Your Fate Behind The Moon

.

.

Disclaimer : Masashi Kisimoto

Warning : Gaje,AT,OOC,AR,Typo,dan translate murahan + akan ada beberapa kejadian yang akan author karang secara pribadi

A/n : Author akan mengganti penggunaan bahasa jutsu dari jepang ke inggris saja, karena susah banget, nyari kata yang pas dari bahasa jepang, namun itu untuk jutsu karangan indah author saja ya( walau nanti juga ada bahasa yang dioplos...jepang dan bahasa Inggris), dan Mohon dimaklumi juga ya \(-3-)/. Untuk itu nanti author minta reviewsnya ya biar kedepannya konsisten..

.

.

.

"ugh..dimana aku..?" gunam Naruto sambil memegang kepalanya dengan berat dan sakit. Sejenak dia memperhatikan tempatnya berada, dan melihat seorang pemuda tengah pingsan dekatnya.

"Sasuke! Oy! Oy! Sadarlah!" Naruto pun menggoyang-goyangkan tubuh Sasuke yang terkulai lemas. Beberapa saat kemudian dia menggerakan tangannya dan mulai membuka matanya

"oy, berapa lama aku pingsan?" ujarnya seketika saat dia terbangun, dia pun bangun dan bangkit dengan agak kesusahan.

"oy Sasuke! Dimana ini?" ucap Naruto pada Sasuke, namun Sasuke meneruskan langkahnya dan segera melihat keadaan sekitar.

"sepertinya aku berhasil." Gunamnya, namun Naruto agak kesal karena pertanyaan daritadi.

"HEI! DIMANA KITA!?" ucapnya dengan wajah kesalnya.

"kita berada di dimensi Kaguya, namun entah mengapa di sini agak aneh, mungkin dampak dari gelombang tadi" awalnya wajah Naruto yang kesal berubah menjadi bingung

"..berbeda..?" tegas Naruto dengan bingung, Sasuke terlihat agak kaget dengan yang ia lihat

"oi, memangnya kenapa? Bukankah salah satu dari dimensi kaguya adalah Dimensi asam?" balas Naruto

"tidak, asam disini sangat sulit dihancurkan bahkan oleh amaterasu, namun salah satu gunung asam itu..." mata Rinnegan Sasuke perlahan berubah menjadi Sharingan disertai kantung mata akibat kelelahan.

"...hilang tidak bersisa, dan lihatlah gunung sebelahnya.." seketika Naruto membulatkan matanya saat melihat hal itu.

"gunungnya.."

"...terkikis.."

"hmmm, dari sini kita bisa lihat sehebat apa kekuatan musuh yang tengah kita hadapi, aku harap yang lain selamat..." gunam Sasuke sambil memandangi langit.

Naruto perlahan menggenggam erat tangannya menahan amarah yang meraung-raung dalam tubuhnya.

'Cih...Hinata...' batin Naruto

"HEI Naruto!" tiba- tiba Naruto baru sadar kalau dia tengah berada dalam alam bawah sadarnya.

IN NARUTO DREAM

"amarahmu ini membuat tempat ini gerah" geram Kurama yang tengah meringkuk

"hei! Kurama! Kau tidak tahu kalau betapa aku mengkhawatirkan...mengkhawatirkan..." ucapnya dengan nada yang tidak teratur sambil memegagangi dadanya.

"Wanita itu..?" balas Kurama dengan nada kalem dan biasa.

"bukan cuma Hinata, bahkan yang lainnya! Kau tidak lihat apa yan terjadi dengan gunung itu?"

"lalu apa?" balas Kurama kalem

"lalu, apa kau sama sekali tidak-tidak...-"

"tentu saja aku benci Konoha hancur lagi, lagi pula kau itu Naruto Uzumaki! Anak dari Minato dan Kushina! Murid dari Jiraya, dan kau bahkan mampu mengalahkan ibu seorang Rikudou Sennin! Camkan itu. Aku tidak mau mendengar omong kosongmu, lakukan seperti yang sering kau lakukan dan jika kau butuh bantuan..."

"...aku selalu ada di belakangmu.." balas Kurama sambil memberi kepalan tangan pada Naruto. Naruto pun terdiam sesaat, dan mengusap kedua matanya dan memandang Kurama

"yeah! Kau benar!" ucapnya membalas kepalan tangan Kurama dengan senyum lebarnya.

END OF NARUTO DREAM

"kau tahu Sasuke? Apa yang menakutkan dari satu monster?" Sasuke pun melirik kebelakang dan tersenyum puas saat walau sedikit.

