hari ini siang hari dini,Asuna nginap di rumah Liz,di rumah Liz ,Asuna masih tetap biasa murung di meja sambil minum air di meja dapur.

"Asuna,murung melulu kau,semenjak kirito lagi ada kerjaan di GGO,kau kayak orang dungu saja"ucap Liz duduk di sebelah Asuna.

"aku tidak punya ide untuk kegiatan hari ini kalau nggak ada Kirito-kun...lihat,kertas aktivitasku bersama Kirito saja terbuang sia-sia"gerutu Asuna.
menunjukan kertas aktivitasnya ke Liz.

Liz menghela nafas dengan kelakuan temannya yang satu ini.

"hiks..hiks"isak Asuna yang lagi-lagi terkena penyakit 'Kiritosickness'.

Liz memikirkan cara agar temennya yang satu ini punya aktivitas.

"hmm..terpaksa deh,Asuna mau bantuin aku nggak?"tanya liz

"hmm..ngapain?"tanya Asuna.

"ntar malem kita buat pesta bersama yang lain yuk"ide Liz.

"terus aku ngapain?"tanya Asuna.

"mudah,sebaiknya kau panggil teman-teman yang lain,aku akan mempersiapkan tempatnya di ALO"jelas Liz.

"baiklah"ucap Asuna.

Asuna bangun lalu,mengambil hpnya,pertama dia menelpon Suguha,lalu menelpon Silica,lalu menelpon yui *NGAWUR,
yang terakhir dia menelpon Klein.

di kediaman Klein.

*KRING... Hp klein berdering lalu dia mengangaktnya.

"halo klein disini?"ucap klein

"halo Klein-san hari ini kau sibuk tidak?"tanya Asuna

dari suaranya dia sudah kenal dengan orang ini.

"owh Asuna-san!,hari ini aku tidak sibuk ada apa?"tanya Klein.

"hari ini aku,Liz,silica dan suguha mau ngadain pesta di ALO nanti malam,mau ikut tidak?"tanya Asuna

klein mikir sejenak.
...hmm dia ngitung orang yang ikut /paling si kirito dan yang lainnya,tapi nampaknya si Asuna nggak ngomong ada Kirito?,baguslah kalau tidak ada dia/ucap Klein di batin.

"ehh Asuna-san si Kirito ikut nggak?"tanya Klein.

"nggak"balas Asuna.

"OK NANTI MALAM AKU SIAP"Ucap Klein dengan semangat dan langsung menutup teleponnya.

(a/n:dasar Klein mesum -_-')

balik di tempat Liz.

"nah sudah kupanggil semua"ucap Asuna.

"nah sekarang ayo bantu aku di Alo"ucap Liz.

mereka berdua pergi ke kamar Liz,Liz menggunakan amusphere,Asuna menggeluarkan Amusphere yang dia bawa dari rumah,lalu memasangnya di kepala,mereka langsung membaring di tempat tidur Liz.

"hehe,ini akan menjadi sangat menyenangkan"ucap Liz.

"ya"balas Asuna.

LINK START.

mereka masuk ke dunia ALO,disana mereka mencari tempat yang sesuai.

"hmm kira-kira buat pestanya enak di tempat mana ya?"tanya Liz.

"bagaimana kalau di pantai"saran Asuna.

"IDE BAGUS"ucap Liz manarik tangan Asuna.

skip perjalanan,di pantai dunia ALO.

"hmm,kira-kira langkah pertama apa ya?"pikir Liz

"Liz sekarang apa?"tanya Asuna.

Liz menoleh ke pohon Kelapa.

"HO...lebih bagus jika ada makanan dulu"ucap Liz.

mereka berjalan ke dekat pohon kelapa.

"hmm,baik mungkin aku mencoba ambil satu dulu"ucap Liz.
lalu dia memeluk pohon kelapa itu,lalu manjat,Liz nyampe di dekat salah satu buahnya.

"aku ambil"ucap Liz mengambil buah kelapa.

