanyakan manusia selalu menghindari yang namanya kematian. Kematian menurut mereka sesuatu yang menakutkan dan selalu mereka berusaha hindari dengan berbagai cara. Baik melalui dunia medis, bahkan cara-cara yang melenceng sekalipun. Kali ini mereka disodorkan pada sebuah kenyataan bahwa di dunia ini hanya ada seorang yang mortal dan yang lainnya immortal. Sebagaimanapun kau berusaha untuk membunuh dirimu sendiri dengan memotong bagian tubuhmu kau akan tetap hidup menggenaskan dengan keadaanmu yang sudah terkoyak. Ini mimpi buruk atau mimpi indah yang selalu kalian ingin-ingin , kan?
Worldwide Scream
By D2L
Kyuhyun mati-matian untuk menyembunyikan dirinya dari para massa yang sudah berpenampilan sangat mengenaskan dan juga kasihan itu. Beberapa dari mereka ada yang kepalanya sudah terbelah setengah dan memperlihatkan otak bagian dalam mereka, ada beberapa dari mereka yang tangannya sudah terpotong, bagian ususnya yang sudah terkeluar tidak karuan tapi bisanya mereka masih bisa hidup dalam keadaan seperti itu dimana organ-organ mereka sudah rusak. Seharusnya mereka sudah mati dalam hitungan detik, tapi kenyataannya dalam sepuluh tahun ini, dengan keadaan mereka yang menggenaskan itu, mereka masih tetap bisa hidup.
Akh, mungkin perlu kukatakan jika mereka bukan tetap bisa hidup, mereka memang akan selalu hidup untuk sepanjang selama abadnya karena memang itulah diri mereka. Mereka adalah manusia abadi, immortal yang tidak akan bisa mati walaupun terluka atau mengalami pembusukan seperti mayat-mayat. Sebetulnya, sih kita bisa memanggil mereka zombie berjalan, hanya saja mereka manusia yang bahkan belum pernah mati walaupun sekali dan tidak akan pernah bisa mati selamanya walaupun jantung mereka ditusuk dan ditarik keluar dari tempatnya.
Mengapa mereka mengejar-ngejar laki-laki berambut ikal itu? Untuk apa mengejar sesama mereka yang tentu saja tidak bisa mati, kan? Jawabannya tentu saja karena remaja itu adalah satu-satunya manusia mortal yang ada di dunia ini. Banyak manusia-manusia immortal lainnya yang mati-matian mengejar Kyuhyun untuk memakan jantungnya agar mereka bisa segera mati setelah hidup puluhan tahun, bahkan ratusan tahun dengan tubuh fisik yang sangat membuat mereka menderita dan juga kesakitan dan tentu saja tekanan batin.
Dunia itu kini benar-benar terbalik dengan dunia yang sebelumnya. Sebelumnya manusia memuja-muja yang namanya keabadian. Beberapa dari mereka bahkan berusaha keras untuk mendapatkan keabadian tersebut. Mereka takut akan yang namanya kematian, tapi sekarang ketika merasakan hidup yang terlalu panjang, mereka malah mencari kematian yang dulunya mereka berusaha untuk hindari mati-matian. Ya, begitulah manusia. Tidak pernah puas akan keadaan yang diberikan padanya walaupun sekalipun itu sudah yang terbaik untukku.
Kyuhyun semakin bergidik ngeri ketika semakin banyak manusia-manusia immortal yang memburunya kali ini. Dirinya juga sudah terdesak pada ujung jalan dan tentu saja itu membuatnya tidak bisa kabur kemana-mana lagi. Kyuhyun melihat ke kanan-kirinya dengan cepat dan dia menemukan sebuah gedung apartemen yang tidak terpakai, terlihat tua dan sepertinya sama sekali tidak ada manusia-manusia immortal yang tidak di sana. Dengan secepat kilat Kyuhyun berlari masuk ke dalam apartemen tua itu sebelum manusia-manusia immortal itu melewati belokan menuju jalan yang kini dia berada sekarang dan melihatnya masuk ke dalam gedung apartemen tua itu.
Kyuhyun segera berlari ke arah tangga darurat yang ada di dalam apartemen tua itu. Tidak mempedulikan banyak anak tangga yang dilaluinya, dia terus saja berlari naik dan terus naik sampai-sampai tidak ada lagi anak tangga yang bisa dinaikkinya. Kyuhyun kini sudah berada di lantai teratas dari apartemen itu yang untungnya bukan atap dari gedung itu. Dia masih berada satu tingkat di bawahnya sehingga Kyuhyun tidak akan membuat kesalahan dengan membuat manusia-manusia immortal itu tahu bahwa dia ada di dalam apartemen tua ini.
Kyuhyun sudah mulai mendengar suara ribut-ribut. Teriakan ,suara makian, desisan marah yang tentu saja berasal dari manusia-manusia immortal itu. Walaupun Kyuhyun sudah berada di lantai yang tinggi, tapi tetap saja dia bisa mendengarnya itu yang berasal dari jalanan yang benar-benar jauh dari lantai 30 ini. Manusia-manusia immortal itu pasti telah mengumpulkan jumlah yang sangat banyak sampai suara mereka bisa terdengar sampai ke lantai ini.
