Disclaimer : Karakter hanya milik

Masashi Kishimoto

dan Mayo hanya meminjamnya

Warning : OOC, Plotless, dan bahasa yang tidak menarik perhatian sama sekali

Rated M (mengandung unsur super LEMON!)

.

Malam semakin larut dan melelahkan, Naruto dan Mei akhirnya kembali ke bar karena mereka juga perlu minum. Champagne jadi pilihan Naruto malam ini dan sudah berhasil 3 kali tambah. Sedangkan Mei hanya menyesap wine fruit sambil menyisir sekeliling bar dengan ujung matanya. Mei menyadari ada yang mencurigakan di dalam tempatnya.

.

'Mau apa dia disini?' Mei turun dari kursi tingginya tanpa ragu. Berdiri di antara kedua kaki Naruto yang sudah mulai setengah mabuk dan tidak menyadari situasi, berharap tidak akan terjadi apa-apa.

Masih di posisinya, Mei meraih wajah Naruto dan mencium bibir Naruto sampai ke telinganya.

"Ingat pekerjaanmu belum selesai, Naru. Ayo." Mei berbisik.

Tarikan tangan Mei di ikuti oleh Naruto yang langsung merangkul bahu Mei.

Mei memaki nasib sialnya malam ini, memakai mini dress tube sehingga ia meninggalkan Beretta kesayangannya di dalam kamar hotel. Dan sekarang mau tak mau harus tetap menjaga jarak dekat dengan Naruto, agar dapat dengan mudah meraih FN 57 yang melekat di pinggang sebelah kirinya jika terjadi hal yang lebih buruk.

"Ada seseorang yang mencurigakan. Pastikan tak ada satupun orang yang mengikutiku dan Naruto." Perintah langsung dari sang pemilik hotel mewah itu pada 2 orang penjaga di depan pintu masuk diskotik. Mei dan Naruto segera memasuki lift bersama dengan seorang penjaga.

"Cih! Pria jalang yang handal. Ternyata menjual dirinya pada wanita cantik dan kaya raya." Monolog seorang pria berhidung mancung tengah menyeringai puas dengan apa yang didapatnya. Ia pun segera berlalu meninggalkan tempat dan bangunan itu sesegera mungkin tanpa meninggalkan jejak kecurigaan siapapun.

Mei membuka pintu salah satu kamar hotel dengan fasilitas VIP setelah mendapatkan kepastian kondisi di sekitarnya aman. Kamar hotel dengan kelas nomor satu ini pun selalu jadi tempat singgah Naruto ketika Mei menginginkannya.

Naruto yang mabuknya sudah hampir hilang langsung menuju sofa untuk duduk bersandar. Rasa melayang masih hinggap di dalam kepalanya yang otamatis membuat hilang sedikit kewarasannya. Bukankah Naruto memang sudah tidak waras?!

"Are you OK?" Mei menutup pintu dan berjalan mendekati Naruto yang duduk di sofa. Duduk di atas pangkuan Naruto.

"Aku tidak apa-apa, sayang." Bahkan Mei sangat suka dengan panggilan itu. Naruto menegakkan posisi duduknya dan menarik pinggang Mei merapat dengan tubuhnya. "Tadi ada apa?" Akhirnya Naruto bertanya.

Mei tidak tau harus menjawab apa. "Aku juga tidak tau." Jawab Mei sambil mengusap surai pirang Naruto. Ia hanya ingin bersenang-senang sekarang. "Sekarang kau dan aku sudah ada disini, aku akan menagih janjimu." menarik dagu Naruto dan mencium bibirnya. Kali ini bukan ciuman singkat, tapi ciuman tanda permainan akan dimulai.

Naruto pun tak melepaskan pagutan Mei yang menuntut lebih. 4 tahun bersama Mei membuat Naruto biasa dan tau apa bagian kesukaannya. Naruto merasakan tengkuknya di tahan oleh Mei untuk memperdalam ciumannya. Ya, Mei memang suka mendominasi Naruto.

Dengan gagahnya Naruto membopong tubuh Mei yang kecil namun sintal itu seperti tanpa beban. Di umur Mei yang sudah 30 tahun, Mei benar-benar merawat tubuh dan kecantikannya dengan baik sehingga tidak terlalu kontras dengan Naruto yang masih berumur 24 tahun.

Gulungan rambut Mei kini sudah terlepas, membuat rambut tembaganya yang panjang dan halus menjuntai ke wajah cantiknya. Tapi Naruto tak pernah sekalipun menatap mata Mei saat sedang menyelesaikan pekerjaannya.

Naruto merebahkan tubuh Mei diatas tempat tidur ukuran king size secara lembut, melepaskan sepatu high heels yang dikenakan Mei dan sepatu miliknya sendiri. "Jangan buka sepatumu." Mei menahan tangan Naruto untuk membuka sepatunya sendiri.

Naruto yang faham keinginan Mei, langsung naik setengah menindih tubuh Mei, kembali mencium dengan ganas bibir Mei yang di imbangi Mei tak kalah ganas dan dengan sengaja menggigit gemas bibir bawah Naruto. Mei sudah diliputi oleh hasrat yang membabi-buta.

