Cast :
- Park Chanyeol
- Byun Baekhyun (GS)
- Do Kyungsoo (GS)
- Kim Jongin
- Xi Luhan (GS)
- Oh Sehun
Cerita ini terinspirasi dari lagu EXO - Peterpan. Coba-coba bikin siapa tau ada yang minat. Selesai membaca jangan lupa beri review Gomawo.
Baekhyun POV.
Sinar matahari masuk melalui celah jendela kamar ku dengan terpaksa perlahan ku buka mataku. Pagi ini terasa berbeda bagiku, aku baru ingat ini adalah pagi pertama di kota kelahiran ku.
Oh tidak aku baru ingat tadi malam pria itu datang ke dalam mimpiku, dia datang dan memberiku sebuah hadiah sederhana namun sangat indah.
Dia juga sempat berkata bahwa aku dan dia akan bertemu kembali karena suatu hal, tak lupa dia mengecup lama kening ku. Oh tuhan andai ini bukan mimpi aku akan merasa sangat bahagia.
Apakah ini pertanda bahwa Tuhan merencanakan pertemuan indah antara aku dan dia, setelah perpisahan menyakitkan di masa lalu?
Baekhyun POV End.
Baekhyun memutuskan untuk berjalan-jalan di pagi hari.
"Eomma aku pergi ne?" Baekhyun berpamitan pada sang ibu.
"Ne, hati-hati sayang. Telepon Eomma eoh jika ada apa-apa." Nyonya Byun mengingatkan Baekhyun.
"Arraseoyo Eomma." Baekhyun mengenakan jaket pink dengan celana legging.
Ia memutuskan berjalan-jalan sembari lari pagi untuk merenggangkan ototnya karena sudah lama ia tak berolahraga.
"Awww Appo..." Ringis seorang bocah laki-laki.
"Gwaenchana?" Baekhyun menundukan diri nya.
"Eoh ne gwaenchana noona." Bocah itu berusaha bangkit dengan bantuan Baekhyun.
"Lain kali hati-hati kalau berjalan ne, masa batu sebesar ini kau tidak melihat nya." Ucap Baekhyun sembari menahan tawanya.
Pasalnya ekspresi bocah ini sangat lucu dimata Baekhyun.
"Hehe tadi Jihoon thedang tidak fokus noona."
"Ehh nama mu Jihoon?"
"Ne Noona, Park Jihoon imnida." Ucapnya sedikit cadel.
"Yakkk Park Jihoon." Teriak seorang pria dengan nafas terengah-engah.
"Samcheon kenapa lari-lari?" Tanya Jihoon polos.
"Ishhh bocah nakal aku mencarimu ternyata kau disini eoh."
"Ih Samcheon jahat cama Jihoon." Jihoon perlahan mengeluarkan air mata nya.
"Ehh kau tidak boleh menangis anak tampan." Bujuk Baekhyun.
"Tapi Thehun Samcheon jahat, maca Jihoon dibilang anak sialan." Baekhyun mendongakan wajahnya untuk menatap Sehun.
Sehun hanya menampilkan ekspresi dingin nya tanpa merasa bersalah.
"Emm seperti nya Noona perlu berbicara dengan Thehun Samcheon. Jadi sebaiknya Jihoon pergi membeli es krim di sebelah sana eoh." Baekhyun memberi beberapa lembar uang dan Jihoon pun pergi.
"Ehem." Baekhyun memecahkan keheningan.
Baekhyun mengajak Sehun untuk duduk di bangku pinggiran taman.
"Wae?" Jawabnya singkat.
"Maaf jika aku lancang tapi bisakah kau lebih menjaga kata-kata mu di depan Jihoon, dia kan masih anak-anak." Jelas Baekhyun.
"Dan perkenalkan namaku Byun Baekhyun, kau bisa memanggilku Baekhyun." Lanjut nya.
*Degggg.
Jantung Sehun berdebar lebih cepat ketika Baekhyun tersenyum sangat manis dihadapannya.
"A-ah ne, Oh Sehun Imnida. Ah baiklah aku akan berusaha untuk menjaga kata-kata ku di depan Jihoon."