"LIZ,LEMPARKAN SAJA KE AKU,AKU AKAN MENANGKAPNYA"saran Asuna.

"BAIK,AMBIL YA"balas Liz,melempar satu buah kelapa ke Asuna.

*BUAK!?*

"ASUNA SUARA APA ITU?"tanya Liz yang terkejut.

"loe,turun saja kesini"ucap Asuna dengan suara ditekan.

Liz turun dari pohon tersebut lalu dia dikejutkan dengan kepala Asuna yang 'Nyelem', digantikan oleh buah kelapa yang dia lempar tadi.

"HAHAHA"Liz menertawai Asuna seolah tidak berdosa.

REFLEKS*,ASUNA LANGSUNG MENGGERAM KERAH BAJU LIZ.

"GRRRR,LIZ"geram Asuna.
(sfx:asuna soundeffeck menggunakan suara raungan singa).

"m-maaf!"ucap Liz.

*BUAK!*LIZ DIGEBOK ASUNA,sehingga Liz nyungsep dan hanya utuh kaki saja.

selanjutnya,Asuna terbang pake flying system,lalu memetik beberapa buah kelapa,dan menyisakan satu untuk dilempar ke Liz.

Liz yang berada di bawah sedang memegang kepalanya,yang abis dijitak Asuna tadi lalu..

*BUAK*gantian kepala Liz yang nyelem,Asuna landing di samping Liz.

"GRR,KENAPA LOE MELEMPARNYA KE KEPALAKU!TERIAK LIZ.

"pembalasan"balas Asuna

"ngomong-ngomong kok,kamu bisa dapet banyak buah kelapa?,gimana caranya?"tanya Liz.

Asuna menghela nafas.

"Kan ini di ALO liz"ucap Asuna

Liz baru nyadar,kenapa dirinya musti keluarin tenaga untuk manjattin tuh pohon kelapa,padahal dia bisa terbang,akhirnya Liz nepok jidat.

"aku lupa"sadar Liz.

mereka membereskan tempat tersebut untuk paling tidak bisa,membuat yang lain nyaman,Yui muncul.

"mama,hari ini mau ngapain?"tanya Yui.

"mau buat pesta yui-chan"ucap Asuna.

"pesta itu apa mama?"tanya Yui.

"Yui-chan,pesta itu adalah,dimana banyak orang ngumpul untuk merayakan sesuatu"jelas Asuna

"owh"Yui mengerti.

"nah Yui-chan bantu Mama yuk"ucap Asuna.

"BAIKLAH"balas Yui semangat

pada saat hari di Alo udah sore.

Liz,sedang membuat api dengan cara tradisional,yaitu menggunakan 2 tongkat kayu,lalu digesek,Liz masih mencoba beberapa kali,tapi si api tetap nggak keluar,Liz menambah kecepatan gesekannya,tapi tetap nggak keluar.

"Liz apinya sudah belum?"tanya Asuna

"belum"balas Liz
beberapa menit kemudian hari mulai gelap.

Liz masih tetap berusaha,dengan beberapa keringat yang ngucur keluar dan jatuh ke kayu,tetap sang api tidak mau keluar.

"LIZ,APINYA SUDAH BELUM SICH?"KESAL ASUNA.

"LOE KIRA GAMPANG BUAT API HAH!"EMOSI LIZ LALU MENGGEBUK tongkat yang dia pegang di kirinya ke tongkat kanan.

*WUSH*api menyala.

"WAH...API!,AKHIRNYA ADA API"Girang liz memainkan kedua tongkat yang sudah ada apinya.

"Wah akhirnya"lega Asuna

"Liz-san awas"peringat Yui.

Liz masih memainkannya dengan tidak sadar,apinya sudah membesar sehingga mendekati jarinya.

"tunggu...api!,PANAS,PANAS,PANAS"GUGUP LIZ.

"AIR LIZ,PAKE AIR"TERIAK ASUNA.

