-MingKyuMingKyu presents-
Title: My Cute Dog, My Destiny
Main Cast:
Cho Kyuhyun (sometimes he will be a cute dog)
Lee Sungmin (Girl)
Another Cast:
Lee Sunkyu/Sunny (Sungmin's elder sister)
and the other
Pair: KyuMin and another pair
Rated: T
Genre: Friendship, Romance, etc
Disclaimer: The FF must be mine! Don't copast please!
Warning!: GS, DLDR, typo (jika ada), etc
Annyeonghaseyo ^^
Sehari terlambat ga apa apa kan? Hehe :D *pasangmukainnocent
Ini Chap 2 nya
Happy Reading :)
Previous Chapter 1
"Kau Lee Sungmin kan? Putrinya Lee Youngwoon?", tanya namja itu.
"Bagaimana kau bisa tahu? Dan kau...siapa?"
"Cho Kyuhyun imnida. Aku seekor anjing puddle yang tadi berada di sampingmu."
Dan itu... berhasil membuat Sungmin melongo tak percaya.
Chapter 2
"Kau benar-benar anjing puddle yang dikutuk oleh Lord Voldemin?", tanya Sungmin, masih memasang wajah terkejutnya.
"Ne, kau masih tidak percaya?", balas Kyuhyun.
"Ini sangat aneh. Bolehkah aku bertanya tentang kutukanmu itu?"
"Tentu saja."
"Mengapa kau bisa dikutuk oleh penyihir jahat itu? Bagaimana kejadiannya?"
"Penyihir itu menyamar menjadi seorang preman yang mangkal di halte depan Kyunghee University. Ia memalakku dan memintaku untuk menyerahkan seluruh uangku padanya. Tentu saja aku menolaknya."
"Akan tetapi, entah kenapa pada kejadian itu, aku merasa halte itu sangat sepi, padahal dengan jelas kulihat orang berlalu lalang di sekitarku. Dan Lord Voldemin itu merubah pakaiannya menjadi pakaian khas penyihir."
"Lalu ia mengucapkan mantra yang aku tidak mengerti apa artinya itu. Dan tiba-tiba, aku berubah menjadi seekor anjing puddle. Ia memberitahuku bagaimana caranya agar aku berubah menjadi manusia seutuhnya lagi dan dia pergi begitu saja."
Sungmin mendengar dengan seksama apa yang Kyuhyun ceritakan.
"Lord Voldemin itu sangat hebat ya, bahkan kau merasa sepi di halte itu."
"Tentu saja ia merubahnya karena ia adalah penyihir -_- Kau ini bodoh atau apa." Sadar atau tidak, Kyuhyun menjitak kepala Sungmin dengan -lumayan- keras.
"Aish, sakit bodoh.", Sungmin mengelus kepalanya yang dijitak oleh Kyuhyun.
"Apa kau akan berubah jika bukan aku yang mengelus puncak kepalamu?" lanjutnya.
"Tidak. Orang pertama yang kutemuilah yang bisa merubahku menjadi manusia. Dan orang itu adalah dirimu."
"Apa kau akan menampakkan dirimu di hadapan orang lain yang kau kenal?"
"Ne."
"Lalu,apa yang bisa membuat kutukan itu hilang dari dirimu?",tanya Sungmin lagi.
"Simple saja. Aku hanya perlu seorang yeoja yang lebih mementingkanku lebih dari siapapun. Lalu aku menjadikannya yeojachinguku dan kutukan itu akan hilang selamanya."
"Maksudmu, aku yang akan kau jadikan yeojachingumu?"
"Nan molla, Lord Voldemin mengirimku ke rumahmu."
"Tapi, kenapa appaku bisa tahu?"
"Mungkin penyihir itu memberitahu appamu."
"Aish, jinjja. Ini terlalu memusingkan bagiku."
-Next day-
"Ingat, selama aku pergi kuliah, kau harus terus menjadi seekor anjing, dan masuklah ke dalam kandang di belakang lemari. Jangan coba-coba untuk keluar, atau kau akan mati di tanganku." Sungmin mengingatkan Kyuhyun.
"Tapi aku juga ingin kuliah!", rengek Kyuhyun.
"Kau masih kuliah rupanya?"
"Hmm, ne."
"Kau kuliah dimana?"
"Kyunghee. Kau sendiri?"
"Sungkyunkwan. Memangnya kenapa?"
"Aish, jika saja kau satu universitas denganku, mungkin aku bisa saja berubah jadi manusia."
"Itu deritamu, siapa suruh kau kuliah di Kyunghee :p"
"Haish, aku ingin kuliah, ingin menikmati kepopuleranku di universitas, berkumpul bersama teman-temanku, memakan jjangmyeon di kantin, mengencani para sunbae, me-
"STOP! Aku jadi terlambat jika mendengar ocehanmu itu. Kau harus ingat pesan-pesanku, arasseo?", ucap Sungmin dengan wajah garang.
"Hmm, arasseo.", jawab Kyuhyun pasrah. Dan ia yakin, siswi-siswi di universitasnya pasti akan kehilangan salah satu flower boy nya yang tampan itu. #jirrnarsisluBang
Kemudian Sungmin turun ke bawah untuk berangkat bersama eonninya.
-Sungkyunkwan University-
"Hyukkie...", panggil Sungmin pada sahabatnya Hyukjae atau Eunhyuk.
"Waeyo Min?", tanya Hyukjae heran. Pasalnya sahabatnya ini memanggil dirinya duluan. Biasanya ia yang akan memanggil Sungmin terlebih dahulu.
