CHAPTER 2
.
.
.
.
.
.
Chanyeol's POV.
Aku berjalan ke kamar Sehun dengan malas . Aku tahu dalam apa hal sekali pun untuk dibincangkan aku harus ke kamarnya kerana dia hanya akan keluar apabila hendak makan ataupun bermain game di televisi di ruangan bawah denganku. Aku hanya ingin mengingatkan dia akan sesuatu.
CLECK.
Eh? Tidak berkunci? Ah terus masuk aja oke. Aku dapat melihat Sehun yang sedang berbaring di atas katil dengan headphone di telinganya sambil menggoyang-goyangkan kepala nya mengikut rentak dengan mata yang tertutup . Rambut Pomade Style nya yang berwarna light brown turut sama bergerak dan demi eyeliner Byun Baek apa volumenya dipasang paling kuat ?! Kerana aku tahun dia sedang mendengar lagu Faded oleh Alan Walker. Dia bahkan tidak menyedari kehadiranku.
" Bro !" Jerit Chanyeol sambil membaling salah satu bantal yang dicapainya kearah Sehun.
"Ah ? Ya ampun Yeol sakit tahu kau dasar rasaksa tidak bias melihatku senang ya ? Ngomong-ngomong jangan terus masuk kedalam bilikku tanpa izin! Haishhh " Gerutu Sehun sambil mencabut wireless headphonenya .
" Aku sudah disini sejak 10 minit yang lalu kau tahu ? Kau terus tidak memperdulikan ku bahkan mendengar lagu Faded di volume paling kuat !"
Sehun memutarkan bola matanya malas. " Yak kau tahu Alan Walker itu inspirasi dan idolaku . Jadi ada apa nya kau datang ke sini ditengah malam ?"
"Ah.. itu.. Aku hanya ingin mengingatkan mu tentang jadual kita pada minggu hadapan . Jangan lupa oke , kita bakal membuat konsert di Beijing . Dan oh iya, kurasa kita harus mencari penyanyi baru untuk berkolabrasi bersama untuk lagu kita yang akan tiba tidak lama lagi. " Chanyeol sudah duduk di atas katil Sehun.
" Ok , noted tentang jadual di Beijing. Dan.. penyanyi baru ? Oh ya. Untuk lagu yang mungkin berjudul Closer itu kan ? Apa kaitannya dengan Beijing ? Apa kau mau mengatakan bahwa kita akan cuba mencarinya di sana ? " Tanya Sehun sambil menyipitkan matanya yang sudah sepet.
" Kau pintar Hun. Oh ayolah mungkin kita bias mencari yeoja yang sesuai di sana? Sambil-sambil itu kau juga boleh mencari pacar hehehe."
" Kau gila Yeol ? Kau mau aku menyanyikan lagu bersama-sama dengannya dan sekaligus berpacaran? Oh tidak itu tidak akan berlaku ! Aku tidak mau mengencani yeoja yang entah berasal dari mana oke . Sudahlah . Mungkin aku akan bersetuju untuk berkolabrasi tapi untuk berkencan hell no ! "
" Haha , chill man . Sampai bila kau harus solo begini ? " Tanya Chanyeol dengan smirknya .
" Ahhh molla , molla ! Aku tidak tahu . Dan aku tidak solo oke , bisa saja aku melanggan mana-mana wanita di club sana ! Keluar lah Yeol. " kata Sehun sambil menutup kepalanya dengan bantal .
Chanyeol mendengus lalu keluar daripada bilik Sehun.
Sehun mengangkat bantal daripada mukanya. ' Chanyeol benar. Harus sampai kapan aku menyendiri begini ? Tidak inginkah diriku memberi peluang untuk gadis lain masuk ke hatiku ? Aku juga sebenarnya perlukan kasih sayang seorang yeoja. ' Sehun mengeluh 'Yixing, kehilanganmu membuatkanku cukup trauma untuk mengenali yeoja lain. Mengapa aku ditinggalkan olehmu demi lelaki lain ? '
Lalu dia tertidur dalam memikirkan hal itu.
Luhan's POV.
Yahhooooo ! Akhirnya aku mendapatkan tiket bagi konsert The ChanHun yang akan tiba dalam masa kurang seminggu . Ah, bagaikan mimpi , aku tidak menyangka bahwa mereka akan mengadakan konsert disini dan aku akan ikut serta . Dan bertemu Park Chanyeol! Cant wait for that day! Aku bakal merakamkan setiap detik di konsert yang akan aku hadiri bersama Baekhyun oleh itu aku harus memastikan bahwa storage spaceku mencukupi .
.
.
.
.
" Yak tuan Park ! Ayo berangkat ! " Jerit Sehun di hadapan kamar Chanyeol pada pagi itu.
"Ya ya cadel , aku siap . Wah , semangat sekali kau ya ingin mencari pacar . Tampan juga kau hari ini , apa kau berniat mahu menggoda yeoja di airport ? " ujar Chanyeol sambil menyorong luggage nya keluar kamar sambil melirik kearah Sehun.
Hari ini Sehun mengenakan t-shirt bermotif abstrak berwarna merah dipandankan dengan kot hitam selutut dan jeans hitam . Oh juga tidak lupakan kaca mata hitam yang bertengger manis dia hidungnya menambahkan kesan kacak padanya yang membuat rambutnya style the Zayn. Manakala Chanyeol mengenakan jumper sweater berwarna hitam dan jeans biru selutut dan kaca mata hitam . Keduanya tampan sih tapi yah Sehun lebih menyerlah.
" Cih , kau ini seperti tidak mengerti sahaja cuaca sejuk pada hari ini oleh itu aku mengenakan banyak lapisan pakaian . Kau saja tidak merasa sejuk dengan celana selutut ? Hahaha , terserahmu . Yeoja di airport ? Tidak salah kan jika aku menjumpai mrs right ku disana ? " ujar Sehun tersenyum-senyum .
"Wahhh satu kemajuan yang bagus Tuan Oh . Lihat saja nanti ."
Namun semua itu hanyalah omong-omongan seorang Sehun. Kenyataannya adalah sepanjang di airport dia hanya menunduk dihadapan orang ramai dan ingin segera berlalu kerana dia sebenarnya hanyalah seorang namja yang tidak suka kepada kesesakan manusia . Sehun ingin segera tiba di hotel penginapan dan tidur sepuasnya sebelum konsert tiba pada keesokannya.