"dua Monster!" ucap Naruto yang tengah menggunakan Kyuubi modenya

"lalu kau pikir aku monster pertama dan ka yang kedua?" balas Sasuke sambil membersihkan celananya yang terkena debu.

"yeah!" ucap Naruto sambil membeerikan pandangan bersemangatnya.

"baiklah tapi..." Sasuke pun selesai membersihkan celananya

"aku hanya bisa begini.." ucapnya sambil mengubah sharingannya menjadi mangekyou sharingan.

"tidak masalah" balas Naruto.

-xxx-

"dengar Naruto, kau tahu aku tidak bisa membawamu kembali ke dunia. Namun kau tahu aku bisa mengantarmu ketempat 'itu'. Karena dengan mangekyou sharingan saja aku tidak bis-"

"ya! Bawa aku!" belum selesai Sasuke berbicara Naruto sudah mengerti maksud sobatnya itu.

"baiklah kita langsung saja" Sasuke pun segera berlari diikuti Naruto dibelakangnya

"jangan sampai kau injak asam itu atau kakimu akan meleleh" ucapnya sambil melompati bebatuan yang dibawahnya ada cairan asam

"baiklah aku akan memakai ini!" Naruto pun menggunakan chakra Kyubi dan membentuk tangan dan mengumpulkan chakra

"RASENGAN!" Naruto pun menghantamkan Rasengan setengah jadinya yang cukup besar, dan menghantamkan kebatu dibawahnya.

"HYAAHH" Naruto pun terlempar ke atas karena hempasan Rasengannya

'benar, inilah kau yang sebenarnya..' batin Sasuke yang memperhatikan Naruto dari atas.

"hup! Yeah aku sampai!" ucap Naruto sambil bersorak-sorak

"ayo Naruto kita harus bergegas!" ucap Sasuke yang baru saja sampai, Naruto pun mengikuti Sasuke dari belakang.

Setelah mereka berjalan sangat jauh melewati bagian-bagian dunia ini, mereka dapat melihat tujuan mereka yang tinggal beberapa langkah lagi didepan mereka.

"Sasuke...itu.." Sasuke hanya menganggukan kepalanya ketika Naruto melihat kumpulan awan gelap yang berputar dan membentuk lingkaran ditengahnya, dan lingkaran tengahnya itu terdapat Cahaya yang ungu yang menjulang dari tanah ke titik tengah itu.

"kita harus melewatinya, namun kau hanya kau yang bisa melewatinya, karena aku harus menyeimbangkan chakramu dan keseimbangan cahaya itu. Kau tidak usah khawatir karena saat aku pulih aku akan menyusulmu" Naruto hanya menggangguk yakin pada Sasuke.

Ditengah hutan mereka memandangi cahaya itu.

"baik ayo!" ucap Sasuke, saat Naruto akan mengikutinya dia merasa ada bayangan yang baru saja melewatinya.

"Sasuke ITU!" Sasuke yang mendengar Naruto berteriak sontak ikut kaget melihat apa yang ia lihat saat sejenak melihat ke belakang

"itu! Salah satu peliharaan Kaguya yang masih hidup!" ucap Sasuke sambil mengeluarkan pedangnya

"Anchestor Dragon!" Sasuke mulai mengaliri pedangnya oleh listrik

"apa itu?" gunam Naruto

"kau tahu Kuchiyose milik Pein?" Naruto hanya mengangguk

"bunglon,badak,dan elang raksasa miliknya itu salah satu dari peliharaan Kaguya dan salah satunya adalah Naga ini"

"AWAS!"

BRUUAAKK

Naga itupun menghantamkan kepalanya ke arah Naruto dan Sasuke.

"Naruto kau tak apa?" tanya Sasuke yang baru saja mendarat di bagian lain hutan

"yeah aku baik!" balas Naruto

"Naruto! Jika kita tidak bisa mengalahkannya kau tidak akan bisa kembali selama dia terus mengganggu" balas Sasuke sambil memejamkan mata satunya dan membuat segel tanagn tepat pada matanya

"yosh aku mengerti!" Naruto meluncur menuju arah Naga itu yang kepalanya masih berada didalam tanah. Dengan chakra Kyubi di sekitar tubuhnya yang membentuk tangan, dia membentuk rasengan.

"Odama Rasengan!"

DUARR!

Naga itu terkena Rasengan milik Naruto dan berputar terhempas menuju sebuah gunung hingga hancur.

"Kage bunshin no jutsu!" sementara Naruto asli dan salah satu bunshinnya berada dibelakang, dua bunshin lainnya menerjang menuju arah Naga itu.

