Warning: BAHASA SANGAT DEWASA, TANPA SENSOR, SEX ACTIVITY, FANFICTION DENGAN BAHASA KOTOR. TIDAK SUKA LEBIH BAIK MENJAUH! GENDERSWITCH

ADDICTED

CHAPTER 2

NO BASH!

REVIEW!

Sungmin POV

Kini aku berada di bar lagi, bar langgananku, aku memikirkan perintah eommaku, menikah? Aish memikirkannya saja sudah membuatku pusing. Ini sudah berlalu 2 malam sejak aku bercinta dengan Kyuhyun.

Dan selama itu aku benar benar tidak tertarik dengan pria lain yang menggodaku. Sama sekali tidak. Tolong katakan aku masih normal.

Aku menyesap tequillaku, tequilla adalah alkhohol favoritku, dan tequilla di bar ini adalah yang terbaik. Ngomong-ngomong tequilla aku jadi teringat Kyuhyun lagi. Dari awal memang aku sudah sadar dia memperhatikanku, memandangku dengan penuh nafsu dan gairah. Karena aku kasihan melihatnya yang sudah sangat bernafsu itu jadi aku hampiri saja dia.

Okay aku berbohong, aku benar-benar tertarik dengan wajah pucatnya. Senyum nakalnya dan pandangan matanya. Terbukti orang yang membuatku tertarik memang orang yang hebat di atas ranjang. Ughh.

Kalau boleh jujur aku ingin bercinta lagi dengannya.

Tanpa kusadari bibirku mengulas senyum tipis ketika mengingatnya.

Aku bergabung dilantai dansa, menggoyangkan pinggulku sesuka hati sesuai dengan irama musik yang mendentum keras.

Banyak laki-laki yang dengan sengaja menggesekkan kejantanannya ke tubuhku, dan aku selalu menghindar. Aku tegaskan lagi, aku hanya bergenit-genit ria dengan pria yang membuatku tertarik.

Tiba tiba sebuah tangan merengkuh pinggangku dari belakang, memeluknya, orang itu menempelkan kejantannnya di bokongku dan bibirnya sibuk menciumi leherku.

Tunggu dulu..

Bau ini..

"hey Ming"

sapanya ketika aku membalikkan badanku.

Ah..

Geu namja..

Kyuhyun POV

Aku datang ke bar tempat kemarin aku bertemu Sungmin. Baru masuk saja aku sudah mengenali bokong seksi yang dibalut hotpants jeans, bergoyang indah tetapi selalu menghindar ketika ada laki-laki yang mulai agresif.

Aku mendekati pemilik bokong itu, merengkuh pingganya dari belakang, menyesap aroma vanilla yang selalu membuatku ketagihan dan menempelkan kejantananku di belahan bokongnya.

"hai Ming" sapaku seduktif

Ia membalikkan badannya, aww biarkan aku bercinta dengannya lagi malam ini.

"hai" ia mengalungkan tangannya di leherku, aku menarik pinggangnya, merapatkan tubuhnya ke tubuhku.

"ingin bermain lagi?" aku menurunkan tanganku, mengelus bokongnya.

"anything for you" jawabnya sambil menggoyangkan bokongnya.

Kurasakan berbagai tatapan iri dari para lelaki walaupum wanita di dalam bar ini. Hahaha.

"kita bermain main disini dulu ya sebentar" aku mengulum telinganya.

"sshhh" desahnya merdu.

Ia menggoyang-goyangkan pinggangnya, membuat bokongnya juga ikut bergoyang, tanganku berada di samping pingganya, terkadang mengelus pingganya perlahan. Satu tangan Sungmin dikalungkan di leherku dan satunya lagi meraba dadaku. Ia menjilat bibirnya seduktif, menggigit bibir bawahnya, kemudian membelai wajahku dengan lembut. Aku hanya menaikkan satu sudut bibirku melihatnya seperti itu.

Normal POV

Sungmin mulai semakin agresif, ia mengarahkan tangan Kyuhyun agar meremas bokongnya. Kemudian ia menyusupkan wajahnya ke leher Kyuhyun menghirup aromanya sesekali mengigit kecil lehernya.

Kyuhyun hanya mengikuti saja permainan Sungmin. Ia ingin tau seberapa liarkah Sungminnya ini.

Sungminnya?

Apapun yang terjadi Sungmin tetap milik Kyuhyun.

Sungmin semakin beringas, ia menggesek-gesekkan vaginyanya yang tertutup hot pants dengan penis Kyuhyun yang sudah setengah menegang.

"ashhh Kyuu" desahnya ketika gundukan dibalik celana itu menggesek vaginanya dari luar.

"kau nakal sekali Ming" Kyuhyun mengelusi vagina Sungmin dari luar.

