Cast : Kim Hanbin
Kim Jiwon/Bobby
Kim Jisoo
Kim Jinhwan
Warning : alur menstrim kesamaan alur/cerita hanya fiktif dan ketidaksengajaan belaka. Typo adalah anugerah terindah dari tuhan (?)
Disclaimer : Cast milik tuhan sama yang bikin saya cuma minjem nama
.
.
.
"Annyeong,perkenalkan namaku Kim Jisoo, semoga kalian dapat menerimaku dengan baik" murid baru yang ternyata bernama Jisoo itupun membungkukan badannya 90 derajat sembari memberi senyum termanisnya.
Setelah perkenalan singkat itu Yoon seosangnim pun mempersilahkan Jisoo duduk disalah satu bangku kosong yang berada dibelakang Jiwon dan Hanbin
"Hanbin-ah, kau pindah kebelakang saja ne, biar Jisoo duduk disini" melas Jiwon pada Hanbin.
"Tidak mau, ini kan bangkuku" ucap Hanbin tegas tanpa terpengaruh oleh Jiwon yang sudah seperti pengemeis belum makan selama setahun itu.
"Ayolah Hanbin-ah kumohon, nanti kau aku traktir ke game center oke?" Jiwon yang belum menyerah pun mengeluarkan senjata pamungkasnya tersebut yang 99% itu akan berhasil.
"Sudah kubilang aku tidak mau, jika kau mau, kau saja yang pindah kebelakang"
JDERR..
Bagai disambar petir Jiwon terkejut dengan jawaban Hanbin, jika biasanya Hanbin akan langsung mengeluarkan senyuman berjuta-juta wattnya dan mengiyakan semua permintaan Jiwon, berbeda dengan saat ini, Hanbin malah menjawabnya dengan ucapan yang dingin. Sepertinya sahabat sejak jaman oroknya ini sedang dalam mode galau, jadi Jiwon memilih diam daripada malah memperkeruh suasana hati Hanbin nantinya.
Seperti biasa Yoon seosangnim pun mengoceh panjang lebar tentang sejarah Korea yang menurut para murid itu sangat rumit dan membosankan, tak terkecuali Jiwon dan Hanbin yang sedang diam tak berkutik agar tidak mendapat hukuman dari guru yang garangnya melebihi preman-preman pasar minggu ini.
.
.
Tet..tet..tet..
Bel istirahat berbunyi. Bel istirahat bagaikan panggilan surga bagi para murid disekolah. Tak terkecuali Hanbin yang sudah mati-matian menahan kantuknya sejak dari tadi, ya ini semua salah Yunhyeong dan Jiwon sialan itu, bagaimana tidak Yunhyeong mengajaknya bermain DotA sampai larut malam dan Jiwon yang membuatnya harus bangun lebih pagi untuk membuatkan bekal untuknya, belum lagi pelajaran sejarah yang mebosankan setengah mati ditambah guru yang killernya setengah hidup, bisa-bisa Hanbin dibuat mati hidup-hidup (?) olehnya.
"Mbin, kantin yuk" ucapan Jiwon sukses menyadarkan Hanbin yang sebentar lagi akan menginjak alam mimpi itu. Karena rasa lapar Hanbin melebihi rasa kantuknya, tanpa berpikir duakali pun Hanbin langsung mengiyakan ajakan Jiwon.
.
.
"Boleh aku duduk disini?, sepertinya bangku yang lain sudah penuh" tanya seorang gadis pada jiwon dan Hanbin yang sedang menikmati makanan mereka dikantin. Hanbin yang mendengar pun menoleh dan melihat Jisoo yang berdiri disamping meja mereka, tanpa menggubris pertanyaan Jisoo Hanbin pun melanjutkan makannya. Jiwon yang melihat tak ada respon dari Hanbin pun akhirnya mempersilahkan Jisoo duduk.
"Perkenalkan, aku Kim Jisoo" Jisoo tersenyum dan mengulurkan tangannya pada Jiwon.
"Aku Kim Jiwon" Jiwon membalas uluran tangan Jisoo dan diakhiri dengan cengiran yang menenggelamkan matanya itu.
