Chapter 2

Kriskai – Hunkai (crackpair)

Bunyi alarm membuat kegaduhan dalam kamar seorang namjayangsedang tidur nyenyak. "eungh.." lenguhnya sambil mematikan alarmnyaitu.

Hening. "Ah! Kris ge!"

Tiba-tiba namja itu berteriak sembari berlari kekamar mandi. Ya, ituadalah Jongin yang tak pernah absen dari bangun kesiangan. Dia juga lupa bahwa Kris akan menjemputnya pada pukul 08.00, dan sekarang sudah pukul 07.45

"ting tong" suara bel rumah Jongin. Eomma Jonginpun atau sebut saja Taemin membukakannya. "Ah, annyeong nyonya Kim, aku Kris. Kekasih anak anak anda." Sapa Kris saat Taemin menatap Kris dengan bingung.

"Oh ya ampun tak kusangka! Kau sungguh tampan, Kris! Silahkan masuk!" Ucap Taemin dengan masuk lalu berjalan kea rah dapur. Sekalian sarapan.

"Ah tidak usah repot-repot nyonya kim." Tolak Kris dengan lembut.

"Tak apa, bibirmu pucat. Pasti belum makan. Ayo makan saja!" PaksaTaemin "Ah dan panggil saja aku eomma, aku berasa orang terhormat saja dipanggil nyonya" tambah Taemin sambil mengambilkan 4 lapis roti dan selai cokelat kesukaan Jongin. Akhirnya Kris hanya pasrah, tidak ada salahnya bukan sambil menunggu Jongin.

10 menit kemudian, Jonginpun turun dengan tergesa-gesa"eom—Kris ge!" Jongin terkaget saat melihat kekasihnya sedang mengobrol dan sarapan dengan eommanya. "Emm..Maaf menunggu lama." Ucap Jongin sambil menunduk dan berjalan ke meja makan.

"Tidak apa, Jongin-ah yang penting aku tidak meninggalkanmu." Jawab Kris sambil tersenyum manis. "Ya! Senyummu sungguh indah Kris!" tiba-tiba Taemin ber-fanboying ria -_-

"Ya! Eomma! Jangan mempermalukan diri sendiri eoh."peringat Jongin sambil mengambil roti yang sudah disiapkan serta menahan malu atas tingkah laku ibunya yang masih seperti remaja yang terjebak di tubuh tua. Taemin hanya diam saja. Dia masih terpukau. Hm mungkin waktu masa remaja dia suka ber-fanboying hingga terbawa haha.

Sedangkan Kris hanya bisa tersenyum kikuk.

Kris dan Jongin akhirnya tiba di sekolah tepat saat bel berbunyi.

"Aku ke kelasku sekarang ya, ge!" pamit Jongin, namun Kris malah menariknya dan mencium keningnya. "Selamat belajar sayang."

Jongin membeku seakan Kris telah melakukan hal yang senonoh "Sayang? Cepat sana ke kelas sebelum gurumu datang." Ucap Kris.

"A—ah iya ge! Selamat belajar juga!" Jonginpun berlari ke kelasnya yang berada di lantai dua. Kris tersenyum melihat tingkah laku kekasihnya.

Aku tidak akan melepaskanmu. Kau hanya milikku seorang, Kim Jongin.

"Hey yang baru melepas masa lajangnya!" sapa Kyungsoo saat Jongin memasuki kelasnya. "Oh ya! Mana pajak jadiannya, Jongin?" timpal Baekhyun sambil menaik turunkan alisnya –teman Jongin- "Ah! Kau benar juga Baekhyun!" Kyungsoopun ikut-ikutan.

Jongin hanya menghela nafasnya. Baru saja sampai dan harus melewati puluhan anak tangga, sudah diminta seperti itu.

"Ya, nanti kutraktir kalian di kantin. Seongsaenim bentar lagi akan datang, duduk sana." Ucap Jongin yang membuat kedua teman ah maksudnya sahabatnya tersenyum lebar dan ber-high five. Jongin yang melihat hanya dapat memutar kedua bola matanya.

"Kau memang baik Jongin-ah!" ucap Kyungsoo dan Baekhyun bersamaan.