"mmhhh" Sungmin hanya bisa mendesah.

Kyuhyun menarik Sungmin ke pojokkan bar. mengunci keberadaan Sungmin dengan kedua tangannya. Wajah Sungmin memerah menahan gairahnya.

"mau ikuti permainanku?" Kyuhyun meraba paha dalam Sungmin.

"permainan apa shhhh ahhh"

"kau boleh menggodaku, meremas penisku, menciumiku, apapun lakukanlah sesukamu, tetapi aku tidak boleh mendesah. Kalau aku mendesah kau yang menang, begitu pula sebaliknya." Kyuhyun menjelaskan permainan yang dia maksud.

"mhhh apa hadiahnya sayang?" Sungmin mengelusi penis Kyuhyun dari luar.

"pemenangnya boleh menanyakan apapun pada peserta yang kalah, dan pemenang juga dapat meminta apapun kepada peserta yang kalah. Hanya satu pertanyaan dan satu permintaan" jelas Kyuhyun.

"boleh"

"ayo pergi ke mobilku" Kyuhyun menggandeng tangan Sungmin.

"supirmu?"

"aku tidak membawanya hari ini"

.

.

Kyuhyun duduk di kursi belakang, merentangkan kedua tangannya, seakan menantang Sungmin.

Menurut Sungmin permainan ini akan sangat menarik, dia yakin menang. Laki-laki pasti sensitif di bagian bawah bukan? Tentu saja mudah untuk membuat Kyuhyun mendesah.

"aku boleh menggunakan lidahku?" tanya Sungmin sambil membuka kausnya.

"Kau boleh melakukan apapun asal jangan kau masukkan ke dalam vaginamu saja" Kyuhyun meremas payudara Sungmin yang menggantung indah.

"Ini giliranku, bersabarlah dan bersiap untuk kalah" Sungmin menepis tangan Kyuhyun dengan lembut.

"waktumu 10 menit"

Hal yang pertama Sungmin lakukan adalah membuka seluruh pakaian luarnya. Menyisakan bra hitam dan celana dalam hitam.

Ia menduduki Kyuhyun, membuka kancing kemeja Kyuhyun, mengelus perutnya kemudian menghisap nipple Kyuhyun dengan nafsu.

Kyuhyun tidak ada tanda-tanda ingin mendesah, meskipun perlakuan Sungmin benar-benar membuatnya ingin segera memasuki Sungmin.

Bibir Sungmin mulai turun menjilat penis Kyuhyun dari luar, menggigitnya, dan kemudian tangannya dengan gesit membuka celana dan celana dalam Kyuhyun, penis yang sangat disukai Sungmin ini pun langsung menampar pipinya ketika di bebaskan.

Sungmin menatap penis itu lama, seakan mengaguminya.

"5 menit lagi Ming" Kyuhyun mengingatkan.

Sungmin tersadar, ia membuka bra hitamnya menempelkan penis Kyuhyun di belahan dadanya, kemudian tangan kanan dan kirinya masing-masing berada di samping buah dadanya, dan tangannya mulai menekan buah dadanya sendiri, mengakibatkan penis Kyuhyun terjepit di tengah-tengah gunung itu.

Kyuhyun membulatkan matanya, sambil menggigit bibirnya dengan keras. Menahan desahannya yang nyaris keluar, Sungmin tersenyum senang. Ia menggerakkan badannya naik turun dengan semangat, tangannya semakin menekan buah dadanya sendiri, mobil yang sempit semakin menambah sensasi bagi Kyuhyun dan Sungmin.

Kyuhyun masih bertahan, mati-matian ditahan desahannya.

"waktu habis" Kyuhyun menjawab dengan terengah. Sungmin tersenyum. Namja satu ini hebat.

Kyuhyun meraih penisnya sendiri yang sudah menegang dengan sempurna, mengocoknya dengan kecepatan tinggi. Ia harus orgasme sekarang. Ia tidak tahan lagi.

"bermain sendiri? apa gunanya aku disini?" Sungmin membuka celana dalamnya kemudian Sungmin menungging diantara sela-sela kursi penumpang dan kursi pengemudi di bagian depan.

"masuki saja" Sungmin memerintah.

Kyuhyun masih asyik mengocok penisnya.

"masuki saja, aku kalah kau menang" Sungmin memundurkan pinggannya membuat bokongnya menyentuh penis Kyuhyun, Kyuhyun tersadar, cepat cepat ia memasukkan seluru penisnya ke vagina Sungmin yang sudah sangat becek.

Memaju mundurkannya dengan cepat dan bergairah.

