Naruto © Masashi Kishimoto

Heirs © Okiniiri-Hime

.

Fic ini masih banyak mengandung kesalahan.

Warning : Fem!Naru. GS. OOC. Dan masih banyak kesalahan lainnya.

Untuk Dark Naruto : saya mohon maaf karena lupa mencantumkan hal penting seperti itu. Saya mohon maaf sekali lagi.

.

Sakura Haruno tak pernah menyangka akan bertemu dengan orang ini lagi setelah sekian lama. Hampir sebelas Tsunade lamanya. Temannya semasa di taman kanak kanak dulu. Orang selalu dia kejar. Sasuke Uchiha.

Yamanaka Ino memiliki pemikiran lain, dia terkejut, tentu, namun Ino lebih tak menyangka Sasuke akan datang ke pemakaman Naruto bersamaan dengan dirinya juga Sakura.

"Jadi, Sasuke-kun bagaimana kabarmu? Aku tak mengira kau masih mengingat kami. Dan suatu kebetulan kita bertemu di sini." Ino yang pertama kali membuka suara. Gadis Yamanaka itu memainkan ujung roknya dengan gelisah.

"Ahh~ Aku baik seperti yang kau lihat." Jawab pemuda Uchiha itu.

Sakura sendiri hanya memperhatikan keduanya. Sikap Sasuke lumayan berubah. Dia bukan Sasuke yang seperti terakhir kali Sakura ingat. Dia lebih... entahlah. Agak susah mendeskripsikannya.

"Ku dengar Sasuke-kun sekolah di London. Apakah di sana sedang masa liburan sehingga kau bisa kemari?" Ino kembali bertanya. Gadis itu tak tahan dengan keadaan hening, karena itu sama sekali bukan dia.

"Aku akan pindah kemari, Yamanaka-san."

Jawaban Sasuke itu membuat Sakura dan Ino lumayan terkejut. Pasalnya... keduanya tau, impian Sasuke ada di London.

"Kenapa? Setahuku London adalah kebahagiaanmu." Sakura ingat sekali jika sedari kecil Sasuke sudah berkata bahwa kebahagiaannya dan impian terbesar Uchiha Sasuke adalah London.

Sasuke dengan tak terduganya malah tersenyum miring khas Uchiha bungsu tersebut, "Namun... Rasanya bersama dengan sisa sisa kenangan bersama Naruto akan lebih berkesan."

Seharusnya Sakura bisa menebak hal tersebut. Karena... Sedari awal mengenal Sasuke, hanya si pirang yang bisa masuk sangat dalam ke kehidupan Sasuke.

Sakura baru saja hendak kembali membuka pembicaraan. Handphone Sasuke sudah berdering menginterupsinya.

/"Hallo."/

Sasuke mulai berbicara dengan lift inggris yang kental.

/"I'm in coffee shop be side the book store nearby your apartemen."/

/"Should I pick you up?"

Sayup sayup, Sakura bisa mendengar percakapan Sasuke dengan seorang yang herannya adalah, perempuan. Sakura yakin itu dari suaranya.

"Aku harus segera pergi sekarang. Senang bisa bercakap cakap dengan kalian."

Dan akhirnya Sakura malah penasaran dengan siapa yang menelpon Sasuke. Mereka nampak dekat, sepertinya.

.

AN : What do you think?

.

.

.

.

.

.

.

Mind to Review?

Okiniiri-Hime :* ({})

#Hugs #kisskiss :*