"DOBE, KAU INI KERAS KEPALA SEKALI SIH! SUDAH KUBILANG TIDAK YA TIDAK!" Bentak Sasuke. "Haah~ apa sih susahnya bilang! Bilang saja kenapa! Aku kan sahabatmu. Kau tidak percaya padaku?" Kata Naruto. "Ciri-cirinya saja! Tidak apa-apa kok!" Lanjut Naruto kesal. "Hn, yang pasti cantik dan baik!" Kata Sasuke sambil tersenyum tipis. "Lalu, apa lagi? Itu sifatnya bukan? Ciri-ciri?" Tanya Naruto gusar. "Huh, kau pasti bisa langsung menebaknya jika kukasih tau." Ketus Sasuke.

"Huh, baiklah. Kau mau membantuku tidak?" Tawar Naruto. "Hn, membantu apa?" Tanya Sasuke heran. 'Tumben ni anak minta kubantu! Ada yang tidak beres…' Batin Sasuke.

"Bantu aku mendapatkan Hinata-chan"

Summary: Sakura dan Sasuke saling mencintai, Naruto dan Hinata juga saling mencintai. Baru saja Sasuke menyatakan cintanya pada Sakura, Sakura sudah harus mati ditangan orang yang paling ia benci..Bad Summary. Langsung baca aja deh….RnR please!?

A/N: Hai hai hai. Kita ketemu lagi di chap 2. Mungkin nggak panjang cerita di chap 2.

Balas Review dulu^^:

Sweetness of Dango;

Hahaha, iya nih. Rencananya memang aku mau buat yang oneshoot.

Tapi, karena aku mau bikin penasaran, jadi 2 shoot deh^^

Thanks for the review^^

Kau-Tau-Siapa:

Iya ini udh update.

Masalahnya, chap 2 ini pendek kayaknya. =="

Thanks for the review^^

:

Iyaa, nih udh update.

Thanks for the review.

Hira-kun:

Iya, ini udh lanjut^^

Terima kasih untuk semua reviewnyaa^^

Anata O Aishite

By: Ayako Hiranata Uchiha.

Disclaimer: Naruto dkk bukan punya Aku

Character: U. Naruto/U. Sasuke/H. Sakura/H. Hinata/Karin

Pairing: SasuSaku/NaruHina

Genre: Romance/Hurt/comfort/Friendship

Don't Like, Don't read..

Happy Reading^^

CHAPTER II

"Bantu aku mendapatkan Hinata-chan."

"Hah, kau serius dengan Hinata? Jangan bercanda deh!" Kata Sasuke. "Iiih~Sasuke, beneran nih. Aku serius dengan Hinata!" Kata Naruto lemas. "Gimana caranya mendekatkan kau dan Hinata?" Tanya Sasuke kesal. "Aku saja tidak pernah dekat dengan perempuan selain Kaa-san dan Sakura." Lanjut Sasuke. "Tenang teme!" Kata Naruto sambil tersenyum lebar. 'Teme lagi, teme lagi!' Batin Sasuke kesal.

"Gini, tadi aku baru saja dari rumah Sakura-chan. Aku meminta Sakura-chan untuk membantuku. Jadi, kau tinggal membantu Sakura-chan aja. Yang bicara dengan Hinata-chan itu, Sakura-chan. Kau hanya membantunya." Kata Naruto. Sasuke mulai berpikir. "Baiklah, akan kuusahakan!" Kata Sasuke. "YEEEE, MULAI BESOK YAAA! BYE TEME~" Teriak Naruto bahagia sambil meninggalkan Sasuke. 'Dasar Dobe, suaranya keras sekali!' Umpat Sasuke dalam hati.