"aaaaaashhh mmnnnn there Kyuhh thereee uuughhh" Sungmin meracau ketika penis Kyuhyun menyentuh titik terdalamnya. Ia merapatkan kakinya, membuat penis Kyuhyun semakin terjepit di vaginanya

"arghhhh ini nikk sshh mathh Ming" Kyuhyun menaruh jari telunjuknya di belahan bokong Sungmin. Tidak memasukannya.

"ouuhh Kyuuuu uuuughh mmmhh yeahh"

Mendengar desahan Sungmin, Kyuhyun justru semakin bersemangat menggenjot tubuhnya.

"kyyyuuhh akkhuu aaahhmmm"

Penis Kyuhyun rasanya hangat sekali ketika Sungmin menyemburkan cairan manisnya, tak lama Kyuhyun pun menyusul Sungmin

"arghhh Ming" penis Kyuhyun berkedut kencang ketika ia menyemburkam spermanya.

Sungmin terkulai, ia merebahkan tubuhnya di samping Kyuhyun, AC mobil yang dipasang full pun sama sekali tidak mengurangi aura panas di mobil sempit itu.

"aku akan mengantarmu pulang" Kata Kyuhyun sambil memungut seluruh pakaian Sungmin, bukan pakaiannya tapi pakaian Sungmin.

"hukumanku?" Tanya Sungmin sambil mengangkat rambutnya, memudahkan tangan Kyuhyun yang memasangkan branya

"akan ku katakan setelah kita sampai di rumahmu" Kyuhyun mengaitkan bra Sungmin, meremas buah dadanya sebentar lalu memasangkan celana dalam Sungmin, bajunya dan celananya.

Kemudian ia memakai seluruh pakaiannya sendiri, aroma percintaan tercium kuat di dalam mobil mewah ini. Kyuhyun mempersilahkan Sungmin untuk duduk di kursi depan, dan Kyuhyun sendiri duduk di kursi pengemudi.

"daerah mana?" tanya Kyuhyun mulai menstarter mobilnya.

Sungmin menyebutkan alamat lengkapnya, kemudian Sungmin menaikkan kedua kakinya di atas dasbor mobil Kyuhyun, membuat Kyuhyun sedikit kehilangan konsentrasinya melihat paha mulus Sungmin.

"turunkan kakimu" perintah Kyuhyun tidak tahan.

"waeyo?" Sungmin mengerutkan keningnya

"aku tidak berkonsentrasi melihat paha mulusmu. Jadi tolong turunkan kakimu"

"shireo! itukan masalahmu Mr. Cho"

Kyuhyun POV

"ini rumahmu?" tanyaku ketika kami sampai di alamat yang tadi Sungmin katakan.

"yup. Apa hukumanku?" tanya Sungmin.

"Pertanyaannya, mengapa kau di bar hari ini?"

Bodoh? tidak menurutku itu bukan pertanyaan bodoh.

"aku memikirkan perkataan eommaku yang memaksaku untuk menikah di tahun ini" jelas Sungmin.

Ah.. dia memiliki masalah yang sama denganku rupanya.

Eh, tunggu dulu. Aku dapat ide!

"perintahnya, kau harus menikah denganku"

Sungmin POV

"perintahnya, kau harus menikah denganku" kata Kyuhyun sambil menatap mataku.

"NE?!" aku berteriak kencang di depan wajahnya. Hey ini tidak lucu.

"well, eommaku juga memaksaku menikah di tahun ini, kalau aku tidak menikah tahun ini eommaku tidak mewariskan perusahaan padaku" jelas Kyuhyun

"lalu?" tanyaku bingung.

"yaaa kita bisa menikah, aku untung kau juga"

"bisa berikan aku waktu?" Sungguh, aku tertarik juga sih menikah dengan namja ini, setidaknya aku bisa bercinta dengannya hampir setiap hari. Sepertinya menyenangkan.

"berikan nomor ponselmu" titahnya.

Aku menyebutkan nomor ponselku, dengan cekatan ia merekamnya di ponselnya.

Kemudian aku melihatnya merogoh-rogoh kantung celananya.

Sepertinya kartu nama.

Ia menyelipkan kertas itu di belahan dadaku.

"YA!" Teriakku marah sambil menyilangkan tanganku di depan dada.

Hey, tunggu dulu? Kenapa aku marah?

Kurasa aku tidak marah, aku hanya malu.

Kenapa aku malu ya?

Aish! Mollayo.

Aku membuka pintu mobilnya, dan dengan tergesa masuk ke dalam rumahku. Dia belum pergi sepertinya. Eommaku yang membukakan pintu, dengan tangan yang bersilang di depan dada, eommaku memang tidak suka aku pulang malam.

"SELAMAT MALAM CALON ISTRIKU, TIDUR DENGAN BAIK SAYANG!"

Aku mendengar seseorang berteriak di belakang.

Calon istri? Siapa? AKU?!