"Aku ingin curhat padamu, bolehkah?", tanya Sungmin dengan memasang puppy eyes nya pada Hyukjae.
"Ne, ten...
Belum selesai Hyukjae menyelesaikan kalimatnya, bel masuk telah berbunyi.
"Curhatnya nanti saja, saat waktu istirahat ne.", balas Hyukjae.
"Ne.." ,kata Sungmin lesu. Hyukjae terlihat bingung akan raut wajah yang ditunjukkan sahabatnya. Baru saja ia ingin bertanya pada Sungmin, dosen yang mengajar kelas itu tiba-tiba datang.
-Break time-
"Jadi, apa yang ingin kau bicarakan Ming?", tanya Hyukjae.
"Ini mungkin sedikit -banyak- aneh. Mungkin kau tak akan percaya dengan-
"Sudahlah, ceritakan saja. Kau ini membuatku penasaran saja.", potong Hyukjae kesal.
"Begini, kemarin pagi, saat aku bangun tidur, ada seekor anjing puddle yang diceritakan appaku. La-
Baru saja Sungmin ingin melanjutkan pengalaman anehnya, Hyukjae tiba-tiba saja memotong pembicaraannya.
"Anjing puddle? Appamu? Apa hubungannya Min?", tanya Hyukjae
"Tanyanya satu-satu -_-", gumam Sungmin kesal.
"Hehe, mianhae", ucap Hyukjae sembari memperlihatkan cengiran khasnya.
Kemudian Sungmin melanjutkan ceritanya, "Tepat 3 tahun kematian appaku, eomma memberikanku sebuah surat dari appa. Aku pun membacanya, dan disana tertulis bahwa aku harus menjaga seekor anjing puddle putih yang dikutuk oleh seorang penyihir. Ia bisa berubah menjadi manusia apabila aku mengelus puncak kepalanya."
"Lalu, apa ia akan menampakkan dirinya jika ada orang yang ia tak kenal?"
"Aniyo, dia bilang dia hanya akan menampakkan dirinya kepada orang yang ia kenal saja. Kecuali, jika aku memaksanya untuk menampakkan dirinya."
"Oh, begitu. Ia masih ada di rumahmu? Kau tidak berniat membuangnya kan?"
"Tentu saja dia masih ada di rumahku. Mana mungkin kubuang, dia sudah dititipkan padaku."
"Ceritamu sangat fantasy Min."
"Yeah. Kurasa begitu."
-13.00 KST-
Sungmin merebahkan dirinya di kasur sejenak. Kemudian ia mengganti bajunya, hot pants berwarna pink dan t-shirt berwarna pink juga. Ia berniat mengeluarkan Kyuhyun dari kandangnya, tetapi eonninya -Sunkyu- memanggilnya.
"Min..", teriak Sunkyu dari bawah, karena kamar Sungmin berada di lantai atas.
"Ne, waeyo eonni?"
"Bisa kau antarkan eonni ke toko buku? Eonni ingin membeli buku untuk mengerjakan tugas."
"Arasseo, tunggu sebentar, aku ganti baju dulu."
"Kutunggu kau di mobil."
"Ne."
Setelah itu Sungmin langsung mengganti bajunya lagi. Kemudian, tiba-tiba saja anjing puddle itu keluar dari kandangnya, padahal Sungmin belum membuka pintu kandang itu sedikitpun. Tak lama, Sungmin pun mengelus puncak kepala anjing itu berkali-kali."
"Sungmin, kau mau kemana?", tanya Kyuhyun yang sudah berubah menjadi manusia.
"Ke toko buku, mengantarkan eonni membeli buku.", jawab Sungmin.
"Kau belikan makanan untukku ne, dari kemarin aku belum makan.", rengek Kyuhyun.
"Makanan anjing atau makanan manusia?", tanya Sungmin seraya memasang wajah jenaka.
"Terserah kau saja.", jawab Kyuhyun dengan tampang kesal.
"Kalau begitu aku akan membelikanmu makanan anjing saja."
"Ish jangan banyak bicara, belikan aku makanan saja.", ucap Kyuhyun semakin kesal pada Sungmin.
"Kalau aku terus banyak bicara?", tanya Sungmin memasang wajah polosnya.
"Aku akan melakukan ini...
Chup~
Bibir Kyuhyun tiba-tiba menempel pada bibir Sungmin. Tentu saja itu membuat Sungmin terbelalak kaget. Setelah beberapa saat, Kyuhyun melepaskan ciumannya pada Sungmin.
"K-kau gila Kyu..
"Sungmin-ah, kajja. Kau bilang kau akan mengantarku ke toko buku."
Sungmin kaget, didapatinya Sunkyu berdiri di depan pintu kamarnya.
"Ne, tunggu sebentar eonni. Aku membawa tasku dulu."
Sunkyu pun segera meninggalkan Sungmin.
'Kemana manusia setengah anjing gila itu? Aish anak itu misterius sekali.', batin Sungmin.
Ia menemukan Kyuhyun di kandangnya. Seketika Sungmin kesal dengan wajah polos anjing itu.
"Kau gila Kyuhyun!"
PRET
Namun Kyuhyun membalas Sungmin dengan sebuah gas (?) yang keluar begitu saja dari dirinya.
"Dasar anjing gila!", bentak Sungmin kemudian keluar untuk menemani eonninya.
TBC
Gimana? Udah lebih panjang dari chapter sebelumnya belum?
The last,
Wanna give me ur review?
