Ficlet Multi-Chap
Story By: Rue Arclight Sawatari
Diclaimer: Kazuki Takahashi, Shin Yoshida, & Naohito Miyoshi.
Rate: T
Genre: Drama, General, Friend-Ship, Family, School Life, Romance, Humor.
Main Chara: Yuuya, Yuzu, Serena, Yuuto, Yuugo, Yuuri, Shingo, Reiji, Shun, Sora.
Pair: Counterpart, Bracelet, Yuuri x Serena, Dart, Prey.
Crossover: Yu-Gi-Oh! Zexal & Yu-Gi-Oh! Arc-V!
Warning: Typo, AU, gender bender, OC, some mistakes EYD.
A/N: Di sini, saya sedikit memakai setting collab. Yuuto menjadi putra tunggal tak resmi Ryouga Kamishiro, dan Shingo menjadi putra sulung pasangan Accident. Yuugo, saudara tiri dari Yuuto, putra tunggal dari Vector dan Yuuma. Agak berbeda dari aslinya, Yuuya kelas satu SMA, sekelas dengan Yuzu dan Serena. Shingo dan Gongenzaka, kelas dua SMA. Yuuto, Yuuri, dan Yuugo, kelas 3 SMA. Reiji dan Shun sebaya, kuliah di jurusan yang sama (di sini umur mereka jadi 19 tahun~). Sora, SMP kelas 2. Beberapa chara Arc-V dan Zexal juga akan muncul menyesuaikan plot.
xXx
Multiple
xXx
Chapter 2
xXx
.
.
.
"YUUYAAA!"
PLAK!
"AW! SAKIT TAHU, YUZU!"
Yuuya mengaduh kesakitan seraya memegangi kepalanya yang benjol terkena pukulan maut Yuzu, cewek kok kuat sekali, sih?
"Bangun, Yuuya. Sekarang sudah waktunya istirahat," tegur Serena yang notabene duduk di depan Yuuya.
"Serena~! Kenapa kembaranmu harus jadi Strong-Onna begini, sih?" sungut Yuuya, sebal karena acara tidurnya diganggu.
"Entahlah. Hati-hati, Yuzu akan memukulmu lagi," balas Serena santai seraya menunjuk Yuzu yang siap mengayunkan harisen-nya lagi.
"WAAAAAA! AMPUN!" Seru Yuuya seraya mengatupkan kedua tangannya di atas kepala, memohon ampun.
"Haa~h, dasar." Yuzu menghela napas panjang seraya mengeluarkan bentou miliknya dan Serena yang dibawanya dari rumah. "Memangnya tadi malam kau tidur jam berapa sampai tertidur di kelas?" tanya Yuzu.
"Ng ..., aku tak ingat. Untungnya aku tak telat masuk sekolah~" Yuuya menyunggingkan cengiran khasnya sambil membongkar tasnya, mencari bentou buatan ibunya. Serena mengernyit, heran. Biasanya jika Yuuya tidur terlalu larut, pasti telat ke sekolah. Masa ada yang mengantarnya? Tak mungkin, Yuuya pasti tak sempat berpikir mencari seseorang yang mau mengantar. Lantas, kenapa?
"Yuuya, bagaimana kau bisa tidak telat?" tanya Serena, langsung ke topik utama.
Yuuya membuka kain yang membungkus kotak bekalnya, "Ah, aku diantar kakak kelas. Kebetulan kami bertemu di jalan, dan dia menyuruhku ikut menumpang di motornya," jawab Yuuya.
"Hee~ siapa kakak kelas itu, Yuuya? Kau mengenalnya?" tanya Yuzu, penasaran akan cerita kawannya. Ia menggeser kursi ke meja Yuuya.
"Itu, yang kalian bilang wajahnya mirip aku."
Klap!
"Itadakimasu~" Yuuya mulai memakan bekalnya, terutama ebi furai yang merupakan lauk favoritnya.
Hm? Tunggu, kenapa Serena dan Yuzu hanya diam saj—
"APAAAAAAAAA?!"
Ow! Kencang sekali! Yuuya sampai tersedak karena terkejut.
"YANG BENAR SAJA!"
"KAU BERTEMU DENGAN MEREKA?!"
