Cast:
Kai D.O
And other...
(SEMUA CAST PENTING DI SINI)
Warning: TYPO, INCEST,YAOI,HEMAPRODHITE, PEDO,HURT,ALUR CEPAT,sex contain,MPREG,kekerasan DLL..
HOMOPOBIC NGACIR SANAA...
Rating:M(for Abuse and sex scene)
"Cerita ini murni hasil karya saya dari imajinasi gaje yang terus terpedam daripada untuk kesenangan sendiri, mungkin lebih baik saya akan membagikannya kepada kalian semua.. Mungkin Ada fujoshi yang suka hardcore Yaoi sama kayak saya"
"MEMBER EXO DAN MANTAN MEMBER BUKAN MILIK SAYA TAPI MILIK TUHAN, PARENTSnya mereka, DAN SM.ENT. Maaf apabila Anda merasa terganggu dan tidak suka dengan cerita Saya, dan bila merasa TERGANGGU, segera tinggalkan cerita ini, (Terbuka untuk saran dan kritik) "
Happy reading
Preview:
"Sekarang ini aku ingin bicara serius kepadamu!! Aku sudah menemukan tempat dimana dia berada Kai! Anakmu tercinta.. Aku menemukan nya... Dia tinggal di Qingdao, Shandong, Di China.
Kai terdiam sejenak dan tak lama kemudian Kai berkata dengan lantang.
"Suho!segera kemasi barangmu dan siapkan tiket pesawat
kita akan segera pergi ke China!"
Flashback
Setelah Krystal diusir dari kediaman kai dengan membawa perasaan yang amat sakit karena Putra kecil nya yang tidak di akui oleh Ayah kandungnya sendiri, Krystal mampir ke tempat ia melahirkan anak nya yakni di RS Naungan do'a untuk mengambil anaknya yang masih berada di dalam inkubator.
i'm sorry nama RS nya *
Krystal menatap wajah anaknya yang bertubuh lemah itu dengan tatapan sayang sekaligus sedih, dia tidak bisa membayangkan bagaimana kehidupan anaknya yang hancur, tidak memiliki siapapun yang menemani anak kecil nya setelah ia meninggal nanti.
Krystal telah diusir oleh orang tuanya,dia tidak memiliki siapa-siapa kecuali anaknya dan dia juga tidak memiliki apa apa lagi. Krystal tau cobaan ini adalah resiko yang harus ditanggung karena segala perbuatan nya tapi, apakah Tuhan tidak memberikan keringanan resiko ini untuk anak nya yang masih suci belum ternoda oleh dosa-dosa?Kyungsoo sangat tidak layak untuk menanggung dosa-dosa ibunya.bolehkah Krystal berharap kebahagiaan untuk Kyungsoo anaknya?
Setelah Krystal mengambil anaknya dari dalam inkubator dengan di bantu para suster ia pun segera pergi ke Tempat administrasi, untung saja dia mempunyai sisa uang dalam tabungan nya, setidaknya uang itu cukup untuk membayar seluruh tagihan administrasi dan biaya untuk pergi dari canada menuju China, ya China adalah tempat tujuan untuk hidup dengan anaknya ,hidup bahagia.
BAHAGIA?mungkin kata itu lebih tepat diucapkan setelah diganti dengan kata MENDERITA.
Jika kalian bertanya kenapa?,Kenapa orang tua Krystal tega sekali mengusirnya dari rumah?padahal di saat kondisi Krystal yang sekarang ini,dia membutuhkan dukungan dari keluarga untuk memotivasi Krystal sembuh dari penyakitnya bukan?Jawaban yang tepat untuk menjawab segala pertanyaan ini adalah.
Pertanyaan yang pertama,kenapa orang tua Krystal mengusir nya?
Karena Orang tua Krystal beralasan bahwa anaknya itu sangatlah BANGSAT karena telah berselingkuh dengan orang lain , karena keluarga Krystal adalah keluarga yang kaya dan arogan,pemikiran mereka sangatlah kolot mereka lebih mementingkan harga diri daripada perasaan dan ikatan darah. Padahal Krystal sudah tau Apa reaksi mereka jika Krystal masih saja melakukan Hal itu..Ya,karena dibutakan oleh EGO, Setiap nanusia memiliki EGO bukan? Apa yang salah?
