Yuhu aku kembali lagi semoga bisa menghibur anda sekalian dan untuk yang sudah me review terima kasih banget saya di sini meberima komentar dalam bebtuk apapun...jadi mohon berkenan untuk mengoreksi karia saya yang ngaco bin buruk ini...
.
.
.. cerita ini mengandung unaur geje ooc buruk ngaco
.
.
Rate m.
.BAGPAKER CHAPTER 2
.Konoha 23.45
.
*kutatap deretan bis yang berjar di depanku semakin kutatap semakin pula bis bis itu seolah menariku untuk menaikinya, dengan perlahan kututup mataku ku nikmati hembusan angin malam yang bertiup di wajahku sebenarnya aku bingung sungguh bingung aku tak tau harus pergi kemana aku tak mungkin pergi ke tempat saudaraku ku untuk bersembunyi ..dengan hembudan nafas berat ku eratkan lagi peganganku ketas punggung yang ada di punggungku mungki benda inilah yang akan menjadi temanku menemani dalam pelarianku .dengan hati gundah tanpa teras kakiku menyeret tubuh ini masuk kedalam bis entah bis jurusan mana. kulihat didalmnya masih ada beberapa bangku kosong setelah beberapa kali melihat pilihanku jatuh pada kursi palibg belakang di samping jendela setelah kuletakan teman perjalananku di bagasi atas kepalaku , dan kembali renungan mendatangi terbayang jelas ucapan sasuke tentang polisi yang akan membela orang yang lebih berduit aku berfikir jika memang itu hukum alam yang ada di dunia modern ini lalu kemanakah keadilan apakah ada keadilan apa kejujuran itu berarti kalu tetap saja kaum kusamlah kalah apakah keadilan itu suatu yang mahal untuk kaum kusam seperti diriku ini sebuah misteri yang belum dapat aku pecahkan. Saking asiknya aku berfantasi di dunia hayalanku aku tak menyadari bahwa bus yang ku tumpangi sudah melaju melanggak lenggok mengikuti tarian jalan yang di lewatiny ku tolehkan kepalaku ke kanan dapat kulihat seorang pria setengah baya duduk disampingku dengan tenang sesekali menghisap asap tembakau yang ada di tanganya.. tak tersa sudah hampir 4jam bis ini menyusuri jalaan dapat kulihat tujuan ahir bis ini sudah menunggu .pelabuhan tokyo tulisan yang tertulis di pintu gerbang yang tadi aku jam tangan pemberian temanku saat aku ulang tahun dulu jarumjam menunjukan masih pukul 04.00 entah kenapa begitu keluar dari bis tenggorokanku begitu kering ingi rasanya untuk meneguk segelas air yang segar kutengokan kepalaku kekiri dan kekana mataku terpaku pada benda bersegi yang tak jauh darisana benda yang sering orang sebut mesin minuman kaleng tanpa babibu lagi guhampiri mesin itu setelah sampai aku tak langsung memasukan koin ke mesin itu pikiranku masih memikirkan apa yang harus aku lakukan setelah ini apakah aku harus naik kapal dan segera pegi tapi ku lihat isi dompetku tak cukup membeli sebuah tiket ,jika begini aku harus mencari pekerjaan di kapal selain mendapat tumpangan aku juga bisa mendapat uang untuk bekal perjalanan ku selanjutnya setela aku mendapankan penyejuk tenggorokan aku segera mencari informasi tentang pekerjan di kapal serelah hampir dua jam mencari aku mulai putus asa tidak ada sedikitpun informasi yang ku dapat aku sudah bertanya pada .awak kapal dari ukung kanan pelabuhan sampai ujung kiri pelabuhan dan sekarang aku hanya teduduk dengan wajah lesu di sebuah balok kayu tempat mengikat tali kapal tapi sepertinya tuhan tidak membiarkan hambanya putus asa sayup sayup kudengar orang mengobol atau tepatnya berdiskusi terdengar di pendengaranku seorang pria berjenggot sedang mencoba membujuk seorang laki laki kurus untuk pergi berlayar tapi sang laki laki menolak karna istrinya akan melahirkan dan kulihat laki laki kurus itu pergi meninggalkan pria berjenggot itu sendirian dalah hati aku berkata mungkin ini kesempatan ku dengan langkah pasti aku mendekati pria itu yang ternyata adalah nahkoda kapal nelayan kecil yang akan berlayar utuk menangkap ikan di dekat perairan cina,setelah obrolan panjang ahirnya aku pun di ijinkanya bekerja di kapalnya,sekarang disinilah aku diatas dek kapal Menikmati anginlaut yang berhebus lembut menerpa wajaku.
Tiga hari kemudian
Tak terasa sudah 3 hari aku lewati dengan bekerja di kapal ini mulai dengan membersihkan kapal mengangkut hasil tangkapan hinga menarik jaring dari dasar laut dan disinilah sekarang di pelabuhan shanghai setelah berterimakasih dan mendapat gajiku aku lagsung turun dari kapal sungguh asing pemandangan disini dengan langkah tenang aku berjalan meninggalkan pelabuhan. Walaupun sebenarnya. Aku bingung mau kemana aku ini berjalan dengan pikiran yang ruwet memang bahaya karna tanpa aku rencnakan aku menabrak seseorang.. setelah melihat wajahnya aku merasa familiar dengan wajah itu aku pun coba mengingat ingat kenbali siapa sebenarnya orang ini lamunanku buyar setelah mendengar dia memnagil ku
" naruto ..? .kau naruto kan..? Dia bertanya padaku
"Kau lupa denganku ..? Tanya orang itu lagi mungkin karna aku belum menjawab pertanyannya yang pertama makanya di tanya lagi setelah ku amati tunggu rambut merah panjang kulit puntih bersih mata merah yang indah aku ingat sekarang siapa dia.."
"Kau adalah...
.
.
.
Tbc
Yos chapter dua selesai siapakah orang yang di temui naruto dan bagai nama kisah selanjutnya..tunggu di kapter depan ..dan tak lua saya selalu meminta pendapat dan masukan anda dan juga saya mengajak ayo terus mengembangkan kreativitaskita...ok sekian dan wasalam sampai ketemu lagi