Aku membalikkan badanku, terlihat Kyuhyun melambaikan tangannya ke arahku dengan kepala yang menjulur dari kaca mobil.

Aishhhh dia ingin merebut perhatian eommaku ya?

Tiba-tiba aku melihat mata eommaku di depan pintu berbinar indah.

"eomma aku ingin masuk!" kataku sambil berusaha masuk ke dalam rumah. Eommaku merentangkan kedua tangannya di depan pintu.

Untung saja Kyuhyun sudah pergi sekarang.

Eommaku menarik tangan kananku dengan paksa, membawaku masuk ke dalam rumah, menutup pintu dan mendudukkan ku paksa di sofa ruang tamu.

"siapa dia?"

"molla" jawabku asal

"jelaskan semuanya, hubungan sudah berapa lama? dia kerja dimana? kaya tidak? kalian sudah bercinta ya? bagaimana miliknya? besar? panjang?" tanya eommaku bersemangat. Ah.. sekarang aku tau, sifat mesumku menular dari wanita ini.

"aku akan menjelaskannya besok!" buru-buru aku berlari masuk kamarku dan menguncinya, tidak kupedulikan teriakan eommaku dari bawah.

"YAAA LEE SUNGMIN"

.

.

Aku tidak bisa tidur. Semalaman aku memikirkan tawaran Kyuhyun untuk menikah dengannya. Ini sudah pagi dan aku belum berani keluar kamar. Kupandangi kartu nama yang Kyuhyun sisipkan di belahan dadaku kemarin.

Pekerjaannya?

CEO Cho Company

Well, berarti dia kaya.

Bercinta?

Dua kali

Miliknya?

Luar biasa

Besar?

Yap

Panjang?

Yap

Berala lama menjalin hubungan dengannya?

Yeah, pertanyaan ini tak bisa kujawab.

Ponselku berbunyi menampakkan sederet nomor asing yang tak kuketahui. Aku angkat saja, siapa tau penting.

"pagi.." sapa seseorang di ujung sana.

Suara ini..

"Ming, pagii heyy kenapa tidak membalas sapaan calon suamimu?" katanya lagi.

Oh.. baiklah, aku akan menikahinya. Sudah kuputuskan. Apa salahnya mencoba?

"pagi chaaagiyaa" kataku jahil, kudengar suara semburan di ujung sana disusul dengan suara batuk, dia sepertinya sedang meminum sesuatu.

Hahaha. Rasaka

" Jadi Sungmin kau menerima tawaranku tidak? Menikah denganku ya? Kau akan kuberikan segala apapun yang kau inginkan, dan aku bisa mempertahankan wariasanku. Kau bisa bercinta dengan siapapun, begitupun denganku. Asalkan tidak ketahuan, tapi tugasmu tetap melayaniku ya! Mau tidak?" tanyanya lagi.

Kalau aku sudah memanggilmu chagi artinya apa bodoh?

"ya sudahlah. Daripada aku stress menghadapi perintah eommaku" jawabku asal.

"aku pergi kesana ya?"

"ne?!" kataku heran. Dia mau kesini? Sekarang?

"memangnya tidak boleh? Aku kan ingin bertemu dengan calon mertuaku"

"kau tidak bekerja?" tanyaku.

"ini Minggu sayang" jawabnya

Ah.. Minggu rupanya.

"kau terlalu sering memikirkan penisku sehingga kau tidak mengingat hari lagi" balasnya diujung sana.

Aku hanya diam. Menunggunya mengatakan sesuatu lagi.

"Lagipula nanti setiap hari kau bisa memainkannya Ming, sesukamu. Kau tinggal mengatakan 'buka' dan ta-da kau bisa melihat penisku" kata Kyuhyun percaya diri.

Pria ini cukup cerewet rupanya.

"berisik" jawabku sambil mematikan telpon.

Sudah jam setengah 9 dan aku bahkan belum mandi.

Mmmh, ada yang bertanya tentang pekerjaanku? Tidak ada. Hanya duduk di rumah, makan, tidur, dan bercinta. Hey, bukannya aku tidak mau, hanya saja eommaku melarangku bekerja. Kenapa? aku juga tidak tau.

Kyuhyun tidak mungkin datang dalam waktu cepat kan?

Aku keluar dari kamarku, masih menggunakan piyama pinkku dan rambut yang kugelung ke atas dengan asal.

Aku melangkahkan kakiku menuju dapur, untuk mengambil segelas air putih, aku melihat eommaku yang sedang memasak. Untunglah dia tidak menanyakan macam-macam. Semoga ia lupa.

"setelah kau mandi dan sarapan kita butuh bicara Lee Sungmin"

Yah, harapanku musnah.

