Desclaimer : TaoRis HunHan punya agency, orang tua mereka, dan tuhan :3

Rating: T

Genre: Romance

COCOA!

Pagi yang sangat cerah, warna biru menghiasi langit kota seoul. Seorang namja bersurai hitam dan bermata seperti panda sedang berjalan menuju gerbang sekolahnya, Seoul International High School.

Namja bersurai emas hitam yang diketahui ber-name tag Huang Zi Tao itu berjalan dengan santainya.

Tiba-tiba, ia mendengar suara teriakan yeoja yang sangat mengganggu pendengarannya.

Ia melihat ke belakang, dan benar saja, segerombolan besar yeoja tersebut berlari dan berteriak gaje.

"KYAAAAAAA KRIS OPPA AKAN DATAAAANG!"

"DAN ADA JUGA SEHUN OPPA YANG AKAN DATANG!"

"AYO KITA LIHAT MEREKA KYAAAAA!"

Tao yang melihat mereka berlari dan berteriak histeris refleks mencari tembok terdekat untuk melindungi dirinya.

Beruntung bagi tao, karena setelah ia berlindung di tembok, segerombolan yeoja gaje tersebut berlari seperti dikejar oleh anjing.

'ck! Apa-apaan ini! Keramaian ini menyeramkan!' rutuk tao yang masih bersembunyi di tembok.

"ini kan bukan di panggung stasiun tv!" decak tao kesal.

.

Setelah dirasa aman (?) tao pun segera keluar dari persembunyiannya –tembok- dan berjalan lagi.

Tiba-tiba ia melihat segerombolan yeoja tadi yang tengah mengelilingi dua orang namja.

Beruntung bagi tao yang mempunyai badan tinggi, ia bisa melihat dengan mudahnya seorang namja yang lebih tinggi dari tao.

Tao melihat pemuda itu dari atas hingga bawah.

"Nugu? Kenapa keren sekali? Bahkan pakaian seragamnya pun juga keren!" kagum tao.

'Rambutnya berwarna pirang seperti emas! Eh? Dia bahkan menindik telinganya?! Kelas ku saja tidak dibolehkan!' batin tao kesal.

"ah! Dunia selebriti tentu saja berbeda!" ucap tao kagum sambil terus menatap namja bersurai emas tersebut yang memunggunginya.

'ah sudahlah tidak penting! Lebih baik aku ke kelas' omel tao sambil berlalu melewati para yeoja tersebut.

.

Tao pun berjalan lagi menuju kelasnya.

Baru beberapa meter berjalan menjauhi segerombolan yeoja tadi, sebuah suara memanggilnya.

"Tao!" ujar namja bersurai cokelat sambil berlari ngos-ngosan

"Annyeong luhan~" sapa tao ramah kepada namja yang dipanggil luhan tersebut.

"Taaao dimana sehun?" Tanya luhan mengatur nafasnya.

"e-eh? Sehun? Tadi dia sudah lewat" jawab tao sambil menggaruk tengkuknya.

"aaah jinjaaa?!" Tanya luhan dengan mata yang berkaca-kaca.

"Huwaaaa sehun kan jarang datang ke sekolaah! Kenapa disaat ia datang aku malah terlambat? Huweeee" sesal luhan yang kini menangis sesegukan.

Tao tahu, temannya ini –luhan- sangat mengidolakan yang namanya oh sehun.

=COCOA!=

Luhan menghentakkan kakinya kesal masuk kedalam kelasnya dan duduk menghempaskan pantatnya di kursi dengan keras.

Luhan masih kesal. Kkk~

"luhan ge, kenapa gege masih kesal sih?" Tanya tao.

"habisnya kan sehun jarang datang. Huwaaaa" jawab luhan

"gege sama saja seperti yeoja yang lainnya. Padahal gege kan namja" ujar tao dengan watadosnya yang membuat luhan mejitak kepalanya

PLETAK

"appo ge~" tao mengerucutkan bibirnya imut.

"kau itu aneh tao" ucap luhan memandang tao.

"biasanya para namja maupun yeoja datang ke sekolah ingin bertemu dengan idola mereka, tapi kau sama sekali tidak tertarik pada mereka!" sebal luhan.

Tao terdiam.

"benar sih. Aku memilih sekolah ini karena sekolah inilah yang paling dekat dari rumah" jawab tao sekenanya.

Tak lama, lee songsaenim pun masuk dan mereka mulai belajar seperti biasa.

.

.

.

*skip time*

Bel sekolah sudah berbunyi, tandanya pelajaran telah berakhir. Seluruh murid kelas X-B pun keluar.

"eh aku dengar majalah 'WAW' sudah keluar loh! Kali ini membahas tentang Sehun oppa dan kris oppa!" ujar salah satu yeoja yang tengah bergosip dengan yeoja lainnya.