"ayo!" ucap salah satu bunshin ke bunshin lain. Mereka berdua membentuk empat rasengan biasa di empat sudut menggunakan chakra Kyubi yang membentuk tangan.

Rasengan oleh bunshin pertama membuat Naga itu terpental ke atas dan disusul serangan rasengan milik bunshin kedua hingga terpental ke arah gunung.

Mereka berdua punn segera menuju arah naga, dan segera memegani bagian tubuh naga dengan chakra Kyubi yang berbentuk tangan yang besar agak Naga itu tidak bisa bergerak.

Dari jauh Naruto yang asli sedang membuat bijuudama. Dibantu bunshinnya yang sedang memfokuskan chakra bijuudama layaknya rasengan. Bijuudama itu perlahan berputar dan berputar semakin cepat, dan mulai ada bentuk shuriken di sisi bijuudamanya tengah berputar cepat hingga angin yang berbentuk shuriken itu tercampur bijuudama.

"Wind cutter Bijuudama!" seketika Bunshin yang memeganginya segera menghindar.

BLASSS!

Naga itu terkena dampak ledakan disertai tornado karena hempasan angin yang lepas secara cepat. Area sekitar hutan itu segera musnah akibat dampak ledakan yang kuat, asap yang tebal itupun membuat area disekitar hutan tampak buram.

Bunshin lainnya pun menghilang dan Naruto hanya menunggu hasil

'Oy Naruto! Apa aku harus turun tangan?' ucap Kurama menggunakan telepati

"tidak perlu." Balas Naruto singkat, namun asap mulai memudar dan Naga itu lenyap

"selesai?" Naruto pun bergegas akan pergi.

KRAKK!
dari bawah tanah terlihat retakan, Naruto pun mencoba meompat menjauh namun terlihat sisi kiri dan kanannya terkepung oleh rahang.

"sial!" Naruto pun termakan oleh naga, namun Naga yang terkena oleh bijuudama Naruto tadi tubuhnya agak berubah menjadi memiliki tanduk dan bertubuh penuh cangkang keras yang sepertinya baru saja tumbuh, matanya juga yang awalnya merah berubah menjadi ungu gelap.

Sesaat Naga itu mencoba mengunyah Naruto namun...

"GYAAHHHH!" Mulut Naga itu pun segera memuntahkan Naruto, yang terlihat tengah berubah wujud menjadi Kyuubi

"Baiklah ayo!" Naruto pun membentangkan kedua tangannya dan mengumpulkan chakra di mulut kyuubi yang akan menembakan bijuudama.

"rasakan!" Naruto pun menembakan bijuudama miliknya dan mengenai naga itu dengan tepat, namun tidak ada goresan sama sekali dan bahkan naga itu tidak bergerak.

"apa?" Naruto pun segera sadar bahwa naga itu mulai menemabakan bola api yang banyak ke arah Naruto. Dia pun yang dalam bentuk mode Kyuubi melompat menghindari bola api itu.

"sial!bagaimana bisa!?" geram Naruto

'Naruto, sepertinya bijuudama sebelumnya membuatnya berevolusi sehingga memiliki tameng, dan kebal bijuudama' ucap Kurama melalui telepati.

"begitu ya?"

'lebih baik kau keluarkan aku, supaya aku bisa adu fisik dengannya, karena serangan jauh tidak akan berpengaruh' tambah Kurama.

"ayolah! Aku baru saja mulai!" Naruto pun segera membentuk kage bunshin sebanyak 9 bunshin yang pergi ke masing-masing ekor.

"Rasakan ini! Nine Tail RasenShuriken!" dari ke-9 ekor itu, semuanya membentuk rasenshuriken yang menerjang menuju si naga.

"HYAAAHH!" namun Naga itu mengeluarkan semburan api

"Apa..!?" benturan itupun menyebabkan Naruto terkena semburan api, dan membuat Kyubi mode dan bunshinnya menghilang.

"cih.." Naruto hanya berjalan kesakitan sambil memegang lengannya yang terbakar. Naga itu memandang Naruto dan siap menyerang kembali, Naruto pun terjatuh.

Naga itu pun mengumpulkan bola api di mulutnya dan bersiap menembakannya pada Naruto. Namun entah mengapa Naruto menyeringai kecil saat tembakan akan dilancarkan.

" Drill Cutter, Rasenrengan!" Dari bawah Naga itu Naruto meluncur dari bawah tanah dan menyerang Naga itu dengan Rasengan ganda di kedua tangannya dengan putaran tajam seperti bor yang melapisi Rasengan itu.

"HYAAAAHHH!"

ZUUSHHHH!