"arasseo" kataku sambil mengerucutkan bibirku.

Tiba-tiba kudengar suara bel berbunyi.

"bukakan pintunya Sungmin, eomma masih repot"

"issh appa saja suruh buka" kataku tidak sopan.

"appamu pergi ke Jeju tadi subuh anak tidak sopan! Sana pergi membukakan pintu!" titah eommaku.

Dengan malas dan kaki yang diseret aku membukakan pintu.

"nuguse..."

"Selamat pagi chagiyaaa"

Oh. Gosh.

Kyuhyun POV

Aku memutuskan pergi ke rumah Sungmin sesegera mungkin, dan melihatku yang buru-buru pergi di hari Minggu ini eommaku memaksaku untuk membawanya pergi ikut denganku.

Tidak ada salahnya kan?

"Kyuhyun ini rumah siapa sih?" tanya eommaku ketika kami sampai di rumah Sungmin.

"calon istriku eomma" jawabku santai sambil membuka pintu mobil.

Satu detik aku masih santai berjalan menuju pintu rumah Sungmin

Dua detik aku bingung kenapa eommaku tidak keluar juga

Tiga detik aku mendengar eomma berkata "YAAAA! MAKSUDMU?!"

Aku tidak mempedulikan eommaku dan masih saja terus berjalan menuju pintu rumah Sungmin. Kurasakan eommaku yang mengikut di belakangku.

Aku menekan bel rumahnya, cukup lama juga menunggu pintu kayu ini terbuka.

Pintu terbuka, menampakkan Sungmin yang mengenakan piyama berwarna pink dan rambut yang digelung asal-asalan.

"nuguse.." dia menggantungkan kalimatnya ketika melihatku.

"Selamat pagi chagiyaa" sapaku sok mesra sambil memeluknya, kemudian mengecup keningnya.

"OMONA!" teriak eommaku. Eh tunggu dulu sepertinya ada orang lain juga yang berteriak, mataku bertemu dengan mata seseorang ibu di dalam sana, sambil memegang sendok goreng. Eomma Sungmin ya?

"annyeong haseyo eomoni, Cho Kyuhyun imnida" Aku membungkuk sopan. Eomma Sungmin ternganga bingung, eommaku juga, Sungmin lebih bingung lagi.

"eomma ini Sungmin, Lee Sungmin. Calon istriku" aku memperkenalkan Sungmin pada ibuku.

"ayo masuk" eomma Sungmin akhirnya mempersilahkan kami masuk.

Eommaku yang memang pada dasarnya sangat aktif langsung bercipika cipiki dengan eomma Sungmin.

"haaii calon besan" sapanya.

"hai jugaa, aku selesaikan masakanku dulu ya? duduk saja disitu, anggap rumah sendiri" jawab eomma Sungmin.

Yeah, sepertinya eomma Sungmin pun sama seperti eommaku.

"kyaaaaa jadi bagaimana Kyuhyun bertemu Sungmin? ahhh Love after Sex ya? eomma tau eomma tau, kalian akan menikah minggu depan" eommaku mulai heboh berteriak.

WHAT?! Love after Sex? Minggu depan?

"iya eomma Love after Sex. Puas? Terserahmu saja mau minggu depan atau besok aku tidak peduli. Urus saja semuanya" kataku cuek.

Aku memandang ke arah Sungmin yang berdiri canggung di sampingku, dilihat dari penampilannya sepertinya dia belum mandi.

Aku memposisisikan tubuhku di depan tubuhnya, menundukkan wajahku agar posisi wajah kami sejajar.

Mata kami beradu.

Hey, jantungku ini kenapa?

"mandilah sayang, apa perlu aku mandikan heung?" tanyaku sambil meniupi wajahnya. Wajahnya memerah.

"coba kalau berani" wah dia menantang.

"EOMONI SUNGMIN MINTA DIMANDIKAN BOLEHKAH AKU MEMANDIKANNYA?" teriakku tidak tahu diri.

Eommaku memandangku dengan mulut ternganga.

"geuraeyooo silahkan saja!" kudengar suara teriakan dari arah dapur.

WHAT?!

Kini aku tau sifat nakal Sungmin ditularkan dari siapa.

"NEEE?!" Sungmin kebingungan mendengar persetujuan eommanya sendiri.

"ya sudah Sungmin, apa salahnya sih dimandikan oleh calon suami sendiri?" Eommaku ikut-ikutan mengoceh.

Hah.. para eomma ini otaknya mesum sekali rupanya.

"maafkan kami jika kami turun satu jam kemudian" kataku santai sambil menggendong Sungmin seperti koala menggendong anaknya. Meski awalnya berontak, toh liat saja ketika kami menaiki anak tangga, Leherku sudah dijilati olehnya. Dasar anak nakal.