"M-mereka? Aku hanya bertemu dengan satu orang saja, memangnya yang mirip aku masih ada lagi?" tanya Yuuya kebingungan. Duh, mana siswa-siswa lain jadi menoleh dan memperhatikan mereka. Serena dan Yuzu tak langsung menjawab, mereka justru saling berpandangan, kedua anak kembar itu terdiam sejenak sebelum mengangguk secara bersamaan.
Puk!
"Eh?" Yuuya mengerjap-ngerjap heran saat Serena dan Yuzu menepuk bahunya.
Serena berdehem sejenak sebelum mulai berkata, "Yuuya ..."
"... setelah ini ...," sambung Yuzu.
"... kau tidak boleh terpisah dari kami," ucap Serena dan Yuzu bersamaan, kompak sekali. Yuuya yang semakin heran.
"Apa-apaan kalian? Memangnya kenapa? Ada yang salah? Oh! Apa yang kalian maksud itu benar-benar Doppelganger-ku?!" tanya Yuuya bertubi-tubi.
"Nanti kami jelaskan setelah pulang sekolah. Pokoknya, mulai hari ini dan seterusnya, kau akan kami kawal! Kau tak boleh jadi incaran mereka!" Seru Serena serius. Yuuya semakin kebingungan, tetapi jika melihat Serena yang seserius itu ..., lebih baik Yuuya menurut saja.
-Atap Sekolah-
"BUAHAHAHAHA! KAU?! DIKIRA DOPPEL?! SAYANG SEKALI TAK ADA YANG MEREKAMNYA!"
"Diam, Yuugo!"
"Sungguh tidak dapat disangka ..."
"Jangan ikut berkomentar, Yuuri!"
Yuugo, salah satu dari trio kembar tak resmi yang terkenal di sekolah ini, sibuk menertawakan saudara sepupunya yang kini wajahnya tertekuk kesal. Ah, mumpung kesempatan, lagipula jarang-jarang ia bisa menertawakan saudara tirinya ini.
Saudara tiri? Siapa lagi selain Yuuto, Yuuto Kamishiro, anak jenius yang merupakan putra tunggal adopsi Ryouga Kamishiro, Shark. Sebagai seorang siswa, Yuuto benar-benar anak emas, berbeda dengan saudara tirinya yang hanya unggul di beberapa mata pelajaran yang menurutnya menarik. Karena itulah, jarang sekali pemuda yang satu ini mengalami kejadian yang mampu membuatnya Out Of Character.
Lalu, yang terakhir, Yuuri. Tidak, ia tak ada hubungan darah dengan Yuugo ataupun Yuuto, hanya kebetulan raut wajah mereka cukup mirip. Remaja berdarah biru ini jauh lebih kalem dari dua 'kembaran'nya, walau tampangnya licik.
"Lalu~ bagaimana setelahnya~? Apa kau mau bertemu dengan adik kelas kita itu~?" goda Yuugo pada Yuuto, ia memasang cengiran usil.
"Singkirkan wajah itu, dan entahlah, belum kupikirkan," sahut Yuuto seraya mendorong wajah Yuugo menjauh darinya.
"Bhuuu~" Yuugo mencibir pelan, entah apa yang dia katakan.
"Apa kau akan menjadikannya 'mangsa'mu, Yuuto?" Kali ini, Yuuri yang bertanya. 'Mangsa'? Apa yang mereka maksud dengan 'mangsa'?
Yuuto diam, berpikir. Anak berponi indigo itu menggigit sandwich di tangannya, memakannya secara perlahan. Ia kembali mengingat saat ia bertemu gadis berambut ala tomat yang entah kenapa mirip dengannya.
"Dia ..., jika aku tak salah, tipe anak yang polos. Tidak, terlalu polos. Ceroboh, bodoh, dan sembrono," komentar Yuuto.
"Hoo~ sesuai kriteria 'mangsa' yang selalu kau cari-cari," tukas Yuugo, kali ini ia menyeringai iblis.
"Aku penasaran apa calon 'mangsa'mu juga akan masuk ke perangkap Junior Phantom Shark, ya?" sambung Yuuri.
Yuuto terkekeh pelan, kini ekspresinya mirip dengan saudara tirinya. "Kita lihat saja nanti."
xXx
To Be Continue
xXx