Ini buruk. Ini adalah pengejarannya yang terburuk dan tampaknya Kyuhyun sangat terjebak dan tidak ada jalan keluar yang membuatnya bisa lari dari pengejaran akan dirinya yang sebelumnya. Dia akan mati, tapi sebagai manusia mortal seperti saat manusia-manusia immortal itu masih mortal dahulu, Kyuhyun sama sekali tidak menginginkan kematian dirinya. Dia ingin hidup. Dia tidak ingin mati seperti manusia immortal itu. Dia masih memiliki insting seperti manusia mortal dulu yang mempertahankan dirinya dari musuh-musuh yang hendak membunuhnya.
Dengan susah payah Kyuhyun memilih salah satu kamar apartemen untuk tempat persembunyiannya. Dia memilihnya secara random, tapi sepertinya bukan malah lepas dari masalah, dia semakin masuk ke dalamnya. Apartemen yang dipilihnya dari luarnya terlihat sama kumuh dan tuanya seperti yang lainnya, tetapi ketika kau melihat ke dalamnya, kau tidak akan percaya kalau kau masih berada di tempat yang sama.
Apartemen itu sungguh terawat dan bahkan terlihat sangat elite dan tidak cocok untuk berada di distrik kecil seperti ini. Lebih cocok berada di bagian pusat daerah capital. Designnya yang bergaya eropa kuno dengan segala kemewahannya. Tempat ini sudah tentu ada penghuninya, tapi entah penghuninya seperti apa, Kyuhyun sama sekali masih belum bisa memastikannya.
Walaupun mungkin saja tempat ini lebih berbahaya, tapi Kyuhyun segera menutup pintu apartemen ini bahkan menguncinya. Dia kelihatan lebih takut akan manusia-manuisa immortal itu.
Kyuhyun memberanikan dirinya untuk menelusuri apartemen ini. Sampai saat ini dia tidak bisa menemukan penhuni tempat ini, tapi kemudian dari salah satu kamar, pintu kamar itu tiba-tiba saja terbuka dan menampilkan tiga orang yang berjalan keluar darinya.
"Wah, sepertinya kita kedatangan tamu yang tidak diundang," ucap salah seorang dari mereka yang berwajah manis. Laki-laki itu, Lee Sungmin menyeringai melihat keadaan Kyuhyun apalagi ketika dia menyadari kespesialan milik laki-laki berambut ikal itu.
Kyuhyun terkaget melihat ketiga orang itu, dia bahkan sedikit merasa takut dan perlahan berjalan mundur.
"Tenang-tenang. Kami tidak akan memakan dan membunuhmu seperti tikus-tikus got itu. Kami memiliki kelas yang jauh lebih tinggi dari mereka," ucap sungmin kembali.
"Siapa kalian?" Kyuhyun memberanikan dirinya untuk bertanya.
Ketika mendengar pertanyaan itu, bukan hanya Sungmin saja yang menyeringai, tapi juga dua laki-laki yang ada di sampingnya.
"Kami? Tentu saja kami adalah orang yang menciptakan dunia ini. Kami adalah makhluk-makhluk yang menciptakan virus untuk mengabulkan impian tikus-tikus got itu untuk memiliki keimmortalan seperti kami," ucap Sungmin sangat langsung to the point. Dia terlalu malas untuk mengulur waktu.
"Singkatnya kami adalah vampir yang dulunya berjaya, tapi manusia membunuh kami dan menggusurkan kami dengan seenaknya jauh di dalam permukaan bumi yang panas dan juga mengerikan. Kini saatnya kami membalaskan dendam kami pada semua ras manusia yang dulu pernah melakukan hal yang sama pada kami," lanjut Sungmin lagi.
Mendengar ucapan itu membuat Kyuhyun yakin dia masuk ke sini benar-benar sebuah masalah besar. Dia langsung berlari ke arah pintu keluar, tapi salah satu dari orang Sungmin dengan cepat mengejarnya dan bahkan menghantamnya ke lantai, mengarahkan tangannya ke arah belakang dan menekannya agar Kyuhyun sama sekali tidak bisa melarikan diri lagi.
"Hey. Kau tidak perlu setakut itulah. Kami ini semua miliki fisik dan penampilan yang lebih bagus dari tikus-tikus got itu. Kami tentu saja jauh lebih menawan dari mereka, terus kenapa kau lebih memilih bersama kawanan busuk itu?" tanya Sungmin seolah dia tidak mengerti,
Kyuhyun menggertakkan giginya marah mendengar ucapan Sungmin. Sedari tadi vampier itu terus saja menghina rasnya. Walaupun ada perbedaan signifikan antara dirinya dan manusia immortal lainnya, tapi tetap saja mereka berasal dari ras yang sama dan Kyuhyun benci ketika rasnya mendapatkan perlakukan yang sebegitunya apalagi karena vampir-vampir inilah teman-temannya yang lain harus merasakan penderitaan dengan hidup terus bahkan dengan keadaan fisik yang sudah sangat tidak mendukung.