KEESOKAN HARINYA…

"Ohayoo Sakura-chan, Ohayoo Teme!" Sapa Naruto senang. "Ohayoo Naruto-kun." Kata Sakura sambil tersenyum. "Hn, Ohayoo." Kata Sasuke singkat. "Jadi bantu aku kan?" Tanya Naruto. "Iya, jadi. Tapi, aku ngomong sama dia gimana?" Tanya Sakura. "Sakura-chan hanya bilang begini 'Hinata-chan, apakah ada orang yang kau sukai?' setelah itu, terserah Sakura-chan mau tanya apa ke dia. Teme akan menemanimu!" Kata Naruto sambil nyengir. "Eh? Kupikir, Sasuke-kun takkan mau membantu Naruto." Kata Sakura sambil tersenyum pada Sasuke.

"Hn, aku melakukan ini juga karena kasihan." Kata Sasuke santai. "Yah Teme~ nggak ikhlas nih!" Keluh Naruto. "Aah~ mungkin maksud Sasuke-kun ikhlas, ya kan?" Kata Sakura sambil menyenggol lengan Sasuke sambil memandangnya. Sasuke yang melihat pandangan seolah-jangan-kecewakan-dia-itu hanya mengangguk pasrah.

"Ooh, begitu! Yasudah, ayo berangkat!" Kata Naruto sambil tersenyum lebar-lagi-.

DI SEKOLAH….

"Hhh, Hinata-chan belum datang rupanya." Keluh Naruto. "Tenang saja, istirahat kan masih bisa." Kata Sakura menenangkan Naruto. "Yaa, kau benar, Sakura-chan" Kata Naruto.

"SASUKE-KUN!" Jerit Karin sambil memeluk Sasuke dari belakang. "Lepaskan!" Bentak Sasuke. "Aaah~ Sasuke-kun, gimana sih?" Kata Karin dengan nada genit. "Cih, lepaskan aku!" Bentak Sasuke lagi. Naruto dan Sakura langsung membantu Sasuke melepaskan diri dari Karin. Setelah terlepas, Karin langsung mengembungkan pipinya. "Yah, Sasuke-kun, kenapa ditolak sih?" Kata Karin kesal. "Aku tidak mau dekat-dekat denganmu!" Ujar Sasuke dingin.

"Teme, Sakura-chan, Hinata-chan udah datang tuh!" Kata Naruto sambil menunjuk pintu kelas. "Ayo Sasuke-kun!" Kata Sakura sambil menarik tangan Sasuke. "Eh? Mau kemana kalian?" Kata Karin. "Bukan urusanmu!" Kata Sakura dan Sasuke. 'Awas kau Sakura, kau berani sekali merebut Sasuke-ku, lihat saja akibatnya nanti!' Batin Karin sambil tersenyum sinis. Naruto yang melihatnya hanya bergidik ngeri. 'Karin kenapa senyum-senyum sendiri nih? Ada yang tidak beres!' Batin Naruto ngeri.

SEMENTARA DITEMPAT SASUSAKU…

"Ohayoo, Hinata-chan!" Sapa Sakura. "Eh? O…ohayoo, Sakura-chan." Kata Hinata sambil tersenyum. "Bisa ikut kami sebentar?" Tanya Sakura. "Bi…bisa. Ta…tapi mau kemana ya?" Tanya Hinata. "Ke taman belakang sekolah. Hinata-chan jangan berpikiran macam-macam dulu, aku dan Sasuke hanya ingin ngobrol sedikit denganmu, boleh?" Kata Sakura. Hinata mengangguk sambil melepaskan tasnya.

"Ayo!"

DITAMAN BELAKANG SEKOLAH…

"Hinata-chan, apakah ada orang yang kau sukai?" Tanya Sakura. Hinata mengangguk. "Siapa?" Tanya Sasuke. "Na…Naruto-kun." Kata Hinata sambil menyembunyaikan wajahnya. Sasuke tersenyum tipis dan Sakura tersenyum lebar. "Ng, kau mencintainya kan?" Tanya Sakura. Hinata mengangguk. "Hinata, kau temui Naruto diperpustakaan saat istirahat." Kata Sasuke sambil menarik Sakura pergi. "Baik-baik dengan Naruto ya Nanti!" Teriak Sakura dari kejauhan. Hinata langsung blushing berat.