"memang!" ucap Jongin dengan percaya diri.

"Jadi kau ingin ke Seoul atau Busan?"

"Tidak tahu, tapi tadi malam ku bermimpi dia ada disana, di daerah Korea Selatan."

"Ya, sudah eomma duga. Kita memang berasal dari sana jadi kemungkinan besar memang belahan jiwa kita ada di tempat asal kita."

Sehun hanya menganggukkan kepalanya. Dia sangat ingin bertemu dengan belahan jiwanya. Dia sungguh dalam mimpi itu dia hanya mendapatkan satu petunjuk, yaitu nama. Kim Jongin. Nama itu sekarang sedang berputar-putar di

"Besok eomma akan berbicara dengan appa." Ucap eomma Sehun atau sebut saja Key.

"Tidak biar aku saja, aku akan berbicara dengannya sekarang." Sehun menahan tangan eommanya lalu dia segera berdiri menuju kantor appanya.

Sehun segera akhirilah kutukan ini. Eomma lelah dengan darah-darah yang dikorbankan.

Sehunpun tiba ke kantor appanya, seperti biasa dia tidak mengetuk dan langsung masuk saja "appa aku ingin ke seoul."

Appa sehun, Jinki, hanya melilhat Sehun dengan datar.

Diam. Hening menyelimuti atmosfer ruangan itu.

"Apakah kau yakin dia ada berada disana?" Akhirnya Jinki mengeluarkan pertanyaan.

"Sangat yakin." Mantap Sehun.

"Baiklah." Jinki hanya mengangguk lalu menelepon seseorang untuk membelikan tiket untuk Sehun besok, walau Jinki cuek, dia tidak akan membiarkan Sehun melakukan hal-hal yang diluar akal manusia –karena mereka adalah vampire yang bisa melakukan apa saja-. Sehun hanya diam, memikirkan apa yang akan dia lakukan ketika tiba.

"Sekarang kau bersiap-siap. Besok pagi buta kau akan berangkat."

"Baik appa, terimakasih." Sehunpun berlenggang meninggalkan ruangan appanya "Jangan seperti kakakmu, Sehun."ucap appanya saat Sehun memegang kenop pintu. Dia mengerti. Dia mengangguk lalu menuju kamarnya.

Tunggulah aku, belahan jiwaku. Kau harus menjadi milikku, Kim Jongin.

Di kantin sekolah…

"Jongin! Yak! Jangan melamun!" teriak baekhyun dengan suara yang memekakan telinga.

"Ya! Bacon! Jangan berteriak seperti tepat di telingaku juga!" marah Jongin, Kyungsoo hanya bisa menggeleng melihat tingkah kedua sahabatnya itu.

Baekhyunpun terkikik geli "Kau sih melamun dari tadi, apa yang sedang kau pikirkan?"

"Entah..aku merasa gelisah."jawab Jongin sambil menatap langit biru.

Kedua sahabatnya hanya menatapnya bingung lalu lanjut memakan makanan yang mereka dapat secara gratis –traktiran Jongin-. "Ah itu Kris ge!" teriak Kyungsoo tiba-tiba.

Krispun berdiri tepat di depan Jongin, "Jongin-ah ayo kita makan di tempat lain saja." Ajak Kris sambil menarik Jongin. "ah…baiklah." Pasrah Jongin sambil beridiri dan menatap kedua sahabatnya, Baekhyun dan Kyungsoo mengerti, mereka pun mengangguk yang artinya membolehkan Jongin pergi.

"Ada apa sih ge?" Tanya Jongin setelah sampai di halaman belakang sekolah, tempat yang paling sepi. Selama dijalan dari tadi Jongin bertanya namun tidak dijawab oleh Kris.

"Aku hanya ingin…" jawab Kris sambil mengangkat dagu Jongin dan menatap Jongin lekat.

"g-gege…"

To Be Continued…

NB: Aku ada retret kamis-minggu jadi lanjutnya mungkin minggu sore atau senin siang yak! ^^

Reply untuk

LoneyReaders: duh ngakak sama terhuraaaa:"") iyaa sehun vampire rawr:3 aku juga suka sehun bertepuk sebelah tangan/? makasih udah mau baca! Keep reading ya! ^^