DanPertanyaan yang kedua,kenapa Orangtua Krystal tega membiarkan anaknya yang sedang sakit parah berkeliaran diluar sana tanpa ada bekal makanan atau uang sepeser pun? Kenapa?, jawaban yang tepat untuk menjawabnya adalah karena orang tua Krystal sama sekali tidak tahu kalau anaknya itu sedang sakit parah. Krystal menyembunyikan segalanya, dia berfikir kalau hanya dia yang menderita mungkin lebih baik. Tanpa ada rasa membebani siapa-siapa biarlah dia sendiri yang menanggung segala resiko nya. Semua orang punya EGO bukan? Apa yang salah?
Pikir krystal Mungkin ini benar-benar takdir yang sudah digariskan oleh tuhan.. Kita sebagai hamba tuhan bukankah hanya berhak untuk mengikuti arah takdir itu sehingga dia bisa hidup bahagia walau tak mendapatkan restu dari orang tuanya ,setidaknya dia telah mendapat buah Cinta nya kan?
NAIF sekali...
Flashback end
"Suho.. Kau sudah siap? " tanya Kai kepada Suho
"Ah iya aku sedah mempersiapkan semuanya jadwal penerbangan, paspor, baju yang akan kita bawa,dan juga aku membawa beberapa revolver" suho menjawab pertanyaan Kai dengan enteng dan setelah itu Suho diam sesaat sebelum melanjutkan jawabannya
"Dan juga..Menyogok petugas di bandara tentunya agar mereka tutup mulut hahaha." lanjut Suho
"Wow.. Kau hebat sekali aku bangga padamu kawan.. Kau selalu tau apa yang aku mau" puji Kai dengan senyum manisnya
"Yah... Tentu saja, bagaimana kalau musuh perusahaan mu itu membunuh mu, kalau kau mati siapa yang akan menggajiku?, gaji bulan lalu saja kau melum memberikannya"
Ujar suho dengan nada jengkel
"Ahahaha... Maafkan aku.. Aku janji nanti kau akan kubayar dengan gaji dua kali lipat sebagai rasa terimakasih ku" Kai mengatakan nya dengan tertawa keras
"Baiklah ...terserah "balas Suho dengan nada malas
"Ahahahaa... Kau lucu sekali"goda Kai sembari mencubit pipi suho
"Grrr... Kau ini!! Mau kubunuh?? "
Suho mendengus karena merasa kesal, tapi tak lama kemudian mereka saling menatap dan tertawa bersama-sama,Lalu setelah itu...
"BAIKLAH LET'S GO KITA PERGI KE CHINA WUHU " Kai berteriak dengan lantang di bandara dan mengundang banyak pasang mata yang memandang nya.
Suho memandang Kai sekilas lalu tiba-tiba... Suho...
"WUHUU... YUK CAPCUS... CINNN CINCAI...ANNYEONG CHINA ADUH GAK SABAR DEH AHH.." tiba-tiba Suho ikut teriak lantang lebay lagi-_-
Dan mereka saling merangkul melompat-lompat kecil sambil bernyanyi "lalalalala" ala nyanyian anak kecil
Okay... Hilang sudah image cogan kalian kalo lebay gitu haduhh -_-
QINGDAO, SHANDONG, CHINA
"Panti asuhan Menitih hidup"
maaf nama panti nya ngawur :v*
Di kediaman itulah Krystal dan anaknya tinggal,Waktu itu ada seorang ibu yang tidak sengaja melihat Krystal dan Kyungsoo berteduh dari hujan di gubuk rongsok dekat panti miliknya,dan membawa mereka tinggal di panti asuhan.panti asuhan itu tidak besar tetapi masih bersih dan enak dipandang.
Di panti asuhan itu dihuni oleh 7 orang termasuk ibu asuh
Penghuninya dibilang sangat sedikit,karena di panti asuhan itu sedang mengalami krisis keuangan, sehingga ibu asuh di panti asuhan itu dengan segera mempromosikan anak-anak asuh nya untuk diadopsi kepada orang-orang kaya yang dengan senang hati mengadopsinya,tidak hanya sedikit meringankan kondisi keuangan di panti ini tapi juga menjamin kehidupan mereka kelak.
MEMPROMOSIKAN? bukankah kata-kata itu terdengar sangat kejam?Tapi itulah realita nya.Ibu asuh tidak memiliki pilihan lain.Hanya itu yg bisa ia lakukan untuk menjamin anak asuhnya hidup dengan baik,jika ia berdosa, biarlah ia yang menanggungnya.