Normal POV

Awalnya Sungmin memang tidak mau dimandikan oleh Kyuhyun, tapi begitu Kyuhyu menggendongnya, ia menyerah. Bau Kyuhyun benar-benar menggoda. Tanpa malu-malu ia langsung menjilati leher Kyuhyun.

Terlebih lagi para eomma yang sepertinya mendukung penuh hubungan mereka, walaupun sebenarnya hanya hubungan dengan dasar kebutuhan dan suka. Hanya suka, bukan cinta.

Mulai nakal Sungmin menggerakkan pinggangnya membuat vaginanya yang tertutup pakaian menggesek perut Kyuhyun.

"mulai nakal eoh?" Balas Kyuhyun sambil mengelusi punggung Sungmin.

"kamarmu yang mana chagi?" tanya Kyuhyun sambil berusaha menurunkan Sungmin, bukannya berat tapi ia benar-benar tidak tau yang mana kamar Sungmin. Tanpa di duga Sungmin bukannya turun malah mengeratkan kakinya di pinggang Kyuhyun dan tangannya di leher Kyuhyun.

"gendoongg" kata Sungmin manja.

Oh Tuhan, Kyuhyun sampai bingung sendiri melihat tingkah Sungmin yang kekanakan.

"Arasseo arasseo, kamarmu yang mana sayang?" tanya Kyuhyun lagi

"yang ada nama Sungmin di depan pintunya" jawab Sungmin sambil menciumi leher Kyuhyun.

Kyuhyu mengedarkan padangannya di lantai dua, mencari kamar denga nama Sungmin di depannya, setelah ketemu ia langsung membuka pintu kamar Sungmin dan menindih Sungmin di atas kasur, menumpukan berat badannya pada tangannya yang berada di kanan dan kiri kepala Sungmin.

"pilih salah satu, bercinta dulu baru mandi, mandi dulu baru bercinta atau bercinta sambil mandi?" tanya Kyuhyun mulai mengelus buah dada Sungmin dari luar.

"aku pilih bercinta dulu sebelum mandi dan kemudian bercinta sambil mandi" balas Sungmin nakal sambil menarik tengkuk Kyuhyun, mengajaknya masuk ke dalam ciuman basah dalam dan bergairah. Sungmin membuka bibirnya, membuat Kyuhyun tanpa basa-basi langsung menjelajahi seluruh isi mulut Sungmin yang terasa hangat apalagi ketika penisnya dikulum oleh mulut ini.

Kyuhyun melepaskan ciumannya, membuka baju Sungmin dengan cepat, nyaris merobeknya dan kemudian meremas buah dada Sungmin yang masih tertutup bra putih dengan kencang dan keras.

"Aku lebih suka warna hitam sayang" kata Kyuhyun sambil tetap sibuk meremasi gunung kembar itu

"tapi ya sudahlah, yang penting isinya bukan luarnya" tangan Kyuhyun menyusup di balik punggung Sungmin, membuka kaitan bra Sungmin dan melemparnya asal. Dan terpampanglah buah dada dengan puncak menegang dan bergoyang-goyang karena Sungmin menarik nafas dengan cepat.

Kyuhyun menaruh kedua jari telunjuknya di masing-masing puncak buah dada Sungmin. Membuat Sungmin menggeliat karena merasakan rangsangan yang memamabukkan.

"Kyunnnieee ouuhhh jebbhaallll" Sungmin memohon agar Kyuhyun segera menuntaskan kenikmatan ini.

"jebal apa?" Kyuhyun menekan puting buah dada Sungmin ke dalam.

"jilaathhh" Sungmin yang tidak sabar langsung menarik kepala Kyuhyun agar menghisap buah dada kanannya.

Sungmin terus menekan kepala Kyuhyun sambil meremasi rambutnya.

Kyuhyun menjilati puting buah dada Sungmin dengan bersemangat, tangan kanannya sibuk meremas buah dada sebelah kiri dan memilin putingnya dengan gemas.

Sungmin menggesek-gesekkan pahanya tanda ia benar-benar terangsang sekarang. Kyuhyun balik menjilati buah dada sebelah kiri, melakukan hal yang sama dengan yang di sebelah kanan tadi.

"Kyunnie bajunya bukhaaa" Sungmin membuka satu-satu kancing kemeja Kyuhyun, kemudian membuka celana dan terakhir celana dalam Kyuhyun, menampilkan benda besar panjang dan berurat kesukaannya.

Kyuhyun juga melucuti celana dan celana dalam Sungmin. Baru saja ia menunduk untuk menikmati vagina gemuk itu tiba tiba Sungmin duduk.

"Sungmin juga mau hisap punya Kyu, Sungmin suka punya Kyu" kata Sungmin sambil mengelus lembut penis Kyuhyun yang sangat disukainya itu.