Baekhyun tersenyum senang mendengar Sehun menyetujui pendapat nya.
"Emm terima kasih Sehun-ssi."
"Ah kau tak perlu berbicara formal. Panggil saja Sehun eoh, dan bolehkah aku meminta nomor telepon mu?"
Apakah Sehun tidak terlalu blak-blakan pada Baekhyun.
"Ah boleh." Baekhyun mengetikan nomer telepon nya di ponsel Sehun.
"Gomawo." Ucap Sehun.
Dan Baekhyun hanya mengangguk tersenyum.
"Oh tidak dia tersenyum lagi." Batin Sehun.
"Noona..." Teriak seorang bocah laki-laki.
"Ishhh mengganggu saja." Gumam Sehun namun tak di dengar Baekhyun.
"Sudah membeli es nya?" Tanya Baekhyun.
"Ne Gomawo Noona, apa Noona mau?" Jihoon menyodorkan es krim nya pada Baekhyun.
Dengan senang hati Baekhyun mencicipi nya.
"Eumm enak sekali .. eoh rasa pisang? Apa kau menyukai pisang?"
"Ne I like banana." Kekeh Jihoon.
"Samcheon juga ingin mencicipi nya." Sehun iri karena Baekhyun ditawari sedangkan ia tidak.
"Huh beli saja thendiri." Jihoon asyik memakan es krim nya tanpa tahu bahwa Sehun sedang menyumpahi nya dalam batin nya.
Baekhyun tertawa mendengar perkataan bocah cilik di hadapannya ini.
"Jika tidak ada Baekhyun sudah ku kuliti kau bocah." Batin Sehun.
- Peterpan -
Setelah puas menghabiskan waktu satu jam bersama Baekhyun, Sehun dan Jihoon memutuskan pulang menemui Chanyeol di rumahnya.
Apa kalian berfikir kenapa Sehun masih mengasuh Jihoon? Karena hingga saat ini Sehun belum dapat menemukan Baby Sister untuk keponakan sahabat nya itu.
"Chanyeol Samcheon." Teriak Jihoon ketika masuk ke dalam rumah.
"Wae Jihoon?" Chanyeol menghampiri Jihoon.
"Samcheon tahu, tadi Jihoon bertemu Noona thantik."
"Eumm benarkah? Apa dia cantik seperti Irene Red velvet?"
"Ani lebih thantik dia juga baik thama Jihoon."
"Benarkah Sehun tadi kalian bertemu wanita Cantik?" Tanya Chanyeol pada Sehun.
"Eumm benar sayang nya kau tak ada." Kemudian Sehun pun berlalu meninggalkan Jihoon yang sedang antusias bercerita pada Chanyeol.
"Eumm siapa nama Noona itu?"
"Baek Noona .. Ah Jihoon lupa nama lengkapnya." Raut kekecewaan terlihat diwajah Jihoon karena ia tak dapat mengingat nama Noona favorit nya itu.
"Huh padahal Samcheon ingin tahu. Kapan-kapan ajak Samcheon jika kalian akan bertemu lagi ne?"
"Arraseoyo."
"Baiklah karena ini sudah siang sebaiknya Jihoon makan siang dulu ne."
"Ne Samcheon." Jihoon pun berlari ke arah dapur.
"Ingat Chan, Nama Baek itu sangat banyak." Pikir Chanyeol.
Dilain tempat Baekhyun terlihat baru saja pulang.
"Eohh sayang Eomma kira kau lupa jalan pulang?" Nyonya Byun sedari tadi khawatir karena Baekhyun belum saja pulang.
Pasalnya sudah hampir 5 Tahun Baekhyun tak pernah pulang ke korea, dan ia khawatir jika sang putri lupa daerah-daerah di kota kelahiran nya itu.
"Hehe mianhae Eomma tadi aku terlalu asik bercerita dengan seseorang."
"Eoh siapa? Apakah kekasihmu." Telisik Nyonya Byun.
"Aniyo, dia seorang bocah Eomma."
