Harry Potter adalah kepunyaan Bunda Rowling, saya hanya meminjamnya.
Cerita murni dari leppi saya, saya ketik dengan susah payah*ok ini lebeh
OOT - Banyak yang beda
gak suka gak usah dibaca, kritik saran I need it!
Kekasih untuk Suamiku (Chapter 2)
Hermione's POV
Malam ini penyambutan tamu itu, aku menangis tapi tak ada yang mengusapnya. Ingin rasanya aku berteriak tapi dengan suara parau apalah kekuatanku. Aku menatap nanar bayanganku di cermin rias, aku memang cantik tapi buat apa cantik jika mandul? Kuusap air mataku ketika Draco masuk ke kamar, kumencoba mengumpulkan kekuatanku dan mulai bertanya,
"Drake, bagaimana perjodohanmu?"
" 'mione maafkan aku, dan syukurlah semua lancar dan bulan depan acara pernikahannya"
"Bulan depan, apa ini sudah kau pikirkan matang-matang, Drake?"
"'mione, sekali lagi maaf, aku sudah memutuskan untuk mengikuti kemauan Mom,"
"baiklah kalau itu maumu, Drake aku tidur di paviliun. Jangan ikuti aku,tetaplah disini"
"kenapa? Apa kau tidak menyukai kita tidur bersama?"
"tidak Drake, hanya saja aku ingin belajar tidur sendiri, karena jika kau menikah kau akan meluangkan waktumu lebih benyak dengan Astoria,termasuk tidur di ruangan ini,"
Aku keluar dari kamar turun ke paviliun dibelakang manor ini, aku singgah duduk di kursi taman untuk memikirkan apa yang sebenarnya aku alami,
" Tuhan, wanita tetaplah wanita tak ada satupun yang mau dimadu. Apakah salahku Tuhan? Apa aku harus lari dan pergi? Meminta cerai? Tuhan aku butuh mom dan dad disampingku saat ini."
Author's POV
Pagi itu kediaman Malfoy masih tenang, hanya kicauan burung dan beberapa bunyi merak di pekarangan kediaman Malfoy. Tenang diluar tapi tidak dengan didalamnya, seorang wanita paruh baya, Narcissa Malfoy sedang menyeruput tehnya di ruang kerjanya,
"Nyonya, permisi. Saya Nott" terdengar ketukan diluar ruangan
"Masuk Nott, aku punya misi untuk kamu!"
"Iya nyonya, misi apa?"
"Kau mata-matai menantu tidak bergunaku Hermione Granger, dan laporkan kepadaku segera!"
"Baik nya,"
"ok, silahkan keluar."
Hermione terlihat keluar dari pekarangan kediaman Malfoy dengan mobilnya, bisa ditebak dia akan ke restorannya. Dan tanpa dia sadari Nott memata-matai 'mione. 'mione awalnya memang pergi ke restoran, tapi tak lama kemudian 'mione melajukan mobilnya ke sebuuah Showroom mobil terkenal "Wesley's Company". 'mione turun dan memasuki showroom itu, dan tanpa dia sadari Nott juga mengikutinya dari belakang.
"Ron, aku ingin bicara"
" 'mione tumben kau ke Showroom, iya bicara tentang apa?"
" aku harus bagaimana? Aku sedang ada masalah keluarga, apa yang harus aku lakukan?"
" 'mione aku sih tidak mengerti tapi saranku tenangin dulu pikiranmu, mungkin liburan"
" thanks , mate" 'mione memeluk Ron yang sudah diaanggap saudara
'mione kembali ke restoran untuk mengurusi karyawan restorannya.
Sore itu senja sudah siap terbenam di ujung barat Amsterdam, 'mione dengan perasaan yang sedikit lega pulang ke kediaman Malfoy. Jarak yang tak terlalu jauh dari restoran akhirnya 'mione bisa sampai dengan cepat, 'mione masuk ke rumah dengan sedikit berlari dan memasuki ruang keluarga. Ruang keluarga terasa panas, terlihat tiga Malfoy berkumpul di tempat ini.
" ' Drake, Mom, Dad tumben berkumpul di sini?"
" tidak usah banyak bicara 'mione, kamu dari mana?" tanya Narcissa
"Restoran?"
"Bohong! jujur 'mione. Aku tidak ingin ada kebohongan diantara kita" Draco membuka suara
"apa aku terlihat berbohong? Aku benar dari restoran dan singgah sebentar di kantor teman"
"kantor teman?'mione sayang coba lihat ini" Narcissa melempar lembaran foto di meja
" ini salah paham, kami berteman dan kami seperti saudara. Aku mohon percayalah"
" 'mione, kamu sebagai menantu adalah menantu yang tidak punya malu, kamu sudah mandul dan sekarang selingkuh, kadang aku heran bagaiman bisa Draco memungut gadis hina sepertimu." Sinis Narcissa
" Drake, percayalah!" 'mione mengejar Draco yang masuk ke kamar terlebih dahulu.
'mione berlari mengikuti suaminya yang sudah lebih dahulu di kamar dengan muka merah padam, Draco berdir menghadap jendela.
"Drake percayalah, aku tidak melakukan apa-apa?"
"bagaimana aku bisa percaya pada mu setelah bukti itu?"
"aku tidak mungkin mengkhianatimu, percayalah"
" sudahlah 'mione aku capek, aku kecewa denganmu"
"Drake tatap aku, kau cemburu kan? Kau marah? Kau ingin menghajar pria itu? Apa kau tidak memikirkan bagaimana perasaanku saat kau dijodohkan. Ingat Drake! Di depan mataku kau dijodohkan, kau menerima dengan santai tanpa memikirkan perasaanku? Apa kau pernah berpikir itu? Kau hanya tergila-gila dengan obsesimu dan menuruti keinginan orang tuamu dan tidak pernah memikirkan perasaanku? Drake, aku sakit! mana pernah kau memikirkannya? huh? Mana cintamu yang dulu? Huh? Mana rasa sayangmu? Mana Drake?"
PLAK
"Hentikan, 'mione! Ini karena situasi!"
" selama 10 tahun Drake, kau tak pernah menamparku dan sekarang kau menamparku dan menyalahkan situasi? Drake, tanyakan pada dirimu! Aku pergi dan jangan cari aku!"
'mione keluar dari kediaman Malfoy dengan air mata bercucuran, meninggalkan Draco yang masih berdiri dekat jendela kamar. 'mione melajukan mobilnya dengan cepat tanpa arah tujuan, dan kini hati 'mione memang bergejolak.
*tbc*
akhirnya dipost juga, thanks yang udah repiw maaf gak bisa bales satu persatu,
terima kasih masukannya, saya akan berusaha melakukan yang terbaik sebisa saya,
terima kasih sudah mampir, ditunggu ripiu nya lagi ya :)
