Title : Simple

Author : TaTianTae

Main Cast : Cheolsoo / Coupshua

Genre : Romance, hurt/comfort

Rate : T

Summary : Hanya kisah Seungcheol dan Jisoo. Seungcheol yang tidak tahu kebahagiaan yang berasal dari 'satu' kesederhanaan. Dan Jisoo yang memiliki 'satu' kesederhanaan itu yang menghasilkan kebahagiaan. Seungcheol menyia-nyiakan Jisoo, tapi hati ternyata membuat mereka bersatu. Seventeen-fic! Cheolsoo! Yaoi! Slight! Soonseok, Verkwan an others! Broke! Jicheol, Jihan!

.

.

Happy reading~ ^^

.

[CHAPTER 2]

.

Choi Seungcheol.

Kalau bicara tentang Choi Seungcheol, maka bayangkan saja malaikat tertampan yang sedang dibicarakan. Choi Seungcheol punya mata yang indah dan berkilau. Bulu mata lebat, lentik dan berwarna gelap segelap hazelnya. Hidung mancung yang tidak berlebihan. Bibir tebal yang terlihat seksi. Lesung pipi yang tidak terlalu dalam. Rambut hitam pekat dan terawat. Tubuh tinggi dengan postur yang terlihat bagus. Punya bisep yang kuat dan berotot tak berlebihan. Punya perut rata dan terbentuk. Terlebih yang melekat padanya adalah benda-benda yang bermerk dan mahal.

Sekali lagi, Choi Seungcheol.

Si tampan dengan terlalu banyak pesona –setidaknya gelar itu yang para penggemarnya berikan padanya. Sebenarnya tidak hanya gelar, tapi kenyataan. Dan kenyataan juga kalau nyatanya Seungcheol yang mereka elukan itu seorang berengsek pengejar kebahagiaan sepihak. Baik, Choi Seungcheol. Pria terlalu banyak pesona yang hidup berteman kesempurnaan, tapi juga pria super bodoh yang mengejar kebahagiaan dengan memanfaatkan cinta orang lain. Kejam, tapi memikat. Daya tarik mematikan dari seorang pewaris Choi Corp.

.

Choi Seungcheol itu sempurna, dan selalu mau sempurna. Dia selalu belajar dengan hidup selalu di atas, mendapatkan semua yang ia mau dan membuang semua yang tidak dibutuhkannya. Selalu belajar untuk mengendalikan apa yang mau dimainkannya, termasuk cinta dan perasaan. Choi Seungcheol merusak perasaan orang lain setelah mendapatkan apa yang diinginkannya dari cinta mereka. Dan ia seperti manusia yang punya beribu mantera, karena nyatanya semua orang yang ia sakiti masih mau mencintainya. Atau orang-orang itu seperti yang biasa Wonwoo sebut, sinting dan buta karena cinta.

.

Choi Seungcheol itu bajingan, itu yang biasa disebut Mingyu –pacar Wonwoo sekaligus sahabat Seungcheol. Bajingan yang menganggap kebahagiaan sempurna adalah dengan memanfaatkan cinta para penggemarnya. Cinta sempurna yang akan membuatnya bahagia sekali sampai merasa ia orang tertampan di dunia, utusan para dewa. Baik, definisi cinta sempurna ala Choi Seungcheol yang jelas-jelas terpikir dari otak yang terletak di tempurung lututnya, otak kecil dan terlalu tolol. One night stand, sering dilakukannya. Jalan-jalan dengan membawa orang menarik, sering dilakukannya. Menjadikan orang culun menjadi babu, sering dilakukannya. Tapi kalau ingin tahu, semua orang itu adalah penggemar-penggemarnya. Kumpulan orang tak berotak yang terus berusaha menarik perhatiannya.

Dan kalau Mingyu berkata,

"Hyung, jangan aneh! Kasihan mereka!"

Maka Seungcheol akan menjawab,

"Orang-orang AB memang aneh." Dengan bodohnya.

Atau

"Mereka yang mau, mereka kan memujaku." Dengan angkuhnya.

Membuat Mingyu berharap Junhui akan memanggil pengendali iblis dari China untuk mengeluarkan iblis di dalam tubuh Seungcheol.

.