Luhan yang tengah berjalan keluar kelas dengan tao pun sontak memberhentikan langkahnya.

"luhan?" Tanya tao.

"Tao! Aku harus ke took buku sekarang!" ujar luhan bersemangat.

"eh? Kenapa?" Tanya tao heran

"Bulan ini ada sehun dan kris yang dimuat majalah 'WAW'! aku harus membelinya kalau tidak aku akan kehabisan! Aku pergi taaaooo~" luhan pun langsung berlari meninggalkan tao seorang diri yang masih terbengong.

.

'ah, aku harus jalan kemana ya? Apa ke supermarket saja?' batin tao sambil terus berjalan tanpa arah meninggalkan sekolahnya.

'luhan, benar-benar bekerja keras ya' batin tao sambil memikirkan kejadian tadi pagi.

'ia sangat beruntung, memiliki idola yang sangat populer'

.

.

.

Di perjalanan, tao tak sengaja melihat majalah 'WAW' yang menampilkan cover namja yang tadi pagi ia lihat.

Ia pun berhenti sebentar untuk melihat-lihat majalah tersebut.

Pandangan tao berhenti dan membulatkan matanya ketika ia melihat namja yang tadi pagi ia perhatikan sedang berposeduduk bersandar pada dinding dan seluruh kancing bajunya terbuka dan menampilkan wajah yang menurutnya menggoda.

'ini sangat nakal! Eh siapa tadi namanya? Oh kris.' Batin tao bermonolog ria sambil tetap menatap namja yang bernama kris tersebut.

.

Setelah sekitar lima menit ia menatap kris ia tersadar.

'kenapa kau menatapnya?! Dasar tao bodoh!' batin tao merutuki dirinya sendiri

'tapi dia sexy juga sih'

"A-Ah apa yang aku pikirkan? Kris itu sok narsis! Dia pikir dia orang yang paling tampan apa?!" kesal tao lalu membalikkan majalah itu ke tempatnya semula dan berbalik ingin pergi dari tempat itu.

.

Saat tao berbalik, ia terkejut melihat seorang namja tinggi yang sedang menatapnya dengan tatapan datar.

'eh? Sepertinya aku pernah melihat orang ini di suatu tempat….' Batin tao berpikir.

'tunggu tunggu! Majalah yang tadi kan… ini kris!' batin tao sambil menatap kris yang –tetap- melihatnya dengan tatapan datar.

"kau" ucap kris dingin sambil melihat tao.

Yang ditatap hanya menelan ludahnya paksa

GLEK

'apa ia dengar ejekan ku tadi?' batin tao meringis

"kau dari sekolahku kan?" Tanya kris

"i-iya.." tao menjawab agak ketakutan.

'mati aku! Aku akan dimarahi olehnya!'

.

tanpa diduga, kris mendekatkan wajahnya ke wajah tao dan sontak membuat tao membulatkan matanya.

"n-neo! Apa yang kau lakukan!" ujar tao sambil berteriak ketika kris menarik pinggangnya dan membuatnya memeluk kris.

"tenang saja. Rileks" jawab kris datar.

'apa rileks? Dia bilang rileks?!' batin tao geram.

"berhenti berteriak dan pura-puralah dicium olehku" ujar kris.

Kris memiringkan kepalanya dan tao hanya bisa terpejam. Kris tidak mencium bibir tao, melainkan di ujung hidung tao.

Tiba-tiba suara teriakan para yeoja membuat tao membuka matanya.

"KYAAAAA KRIS OPPAAA HENTIKAAAAN"

"KYAAAA JANGAN CIUM NAMJA ITUUU!"
"KYAAAA AKU CEMBURUUUU"

Begitulah para yeoja berteriak.

.

Kris lalu memeluk pinggang tao dan menatap yeoja-yeoja tersebut.

"maaf.. tetapi ia adalah pacarku" ujar kris enteng.

'APAAA?!' tao terkejut.

"KYAAAAAAAAAA" teriak para gadis tersebut lebih keras.

"Kris oppa tidak mungkin!"

"di majalah tertulis bahwa kris tidak tertarik untuk pacaran!"

"masa kris oppa pacaran dengan namja yang membosankan!"

Begitulah komentar pedas yang sangat nge-JLEB bagi tao.

.

'GRRRRRRR' geram tao dalam hati seperti serigala yang melihat pasangannya diculik oleh serigala lain (?)

Tao menarik nafas panjang dan…

"Tidak mungkin! Aku tidak mungkin pacaran dengan orang nar—"

Omongan tao berhenti karena kris membekap mulutnya.

