Seorang Naruto di Dunia Para Avengers.
Disclamer: Naruto dan The Avengers bukan punyaku.
Genre: Adventure Friendship.
Rate: T-M.
...
AN: awalnya Saya gak yakin sama fic ini dan sampai sekarang pun tetap gak yakin. Padahal ide awal Saya pake char Minato yang mati setelah nyegel Kyuubi di tubuh Naruto. tapi gak jadi karena nanti akan bingung, mau ngambil Sharingan buat Minato darimana?
Ah kemarin Saya lupa, para Avengers cuma mengawal Thor sama Loki pulang bukannya perpisahan.
Chara OOC, ada banyak TYPO.
...
Normal Pov.
Setelah menempuh perjalanan yang lumayan lama sembari mendapatkan tatapan mengintimidasi dari Tony Stark yang masih Dongkol karena di anggap sudah Tua dan Hawk Eye yang ternyata masih curiga padanya.
Walau pada awalnya sempat ada perdebatan antara Natasha dengan Hawk Eye yang meributkan kenapa Naruto di izinkan naik ke markas komando.
Flashback On.
"Dia siapa Natasha?" Tanya Steve dengan tatapan penasaran pada Naruto.
"Err.. Perkenalkan ini teman lamaku namanya Namikaze Naruto, Aku mengenalnya sewaktu bertugas di Jepang" kata Natasha pada Tony dan Steve.
"Dan mereka ini pastinya Kau sudah tau namanya kan. Naru?" Tanya Natasha.
"Emangnya mereka siapa Na-chan? Dan apa mereka ini Orang-orang yang Penting?" Tanya Naruto Polos.
Koak.. koak.. koak.. mendadak ada Gagak lewat.
"Bagaimana mungkin, ada Manusia yang tidak mengenal siapa Kami ini, apalagi setelah Kami berhasil menyelamatkan Kota New York dari serangan Chiaturi! Apa Kau tidak pernah nonton berita atau baca koran?" Seru Tony gak percaya.
"Yah.. Seperti itulah." Kata Naruto dengan Santai dan Apa Ada-nya.
"Err.. Entah Aku harus harus merasa Kagum atau Simpati padamu Naru" ucap Natasha dengan Sweetdrop besar bertengger dikepala.
"Kalau begitu, Perkenalkan Aku Steve Roger dan ini adalah Tony Stark dan Dia adalah Hawk Eye kami adalah teman-teman dari Natasha ini." ucap Steve sambil menunjuk Tony dan Hawk Eye sewaktu berkenalan.
"Oh.. Jadi ini yang namanya Tony Stark," ucap Naruto sambil mengusap dagu, seolah berpikir lalu melanjutkan "Tapi, kenapa Dia terlihat lebih Tua dari foto yang ada di majalah" lanjut Naruto polos.
"Hahaha.." Tawa mereka semua yang ada di sana.
"Naru, Jangan mengalihkan pembicaraan! Sekarang Apa Kau mau menerima undanganku. Naruto?" Tanya Natasha.
"Baiklah. Tolong tunjukan jalannya Na-chan" kata Naruto.
Flashback Off.
...
Sesaat, setelah pesawat yang Mereka tumpangi mendarat di landasan Markas Komando SHIELD
Keadaan Mereka tetaplah hening. Karena merasa bosan dengan keadaan hening menyerang Natasha mencoba membuka obrolan.
"Naru.. bagaimana caranya Kau bisa sampai di New York?" Tanya Natasha.
"Ano.. Sebenarnya, Aku sudah ada di sini sekitar dua bulan yang lalu." Terang Naruto.
"Dua bulan! Dan Kau sama sekali gak ngasih kabar.. Teman macam apa Kau ini." Umpat Natasha.
"Oh... ayolah Na-chan. Gak usah marah-marah Aku juga tau kok kalau Kau selama beberapa bulan belakangan Kau sedang sangat sibuk." Ujar Naruto.
"Aku tau kalau Kau gak mau merepotkanku, tapi paling tidak Kau kan bisa menelponku! Atau jangan-jangan, Kau lupa lagi cara menggunakan Handphone?" Tanya Natasha curiga.
"Hp-ku yang dulu, sudah lama hancur dan lagi Aku gak hafal nomormu" terang Naruto, "jadi, boleh minta nomormu?" Pinta Naruto sambil nyodorin Hp-nya.
"Nih.. Jika mengingat lagi ucapanmu, Kau mengatakan sudah ada di New York selama dua bulan. berarti Kau yan-" ucapan Natasha tiba-tiba di sela Naruto.
"Ya.. Aku ada disana mengawasi Kau, Kau dan Kalian semua, Puas Kau!" kata Naruto sambil menunjuk Natasha, Tony, Steve dan para Kru SHIELD yang ada disana.
"T-tapi jika Kau benar ada disana kenapa Kau gak menolong Kami?" Tanya Natasha.
"Aku sibuk!" Kata Naruto.
"Cih.. Bilang aja Kau takut Dasar Pengecut!" Maki Hawk Eye.
"Kau bilang apa tadi? Aku Pengecut!" Geram Naruto yang tanpa sadar mengaktifkan MS,"Apa Kalian pikir dengan Kalian semua melawan Chiaturi yang menyerang maka Warga Sipil yang ada di dalam gedung akan Aman? Enggak, Mereka tetap menyerang Warga Sipil."Ucap Naruto geram sambil menunjuk Steve Naruto berkata melanjutkan, "Kau pikir dengan menyuruh Mereka berlindung di Grand Central Mereka akan Aman? Enggak. coba deh Kalian tanya sama Teman Dewa-Pencinta-Perang atau Teman Ijo-mu itu, dimana 'Ular Terbang' yang Mereka kalahkan mendarat lalu tanya pada petugas medis yang mengevakuasi Grand Central ada berapa Orang yang 'Gak Sengaja' kelindas 'Ular Jatuh' dari Grand Central."