Choi Seungcheol juga keparat, manusia yang kebetulan tampan tapi hanya punya sedikit rasa toleransi. Sedikit yang maksudnya sedikit sekali, hampir tidak ada. Dan saking tidak punyanya, Seungkwan bahkan pernah menggunakan suara indahnya untuk mengumpat.

"Choi Seungcheol dan segala hal yang berkaitan dengannya adalah hal terberengsek di dunia!" Seungkwan berkata dengan urat leher yang menyembul dan wajah memerah. -Tapi mungkin Seungkwan akan hapus 'dan segala hal yang berkaitan dengannya'. Karena nyatanya seorang Hong Jisoo sekarang berkaitan dengan Choi Seungcheol. Jisoo sahabat Seungkwan yang malang.

Dan wajar saja jika Seungkwan berkata sekasar itu. Karena pasalnya merebut pacar teman dan saudara sendiri, bisa jadi salah satu hal yang dihalalkan dalam kehidupan seorang Choi Seungcheol. Seungcheol dulu memang punya niat merebut Seungkwan, Soonyoung dan lebih dulu menyerah pada Minghao, Wonwoo. Alasannya ingin merebut Seungkwan dan Soonyoung? Boo Seungkwan pacar sepupunya, Choi Hansol. Seungkwan itu menurut Seungcheol cantik dan semok, tapi galak dan cerewet. Kwon Soonyoung pacar sahabatnya, Lee Seokmin. Soonyoung itu menurut Seungcheol imut dan manis, tapi berisik dan lugu. Dan kenapa menyerah pada Minghao dan Wonwoo? Xu Minghao pacar sahabatnya, Wen Junhui. Minghao itu menurut Seungcheol terlalu jatuh dalam pesona Junhui, berbicara dengan aksen unik, dan belum lancar bahasa Korea. Jeon Wonwoo pacar sahabatnya, Kim Mingyu. Wonwoo itu menurut Seungcheol terlalu dingin, terlalu datar, dan punya tubuh yang kurus. Tidak bisa Seungcheol bayangkan kalau punya pacar seperti Minghao, bisa-bisa Seungcheol akan jadi guru pribadi Bahasa Korea. Atau kalau jadi pacar Wonwoo, bisa-bisa Seungcheol menjadi makhluk paling mengenaskan di dunia karena harus pacaran dengan orang minim ekspresi. Seungcheol dulu sempat bergidik dan menyalahkan otak cerdasnya –hanya menurutnya- yang berimajinasi berlebihan.

Tapi sudah dibilang Seungcheol punya sedikit rasa toleransi. Jadinya Seungcheol tidak jadi mencoba merebut Seungkwan dan Soonyoung. Lagipula sudah dikatakan kalau Seungcheol hanya punya niat dan tidak benar-benar melakukannya. Setidaknya Seungcheol masih sayang sepupu dan sahabatnya. Tapi Seungcheol tidak pernah mengatakanya, gengsinya masih terlalu dijunjung tinggi. Makanya kalau Seokmin dan Hansol tanya kenapa. Seungcheol hanya akan jawab,

"Hanya kasihan. Melihat satu muka kuda dengan cengiran idiot dan satu muka bule dengan jidat lebar."

Dan Hansol juga Seokmin hanya akan mencibir setelah itu. Mereka masih punya tata krama, tentu saja.

.

Tapi omong-omong, Seungcheol itu tahu keluarga Hong. Tahu juga perihal perjodohannya dengan anak keluarga Hong itu, sejak kecil malah. Mereka dijodohkan dengan satu alasan klasik, janji persahabatan. Tuan Hong dan Tuan Choi dulu bersahabat sejak mereka kecil, jadi untuk memperkuat tali persahabatan itu mereka membuat perjanjian. Sebenarnya tidak cukup konyol, tapi cukup serius. Karena artinya suatu saat nanti anak mereka harus menikah dengan atau tanpa cinta. Itu bisa jadi pernikahan yang dipaksakan dan menyakiti perasaan, hingga diujungnya akan hidup dalam kesengsaraan. Tuan Hong dan Tuan Choi sebenarnya menyadari itu, sangat malah. Tapi ego mereka cukup besar. Jadi mereka pikir meski menikah karena perjodohan, ada kemungkinan untuk saling jatuh cinta. Baik, itu kuat dan tak terbantahkan. Tapi juga cukup miris untuk dijalankan.