Anak-anak asuh nya yang tersisa sekarang ini adalahHuang Luhan,Huang Jongdae,Huang Chanyeol,dan juga Huang Krystal serta Anaknya Huang Kyungsoo, Mereka semua memakai marga Huang karena marga itu dimiliki oleh ibu asuh mereka yang bernama Huang You shin
12 tahun kemudian
Hari ini ibu asuh sedang sangat sibuk. ia sedang membuat kue kering karena banyak pesanan,karena sedikit kelelahan ibu asuh pun memanggil Luhan untuk membantunya.
"Luhan.. Kemari sayang, bantu ibu menata kue ini di toples"
panggil Ibu asuh kepada Luhan untuk membantu pekerjaan nya, Luhan adalah yang tertua diantara anak-anak yang di asuh oleh nya sehingga Luhan lah yang bekerja disela kegiatan sekolahnya dan sering membantu pekerjaan Ibu asuhnya, diumurnya yang menginjak dewasa ini,dia bekerja dengan pekerjaan yang bisa dikata orang sebagai pekerjaan yang ANEH?
Hmm.. Kalian bertanya apa yang ANEH?
Padahal pekerjaan Luhan hanya sebagai butler bukan?
Ohohoo... Memang itulah pekerjaan luhan,tapi dibalik pekerjaan itu
ada RAHASIA besar yang ia sembunyikan.
Sungguh IRONI.
"Ya bu sebentar, Luhan mau pakai baju dulu"
jawab Luhan dengan nada halus, dengan tergesa-gesa dia memakai bajunya karena dia baru saja selesai mandi.
"Maaf nak Luhan, Ibu langsung menyuruhmu membantu Ibu padahal kamu sedang tergesa-gesa, kamu mau berangkat kerja kan?" ujar Ibu dengan nada sedih.
"Tidak apa bu.. Ini sudah kewajibanku sebagai anak,kewajiban membantu pekerjaan Ibunya."
Jawab Luhan disertai senyuman yang tulus.
"Tapi nak,bisakah kamu tidak usah bekerja, belajar saja dirumah yah.. Kamu tidak perlu memusingkan urusan keuangan. Biar Ibu saja yang bekerja ibu akan mencari pekerjaan lain selain membuat kue. Mungkin ibu bisa menggantikan pekerjaanmu di rum..."
Belum sempat Ibu melanjutkan perkataannya Luhan langsung memotong nya.
"Ibu tidak bisa menggantikanku disana!tidak akan pernah bisa!"
Luhan menarik nafas sebentar dan melanjutkan perkataannya
"Aku mohon Ibu maafkan aku, aku benar-benar minta maaf, tapi percayalah padaku ibu aku tidak apa-apa,aku rela melakukan ini semua."
Luhan diam sebentar mencari cara untuk meyakinkan ibunya dan akhirnya dia memiliki ide
"Oh aku ingat Waktu aku melamar bekerja nyonya Amber hanya menerima orang yang berumur muda dan masih kuat fisiknya jadi ibu tidak akan diterima hehe...,bagaimana aku bisa lupa.." Bohong Luhan dengan senyum getir nya,ingin rasanya Luhan menenggelamkan diri ke dasar laut yang paling dalam. Dia mungkin akan mendapatkan balasanya di akhirat nanti dengan mendapat predikat sebagai pembohong ulung di dunia akhirat tapi..
dia tak peduli,dia akan menjadi orang yang sangat tidak beruntung hidup di dunia jika Ibu nya tahu apa saja yang ia kerjakan di rumah itu.
Ohh.. Ibunya pasti sangat sedih dan kecewa, Lebih baik dia saja yang menderita daripada melihat orang yang sangat berjasa dalam hidupnya itu menderita
oh tuhan..
"Luhan.. Apa itu nak di pundakmu.. ya tuhan kau terluka?"