"Oy Bocah! apa Kau kemari hanya untuk memaki-maki Kami? Asal Kau tau saja Kami juga bekerja keras!" Balas Hawk Eye.
"Tentu saja Kalian bekerja keras dan Bukan, tujuanku kemari bukan untuk memaki Kalian, tetapi Aku kemari untuk melatih Na-chan." Jawab Naruto tegas.
"Apa.. Kau mau melatih Natasha, memangnya Kau itu bisa apa?" Sahut Nick Fury tiba-tiba.
"Jika Aku serius Aku bisa kok ngalahin Teman Hijau Kalian." Ucap Naruto PeDe.
"Dasar pembual bisanya cuma ngomong aja! Kalau berani buktikan sekarang juga." Tantang Tony.
"Baiklah.. Lihat ini baik-baik Stark! Kurasa Kau bisa mengenalinya." Ucap Naruto sambil menjulurkan tangannya kedepan sedetik kemudian muncul pusaran bola biru yang mengeluarkan suara seperti pesawat jet.
"Ini adalah Versi mini dari Fuuton: RasenShuriken yang pernah Kau lihat beberapa hari yang lalu dan Na-chan kutunggu Kau di bawah!" Kata Naruto sambil menghilang terhisap pusaran 'Kamui' meninggalkan raut wajah syok dari Tony Stark dan wajah pucat dari Natasha.
...
Kembali para Avengers.
"Di-dia bisa menghilang" gagap Tony syok.
"Agent Romanoff, sekarang jelaskan." Perintah Nick Fury.
"Baik Sir. Akan Saya jelaskan, Naruto adalah seorang yang memilih menjadi Sannin atau orang awam menyebutnya sebagai Pertapa dan Setelah beberapa bulan saling kenal Naruto mengakui kalau Dia itu sudah berumur 106 tahun Dia juga bisa menegndalikan Element Bumi lalu-" jelas Natasha.
"Tunggu! Jadi, apa Naruto itu Dewa seperti Thor?" Tanya Steve.
"Entahlah" kata Natasha tidak yakin.
"Kenapa Kau malah ragu-ragu begini." Tanya Hawk Eye.
"Aku gak tau! Aku bingung! Naruto mengaku kalau Dia itu hanya Manusia, tapi itu semua mustahil. karena gak mungkin ada Manusia yang bisa mengembalikan setengah badannya yang telah hancur setelah menginjak Ranjau hanya dalam beberapa menit!" Ucap Natasha frustasi.
"Mengembalikan setengah badan? Apa maksudmu." Tanya Bruce penasaran.
"Ya. Katakanlah Naruto ini memiliki kemampuan yang hampir sama denganmu, Bruce." kata Natasha.
"Dan Kau Agent Romanoff sama sekali tak melaporkan penemuanmu ini." Kata Nick Fury.
"Maafkan Saya sebelumnya Sir. Naruto yang meminta Saya untuk merahasiakannya." Ucap Natasha.
"Agent Romanoff bisa Kau jelaskan apa saja kemampuan dari Naruto ini!" Kata Nick Fury.
"Maaf Sir Saya hanya tau beberapa diantaranya saja, yang pertama yaitu Mode Senjutsu, Naruto pernah mengatakan selama Dia dalam Mode ini kekuatan serangannya akan meningkat berkali-kali lipat.
kedua adalah Mode Kamui yang Saya tau serangan apapun tidak akan mengenai Naruto dalam Mode ini.
Ketiga adalah Rasengan dan ini pun masih dibagi menjadi beberapa kategori berbeda sebagai contoh. Rasengan standar seukuran bola sepak sanggup membuat kawah selebar lima meter, dan dulu Aku pernah melihat Naruto bisa membuat Rasengan seukuran tiga kali tinggi Manusia, sekarang Kalian bisa hitung sendiri level kekuatannya sekarang ini." Terang Natasha.
"Jika apa yang Natasha katakan adalah benar maka bagaimana mungkin Dia bisa tidak terlacak bahkan hingga sekarang?" Tanya Steve heran.
"Aku gak tau, karena selama ini Naruto hidup sebagai seorang Pertapa." Ucap Natasha.
"Yang menjadi pertanyaan adalah dimana Dia berpihak." Kata Nick Fury.
"Selama ini yang ku tau Naruto itu netral" kata Natasha.
"Aku gak yakin.." Kata Tony.
"Apa ada lagi yang Kau tau soal Naruto? Natasha." Tanya Steve.
"Dia, dalam misi!" Ucap Natasha pelan.
"Misi? Misi apa?" Tanya Nick Fury.
"Saya tidak tau Sir." Kata Natasha.
"Ya sudahlah.. Masalah ini Kita simpan dulu, dan Natasha apa Kau akan menemuinya setelah ini?" Kata Nick Fury.
"Ya Sir." Ucap Natasha.
"Pergilah dan hati-hati" kata Nick Fury.
.
.
T.B.C.
.
.
AN: Fic ini akan Saya lanjutkan jika sudah ada waktu senggang, karena mulai sekarang Saya harus ngajarin ponakan buat belajar baca, tulis, dan berhitung..
Gak tau kenapa sekarang di desa tempat Saya tinggal banyak bocah yang nyambi jadi maling, bayangin kemarin aja burung dara Tetangga ada 28 pasang abis di gondol maling.
Terus entog punyanya Embah juga ikutan dicuri, terus Murai Batu sama Kacer.
Sekian :)
Menerima Review, Saran, Kritik dan Lain-lain.
