KyuWook_YeWook
Warning : GS, Typo, Alur maju-mundur, GJ.
Disclaimer : SJ Member aren't mine. But For Wookie, He always be My Brother! xD
Ps : in this chappter is all Wokie side. So.. enjoy^^
Sepertinya Tuhan masih berbaik hati pada jiwa yang sangat rapuh ini.
Lalu,
haruskah aku memulai kehidupan ini, Tuhan?
"eungh.."
"ah.. kau sudah sadar?"
Aku membelalakan mataku menatap sekelilingku dengan kaget. Nuansa gelap di sekitarku membuatku semakin takut. Rasa penasaranku membuatku ingin melihat asal suara. Namun..
"Argh!"
"eh? Jangan bergerak dulu! Saraf-saraf mu masih dalam penyembuhan. Bisa-bisa nanti aku dikira ngebunuh anak dibawah umur lagi."
Kriet..
Sekarang orang itu telah duduk disamping ranjang. Dia tersenyum geli melihatku. Wajahnya sekilas kekanakan dengan sikapnya barusan. Tapi kemudian ia tersenyum dengan tenang. Dan aku sangat yakin umurnya sepantar dengan Yesung oppa. Ia mengelap wajahku dengan handuk kecil ditangannya. Aku memejamkan mataku, merasakan rasa hangat di wajahku.
"kau terlihat sangat kuat. Tapi kenapa bisa seperti ini?" Ia bertanya dengan pelan. Matanya tak berhenti menatapku. Dan tanpa sadar aku tersenyum kecil. Terasa sedikit perih memang di pipiku. Tapi aku sangat menyukai tatapannya. Tatapan penuh kekhawatiran sekaligus tatapan yang sangat lembut. Membuatku sedikit berharap bahwa ia akan terus bersamaku. Tak bisakah Yesung oppa yang seperti ini kepadaku?
"Kim Ryeowook." Aku kembali membelalakan mataku. Bagaimana ia bisa tau namaku? Apa aku pernah bertemu dengannya? Tapi kapan? Aku tidak mengenal wajahnya..
Seakan mengetahui kekagetanku, ia terkekeh kecil.
Aah~ suaranya. Biar kutebak, orang ini pasti mempunyai suara yang tak kalah hebat dari Yesung oppa. Aku kembali memejamkan mataku. Menikmati suara lembutnya.
"maaf.. tadi aku membuka dompetmu. Tapi tenang saja. Aku bukan orang yang kekurangan sampai mencuri segala kok! Kau bisa melihat kamar ini kan?" ucapnya panjang lebar.
Ingin sekali aku tertawa, tersenyum. Ekspresinya. Dia seolah-olah aktor yang memerankan berbagai emosi. Awalnya terlihat takut, lalu ceria, dan yang terakhir percaya diri. Sekali lagi, aku percaya bahwa dia mempunyai tingkat kenarsisan yang bahkan menyamai kenarsisan Yesung oppa!
Wajahnya, aku ingin menyentuhnya. Bolehkah?
Aku mengangkat perlahan tangan kananku. Melupakan segala rasa sakit yang muncul. Dan tidak sia-sia. Ia memegang tanganku lalu mengarahkan kewajahnya. Membuat wajahnya yang sedikit kasar terasa di tanganku. Ia menikmatinya. Dan ia mengecup telapak tanganku.
"aku tidak tau apa yang terjadi padamu. Tubuh ini, aku yakin kau kuat. Tapi jiwamu, harus berapa banyak luka lagi yang bisa kau tahan?" kemudian ia diam. Masih dengan tanganku yang dielus-elus di wajahnya. Menggenggam lembut tanganku seolah aku adalah boneka porselen yang mudah hancur.
"bolehkah aku membawa itu semua? Mengeluarkan segala lukamu sehingga jiwamu bersih tanpa bekas. Dan jika kau tidak ingin, bolehkah aku membungkus jiwamu? Dengan begitu rasa sakitmu akan teredam dan terhisap hingga habis. " aku terhenyak.
Ucapannya.. dapatkah aku mempercayainya? Lalu siapa namamu? Aku bahkan tidak tau.
"Kyuhyun. Namaku Cho Kyuhyun. Kau bisa memanggilku Kyu oppa" ucapnya sembari tersenyum lembut. Ia mengatakan itu seakan-akan tau apa yang aku fikirkan. Dan senyum itu, terus saja terhias di wajah lembut seorang Cho Kyuhyun.
Dengan kehidupan yang baru itu kita bisa sadar,
Bahwa apa yang kita lakukan sebelumnya bukanlah sia-sia.
Semua yang telah kita perbuat itu hanyalah kunci.
Kunci untuk membuka kehidupan barumu.
Sehingga kau bisa melakukan semuanya dengan lebih baik lagi.
Karena sesungguhnya, 'Jiwa Rapuh'mu lah yang membuat Tuhan mendengarmu..
-KimHyeNi-
Eh? Gimana nih? Masih kurang? Buat yang nanya ini KyuWook atau bukan, jawabannya iya.. ini KyuWook kok^^ lagi suka moment KyuWook akhir-akhir ini.. hehe.
Yaudah.. aku hanya dapat berharap kalian mereview ini yaa... berikan saran dan pakai kata-kata yang positif!
Mind to review?
Sign, Kim Hye Ni