Karena tak mau berlama-lama, akhirnya Hinata lari mengikuti Sasuke dan Sakura.

DIKELAS…

"Ssst, Sakura-chan, gimana tadi?" Tanya Naruto penasaran. "Berhasil! Dia bilang juga suka padamu. Sekarang, saatnya kau beraksi Naruto. Temui dia di Perpustakaan jam istirahat. Yang nyuruh Hinata kesitu sih, nih!" Kata Sakura sambil menunjuk Sasuke. "Hn, memang seharusnya begitu kan? Daripada di Kantin." Ujar Sasuke santai. "Hmmm, betul juga. Yaudah, semoga berhasil yaa!" Kata Sakura sambil menepuk pundak Naruto. "Terima kasih, Sakura-chan." Kata Naruto. "Ehem, kalian bertiga, silahkan duduk ditempat masing-masing." Ujar Kakashi yang tiba-tiba masuk. Sakura langsung berlari ketempat duduknya.

"Baiklah anak-anak, kita mulai pelajaran hari ini."

ISTIRAHAT…

"Ng, Hinata-chan" Panggil Naruto malu-malu. "I…iya, ada a…apa Na…Naruto-kun?" Tanya Hinata malu-malu(juga). "Temanin keperpustakaan mau?" Tanya Naruto. "Ma…mau." Kata Hinata. Naruto langsung menarik tangan Hinata menuju perpustakaan.

SEMENTARA ITU…

"Wah, Naruto-kun berhasil!" Kata Sakura senang.

"Hn."

"Ayo Sasuke-kun, kita ke perpustakaan!" Kata Sakura sambil menarik tangan Sasuke.

DI PERPUSTAKAAN(BAGIAN NARUHINA)

"Na…Naruto-kun, nga…ngapain ki..kita ke perpustakaan? Na…Naruto-kun mau baca buku ya?" Tanya Hinata gugup. "Ng, nggak, aku nggak mau baca." Kata Naruto sambil menggeleng. "Terus mau ngapain?" Tanya Hinata bingung. "Ikut aku!" Kata Naruto sambil menarik tangan Hinata menuju pojok ruangan perpustakaan.

"Kita ngapain disini?" Tanya Hinata gugup. "Apa kau benar-benar mencintaiku?" Tanya Naruto serius. Hinata langsung blushing."I…iya." Jawab Hinata. "Kalau aku tanya padamu, maukah kau jadi pacarku, apa kau menerimaku?" Tanya Naruto lagi. "I…iya pa…pasti. Karena a..aku me…mencintaimu!" Kata Hinata tulus.

"Ok, kita langsung keinti, Maukah kau jadi pacarku?" Tanya Naruto dengan wajah memerah. Hinata tersontak kaget. "Ka…kau se…serius, Naruto-kun?" Tanya Hinata blushing. "Iya, aku serius! Jadi jawabanmu?" Tanya Naruto tak sabaran.

"Aku mau! Aku mau jadi pacar Naruto-kun." Kata Hinata sambil memeluk Naruto. Naruto awalnya terkejut dengan tindakan Hinata, tapi akhirnya dia membalasnya juga. Setelah melepaskan pelukannya…

"YEEEE! TERIMA KASIH HINATA!" Teriak Naruto senang. "NARUTOO! INI PERPUSTAKAAN! JANGAN TERIAK-TERIAK! JIKA INGIN TERIAK-TERIAK, DILUAR SAJA!" Bentak Mizuki-sensei. "BAIK SENSEI!" Teriak Naruto.

SEMENTARA DITEMPAT LAIN…

SAKURA P.O.V.

Aku tertawa kecil dan Sasuke-kun tersenyum melihat Naruto-kun berhasil menembak Hinata. Hhhh, kapan ya aku dengan Sasuke-kun? Aku terlalu menghayal! Mana mungkin dia mau denganku! Aku tak secantik dan semanis Hinata, yah menurutku! Lucu juga Hinata-chan dengan wajah memerah seperti itu. Naruto-kun juga sama, sangking senangnya dia berteriak kencang sekali. Kulihat, Mizuki-sensei memarahi Naruto-kun karena berteriak tadi.

