FLIRTATION SEQUEL : FATUITY
…
Saya menyarankan untuk mendengarkan lagu 'Manusia Bodoh – Ada Band' untuk menambah feel-nya.
…
Dahulu terasa indah, tak ingin lupakan
Bermesraan selalu jadi satu kenangan manis.
Tetsuya sudah tak sanggup lagi. Air matanya tak mau keluar, biar bagaimanapun, dia laki-laki. Cukup dengan tetesan yang keluar saat perselingkuhan mantan kekasihnya terbongkar. Ya, mantan kekasih. Terserah bagaimana tanggapan Akashi, dia sudah tidak peduli.
Mungkin, Tetsuya masih menyimpan rasa cintanya. Tentu saja, hubungannya dengan Akashi sudah memasuki tahun ketiga. Sudah begitu banyak moment yang tercipta diantara mereka. Sudah banyak ciuman, pelukan, dekapan dan ungkapan cinta yang mereka bagi bersama. Cinta? Ah, mungkin hanya dirinya saja.
…
Disclaimer :
Kuroko No Basuke milik Fujimaki Tadatoshi
Manusia Bodoh milik Ada Band
Original Story milik Gigi
Main cast :
Akashi Seijuro
Kuroko Tetsuya
Momoi Satsuki
Warn :
T
Shounen Ai – Shoujo
Akakuro slight Akamomo
Romance. Hurt. Angst.
OOC.
Typo.
…
Tiada yang salah, hanya aku manusia bodoh
Yang biarkan semua ini permainkanku berulang-ulang kali
Tetsuya menertawakan dirinya sendiri, betapa sekarang dirinya menyedihkan. Memang, dia bertekad melupakan segalanya setelah semuanya jelas terjadi. Tapi, dia bisa apa? Kenangan-kenangan indah itu begitu tajam menyerang otaknya. Rasa cintanya pada Akashi sudah menggerogoti hatinya.
Awalnya, dia ingin memperbaiki semua saat mendengar perkataan Akashi. Beberapa saat setelah mereka berpisah, namun hatinya terus tersiksa dan membuatnya membutakan rasa sakit. Namun..
Ting! Bunyi tanda email masuk berbunyi. Tangan lentik itu mengambil ponselnya yang berada di bawah bantal.
Kise_Ryouta : Kuroko-chi! Kau mesti buka ini-ssu!
Kise_Ryouta : favebook momoisatsuki
Me : memangnya kenapa, Kise-kun?
Kise_Ryouta : Buka dulu-ssu! Aku yakin kalau berita itu salah.
Tetsuya tak membalas, namun tangannya membuka halaman web yang disarankan oleh temannya tersebut.
Deg! Jantungnya berdebar keras membaca halaman yang sudah terbuka itu.
Momoi Satsuki has relationship with Akashi Seijuro.
Ah, jadi begitu ya.. memang dirinya saja yang terlalu berharap dengan Akashi. Harusnya, dia sadar dengan ketidakmungkinan akan hubungan mereka. Harusnya, Tetsuya juga sadar diri dengan dirinya sendiri. Mana mungkin, penerus tunggal dari keluarga sekelas Akashi mencintai orang yang sesederhana ini.
…
Tak ayal tingkah lakumu, buatku putus asa
Kadang akal sehat ini, tak cukup membendungnya
Sekarang Tetsuya harus apa?! Rasa sesak yang menggerogoti dadanya makin membuatnya tersiksa. Lihat, Akashi sudah melupakannya begitu saja. Dengar, Akashi sudah tidak memanggil namanya. Rasakan, Akashi sudah tak mencintainya. Ah, maksudnya Akashi tak pernah mencintainya.
Dirinya benar-benar lelah, inginnya melangkah, tapi dirinya takut kehilangan arah. Akashi menyakitinya, tapi dia tak mampu berbuat apa-apa.
…
Hanya kepedihan, yang selalu datang menertawakanku
Dia belahan jiwa, tega menari indah diatas tangisanku.
Bunyi bisik-bisik menggema seantero kantin tempat dirinya bekerja. Tetsuya yang kini tengah bersama sahabatnya, mau tak mau menengok kepada sesuatu yang membuat semua orang dikantin mengumandangkan rasa ingin tahu.
Seorang wanita dengan surai pink, tengah menggandeng laki-laki bersurai merah. Mantan kekasihnya, Akashi Seijuro. Mereka terlihat tengah tertawa bahagia. Ah, dirinya semakin terlihat menyedihkan, dan menjijikan.
Sungguh, salah apa dia harus melihat seperti ini? Rasanya, dia benar-benar ingin meminta pada Tuhan, untuk kali ini saja, dia ingin lupa ingatan.
Padahal, bukan dirinya yang memulai pendekatan. Bukan dirinya yang sudah lancang menembus batas pertemanan. Tapi memang beginilah akhirnya. Mimpi indahnya berakhir.
…
Semua kisah, pasti ada akhir yang harus dilalui
Begitu juga, akhir cinta ini yakinku indah.
Dirinya ingat betul, bagaimana perubahan-perubahan bermula. Awalnya, dia mengira kalau semuanya akan baik-baik saja. Yah, setidaknya semua akan kembali seperti semula. Tapi dugaannya salah. Wanita itu, dan Akashi telah berbuat affair dibelakangnya.
Tok, tok! Pintu apartment sederhananya diketok dengan keras. Dengan malas, dia berdiri. Bersiap menerima tamu meski hati tak ingin. Ya, dia harus kuat tanpa Akashi.