"Kau pikir kau siapa sampai bisa mempermainkan kami? Jika memang kau menginginkan balas dendam, bukankah ini terlalu berlebihan sampai membuat mereka hidup abadi seperti ini dengan segala kesengsaraan mereka?" seru Kyuhyun.
Sungmin awalnya merasa marah dengan ucapan Kyuhyun. Wajahnya mengeras tapi kemudian sebuah seringai merekah di sana. "Yesung, kau tahu kenapa kau ada di sini, kan? Aku harap kau melakukan tugasmu dengan sebaik-baiknya. Kabulkan permintaan anak ini," ucap Sungmin dengan seringai lebar.
Laki-laki yang ada di samping kiri Sungmin langsung mengangguk dan bergerak ke arah salah satu jendela apartemen yang ada. Dengan kasar Yesung membuka gorden jendela itu dan sama sekali tidka terpengaruh dengan matahari seperti vampir kebanyakan. Dia mengambil sebuah bola yang cukup besar dari sebuah brankas yang berada tak jauh dari posisi jendela itu yang ternyata adalah sebuah bom yang siap untuk diaktifkan dan meledak.
Ketika Kyuhyun melihat apa yang dilakukan oleh laki-laki bernama Kim Yesung itu, perutnya rasanya terlilit, hendak muntah dan paling penting dia sangat menyesal akan apa yang baru saja ditantangnya pada makhluk vampir yang ada di depannya ini. Dia terlah membiarkan vampir itu mengabulkan permintaannya dengan membuat teman-temannya menjadi mortal, menjadi mati, hanya saja cara vampir itu sungguh luar biasa tidak beradap. Biadap sekali caranya. Dengan seenaknya saja melemparkan sebuah bom jatuh ke bawah, ke lautan manusia-manusia immortal itu dan kemudian meledak dan membunuh semua yang ada di bawah.
Sungmin semakin memekarkan seringainya. Dia senang melihat raut wajah Kyuhyun yang sangat pucat dan karena sampai syoknya, kini kyuhyun sama sekali tidak bisa menahan berat tubuhnya dan terjatuh berlutut di lantai. Sungmin kali ini tidak menghiraukan Kyuhyun. Dia lebih tertarik dengan hasil karya yang baru saja dibuat oleh salah satu anak buahnya.
Sungmin perlahan berjalan ke arah tempat Yesung berdiri. Dia menyeruakkan kepalanya ke jendela itu dan menoleh ke arah bawah dan melihat banyaknya genangan darah yang termuncart di tanah beraspal dan juga gedung yang ada di sekitarnya, darah itu seperti kubangan danau yang berwarna merah, jangan lupa tumbukan daging-daging yang sudah terpotong-potong kecil yang tentu saja sudah tidak bernyawa, sudah tidak hidup seperti keinginan yang tidak sengaja terucapkan oleh Kyuhyun. Padahal bukan itu maksud dari laki-laki berambut ikal itu.
"Bisa bahaya jika mereka mengetahui keberadaan kita dan menyebarkannya ke distrik lainnya," ucap Sungmin. Kedua bawahannya mengangguk. Salah satu bawahannya yang lain yaitu Zhoumi, memencet sebuah tombol dan kemudian atap apartemen itu tiba-tiba saja terbuka dan muncul sebuah tangga menuju lantai teratas dari gedung tua ini.
"Mulai saat ini kau akan berkeliling dunia bersamaku, Cho Kyuhyun sang satu-satunya makhluk mortal. mari kita lihat bersama dan menikmati penderitaan bangsa-bansa manusia yang dulunya seras dengan dirimu, Kyuhyun yang sama sekali tidak terpengaruh dengan virus kami dan menjadi satu-satunya spesies mortal yang sangat langkah," ucap Sungmin dengan penuh seringai kemenangan dan kemudian dia berjalan terlebih dahulu menaiki tangga itu menuju atas tempat dimana sebuah helikopter sudah menunggunya.
Yesung dan juga Zhoumi bergerang untuk menggiring Kyuhyun untuk ikut berjalan bersama mereka yang sepertinya kakinya masih terlalu lemas untuk berjalan. Dengan seretan paksa Yesung dan juga Zhoumi memaksanya untuk menaiki anak tangga itu.
"Kau akan menjadi obyek yang bagus untuk diteliti kenapa kau bisa bebas dari virus kami. Dengan begini kami tidak membiarkan tikus-tikus got itu berhasil mendapatkan vaksin dari dirimu untuk menghilangkan virus itu dari dunia ini," ucap Yesung dengan sebuah seringai.
"Mereka harus merasakan penderitaan kami terlebih dahulu sebelum melakukan hal itu," lanjut Zhoumi dengan sebuah seringai pula dan kemudian Kyuhyun harus terperangkap bersama ketiga makhluk yang licik itu pada sebuah helikopter kecil dimana dia tidak akan bisa kabur dari sana bahkan untuk selamanya dan akan terus dipermainkan oleh takdir yang ada.
THE END