"Hn, tugas kita sudah selesai. Ayo pergi!" Aku mengangguk mendengar perkataan Sasuke-kun. Aku dan Sasuke-kun berjalan menuju kelas. Aku terus memperhatikan punggung Sasuke-kun yang berada didepanku. Dikelas, Sasuke-kun langsung duduk ditempat duduknya, aku pun begitu.

Tiba-tiba Karin datang sambil memeluk lengan Sasuke-kun dari samping. Tentu saja aku yang melihat kejadian itu kesal. Kulihat, Sasuke-kun juga kesal dengan keberadaan Karin.

"Lepaskan!" Ketus Sasuke-kun. "Ah~Sasuke-kun ketus banget! Besok jadi kan?" Tanya Karin genit. "Hn." Gumam Sasuke-kun. Dari suaranya, dia seperti sedang menahan amarah. "Pulang Sekolah, kita makan siang sama-sama ya!" Kata Karin.

"Maaf, aku tidak sempat!" Kata Sasuke-kun dingin. "Yah, kenapa nggak sempat sih?" Kata Karin. "Bukan urusanmu!"

END SAKURA P.O.V.

Sasuke segera melepaskan pelukan Karin dan berjalan kearah Sakura. "Sakura, sebaiknya kita pergi menemui Naruto dan Hinata." Kata Sasuke sambil menarik tangan Sakura. Karin langsung menyeringai saat melihat SasuSaku. 'Tamatlah riwayatmu, Sakura!' Batin Karin.

SASUKE P.O.V

Hhhh, kenapa hari ini aku badmood gini ya? Cih, pasti gara-gara Karin tadi. "Sa…Sasuke-kun!" Panggil Sakura gugup. "Hmm, ada apa?" Tanyaku. "Katanya mau menemui Naruto-kun dan Hinata-chan." Katanya. "Nanti saja kita kesana. Pasti mereka sedang tak ingin di ganggu." Ujarku. Kulihat dia hanya mengangguk. "Jadi, kita mau kemana?" Tanyanya. "Hn, entahlah." Kataku santai sambil berjalan disampingnya.

Kulihat ia mendengus sambil mengembungkan pipinya. 'Dia benar-benar menggemaskan!' Batinku sambil melihat kearahnya. "Sasuke-kun menyebalkan!" Kata Sakura sambil memukul bahuku pelan. Aku hanya tertawa pelan merasakannya. Dasar!

"Bagaimana kalau kita ke Taman belakang sekolah?" Usulku. Dan tanpa diperintah, Sakura langsung menarik tanganku dengan mata berbinar-binar. "Ayo, Sasuke-kun!" Katanya sambil menarik tanganku.

DITAMAN BELAKANG SEKOLAH….

Sakura langsung melepaskan tanganku. Aku pun langsung pergi ke Pohon Sakura didekat kami. "Sasuke-kun, hari ini, hari yang cerah ya!" Kata Sakura sambil tersenyum lebar. "Hn, hari yang cerah." Kataku sambil menutup mataku. Membiarkan angin memainkan rambutku. "Sasuke-kun." Panggil Sakura pelan. Aku langsung membuka mataku. "Hn, ada apa?" Tanyaku. "Apa…apa kau mempunyai orang yang kau suka?" Tanyanya gugup sambil memainkan jari tangannya sendiri. Dan aku bisa melihat wajahnya yang sudah seperti kepiting rebus.

"Hn."

"Hn? Itu artinya apa?" Tanya Sakura. "Ada. Kenapa?" Tanyaku. Dia menggeleng. "Tidak apa-apa." Kata Sakura sambil menunduk. "Kau, apa ada orang yang kau sukai?" Tanyaku. Blush, wajahnya langsung blushing. Dan dia langsung memainkan jari tangannya. Entah perasaanku atau apa, Sakura semakin mirip Hinata jika dekat denganku.