Dan sialnya, Seungcheol adalah anak tunggal dari keluarga Choi. Sedangkan keluarga Hong memiliki dua anak yang memiliki tahun lahir yang cukup jauh berbeda. Anak pertama keluarga Hong lahir di tahun 1989 dan anak kedua lahir di tahun 1995. Tuan Hong dan Tuan Choi sengaja untuk menjodohkan anak-anak mereka yang memiliki tahun lahir yang sama, 1995. Artinya Choi Seungcheol akan menikah dengan si bungsu Hong, bukan si tertua.

Tapi serius, Seungcheol sebenarnya tidak keberatan sama sekali. Karena si berengsek itu tidak peduli dengan cinta dalam suatu hubungan, yang penting adalah kesenangan yang terus mengalir dari kekayaan kedua belah pihak. Choi Seungcheol yang kaya akan semakin kaya dengan pernikahan nanti, akan jadi tak terbantahkan. Tapi maksud Seungcheol yang tidak masalah adalah jika peristiwa itu tidak terjadi. Peristiwa 8 tahun silam yang menyebabkan Tuan Hong dan putra bungsunya meninggal dalam kecelakaan. Yang membuat si Hong Jisoo bisa masuk dalam keluarga Hong. Hong Jisoo, orang paling menjijikan yang pernah Seungcheol temui. Masuk dalam keluarga Hong untuk melanjutkan perjodohan ini. Karena nyatanya ini adalah ide keluarga Choi sendiri yang menginginkan perjanjian ini terus berlanjut. Katanya persahabatan harus terus berlanjut, konyol.

Hong Jisoo yang Choi Seungcheol benci adalah anak yatim piatu yang dipungut oleh keluarga Hong. Dan Seungcheol sendiri tidak tahu alasannya kenapa Jisoo bisa dipilih. Yang Seungcheol tahu, Jisoo itu menjijikan. Menjijikan karena sejak baru lahir sudah ada di panti asuhan. Berarti Jisoo tidak tahu orang tua kandungnya kan? Dan Seungcheol pikir jangan salahkan dirinya yang sangat ingin meludahi wajah Jisoo saat bertemu dengannya. Jisoo bisa saja hasil dari perbuatan dosa kedua orang tuanya. Bayi tak diharapkan karena hasil hubungan gelap atau hasil benih dari kegiatan yang dilakukan di luar nikah. Entahlah, yang pasti Jisoo adalah anak yang tak diinginkan. Namun hadir dan tumbuh tanpa cinta. Benih yang disambut dengan jutaan rasa penyesalan. Dan Seungcheol rasa itu adalah bukti yang kuat kalau Jisoo hanyalah sumber kesialan. Tidak, Seungcheol tidak ingin Jisoo menjadi bagian dari hidupnya karena Seungcheol rasa ia hanya akan terkena kesialan yang Jisoo tularkan. Seungcheol tidak ingin menjadi inang dari parasit kesialan Hong Jisoo.

Tapi Seungcheol juga tidak ada jalan lain selain berkata iya. Nyatanya Seungcheol masih mau menjadi bagian dari keluarga Choi, Seungcheol masih mencintai kehidupannya yang sekarang. Choi Seungcheol akan melakukannya, melakukan perjodohan. Tapi jangan harap kalau Seungcheol akan menerima seorang Hong Jisoo sepenuh hati. Choi Seungcheol bisa jadi sinting kalau sampai mencintai orang pembawa keburukan itu. Jadi, jangan salahkan ia bila kesakitan masih terus mengintari Jisoo saat pria Hong itu sudah menjadi istrinya. Saat air mata terus membasahi pipi tirus Hong Jisoo, jangan salahkan Seungcheol dan iblis di dalam dirinya. Choi Seungcheol akan jadi si keparat yang bisa saja menghancurkan Hong Jisoo atau menjadi pembunuhnya secara perlahan.

Karena satu yang mereka tidak tahu itu adalah

Kalau Seungcheol itu sebenarnya...

Seorang pembenci Hong Jisoo.

Dan akan terus menyalahkan takdir karena harus menikahi pria itu.

.

.

TBC/END?

.