Naga itu pun terpental, hingga membuat bekas dorongan pada tanah. Dan Bunshin Naruto yang terluka tadi pun menghilang. Sage mode dan Kyubi mode Naruto juga ikut memudar dan dia kembali ke kondisi normal.

"...sial..masih belum.." gunam Naruto sambil memandang tajam ke arah naga tadi. Di sekitar Naga tadi yang sedang tertutup asap, muncul petir ungu dan suara gemuruh dan raungan yang sangat kencang. Dari asap terlihat siluet yang sangat besar dan bermata ungu tua menyala.

"dia...membesar!" guman Naruto saat melihat Naga itu sudah sangat berbeda. Sayap yang membentang lebar, kulit yang menebal, taring yang keluar, tanduk yang berwarna ungu, dan tubuh yang sangat membesar. Naga itu benar-benar berubah! Karena serangan mematikan Naruto tadi membuat Naga itu ber evolusi hingga tingkat tinggi.

"cih.." Naruto pun kembali mengaktifkan Kyubi modenya lagi. Naga itu menyiapkan serangannya dan memusatkan api bercampur petir hitam di mulutnya untuk ditembakan, namun Naruto hanya diam menunggu tembakan. Semakin besar...semakin besar...dan makin besar hingga bola api itu melebihi besar tubuh naga yang sudah sangat besar seperti 4x bijuudama.

"akhirnya..." setelah mengalami kekhawatiran sesaat, Naruto melebarkan senyum puas di wajahnya.

WUSHHH

Suara angin memecah kehenuningan sesaat tak kala bola api itu lenyap dan Naga itu...

"maaf membuatmu lama Naruto.." ucap Sasuke yang tengah dalam mode Susano'o nya yang terlihat baru saja 'memanah'

"oiii! Kau lama sekali Sasuke! Aku hars memancingnya dulu kan?" ucap Naruto sambil menunjuk Naga yang kepala, badan, dan sayapnya sudah terpanah oleh Susano'o Sasuke dan sedang terbakar 'api hitam' dari panah tersebut.

"kau pikir ini mudah? Mengumpulkan chakra untuk membangkitkan mata Rinnegan ini lebih sulit ketimbang menyerap energi alam seperti mu" balas Sasuke yang menonaktifkan Susano'onya dan mendekati Naruto.

"lalu...jika matamu sudah terisi chakra, untuk apa kita kemari?" ucap Naruto yang agak sebal sambil menunjuk mata Sasuke

"walau begitu kita, tetap tidak akan sampai jika aku tidak dalam kondisi sempurna" Sasuke pun kembali berlari sambil memberi aba-aba Naruto untuk pergi.

"kau ini benar-benar susah sekali dimengerti" keluh Naruto yang kembali mengikuti Sasukecmenuju puncak gunung tempat cahay ungu itu.

-xxx-

"hei, Sasuke apa yang kau lakukan?"

"diamlah dan sebaikna kau non aktifkan saja dulu Kyubi modemu" ucap Sasuke yang tengah mengambil gulungan dari kantongnya sambil melihat situasi.

"haah?" walau tidak mengerti Naruto tetap mengikuti perintah Sasuke dan tetap memperhatikan apa yang tengah Sasuke lakukan.

"Baiklah" Sasuke pun merapal mantra dan melakukan segel tangan disertai gigitan jari terlebuh dahulu, di gulungan di depan cahaya ungu itu.

Setelah menempelkan tangannya ke gulungan, tiba-tiba gulungan itu bersinar ungu, dan seketika itu cahaya itu perlahan menyempit dan menghilang. Dari lingkaran tengah diawan, terlihat putaran ruang dimensi yang dapat dimasuki oleh mereka.

"baiklah ayo Naruto! Kita harus masuk ke perputaran itu" Sasuke pun melompat keatas menggunakan Susano'onya menuju perputara dimensi.

"hei Tunggu!" Naruto juga melompat menuju perputaran itu dengan Kyubi modenya agar lompatannya jauh begitu pula Sasuke.

Mereka pun masuk ke dalam perputaran itu meninggalkan dimensi Kaguya. Bersiap melangkah ke tantangan baru.

TO BE CONTINUED..

A/n II : hallo minna-san! Bagaimana update ceritanya? Seru? Enggak?! Yah kalau begitu nanti author akan kerja keras lagi membuat fict ini #_#, BTW untuk update fict ini author masih belum bisa pastiin update tetap, karena beberapa proyek fict yang sedang author kerjakan dan pastinya tugas di sekolah author. Ya itu saja tolong dong! Isi reviews dengan saran dan kritiknya! Thank~~