"Y…ya, aku punya orang yang kusukai! Dia sangat dekat denganku, namanya Sa…" Aku langsung menoleh kearahnya. Dan dia langsung menutup mulutnya. "A…apa yang kau bilang ta…tadi?" Tanyaku memastikan. Sepertinya wajahku memerah sekarang. "Ti..tidak ada!" Ujarnya gugup. "Hei, cepat beritahu aku!" Kataku tak sabar. "A…aku tidak bilang apa-apa!" Kata Sakura tetap bersikeras. "Hhhh, baiklah kalau kau tidak mau memberitahu aku!" Ujarku pada akhirnya

END SASUKE P.O.V

Sasuke pun berdiri dari duduknya. "Aku mau kembali kekelas." Kata Sasuke dingin sambil berjalan meninggalkan Sakura. "Sasuke-kun! Tunggu aku!" Teriak Sakura sambil mengejar Sasuke. 'Apa mungkin dia suka padaku? Akan kupastikan!' Batin Sasuke.

DIKELAS…

"Teme, Sakura-chan, kalian darimana saja?" Teriak Naruto heboh. "Nggak perlu heboh juga kale!" Teriak Shikamaru yang merasa terganggu dengan tidurnya. "Biarin, mulut mulut siapa? Masalah buat loe?" Kata Naruto ketus. "KAUU!" Teriak Shikamaru. "Haah~aku sedang malas berdebat denganmu! Mendingan tidur!" Ujar Shikamaru.

"Kau tidur terus ya!" Kata Naruto. "Biarin, kelakuan kelakuan siapa? Masalah Buat loe?" Balas Shikamaru sambil menuju kea lam mimpinya. "Cih, dia mengikuti kata-kataku!" Kata Naruto kesal. "Kalian darimana?" Tanya Naruto pada akhirnya. "Hmmm, dari taman." Kata Sakura."Ehem, udah jadian rupanya!" Gumam Naruto menggoda Sasuke dan Sakura.

BLUSH!

Sasuke dan Sakura sontak blushing. "A…Apa-apaan kau!" Ketus Sasuke sambil memalingkan wajahnya. "Benar ya apa yang aku bilang?" Tanya Naruto penasaran. "100% salah!" Kata SasuSaku serempak. "Jangan dibahas! Apakah besok jadi?" Tanya Sakura. "Iya jadi. Aku jadi nggak sabar!" Kata Naruto senang.

"Kebetulan juga besok hari minggu!" Kata Sakura bersemangat. 'Kenapa mereka begitu senang?' Batin Sasuke heran. "Na…Naruto-kun." Panggil Hinata. "Iya, ada apa Hinata-chan?" Tanya Naruto. "A…aku tidak tau dimana rumahmu." Kata Hinata malu sambil memainkan jarinya. "Tidak masalah, nanti kau kujemput!" Kata Naruto. "Mana Karin?" Tanya Sakura. "Entahlah." Kata Naruto dan Sasuke.

"Aku cari Karin dulu ya!" Kata Sakura sambil berlari meninggalkan mereka. "SAKURA!" Teriak Naruto. Sakura langsung berhenti dan memandang kebelakang. "Kenapa?" Tanyanya pada Naruto. "Kasih tau Karin nanti saja!" Kata Naruto. "Baiklah." Kata Sakura sambil berjalan kearah Naruto, Hinata, dan Sasuke.

Tak lama, Karin pun masuk kekelas. "Karin!" Panggil Sakura. "Ada apa?" Ketus Karin. "Jangan lupa besok ya!" Kata Naruto. "Ya, ya, aku tau!" Kata Karin sambil berjalan pergi dari hadapan Naruto dkk. "Baik baik dikasih tau!" Gumam Naruto kesal. "Sabar saja!" kata Sakura.