Tanya ibunya yang terkejut melihat luka iris yang cukup panjang di pundak Luhan. Luhan kaget dengan pertanyaan dadakan dari ibunya.
dengan mulut yang terbuka tutup karena saking Cemas nya bahwa rahasianya akan diketahui oleh ibunya luhan pun menjawab
"A-a-a-It-Itu bu ini karena tidak sengaja tergores sama itu... Ah iya tergores sama paku saat aku memperbaiki lemari milik nyonya Amber. Amm... Paku itu sedikit mencuat jadi tidak sengaja menggores pundak ku... Hehe.. Iya.. " jawab Luhan dengan tergagap-gagap saking gugupnya
"Ah tapi lukanya sudah tidak sakit kok bu jadi aku baik-baik saja, jadi ibu tak usah khawatir hehe... Ibu tenang saja yah"oh tuhan saat ini Luhan benar-benar ingin mati saja tapi,jika ia mati siapa yang akan menghidupi keluarganya di panti?. Oh benar-benar.
"Kau yakin nak? Yakin tak apa?" tanya ibu dengan gelisah
"Iya ibu tenang yah Luhan tak apa lihat, lihat kuat kan" ucap Luhan sambil menekuk tangannya dan memperlihatkan otot bisep nya
"Ahaha.. Kau lucu sekali, Ah... Luhan bukankah kamu mau berangkat kerja lihat sekarang sudah jam 4 sore ya tuhan, bergegaslah! " perintah ibu dengan nada panik
"Oh iya..ya ampun aku harus cepat-cepat aku pergi dulu ibu.. Bye bye... "
Pamit Luhan sambil mencium pipi ibunya.
"Ah.. Tunggu... Bawa kue ini dan berikan kepada sehun, ini!"
Luhan melihat kue kering buatan ibunya yang berbentuk puppy itu dan segera mengambil nya.
"Baiklah Ibu bye-bye aku akan memberikan nya kepada Sehun"
Luhan pun berangkat bekerja menggunakan sepeda dan melambaikan tangan kepada ibunya
"Hati-hati sayang!"
Setelah itu ibu luhan masuk kembali ke dalam panti.
Luhan telah sampai di kediaman nyonya Amber dengan keringat yang bercucuran, Ia dengan segera masuk dan menyapa security yang menjaga gerbang Rumah mewah milik Keluarga nyonya Amber, di sepanjang perjalanan masuk kedalam rumah mewah itu dia menyapa para Maid dan buttler yang sedang mengerjakan tugasnya, lalu Luhan dipanggil oleh salah satu buttler.
"Tuan Luhan, Anda telah di tunggu oleh tuan sehun di kamarnya." ucap sang buttler.
"Oh.. Baiklah aku akan segera kesana"
Jawab luhan dengan nafas terengah-engah nya.
Setelah menjawab pertanyaan sang buttler, Luhan pun segera berlari menuju ke kamar Sehun.
Luhan pov.
"Oh ..Akhirnya sampai juga, Haduh.. Bagaimana ini...
Bagaimana kalau Sehun akan Marah dan tidak terkontrol nantinya.. Ya ampun Mau jadi Apa tubuhku ini, Pasti nanti tubuhku ini tidak ada bentuk nya lagi,semoga saja dia tidak marah"
"Tuhan kumohon lindungi Aku
Demi ibu dan keluarga ku"
Luhan pov end.
Sesudah Luhan sampai di depan pintu Kamar Sehun yang Sangat besar, berwarna putih bersih tanpa noda, Luhan pun memencet bel yang ada di sebelah kanan pintu dan pintu itu pun segera terbuka menampilkan perawakan Anak berusia 18 tahun.
Dua tahun lebih muda darinya tetapi dia malah terlihat lebih dewasa. Dia bernama Sehun.
Sembari tersenyum Sehun bertanya kepada Luhan.
"Kenapa lama sekali?..padahal Sehun sudah menunggu lama"
Luhan mengembuskan nafas lega
Ternyata Sehun tidak marah.
Luhan menatap Sehun senang,Sembari tersenyum tipis Luhan menjawab
"Maafkan Aku Sehunie.. tadi aku membantu sedikit pekerjaan ibuku, aku juga membawa sedikit kue"
Sehun merasa senang sekali, dia melihat kue itu dengan pandangan mata yang berbinar-binar.
"Wah.. Pasti enak.. Nanti Aku mau mencobanya Luhanie, sekarang ayo masuk dulu! " Ucap Sehun mempersilahkan dan setelah itu Luhan pun masuk.
Sehun mempersilahkan duduk Luhan di kasurnya dan kemudian mulai menceritakan kesehariannya di sekolah.
Mulai dari Ketidaksukaan Sehun dengan teriakan teman-teman wanita di sekolah nya, dan juga keinginan Sehun untuk pindah ke sekolah Luhan agar bisa setiap Hari bertemu Luhan.