Hi! Sebelumnya aku mau ngucapin makasih banyak untuk yang udah review, follow, dan favorite fict ini. Dan akhirnya ini bisa lanjut! Mansae! Sebenernya aku sedikit ga mood untuk ngetik ini. Aku masih kepikir sama Minghao Oppa. Semoga dia baik-baik aja ya? hehe :D Dan untungnya aku tipe yang masih bisa ngetik meski ga mood. Tapi hasilnya ga maksimal gini. Maaf ya?

Oh ya.. ini balasan untuk kemarin yang review :

restiana : Ini udah lanjut :D Makasih udah baca dan review.

sheerin : oh iya... :D Makasih udah ngingetin. Aku ngetik Verkwan dulu sebelum ngetik ini soalnya. Kamu jeli banget. Kkk~ Seungcheol kan emang sudah belok XD Makasih udah mau baca dan review.

youngchanl : iyap! Semoga suka kelanjutannya. Makasih ya udah baca dan review :D

rena anak babeh : ini udah lanjut lho~ itu sudah dijawab tuh :D Makasih udah baca dan review.

Im Hana : iya, ini udah lanjut. Ga lama kan? :D Makasih ya udah mau baca dan review.

Putri836 : ini udah lanjut :D Makasih udah mau baca dan review.

Jell-sii : iya, sudah cukup. Makanya review lagi untuk chap 2, biar lanjut lagi XD Makasih ya udah baca dan review.

vchim : ini udah dilanjut. Ikutin aja ceritanya kalo memang penasaran XD harus siap-siap tissue ya? :D Makasih udah mau baca dan review.

byul173 : ceritanya ga sabaran XD Seungcheol sebenernya kan sudah dibilang di atas XD Makasih udah baca dan review.

KrisKris : udah lanjut nih. :D Makasih udah baca dan review.

lovejoshua17 : udah lanjut :D Makasih ya udah baca dan review.

Vioolyt : Seungcheol itu seperti yang dibilang di atas XD apa mempermainkan hati Jisoo termasuk melukai Jisoo? Kita lihat apa yang akan Seungcheol lakukan nanti *smirk :D Makasih ya udah baca dan review.

Bamie Joo : udah lanjuttt~ :D Makasih udah mau baca dan review.

kkkwon : ini udah lanjut. Bakal ada Jicheol Jihan juga sebagai pendukung fict ini. Tapi Cheolsoo memang pasangan yang lucu XD dan Soonseok pasti selalu bersatu, aku juga shipper mereka! XD makasih ya udah baca dan review.

yfriend : udah lanjut~ :D Makasih udah mau baca dan review.

Peach Prince : Seungcheol seperti yang dibilang di atas XD Seungcheol memang gay, tapi sayang dia ga naksir Jisoo. Seungcheol emang badboy dan Jisoo memang anak baik-baik. Hehe :D Fict ini akan happy ending, kamu boleh tenang bacanya. Ga papa ga sedia tissue, daster tetangga juga banyak XD Makasih udah baca dan review.

cheolsoo97 : ini udah lanjut, makasih udah mau nunggu. Wahh, sayangnya aku ga punya wattpad, tapi aku senang kalo bisa baca fict kamu. Semangat nulisnya! :D aku juga Cheolsoo shipper! XD makasih udah baca dan review.

Kania Putri : aku juga penggemar berat Cheolsoo! Kita sama! XD dibaca lanjutannya nihh~ Makasih ya udah mau baca dan review.

Guest : aku penasaran banget nih kamu siapa XD ini udah lanjut. Makasih ya udah baca dan review.

Gigi onta : ini udah lanjut :D Makasih ya udah baca dan review.

.

Makasih sekali lagi buat yang udah ngeluangin waktu buat baca fict ini. Dan terima kasih sekali lagi buat yang udah review, follow, dan favorite. Karena fict ini mungkin tidak akan lanjut kalau ga ada semangat dari kalian. Sekali lagi terima kasih banyak *bow

Seperti biasa, fict ini bakal lanjut sesuai review. Karena aku ga bisa nulis tanpa semangat dari kalian. Soalnya penulis bukan seorang penulis kalau ga ada pembaca. Jadi jangan lupa meninggalkan jejak setelah kalian membaca. Okay? *wink

.

Last, you reviewing and I writing~ ^^