SEPULANG SEKOLAH….

"Sakura-chan, Teme, kalian pulang saja duluan. Aku masih ada urusan!" Kata Naruto. "Pasti mau kencan, ya kan?" Tanya+goda Sakura. "I…Iya, aku ma…mau kencan dengan Hinata-chan, hehehe." Kata Naruto salah tingkah sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"Yasudah, kami pulang dulu ya, bye!" Kata Sakura sambil melambaikan tangannya pada Naruto. "Bye, sampai jumpa besok!" Kata Naruto sambil membalas lambaian Sakura. "Hn, aku pulang dulu." Kata Sasuke sambil berjalan mengikuti Sakura.

"Akur dengan Sakura ya, Teme!"

BLUSH

'Dobe bodoh!' Batin Sasuke kesal.

DIPERJALANAN PULANG…

Sasuke dan Sakura berbincang-bincang selama diperjalanan, yah, kalian pasti tau siapa yang paling banyak bicara. "Sepi ya nggak ada Naruto-kun!" Keluh Sakura. "Hn, tidak juga." Kata Sasuke. "Kenapa?" Tanya Sakura heran.

"Biasanya, Dobe yang paling banyak bicara jika pulang bersamaku, tapi aku dapat penggantinya." Jelas Sasuke sambil melirik kearah Sakura.

"Huh, aku tidak se-cerewet Naruto-kun tau!" Ketus Sakura sambil mengembungkan pipinya kesal. Sasuke hanya tersenyum tipis melihat kelakuan Sakura yang seperti anak kecil. "Iya, iya aku tau. Hn, bagaimana kalau nanti sore kita bermain di hutan." Tawar Sasuke.

"Baiklah, lagian udah lama aku nggak kesana, hehehe." Kata Sakura sambil menggaruk kepalnya yang tidak gatal. "Sasuke-kun." Panggil Sakura. Sasuke tidak menjawab, tetapi hanya menoleh kearah Sakura sebagai jawaban iya.

"Apa pacaran itu enak?" Tanya Sakura. Sasuke hanya menghela nafas. "Aku tidak tau." Kata Sasuke. "Tapi mungkin saja enak." Lanjut Sasuke. Sakura hanya mengangguk. "Sudah sampai. Jangan lupa nanti sore ya." Kata Sasuke sambil meninggalkan Sakura. Tiba-tiba wajah Sakura memerah mengingat nanti hanya dia dan Sasuke. 'Apa yang harus kulakukan?' Batin Sakura gusar.

SEMENTARA SASUKE….

Sasuke menghela nafas panjang saat memasuki rumahnya. "OKAERII, OTOUTO!" Jerit Itachi sambil memeluk adiknya itu. "Lepaskan aku!" Kata Sasuke sambil mencoba melepaskan diri dari pelukan maut kakaknya itu. "Oh ya, tadi kulihat kau sedang berbicara dengan gadis, siapa dia? Pacarmu?" Tanya+goda Itachi.

BLUSH

Sasuke merasakan wajahnya memerah. "Hahaha, wajahmu merah seperti buah tomat!" Kata Itachi sambil tertawa terbahak-bahak. "Diamlah!" Ketus Sasuke sambil memalingkan wajahnya. "Jadi, siapa gadis itu?" Tanya Itachi. "Tetangga baru." Ujar Sasuke.

"Siapa namanya?" Tanya Itachi. "Haruno Sakura." Kata Sasuke. "Haruno Sakura?" Tanya Itachi. "Hn, memangnya kenapa?" Tanya Sasuke. "Bukannya dia teman kecilmu, Sasuke?" Kata Itachi. "Hn, aku tidak ingat." Kata Sasuke. "Hhhh, dia sahabat kecilmu dan Naruto dulu." Kata Itachi. "Nanti kutanyakan padanya." Kata Sasuke sambil berjalan kekamarnya.

SORE HARI DI RUMAH POHON….