"Kalau kau?" Jisoo menoleh pada hanbin
Hanbin lagi-lagi tak menggubris pertanyaan Jisoo jangankan menjawab menoleh saja tidak, melihat tak ada respon dari sahabat tercintanya Jiwon pun angkat bicara.
"Dia temanku namanya Kim Hanbin"
"Sepertinya kalian sangat dekat"
"Tentu saja, bahkan aku sudah mengenalnya sejak dia masih pipis dicelana"
"Aku ke toilet dulu" Hanbin yang mulai jengah dengan perbincangan mereka pun pergi tanpa memperdulikan Jiwon yang sedang memanggilnya.
.
.
Hanbin berjalan disekitar taman belakang sekolah yang tidak terlalu ramai pada saat istirahat seperti ini, sebenarnya hanbin tidak benar benar ingin pergi ke toilet ia hanya menghindar dari pasangan double j itu.
Tiba-tiba indra penglihatan Hanbin menangkap sosok pemuda bertubuh bantet yang ia kenal sedang duduk membelakanginya di sebuah bangku taman dengan menggerakan kepala mengikuti alunan musik dari earphone yang bertengger indah ditelinganya.
"Jinhwan hyung" sapa Hanbin saat sudah sampai dihadapan lelaki tersebut
"Hanbin?" lelaki yang dipanggil Jinhwan itu pun membuka mata dan menemukan sosok Hanbin dihadapannya.
"Sedang apa kau disini hyung?" Hanbin duduk disebelah Jinhwan
"Hanya mencari udara segar, kau sendiri?"
"Sama hyung"
"Apa kau mau mendengarkannya juga?" Jinhwan menawarkan earphonenya pada Hanbin, Hanbin pun menerimanya dengan senag hati dan memasangnya pada salah satu telinganya.
Hanbin pun memejamkan matanya larut dalam lagu yang diputar Jinhwan, lama lama ia pun tertidur melanjutkan tidurnya yang tertunda karena Jiwon yang mengajaknya ke kantin tadi.
.
.
"Han, bangun"
Hanbin merasa ada yang menggoyang-goyangkan tubuhnya
"Ada apa hyung?" Hanbin mengucek matanya membersihkan belek yang bertengger indah disana.
"Sebentar lagi bel masuk berbunyi, kau tidak ke kelas?"
"Kau duluan saja hyung, aku masih ingin disini"
"Apa kau baik-baik saja?" tanya Jinhwan yang heran melihat Hanbin dengan muka lecek seperti kertas contekan ulangan itu.
"Tentu saja hyung"
"Baiklah, aku akan menemanimu disini"
"Tidak perlu hyung, aku baik-baik saja sungguh" Hanbin meyakinkan hyung kesayangannya itu.
"Sebagai hyung yang baik aku akan menmanimu, lagipula aku juga sedang malas pelajaran"
"Teserah kau saja hyung" Hanbin pun mulai melanjutkan perjalanan dunia lainnya.
Jinhwan yang bosan karena diam saja pun akhirnya ikut menyusul Hanbin menuju petualangan dunia lain tersebut.
.
.
"ANDWAEE…."
TBC
Yoo…wassup!
Ketemu lagi sama author abal ini gais, map apdetnya lama ga sempet ngetik soalnya –soksibuk-. Maapkan juga kalo ffnya kurang menarik masih author abal soalnya.
Makasih buat yang review di chap sebelumnya. Makasih juga buat yang udah sempetin baca, sider, foll, fav, review, dll. KALIAN LUAR BIASAHH
Oh iya di chap sebelumnya kan si biai ga manggil hyung sama jinan niatnya sih pengen dijadiin satu angkatan tapi gaenak banget manggilnya beneran deh :'v jadi disini si jinan kakak kelasnya biai okeh. Sebenernya ini castnya ada ocnya tapi ga jadi karena ga banyak yang pake oc, kebetulan juga ada yang nebak kalo murid barunya si jisoo yaudah jadi jisoo aja biar lebih ngena :'v –curhat-
Akhir kata jangan lupa review juseyo, 1 review sangat berharga. Gomawo