"yasudah Ming hisap punya Kyu, Kyu jilat punya Ming" putus Kyuhyun akhirnya, Kyuhyun memiringkan badannya. Sungmin tau apa yang harus dia lakukan, ia memposisikan dirinya menyampi di hadapan Kyuhyun, wajahnya sejajar dengan penis Kyuhyun yang sudah sangat tegang dan mengeluarkan banyak precum.

Ia mengangkangkan kakinya, Kyuhyun langsung saja menyusupkan wajahnya di belahan paha Sungmin, menjilati vagina Sungmin yang putih dan gemuk itu. Sesekali ia menggigit kecil klitoris Sungmin, membuat paha Sungmin semakin menjepit kepalanya. Sedangkan Sungmin sibuk menelusuri urat-urat di penis Kyuhyun dengan jari telunjuknya, sesekali mulutnya mengeluarkan desahan ketika Kyuhyun menghisap vaginanya dengan keras. Sungmin mencium ujung kepala penis Kyuhyun, menyedot precumnya dan tangannya menggoyang-goyangkan testis Kyuhyun.

"aaashhh Mingg" desah Kyuhyun keenakan tapi tetap sambil menjilati vagina Sungmin.

Sungmin menggesekkan penis Kyuhyun pada pipinya.

"Hey! hisap!" perintah Kyuhyun tidak sabar. Sungmin mengerucutkan bibirnya, ia kan hanya ingin bermain sebentar dengan penis Kyuhyun yang keren ini. Apakah salah?

Tapi akhirnya Sungmin pun menghisap penis Kyuhyun, melilitkan lidahnya disana, dan menusuk-nusuk lubang kecil yang terus menerus mengeluarkan cairan yang kental dan berwarna keruh yang sangat disukai Sungmin. Padahal dulu dia tidak mau menelan sperma siapapun, biasanya ia muntahkan. Tetapi sperma Kyuhyun benar-benar nikmat.

"Arghh Kyuuuuuuuuu" Sungmin melepaskan kulumannya ketika Kyuhyun memasukkan kedua jarinya di dalam vagina Sungmin, mengocoknya dengan cepat dan keras.

Sungmin menyerah

"Asshhh Ming keluarhhh" Sungmin mendesah sambil menggenggam erat penis Kyuhyun dan menempelkan pipinya disana.

"shh Ming.." Kyuhyun juga merasa nikmat ketika jemari Sungmin meremas penisnya

Kyuhyun kembali fokus menyedot semua cairan Sungmin, seperti biasanya, ia hanya menelannya sedikitkan memuntahkan sisahnya di tangannya, ia memutar wajahnya, mendekati wajah Sungmin dan mengusapkan cairan Sungmin di rambutnya.

Aish, Sungmin benar-benar terlihat seksi sekarang. Sungmin yang masih terengah mengangkangkan kakinya dengan lebar, menampilkan vagina putih gemuk dan basah tetapi masih berkedut.

"masukiin" pinta Sungmin sambil menarik nafas panjang.

"katakan sesuatu yang kotor Sungmin" Kyuhyu menggoda Sungmin untuk berdirty talk

"Kyunieehh ayoohh masukkin penis kyunnieh yang besarhh panjangg dan berurat kedalam vagina sempit hangat dan gemuk milik Ming yang sudah basah dan berkeduutt ayoolahh vagina Ming ingin penis Kyuuhh" Sungmin meladeni permintaan Kyuhyun, ia semakin lebar membuka kakinya dan sekarang jari telunjuk dan tengah tangan kiri Sungmin berada di vaginanya, melebarkan lubang kenikmatan yang benar-benar basah dan berkedut.

Kyuhyun mencium sekilas vagina Sungmin sebelum memposisikan penisnya yang siap menikmati dan dinikmati itu di depan lubang surga Sungmin.

Jleb!

Sekali hentakan seluruh penis Kyuhyun terbungkus rapi di dalam vagina Sungmin.

Sekali hentakan Kyuhyun langsung menyentuh titik kenikmatan Sungmin.

"ashh ah ah mmmhh" Sungmin aktif menaik turunkan pinggangnya.

Kyuhyun protes

"diam Ming, biar aku yang bekerja!" titah Kyuhyun, ia menumpukan berat tubuhnya di kedua tangannya, mengangkat pinganggnya membuat hanya kepala penisnya yang masuk di dalam vagina Sungmin kemudian mengehentakkannya dengan kuat.

Sungmin mengalungkan tangannya di leher Kyuhyun, kakinya juga ia lingkarkan di pinggang Kyuhyun, membuat penis Kyuhyun semakin dalam masuk di dalam vaginanya.