"Sasuke-kun terlambat!" Kata Sakura kesal sambil mengembungkan pipinya kesal. "Maafkan aku." Kata Sasuke sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Yasudah, aku maafkan kamu." Kata Sakura. "Sakura." Panggil Sasuke. "Ya?"

"Apa benar kita teman sejak kecil?" Tanya Sasuke serius. "Entahlah, aku tak ingat!" Kata Sakura. "Oh, yasudah." Kata Sasuke. Mereka pun terdiam sejenak. Sampai akhirnya, Sakura memulai pembicaraan.

"Sasuke-kun." Panggil Sakura gugup. "Hn." Sahut Sasuke. "A…Aku…" Ujar Sakura gugup sambil memainkan jari tangannya. "Ada apa?" Tanya Sasuke bingung. "A…aku…aku mencintaimu." Ujar Sakura gemetaran. Mata Sasuke langsung membulat sempurna. "Kau…Kau serius?" Tanya Sasuke sedikit blushing."Ya, aku serius." Kata Sakura.

"Aku…" Sasuke menggantungkan kata-katanya. 'Jangan-jangan aku ditolak!' Batin Sakura gusar. Seraya memejamkan matanya. "Aku juga mencintaimu." Ujar Sasuke pada akhirnya. Sakura dengan cepat membuka matanya. "Kau…Kau mencintaiku?" Tanya Sakura tak percaya. Sasuke mengangguk.

Sakura langsung memeluk Sasuke dengan erat. "Terima kasih Sasuke-kun!"

KEESOKAN HARINYA…

"Naruto-kun!" Panggil Sakura. "Ah, Sakura-chan dan Teme, ayo masuk." Kata Naruto. Sasuke dan Sakura langsung memasuki rumah Naruto. "Langsung kekamarku aja, aku mau jemput Hinata-hime ku dulu!" Kata Naruto. "Hinata-hime? Sejak kapan kau memanggilnya Hinata-hime?" Tanya Sakura bingung. "Ya sejak pacaran! Hehehe, yasudah masuk aja dulu!" Kata Naruto. SasuSaku pun berjalan menuju kamar Naruto.

"Wah, ada Karin ya." Kata Sakura. "Eh, Sakura, Sasuke." Kata Karin.

SKIP TIME-SESUDAH KERJA KELOMPOK-

"Yuk kita kerumah pohon." Ajak Sakura. "Ayo!" Kata Naruto bersemangat. "Aku pulang dulu!" Kata Karin sambil beranjak pergi.

"Yasudah, ayo kita ke rumah pohon!" Ajak Sakura. Mereka semua mengangguk dan langsung berlari-lari kecil menuju hutan. Tanpa mereka sadari, Karin sedang mengintai mereka. 'Tamatlah riwayatmu, Sakura!'

DIRUMAH POHON….

"Indah sekali!" Kata Hinata terkagum-kagum. "Ya, pasti indahlah! Kami yang rawat!" Ucap Naruto bangga.

BLETAK

"ADUUUUUH!" Keluh Naruto sambil mengelus kepalanya. "Sakit tau!" Ketus Naruto pada Sasuke. "Lagian, Naruto-kun sombong sih!" Kata Sakura. "Iya-iya, aku minta maaf!" Kata Naruto. "Hmmm, bagaimana kalau kita makan?" Usul Sakura. "Ma..mau makan apa, Sakura-chan?" Tanya Hinata. "Dirumahku ada banyak makanan. Ayo kita ambil!" Ajak Naruto.

"Aku tinggal disini saja!" Kata Sakura. "Hn? Kenapa?" Tanya Sasuke sambil menatap Sakura heran. "Biar aku bersih-bersih rumah pohon. Kotor banget!" Kata Sakura. "Hn, biar kutemani." Kata Sasuke. "Tidak usah, kau bantu Naruto-kun dan Hinata-chan aja!" Kata Sakura sambil tersenyum. "Hhhh, baiklah." Kata Sasuke pada akhirnya. "Ayo!"