Luhan tersenyum senang, Sehun benar-benar manja dengan dirinya Tapi.. Dibalik kemanjaan itu terdapat sifat buruk yang Ia dan keluarga sehun sembunyikan selama bertahun-tahun. Tidak ada yang bisa menghilangkan sifat buruk itu..Kecuali Luhan sendiri yang menekan nya, karena hanya Luhan lah yang bisa memenangkan dan menenangkan jiwa Sehun.
Bisa di bilang kalau Luhan itu mood controller punya Sehun
Tanpa Luhan Sehun bagaikan Robot PEMBUNUH yang bisa MEMBUNUH siapa saja tanpa pandang bulu
Ya..Bisa dibilang Sehun itu Mengidap penyakit Jiwa yang sangat parah yaitu Psikopat yang haus akan darah.
Dan Luhan lah yang bertugas Menahan rasa haus akan darah milik Sehun. Luhan akan melakukan banyak cara.. Menarik perhatian Sehun dengan berpenampilan tampan, Memberi Sehun Kasih sayang dan belaian Layaknya Saudara sendiri, dan Menuruti semua permintaan Sehun Seperti..
Menjadi Kanvas Hidup Pribadi milik-nya
Sebelumnya Luhan pernah menolak semua itu tetapi.. Luhan menyadari bahwa sebenarnya Sehun memiliki kepribadian yang manis,polos.Hanya Saja dia tidak dapat mengendalikan Nafsu membunuh nya yang telah dimilikinya sejak lahir.
Bukan hanya itu yang membuat Luhan tidak dapat menolak nya lagi, Melihat Nyonya Amber yang rela memohon dengan bersujud dikakinya membuat nya tak lagi berdaya...
"Luhan kumohon, lakukan apa saja demi Sehun,hentikan segala perbuatan nya.Aku sudah mengirim banyak orang untuk menyembuhkan dan menahan perbuatan nya tapi.. Mereka berakhir mengenaskan,Hanya kau salah satu orang yang bisa bertahan berdampingan dengan nya selama ini, Aku tidak akan pernah rela jika kau menyuruhku untuk membawanya ke rumah sakit jiwa..Hanya kaulah satu-satunya harapan ku,Aku akan menambah setiap gajimu tiga kali lipat jika kau bisa menahan nafsu membunuh nya,aku juga akan menanggung setiap pengobatan bibi mu Krystal dan Operasi adikmu yang bernama Kyungsoo itu kau ingin membuat bibimu sehat dan membuat Adikmu Kyungsoo Sempurna bukan?."
Oh..
Ya ampun tentu saja Luhan tak dapat menolaknya lagi bukan?
"Baiklah Nyonya.. Akan saya lakukan Semua permintaan Anda"
Lagi-lagi EGO lah yang mendominasi pemikiran manusia.
"Luhanie... Tadi di sekolah,Sehun dikasih hadiah sama Teman Sehun, ada Kotak sama flashdisk ini.katanya disuruh nonton video dulu habis itu di buka kotaknya pokoknya Sehun mau nonton sama luhan"
Ujar Sehun dengan nada yang imut.
Melihat Sehun yang sangat girang tersebut membuat Luhan sadar akan Lamunannya tadi dan mengernyitkan dahinya.
"Memangnga hadiah apa Sehunie ? Sampai-sampai membuatmu senang berlebihan seperti itu"
Tanya Luhan dengan nada heran.
"Gak tau katanya di suruh nonton kalo Luhan udah dateng .Ini katanya di dalam sini ada yang menarik." Jawab Sehun dengan nada imut.
Luhan pun mengambil flashdisk tersebut dari genggaman lalu mulai mencari laptop milik Sehun dan mengajak sehun duduk di lantai kamar Sehun.
"Sehunie.. Kemarilah, mana laptopnya nya?
Tanya Luhan sambil duduk di lantai kamar sehun
"Ini Luhanie "
Sehun menyerahkan Laptop yang terlihat kusam dan sangat berdebu.
"Okay.. sini duduk"
Ajak luhan kepada sehun
"Sehunie kenapa laptop kamu sampai kotor begini..? "
Tanya Luhan yang prihatin karena melihat laptop yang kotor dan kusam milik sehut tersebut.