"Eumm benarkah? Jadi putri Eomma yang cantik ini seorang jomblo eoh."
"Ishhh bukan Jomblo Eomma, tapi single. Jomblo, seperti aku tak laku saja." Baekhyun mempoutkan bibirnya.
"Hihi putri Eomma jika sedang marah menggemaskan juga, aigoo Eomma percaya putri Eomma yang cantik ini pasti banyak yang suka di luar sana."
"Eumm Eomma paling bisa membuatku malu."
"Yasudah cepat berganti pakaian lalu makan ini sudah jam makan siang, Eomma tak ingin putri kesayangan Eomma sakit. Arrachi?"
"Siap captain." Baekhyun pun segera berlalu ke kamarnya.
Setelah makan siang Baekhyun memutuskan bersantai sembari menonton TV di ruang tengah.
"Eum ada pesan masuk." Baekhyun pun melihat siapa yang mengirimi nya pesan.
*Line.
@oohsehun :
"Apa kau sedang sibuk?"
@baekhyunie_byun :
"Ani memangnya kenapa?"
@oohsehun :
"Tidak hehe, aku sedang bosan. Jihoon sedang tidur siang."
@baekhyunie_byun :
"Sepertinya Jihoon kelelahan karena tadi."
@oohsehun :
"Yaps kupikir juga begitu. Oh iya Baek, apa kau tahu dimana tempat khusus untuk mencari seorang pengasuh anak-anak?"
@baekhyunie_byun :
"Memangnya kenapa? Siapa yang membutuhkan pengasuh?"
@oohsehun :
"Aku sedang mencari pengasuh untuk Jihoon."
@baekhyunie_byun :
"Eum aku bersedia menjadi pengasuh untuknya."
"Daebak ini kesempatan bagus untukku." Batin Sehun.
@oohsehun :
"Jinjja kau mau?"
@baekhyunie_byun :
"Ne aku sangat sangat ingin Tuan Oh."
@oohsehun :
"Ah baiklah aku akan katakan pada si Yoda."
@baekhyunie_byun :
"Yoda? Nugu?"
@oohsehun :
"Hehe aniya, lupakan saja. Nanti aku kabari lagi eoh."
@baekhyunie_byun :
"Ne."
"Setidaknya lebih baik aku menjadi Baby Sister untuk melupakan penatku." Pikir Baekhyun.
"Yodaaaaaaaa..." Sehun berteriak mencari Chanyeol.
Karena mendengar teriakan Sehun, Chanyeol pun menghampiri Sehun.
"Ishhh berisik, Jihoon sedang tidur albino." Protes Chanyeol.
"Eoh mian, jadi aku dapat berita baik." Ucap Sehun antusias.
"Wae? Wae? Kau mendapat kekasih dan tidak jomblo lagi? Heol itu bukan berita baik."
"Yakk Ishh caplang sialan dengarkan aku."
"Jadi kabar apa?" Chanyeol menyalakan TV sembari mendengarkan Sehun.
"Aku mendapat Baby Sister untuk Jihoon."
"Eum begitu." Chanyeol menanggapi nya santai sehingga membuat Sehun geram.
"Yakkk jadi hanya itu."
"Jadi kau ingin ekspresi seperti apa? Kau ingin aku berkata yak oh Sehun kau sangat cerdas bagaimana bisa kau mendapat seorang Baby Sister dalam waktu yang sangat singkat? Seperti itu eoh." Chanyeol melebih-lebihkan.
"Ishhh menjijikan. Jadi bagaimana?"
"Yasudah mulai besok dia bekerja."
"Yakkk apa tidak terlalu cepat." Protes Sehun.
"Jadi kau masih bersedia mengasuh Jihoon eoh?"
"Tidak, aku tidak mau! Baiklah akan kubari."
"Ya itu ku serahkan padamu." Finall Chanyeol.
.
.
.
.
.
.
TBC Or END?
Jadi mo lanjut apa stop? Sorry typo bertebaran hehe. kalo lanjut review ya, insyaallah aku publish nanti hari selasa bye bye~~~
