Author : Queen DheVils94 ( dheanabila99 )
Cast : HunHan and KrisHan
Genre : YAOI, Romance , Hurt
Leght : Chaptered
Warning : Alur ngasal, EYD jadi ETS ( Ejaan Terserah Saya ) , Miss Typo(s) , de el el
Summary : Sehun yang selalu menunggu dan Luhan yang telah kembali. Dengan ini cinta abadi kembali mempersatukan mereka walau adanya rintangan.
Disclaimer : Cast sepenuhnya milik tuhan tapi fic ini sepenuhnya milik saya.
AN : Hai saya kambek nih ! *Lempar Chanyeol
Hooolaaaa ff ini akhirnya dilanjut ! mohon maaf untuk ff 'Hallucinations' karena belum bisa dilanjut ya *bow* Saya akan secepatnya ngelanjutin soalnya sekolah saya libur 11 hari karna kls 9 ujian Yeaaaah ~ *nari trouble maker (?) bareng thehun *plaaak*
! (?)
Sehun POV
Kulangkahkan kakiku masuk kedalam bis yang telah datang. Seperti biasa jam 4 sore akuu selalu ke stasiun di tengah Busan untuk menunggu Luhan hyung. Aku tau ini gila, setiap sore kuhabiskan waktuku hanya untuk menunggu Luhan hyung yang belum tentu akan kembali. Tapi hati kecilku berkata bahwa Luhan hyung akan kembali. Sampai kapan aku harus menunggu ? sebenarnya aku lelah dengan semua ini, ingin rasanya jika Luhan hyung benar sudah pergi aku ikut menyusulnya, tapi itu tidak mungkin bukan ? Haah ~ sabarlah Oh Sehun pasti Tuhan sudah merencanakan sesuatu untukmu.
Akhirnya halte dimana aku turun sudah dekat, aku segera bersiap siap (?) untuk turun. Stasiun terlihat ramai dengan manusia yang entah ingin pergi,pulang atau bahkan akan menunggu sepertiku. Kududukkan diriku ditempat biasa aku menunggu Luhan hyung. Waktu menunjukan pukul empat lewat tiga puluh menit. Ya selamat menunggu Oh Sehun.
~o~
Author POV
Terlihat seorang namja tinggi sedang berjalan menyusuri jalan didekat sebuah jurang yang lumayan dalam. Matanya menangkap seorang namja yang tergeletak tak berdaya di dalam jurang. Tubuhnya penuh dengan luka terutama dibagian kepalanya. Kris –nama namja tinggi itu- segera saja melangkahkan kakinya dengan hati hati mendekati namja tersebut. Betapa terejutnya Kris melihat keadaan namja tersebut. Beberapa lukanya telah mongering bersama darah didalamnya, terlihat juga beberapa memar di tangan dan kakinya yang membiru, belum lagi luka dikepalanya. Tanpa pikir panjang lagi Kris segera menggendong namja itu dan membawanya ke rumahnya untuk diobati.
Setelah sampai Kris segera membaringkan namja yang tadi ia tolong di ranjang yang ada dikamarnya. Kris segera mengambil baskom kecil yang diisikan air hangat dan juga kotak P3K untuk mengobati namja tadi. Saat sedang mengelap bagian wajah namja itu Kris terpaku melihat wajah namja itu, walau banyak darah yang menghiasi wajahnya sisi cantik dari namja itu tetap terlihat jelas bagi Kris.
Degh !
'apa ini kenapa aku jantungku berdegup sangat kencang ?'batin Kris. Ia segera menggelengkan kepalanya menghilangkan apa yang ada dalam pikirannya dan kembali kepada pekerjaannya yang sebelumnya.
~o~
Still Author POV
Sehun kembali melirik jam tangan yang melingkar indah ditangan kirinya, jarum jam menunjukkan pukul tujuh lewat empat belas menit. Stasiun sudah mulai sepi, mau tak mau Sehun meninggalkan stasiun itu dan kembali pulang karenaa banyak pekerjaan yang menunggu di apartementnya dan juga Luhan.
Sesampainya di apartement, Sehun segera mengunci pintu dan berjalan kedalam kamarnya dan Luhan. Sehun terlihat lesu tak bersemangat karena biasanya jika ia pulang Luhan akan menyambutnya dengan senyuman lembut yang khas tapi sekarang hanya keheningan yang menyambutnya. Sehun embali teringat saat Luhan yang mengajarinya pr yang tak ia mengerti dengan sabar walaupun ia sendiri sudah lelah.
FlashBack On
"Sehun kau mengerti ?"Tanya Luhan kepada Sehun yang duduk didepannya. Sehun terlihat mengantuk dan lemas.
"Hoam ~ aku tidak mengerti hyung, aku ngantuk."Jawab Sehun dengan wajah polosnya yang terkesan imut.
"Haish, yasudah aku terangkan sekali lagi tapi kau harus perhatikan ne."Ucap Luhan. Sehun hanya mengangguk dan kembali menguap. Sepertinya ia benar benar mengantuk.
"No 3 ini menggunakan persamaan, berarti x + 4x + 150 = .."Belum sempat Luhan menyelesaikan penjelasannya Sehun sudah tertidur duluan. Kepalanya diletakkan di meja dengan tangan sebagai alasnya. Luhan hanya tersenyum dan mengelus lembut kepala Sehun.
"Sehuna, sebaiknya kau pindah dulu ke kasur kalau kau benar benar mengantuk."Ujar Luhan sambil menepuk pelan pipi Sehun.
"Hmm, ne hyung."Jawab Sehun lalu berdiri dari duduknya dan berjalan ke arah kasur dengan mata setengah tertutup. Luhan hanya menggelengkan kepalanya dan ikut tidur di sebelah Sehun.
"Hyung ~ Peluk ~"Rengek Sehun kepada Luhan dengan sangat manjanya. Luhan pun mendekat dan memeluk Sehunnya.
"Selamat tidur Sehunah."
FlashBack Off
Tess tess
Sehun kembali menangis. Kalian bisa menyebutnya cengeng, terserah tapi itulah kenyataannya. Sehun sangat merindukan saat saat bersama Luhan. Bermain playstation, bercanda , memasak bersama , bermain bola dan tidur saling berpelukkan. Ia sangat merindukannya, merindukan hyung tersayangnya. Hyung satu satunya yang ia punya.
"Kapan kau kembali hyung ? aku merindukanmu."
~0~
"Nghh." Seorang namja terlihat akan segera bangun dari tidurnya, atau mungkin pingsannya ?. Luhan –nama asli namja itu- menggeliat di kasur namja yang menolongnya. Tak lama mata coklatnya pun terbuka. Ia melihat seseorang menatapnya dengan cemas.
"Aku dimana ? Kau siapa ?"Tanya Luhan kepada orang didepannya. Ia memegangi kepalanya yang terasa sakit.
"Aku Kris, Kau dirumahku."
.
.
.
.
TBC
Huahahahahaha maaf tbcnya gk tepat *sengaja sih /plaak/*
Duh maap deh kalau gaje. Maklum aja saya lagi galau gara2 taemin ikut WGM ! apa coba taem kan masih kecil (?) harusnya jgn ikut wgm ! QAQ !
Yaudahlah makasih udah mau baca, yang mau Review silahkan ~
BIG THANKS TO : Oh Hyunsung and 0312luLuEXOticS !
KHAMSAHAMNIDA ~ *kecup basah :***
Mind to Review again ?
No Siders please !
-DheVils94-