Naruto, Sasuke, dan Hinata pun berjalan meninggalkan rumah pohon. Sementara Sakura sedang duduk santai sambil mengambil sampah yang ada didekatnya. "Lebih baik aku membersihkan." Gumam Sakura. Tiba-tiba, ada 2 orang datang sambil mencekik Sakura tiba-tiba.

"Ukh, siapa kalian?" Tanya Sakura. "Heh, kau tidak mengenal kami?" Sakura langsung membelalak kaget. "Karin? Suigetsu? Ngapain kalian disini? Cepat lepaskan aku!" Bentak Sakura. "Maaf saja ya, Sakura. Kami tidak bisa melepaskanmu." Kata Suigetsu. "Karena, aku ada dendam dengan Sasuke." Lanjut Suigetsu. Sakura sontak kaget. "Jangan sakiti Sasuke-kun!" Bentak Sakura dengan nafas tersengal-sengal.

"Baiklah, tapi aku-ah-maksudku kami, akan membunuhmu, hahahaha!" Kata Karin sambil tertawa. "Cekik dia lebih kuat, Suigetsu!" Perintah Karin. "Akhh le..lepaskan!" Jerit Sakura. Mereka berdua tidak mendengarkan perkataan Sakura. Suigetsu malah mengencangkan cekikannya pada leher Sakura. Sakura hanya pasrah. 'Mungkin ini akhir dari hidupku, sayonara, Sasuke-kun' Batin Sakura. Sakura akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

"Hahahaha, akhirnya dia mati!" Kata Suigetsu sambil melempar mayat Sakura kelantai. "Ayo pergi! Mereka sudah dekat!" Kata Karin sambil menarik tangan Suigetsu. "KAMI KEMBALI!" Teriak Naruto. "Ya ampun Sakura-chan!" Jerit Hinata sambil berlari kearah Sakura. Sasuke dan Naruto pun ikut berlari kearah Sakura yang sudah tidak bernyawa. "Sakura, sadarlah!" Kata Sasuke sambil menguncang-guncangkan tubuh Sakura. "Coba kuperiksa!" Kata Hinata. Hinata pun langsung memeriksa detak jantung Sakura dan mencoba merasakan hembusan nafas Sakura. Tetapi hasilnya nihil. "Maafkan aku, Sasuke. Dia, sudah meninggal." Kata Hinata lirih. "Itu tak mungkin!" Kata Naruto tak percaya.

"Sakura….meninggal?" Tanya Sasuke tak percaya. Hinata mengangguk lemah. "Maafkan aku." Kata Hinata lirih. "Kau bohong kan Hinata?" Tanya Sasuke yang masih belum percaya. Pasti ini mimpi!

"Aku tidak bohong, Sasuke." Kata Hinata. "Sakura…" Gumam Sasuke lirih. "Yasudahlah, ikhlaskan saja Sasuke." Kata Naruto mencoba menghibur Sasuke.

KEESOKAN HARINYA…

"Huhuhu~Sakura~" Isak Sakuro-ibu Sakura. Sasuke hanya menatap lirih gundukan tanah itu. 'Sakura…'

'Sasuke, jangan sedih!' Sasuke langsung menoleh kesumber suara. "Sakura? Dimana kau?" Tanya Sasuke sambil menoleh kearah kanan dan kiri. 'Aku tidak ada dimana-mana 'Kumohon jangan sedih, Sasuke-kun.' Suara itu kembali terdengar. "Baiklah aku tidak akan sedih. Kumohon tunjukkan dirimu, Sakura!" Pinta Sasuke.'Maafkan aku, tapi aku harus pergi! Aishiteru, Sasuke-kun!' Suara Sakura pun kembali terdengar.

"Aishiteru mo, Sakura. Semoga kita bisa bertemu lagi, Sakura-ku!"

THE END

KYAAAAA! GAJE BANGET CERITANYA.

Apa boleh buat, menurut para readers, fic ini gaje?

Jelek?

Tolong review ya….

Thanks