"mmm! Mmmm! MMMM!" tao bergumam tidak jelas dan memandang kris dengan tatapan horror. Yang ditatap hanya memasang ekspresi '-_-' saja.

"diamlah" ujar kris.

'apa?! Dia menyuruhku diam?! Aish dasar model mesum!' batin tao memanas (?)

.

"dan kami sekarang sedang kencan, berhentilah mengikuti kami, okay?" titah kris kepada para yeoja tersebut tanpa melihat tao yang memandangnya dengan tatapan 'kau-mau-ku-wushu?'

.

"Ayo lari!" ujar kris lalu menyeret tangan tao dan berlari sekuat mungkin.

"e-eh tunggu yaaa!" tao yang hanya diseret pun hanya bisa pasrah.

.

.

.

Setelah dirasa cukup jauh dari yeoja-yeoja gaje tersebut, kris membawa tao ke suatu tembok dan berhenti.

"hosh hosh" tao mengatur nafasnya yang serasa pendek (?)

"kenapa kau lari begitu cepat eh?! Kalau aku mati bagaimana?!" Tanya tao kesal melihat kris.

"kau juga yang salah. Kenapa larimu sangat lambat?" Tanya balik kris sewot.

"ah sudahlah. Gomawo, karna kau, aku terbebas dari yeoja sinting tadi" ucap kris lalu tersenyum menatap tao.

BLUSH

Wajah tao memanas saat ia melihat kris tersenyum melihat dirinya.

"i-itu.. tidak masalah.." jawab tao terbata.

"ta-tapi.. tapi.." tambah tao masih gugup

"tapi apa hm?" Tanya kris

"tapi.. kenapa kau berpura-pura untuk menciumku tadi?" Tanya tao polos.

Kris ber-smirk.

"jadi kau mau yang sungguhan hm?" Tanya kris sambil memperlembut suaranya dan mendekat kearah tao.

GLEK

Tao menelan ludahnya kasar.

"bu-bukan.. ha-hanya.. itu.." tao mundur namun naas ia sekarang berada di tembok dan kini kris mengunci dirinya.

"hanya apa hm?" Tanya kris dengan nada menggoda dan membuat tao keringat dingin.

.

'apa dia mempermainkanku?' batin tao.

"kenapa tidak menjawab?" Tanya kris lagi mengecup telinga tao.

"a-ahh" tanpa sengaja desahan kecil tersebut lolos dari mulut tao.

'sial! Kenapa aku mendesah gara-gara ini?! Aish!' batin tao merutuki dirinya sendiri.

Kris ber-smirk. "hanya mengecup telinga mu saja kau mendesah, apalagi aku mengecup daerah yang lain, kkk" ujar kris dengan nada yang sengaja dibuat menggoda.

"jika kau mau aku menciummu, akan kuberi satu ya" kris mendekatkan bibirnya ke bibir tao.

.

Namun saat tinggal 3 cm lagi mencapai bibir tao, kris berhenti. Tao menatap kris bingung.

"hanya bercanda kok!" ujar kris sambil nyengir kuda.

'APA?! HANYA BERCANDA?! BERCANDA?!' batin tao mulai mengeluarkan aura hitam yang sayangnya tidak dirasakan oleh kris.

'GRRRRRRR' geram tao sebelum menarik napasnya dalam-dalam dan….

"BODOOOOOOH!" teriak tao dengan nada 9 oktafnya yang refleks membuat kris menutup telinganya erat.

"Kau mempermainkan orang! Aku bukan orang seperti yang lain! Aku berbeda dari mereka! "

Teriak tao masih kesal dengan kris.

'ayo tao katakan sesuatuuuu'

Tao menghirup nafasnya agak dalam dan….

"KRIS BODOH! NARSIS! SOK TAMPAN! SUKA MEMPERMAINKAN ORANG! DASAR KRIS JELEEEEEK!" maki tao pada kris.

"Aku mau pulang!" tao berbalik menatap kris lagi.

"AKU BENCI SELEBRITIS SEPERTI ITU! DASAR KRIS MESUM!" Teriak tao sekali lagi memaki kris sebelum mengambil kertas dari tasnya dan melemparkannya dengan keras pada kris lalu berlari pulang.

.

"narsis? Sok tampan? Kkk" ujar kris sambil mengambil kertas yang tadi tao lempar padanya.

"orang itu menarik" kris tersenyum sambil menatap kertas itu.

"baiklah huang zi tao, sampai bertemu lagi besok, kekeke" bisik kris ber-smirk.

.

.

.

TBC

GYAAAAHAHAHAHAHA *author ketawa gaje* *-_-*

Otte? Gimana? Jelek ya? ._.

RnR Juseyoooo~~~~ *bbuing bbuing bareng kris*