"Hehehe.. Sehun kan gak pernah menggunakan nya kecuali kalo ada tugas Sehun juga malas ngebersihin nya"
Lagi-lagi Luhan tak dapat menahan senyuman miliknya dan menggeleng-gelengkan kepala saat Sehun berbicara menggunakan nada manjanya
" Baiklah sehunie~ ayo kita nonton video nya "
Ucap Luhan dengan semangat api nya
dan kemudian mencolokkan flashdisk tersebut ke laptop yang sudah dinyalakan nya setelah itu
Luhan mecari foldernya dan bertanya kepada Sehun karena merasa heran, file nya anya Satu?
" file nya emang hanya satu yah Sehunie?"
"Hmm... Sehun gak tau,kan sehun belom buka flashdisk nya"
Jawab sehun kepada luhan
"Ohh.. "
Luhan membuka video tersebut.
Video pun telah berputar dan...
Betapa terkejutnya Luhan saat melihat isi video tersebut
Isi video tersebut adalah seorang wanita dengan wajah yang menangis dengan kondisi tubuh telanjang dan disekujur tubuhnya terdapat banyak luka iris dan tancapan jarum,tubuhnya di ikat sehingga membentuk huruf X karena masing-masing tanganya diikat ke atas dan masing-masing kakinya diikat ke arah bawah dan di bentangkan.
di kedua nipple nya dipasang nipple clamp, ditubuh wanita itu juga tertancap dua vibrator di vaginanya dan kain yang menyumpal mulutnya.
Lalu dengan mata yang melebar ketakutan Luhan menolehkan kepalanya secara perlahan kearah Sehun.
dan yang dilihat Luhan pertama kali setelah menolehkan kepalanya ke arah Sehun adalah adalah ..
Wajah dengan Mata membelalak Lebar memancarkan nafsu yang sangat kuat dan Seringai Lebar yang terpasang dibibirnya.
Mata Luhan yang sudah melebar semakin melebar setelah melihat ekspresi Sehun
dan dengan badan dan bibir yang bergetar, Luhan berlari ke arah kotak besar tadi dan dengan cepat membuka kotak itu.
Setelah melihat isi dari kotak yang telah terbuka itu,badan Luhan semakin bergetar tak terkendali sampai tidak bisa digerakkan.
Ya Tuhan... yang paling ditakutkan selama ini oleh nya sejak menerima permintaan nyonya Amber adalah..
Nafsu tuan mudanya akan hasrat Seksual yang pastinya SADIS.
Dan hal yang paling ditakutkan nya itu sekarang ini telah terjadi
Wajah Luhan semakin pucat dan mata membelalak horror saat merasakan nafas hangat di telinga miliknya dan mulai mendengar bisikan yang singkat.
"Luhanie.. Ayo kita main!"
#SEKOLAH MENENGAH PERTAMA QINGDAO
bugh bugh dak*
"hiks hiks.. "
Di sebuah ruangan kotor,pengap dan gelap yang berdiri tepat di sebelah Sekolah menengah pertama Qingdao ini, terdengar suara pukulan yang sangat keras hingga terdengar sampai luar ruangan disertai suara tangisan yang menyayat hati.
Di ruangan tersebut,terlihat seorang remaja mungil meringkuk di pojok ruangan sambil menangis memohon ampun.Dia sedang dipukuli oleh segerombol remaja nakal yang memakai seragam yang sama dengan yang dipakai olehnya.
Tanpa rasa belas kasihan gerombolan remaja nakal tersebut memukul, mancaci, memaki dan juga menghina remaja mungil yang sedang meringkuk itu dengan Sadisnya. Tak hanya siksaan fisik tetapi juga siksaan batin yang dirasakan olehnya.
Di tengah siksaan yang diterima olehnya, remaja mungil itu memanggil sebuah nama yang sangat di benci sekaligus dirindukan nya.Orang yang selalu hadir dipikirkannya selain keluarga tercintanya.
Dengan suara yang lirih dia mulai memanggil
"Appa.. "
Tbc
Wehehe maaf banget yah kalo ffn nya Ancurr... :"v Updet nya lama pula
Soalnya kemarin disibukin tugas yang menumpuk
maaf juga disini char Luhan dinistain
Char Sehun disini keren khaan
Makasih kalian semua udah nge read ffn ku
Atas partisipasinya saya ucapkan
Gumawo,Arigato gozaimas,Thanks