"WHA!"TERIAK LIZ BERLARI KE GENANGAN AIR LALU MEMCELUPKAN TANGANNYA.

*CHUSH*apinya padam.

"adem..."lega Liz.

"tapi Liz ngomong-ngomong bagaimana dengan apinya?"tanya Asuna.

(O,O!)Liz Nepok jidat baru sadar.

"lupa"ucap Liz.

*GUBRAK*YUI DAN ASUNA NYUNGSEP.

akhirnya yang silica,leafa dan klein datang,disitu mereka melihat Asuna dan Liz lagi murung,sementara Yui hanya bengong.

"Yui-chan,mama Asuna kenapa?"tanya Klein.

"Mama dan Liz-san tadi coba buat api tapi gagal,gara-gara kecerobohan Liz-san"jelas Yui.

"ini semua salahmu Liz"ucap Asuna.

"ya,gua tau"balas Liz.

"hei,Asuna-san,Liz-san"sapa silica

"ah,kalian sudah datang,maaf kami tidak bisa buat api disini"ucap Asuna.

"nggak apa-apa untuk kalian semua aku akan buatkan api unggun"ucap Klein.

akhirnya Klein ganttikan Liz membuat api unggun,sesudah itu,Asuna menghidangkan mereka minuman buah kelapa yang tadi dia kumpulkan.

Leafa menatap ke arah bintang-bintang.

"kau masih memikirkan Kirito-kun ya?"tanya Asuna menghampiri Leafa lalu duduk di sebelahnya.

"iya,aku sedikit khawatir"jawab Leafa.

"sama,aku juga begitu,tapi aku yakin,pasti Kirito-kun akan kembali lagi,lalu semua akan berjalan seperti biasa"ucap Asuna.

Leafa tersenyum.

"terima kasih,Asuna-san"balas Leafa.

Pina dan Yui bermain bersama.

"bagusnya sekarang ngapain ya?"tanya Liz.

Klein berdiri.

"Karena Hari ini aku lagi semangat,Bagaimana kalau aku nyanyikan sebuah lagu"saran Klein

kebetulan mereka belum pernah mendengar Klein nyanyi jadi mereka setuju.

"Baiklah semua,ayo ikut aku nyanyi bareng ya"semangat Klein.

"YA"balas Semua.

"AYO,1..2...3-"

SKIP KLEIN NYANYI,SESUDAH ITU MEREKA SEMUA LANGSUNG LOGGED OUT,KECUALI YUI DAN PINA.

di dunia nyata di kediaman Klein.

Klein merasakan kesenangan yang Luar biasa,sehingga pada pagi hari,semangat bekerjanya sudah muncul

sementara itu di kediaman Liz,di kamarnya.

(" x , x ")Liz dan Asuna merasakan 'dehidrasi' yang luar biasa,meraka terkena penyakit Step secara tiba-tiba,kuping mereka pengeng,dan mereka merasa indera pendengaran mereka sudah hancur,ini semua ulah akibat Nyanyian 'Klein'tadi ,kejadian yang sama juga menimpa pada suguha dan silica,akibat nyanyian Klein ini,mereka terpaksa tidak bisa kemana-mana selama 3 hari lamanya.

"Liz,ini semua..hah..salah..hah..salah...loe!? "ucap Asuna dengan nada putus-putus.

*tap* " amin"ucap Liz menepuk kedua tangannya

*BLEK*mereka tewas.

akhirnya Liz dan Asuna sepakat lain kali,'JANGAN- PERNAH- AJAK -KLEIN- LAGI,'

TBC.

a/n:ini hanya bercanda,jadi kalau tau-taunya si klein itu bisa nyanyi,tolong jangan tanya ane,namanya juga humor.

Asuna:perasaan gua dibuat murung terus ama ini fic

a/n:memang begitukan kenyataannya *-_-*

Agil murung di dipojok stage

Agil:kenapa gua dilupakan*T-T* !?(trauma switch:on)