Pintu dibuka. Lelaki bersurai merah yang sudah mati-matian dihindarinya kini berdiri dihadapannya. Tidak, dia belum kuat! Tanpa menunggu lama, Tetsuya menutup pintunya, menguncinya cepat.
"Tetsuya! buka pintunya!"
Mau apa dia kesini? Tak cukupkan dia menggores luka yang menganga pada hatinya?
"Dengarkan penjelasanku dulu!"
'Tidak! Pergi, ku mohon!' Tetsuya mengemis dalam hati. Kedua tangan mungilnya menutup erat telinganya, tak mau mendengar lagi.
"Tetsuya!"
'Pergi.. Pergi..'
"Buka pintunya, Tetsuya. Aku mohon." Suara baritone itu tak lagi kencang. Melemah, menyisakan nada parau dalam akhirannya. Ah, mungkin hanya perasaan dirinya saja yang masih terlalu mengharapkannya. Berhenti Tetsuya! jangan berharap lagi, dirinya meringis dalam hati, mencoba tuli.
Mendengar suranya saja sudah membuat dirinya kembali tersakiti. Kalau dia buka pintunya, lalu apa? Akashi akan menertawakannya dan dia akan semakin hancur saja. Tidak! Ini cukup. Kalau Akashi sudah memilih perempuan itu, maka Tetsuya juga harus melangkahkan kakinya kedepan.
"Pergi, dan jangan temui aku lagi. Aku mohon," Meski hati menjerit, Tetsuya tak peduli lagi. Ini perasaan yang salah dan dirinya lah yang harus mengalah.
Lama udara berada dalam hening. Tetsuya yakin, Akashi telah pergi. Membawa setengah hatinya yang telah dilukai.
Padahal, keinginannya itu sederhana, bisa hidup bahagia dengan orang yang dia cinta. Padahal, hanya Akashi yang selama ini menjadi satu-satunya.
…
Mencoba bertahan sekuat hati layaknya karang yang dihempas sang ombak
Jalani hidup dalam buai belaka, serahkan cinta tulus di dalam takdir
Sekarang, apa yang harus Tetsuya lakukan untuk membuang semua perasaan ini?! Andai saja dulu dirinya menjaga hati, tak mungkin dia akan semenderita ini. Padahal, segalanya telah dia berikan pada Akashi, namun ternyata tak bisa. Seorang Tetsuya tetap tak sanggup mempertahankan orang yang sudah merebut hatinya. Orang yang sudah membuatnya percaya akan takdirnya, yang telah mereka pertahankan hingga bertahun-tahun lamanya.
Atau memang dari awal, hanya dirinya saja yang mencoba bertahan?
…
Tapi sampai kapankah ku harus menanggungnya..
Iya, sampai kapan dirinya akan menanggung rasa sakit ini? sampai kapan dia bisa menyembuhkan luka hati? Sampai kapan, ingatannya memudar akan Akashi?
Midorima-kun is calling.
Tidak biasanya, teman yang dulu dia kenal dari Akashi ini menghubunginya. Terserahlah, asal tidak mengorek memori, dia tidak peduli.
"Moshi-moshi?"
/Kuroko?/
"Hai'?"
Kresek-kresek, Tetsuya sedikit menjauhkan telinganya saat mendengar suara gemerisik dari seberang.
"Midorima-kun?" Tetsuya mencoba memanggil sebelum dia memutuskan untuk menutup panggi-
/Tetsuya,/
Deg. Tuhan, jangan lagi. Mendengar suaranya saja sudah membuatnya frustasi.
/Tetsuya, dengar penjelasa-/
Klik. Sudah cukup. Meski tak sepintar Akashi, tapi Tetsuya punya mata untuk melihat segalanya. Dan mata itu sekarang tengah mengeluarkan sungainya.
Kutukan cinta ini, bersemayam dalam kalbu.
Biarkan saja. Inilah resiko dari apa yang dia lakukan. Dirinya yang jelas bukan siapa-siapa, berani memupuk cinta kepada sang pangeran yang kini telah memberinya pelajaran berharga tentang bagaimana perbedaan tercipta diantara mereka, dan agar Tetsuya sadar, tempat dimana seharusnya dirinya berada.
End or TBC?
…
Author's Note :
Ah, Ada yang pengen gampar Bang Sei? Saya dukung!
Tetsuya21 kalo ini udah belum? Yah, maaf saya mah nggak banyak bakat bikin model beginian, hehe. FF yang lain masih tahap pengerjaan, soalnya saya nggak mau itu satu-satu ngaplutnya :D #alesanlu, tapi thanks buat support-nya :*. MayuyuzumiAsari sama, saya kalo liat genre beginian, seringnya saya lewatin, nggak sanggup baca, hehe. Nyanko Kawaii salahkan saya yang nggak sengaja baca genre angst, bikin baper jadi kebawa kemana-mana :') ini lagi tahap kok, btw, thanks support-nya :*. shirota strain hehe, yah saya berhutang sama lagunya berarti :). Shinju Hatsune waduh, nusuk apa nih dari belakang? Ups XD #efeknulisrateM. Egaocchi Haha, ayo gampar Akashi! Uchiha Merry Hehe, ini saya bikin Kuroko side dulu yaa..
MaknaExo, Arudachan, Atin350, , Aishary, Seventyone Square, Nakamoto Yuu Na, BlueSky Shin, Asahina Haruka, Kaluki Lukari, Mitsuki Izumi, SecretVin137, D. Rafael Hehe, iya ini saya bikin sequelnya, semoga suka :D Thanks yaa buat support-nya :*
Ditunggu lagi kedatangannya dan terimakasih sudah membaca!
Sign,
Gigi.