"Arhh.." Desis lembut dari Naruto yang merasa bibirnya di gigit oleh Mei semakin membuat Mei beringas. Mei menarik tubuh Naruto hingga menindihnya sempurna. Naruto kemudian turun ke arah leher Mei, menciumnya tanpa meninggalkan bekas merah, lalu ciumannya turun sampai ke belahan dada.

Mei yang merasa cairannya sudah membanjiri daerah di bawahnya, segera menghentikan kegiatan Naruto dan dengan satu kali hentak, Naruto sudah berada dibawah antara kaki Mei dengan perut Naruto yang menjadi tempat duduknya, membuka kancing baju Naruto dengan gerakan cepat menarik Naruto hingga posisi duduk dan membuka kemejanya. Naruto yang merasakan kulit lehernya dihisap kuat hanya dapat mendesis pelan dan menutup matanya menikmati sensasi yang di berikan Mei sambil meremas bokong wanitanya.

Kelemahan Naruto adalah dia pria normal, Mei pun menyeringai. Naruto sukses mengeras hanya karena hisapan di lehernya yang sekarang sudah memerah. Tak mau membuang waktu, Mei pun membuka gasper dan segera melucuti celana jeans yang dikenakan Naruto. Tak lupa mengasingkan FN 57 yang di berikannya pada Naruto 3 tahun lalu keatas nakas.

Teringat pertama kali Mei mengajari Naruto latihan menembak dengan senjata api. Saat itu Naruto masih bertubuh kurus dan tidak siap mental. Hingga 2 tahun lebih berlatih dan siap mental, akhirnya Mei memberi FN 57 sebagai hadiah ulang tahun Naruto, mengingat Naruto juga pernah menjadi incaran pembunuh bayaran. Mungkin hadiah itu memang berguna untuknya.

Sekarang pria itu polos tanpa sehelai benang apapun dengan benda kebanggaan miliknya yang sudah keras sempurna. Naruto tau wanita itu akan melakukan kebiasaannya setelah ini.

Mei meraih benda tumpul itu dan melumat sesuka hatinya hingga si empunya tak mampu membuka mata dan hampir saja menyemburkan spermanya kedalam mulut Mei akibat kelihaian wanita itu. Mei mendengar suara berat Naruto yang sudah berulang kali mendesah nikmat sambil membuka dress yang di kenakannya. Ia menghentikan kegiatannya dan berdiri diatas Naruto untuk membuka celana dalamnya sendiri.

Berjongkok dan menenggelamkan penis Naruto kedalam dirinya hingga tak tersisa ruang.

"Ahh.." Erang wanita itu nikmat.

"Kau sudah sangat basah." ejek Naruto yang matanya sudah sayu.

Mei mulai menggerakkan pinggulnya naik turun mencari kenikmatannya sendiri. "Aaahh... Sayang.." penis Naruto yang panjang dan berisi mampu menyentuh G-spot nya berkali-kali dengan posisi woman on top.

Naruto yang menyaksikan pemandangan di atasnya pun tak tinggal diam, Ia meremas lembut payudara Mei yang ukurannya tidak bisa dibilang kecil walaupun tubuhnya kecil. Tak lama gerakan Mei semakin melambat dan menenggelamkan milik Naruto didalam vaginanya.

"Aaaahhh.. Naru." Mei melenguh dan menggigit bibir bawahnya. Naruto merasakan penisnya panas dan seperti di pijat-pijat, orgasme yang hebat. Mei pun melemas dan jatuh diatas dada bidang Naruto tanpa memisahkan benda di selangkangannya yang masih terhubung dengan milik Naruto mencari sisa-sisa gelombang kenikmatan yang baru di rasakannya.

Naruto mengelus punggung Mei yang masih naik turun mengatur nafasnya.

"Menginginkannya lagi, nona cantik?" Naruto menyingkirkan helaian rambut Mei yang menutupi wajahnya.

"Aku rasa itu giliranmu."

Naruto pun siap mengambil alih dengan posisi Missionaris dan mendapatkan pelepasannya sekaligus bersama dengan Mei yang sudah orgasme untuk kedua kalinya.

Mereka melakukannya semalam suntuk tanpa lelah hingga akhirnya benar-benar terlelap saat matahari mulai terbit.

to be continue...

Hello semua!! Gimana Mei sama Naruto? walaupun contain lemon, mayo ga tau di chapter kedua ini bisa menimbulkan suasana hot atau enggak, karna tiap orang beda pemikiran ya.

Jangan ragu untuk memberi masukan berupa ide, tips, dan koreksi karna mayo memerlukan itu T_T Mind to review?

btw makasih banyak yang udah sempetin baca, review, apalagi like dan follow story mayo yang ga banget ini. ah makasih makasih *ojigi

frwt : udah terbit nih mayo harap kamu suka ya.

Silent reader : kali ini chapter yang mayo buat lebih panjang. semoga terhibur :D