Kyuhyun menjilati telinga, dan rambut Sungmin yang basah karena cairannya sendiri. Kemudian ia menggigit dan menghisap pundak Sungmin. Kissmark pertama.

Tangan Sungmin sibuk menjelajahi punggung Kyuhyun, meremas rambutnya dan meraba perut dan nipple Kyuhyun.

"aaaahhh tetap sempith sepertihh biasaa sayangghh uuugh" Kyuhyun meracau ketika Sungmin menggerakkan otot vaginanya, membuat penisnya terasa dipijat dengan lembut.

"kkauu jughaa pannjangghh Kyuuhh" desah Sungmin tak kalah keras, ketika Kyuhyun menumbuk titik kenikmatannya berkali-kali.

"kyuuhhh akhuuu aaaisshhh fuuckkk" Sungmin mengeluarkan cairannya lagi. Kyuhyun semakin cepat menggenjot vagina Sungmin, ingin segera menyusul tidak lama kemudian.

Crot!

"Arghhhhh uuhhhh Mingg imm cummm" Kyuhyun meremas Buah dada Sungmin dengan keras dan cepat ketika ia mencapai klimaksnya. Kemudian ia ambruk disamping tubuh Sungmin.

Hanya suara deru nafas mereka yang kelelahan terdengar di kamar Sungmin yang di dominasi warna pink dan boneka kelinci ini.

"Hey hey hey kau merekamnya kan? berikan padaku"

Itu kan suara eomma Kyuhyun. Kyuhyun dan Sungmin yang menyadari ada suara-suara berisik langsung melayangkan pandangan mereka ke arah pintu.

Astaga! Pintunya terbuka setengah! Padahal tadi Kyuhyun yakin sudah menutupnya, dan apa? Para ahjumma itu merekam aksi mereka?

"iiiishh eotokkhaeee?" Sungmin menutupi wajahnya dengan kedua tangan. Kyuhyun menyelimuti tubuh polos mereka berdua.

"gwaenchanha Mingie ah~ Ah aku rasa aku membuat peraturan baru" Kyuhyun memeluk pinggan Sungmin.

"ne?!"

"kau hanya boleh bercinta denganku. Hanya denganku"

Ya, Sungmin dan Kyuhyun tanpa disadari sudah kecanduan bercinta bersama.

End.

KEKEKE ENGGAK KOK ENGGAK

TBC

hay.. /ngelap keringet pake celana dalam Kyuhyun/

Hai lagi /keringat belum kering/

Mmmhh MAKASIH BUAT YANG UDAH REVIEW DI FF MAKSIAT INI HAHAHA.

banyak juga ya yang review -_-

di ff ini gak ada konflik, hanya menjelaskan perasaan Kyumin yang saling suka saling butuh tapi BELUM saling mencintai.

Eh, panas gak sih panas gak sih?

Ada yang nanya author yeoja atau namja. autho yeoya, yeoja yadong ._.v

tiap chap ada NC Ya? adaaaaa minimal grepe grepe sedikit deh

oh iya yg kemaren emang dialognya sengaja di kopas. selain karena capek ngetik dan emang pengen nunjukin kalo pemikiran mereka berdua itu sama.

KALAU ADA KESALAHAN DI CHAPTER SEBELUMNYA DAN CHAPTER INI AUTHOR MINTA MAAF KARENA PADA DASARNYA SAYA AUTHOR ABAL HEHEHE

Ok, REVIEW MAKA UPDATE AKAN KILAT!

SPECIAL BIG THANKS HUGS AND LOVES FOR:

ren, Bapi588, Guest, Miyoori29, kyurin minnie, nurichan4, ur silent reader, love haehyuk, Lisaa kyuminelf, sneezesMING, chiti, riesty137, Kim Soo Hyun, nahanakyu, Michelle Jung, Ayy girl, ming0101, lia, yunteukwon, Cindyshim, AnieJOY'ERS, dming, I was a Dreamer, Nadya, reaRelf, JSV, ZaAra evILKyu, chikyumin, wulandarydesy, Lee Sanghyun, .1, FaniYJs, , guest, guest ajah, SsungMine, mitatitu, Hyugi Lee, Saeko Hichoru, ChoKyunnie, KyoKMS26, Ji Sun, suciaticitrau, , minako yoshida, adinda pranatha, Lee Nana, kim sang hyun, leefairy, guest, , maximumelf, sha, Lee hyun soo, thiafumings, mrbang, won2, wuhaaan, guest, guest, key, BoPeepBoPeep137, neganugu, sakura hibana, arisatae, fuji, ming.

DAN MUNGKIN ADA YANG TERLEWAT JEONGMAL GOMAWO :*

Dan.. REVIEW MAKA UPDATE AKAN KILAT!