Wah...ini chapter keduanya, sebelumnya balas reviews dulu...
Awan Hitam: wah...berarti fictku ini OOCdan AU dong??*lah?* ehehe thank untuk infonya*nyengir*
Nisha Uchiha: ehehe, cepet update? Mungkin sedikit lama, soalnya masih sibuk ni*digetok, gara-gara banyak alasan*
Chrystha McDohl Suikogirl: iya ini, tapi mulai chapter ini udah mulai kok...
Uchiha Evan: iya nanti di lanjutin, hem,..tapi bingung sama endingnya, gantung ending aja kali ya*?*, iya, makasih untuk infonya, ehehe...
Nakamura Kumiko-chan:ehehe, iya ni sudah aku lanjutin*senyum sejuta watt*
Kiran-Angel-Lost: upate angus mungkin*hah?* iya, ehe,,,
Baiklah, masih Preketek Film*ini fct apa sinetron sih?* mempersembahkan...
''Antara Aku dan Dia''
Warning: OOC, AU, GAJE*lah?*
Chapter 2
Disclaimer: Masashi Kishimoto
Summary: Cinta segitiga yang melibatkan seorang teman, membuat gadis ini kehilangan kemanpuan bermain pianonya, kehilangan teman yang setia menemaninya di setaip kondisi yang dihadapinya, andai lelaki itu tidak masuki kehidupannya, ini semua tak akan terjadi...
***
Mobil biru elegan itu mulai pergi menjauh dari kediaman Haruno. Hinata menoleh ke arah Sakura, gadis itu hampir setengah perjalanan diam membisu.
''Sakura-chan, kamu baik-baik saja kan?''
''...''
''Sakura-chan?''
''...''
''Sakura-chan?'' kali ini Hinata menaikan sedikit volume suaranya. Sakura tersentak kaget, ia menoleh ke arah Hinata, Sakura mengernyitkan keningnya.
'' Ah...iya?''
''Kenapa melamun?''
''Huft... aku merasa tak enak, dia pasti lama menunggu''
''Jadi itu yang membuat Sakura-chan melamun''
''Ya..begitu lah,'' ujarnya sambil memandang pepohonan kering di sepanjang jalan dari balik kaca mobilnya.
***
''Membosankan,'' keluh pemuda berambut mirip dengan pantat ayam*?*. Ia telah bosan menunggu. Sesekali diliriknya arlogi yang melekat di pergelangan tangannya. Bukannya ia tak sabaran, akan tatapi ada tugas yang harus ia selesaikan malam ini juga, padahal kini telah hampir senja. Terdengar napas berat yang ia hembuskan, tapi tidak ada pilihan lain selain ia harus menunggu.
***.
Mobil itu berhenti tepat di depan sebuah restoran yang cukup ramai pengunjung. Sakura dan Hinata turun dari mobil dan mulai melangkahkan kakinya ke restoran itu.
***
''Mereka datang,'' gumam Sasuke.
Mata onyx miliknya menatap dua sosok yang mulai mendekat ke arah mejanya. Terdengar napas berat dari pemuda tampan itu.
***
''Hai,'' sapa Hinata pada orang yang menantinya dan Sakura hampir setengah jam.
''Maaf terlambat, ini semua salahku,'' sesal Sakura.
'' Sudahlah, tidak masalah, hei cepat duduk ada yang ingin ku beritahukan pada kalian,'' ucap Yamanaka Ino pada kedua temannya itu. Untuk sesaat Sakura dan Hinata saling berpandangan, namun akhrinya mereka menuruti perkataan Ino.
***
''Lama,'' komentar Sasuke pada Narotu dan Sai yang duduk di depan kursinya.
''Macet Teme,'' sergah Naruto.
''Buku''
''Iya, sebentar,'' ucap Naruto mengambil buku tebal dari dalam tasnya, yang kemudian ia serahkan pada Sasuke.
''Aku mau pulang,'' ucap Sasuke yang mulai beranjak dari kursinya.
''Aku juga,'' ujar Sai cepat.
''Hah?''
Naruto hanya bengong memantap punggung Sasuke dan Sai yang kian menjauh.
***
''2 bulan lagi, ada kompetisi piano''
Mata emerald Sakura berbinar demi mendengar kata piano. Hinata menoleh ke arah Sakura, ia melihat antusias besar pada mata emerald Sakura, ia tersenyum.
''Ini kesepatanmu Sakura,'' ujar Ino sambil menatap Sakura lekat-lekat.
***
Sakura dan Hinata kini tengah bersenda gurau di taman sekolah. Menghabiskan waktu istirahat untuk bersenda gurau degan sahabat, memberi sebuah energi besar bagi Sakura. Ia nyaris tak mau membayangkan jika dalam hidupya tiada teman, akan terasa sepi, pikirnya. Tiba-tiba taea Hinta sirna, semburat rona merah menghiasi wajahnya. Sakura dibuatnya terheran-heran.
''Kamu kenapa, Hinata?''
''Ano...Sakura-chan, ap..apa...aku boleh mengungkapkan sesuatu?''
''Tentu saja boleh, apa itu?''
''Sebe...sebenarnya...aku menyukai...U...U..''
''Sakura!!!''
Perkataan Hinata terpotong, Sakura dan Hinata menoleh ke arah sumber suara, terlihatlah Matsuri berlari ke arah mereka, setibanya di depan Sakura dan Hinata, Matsuri mulai mengatur napas, ia membungkukkan badan, kedua tangannya bertopang di kedua lututnya.
''Ada apa?''
''Kamu di panggil Tsunade-sensei''
Alis Sakura terangkat, ia menoleh ke arah Hinata dan memberikan pandangan yang seolah berkata, ''Bagaimana?''. Hinata mengangguk, memberi isyarat, ''Boleh''.
Sakura beranjak dari kursi taman.
''Ayo Matsuri''
Sakura dan Matsuri hilang di balik kerimbunan pepohonan, meninggalkan Hinata bersama dengan rahasianya.
***
Jam pelajaran hari ini telah usai, lonceng pulang telah berbunyi, semua siswa berhamburan pulang, namun Sakura masih diam mematung di bangkunya, ia menatap langit yang tak begitu cerah, tiba-tiba ia teringat sesuatu, di ambilnya tas miliknya, dan setengah berlari ia menuju ke kelas palig ujung
"Ruang Musik''
***
Napas Sakura tersengal, namun begitu melihat Grand piano, senyum indah mengembang di wajahnya, parlahan-lahan ia duduk di kursi dan mulailah ia menggerakkan seolah bergerak sendiri, menuju ruang musik, melupakan tujuan semulanya.
***
Sakura hanyut dalam irama melodi ciptaanya, menyelam jauh ke dasar melodi cantiknya. Tiba-tiba gerak jemarinya terhenti saat ia merasakan seseorang memegang pundaknya, ia menoleh.
''Hinata-chan?''
Hinata tersenyum, Sakura seera bangkit dari kursinya.
''Mau mencoba?''
''Eh...?''
"'Sudah coba saja," ucap Sakura sambil menyeret Hinata dan mendudukkannya di kursi.
"Tapi..."
"Sudahlah..''
***
Sasuke tersenyum puas, akhirnya ia sampai di lab. kimia yang letaknya bersampingan dengan ruang musik, di liriknya ruang itu, ia terparanjat.
''Jadi gadis bermata lavender itu yang memainkan melodi indah...'' gumamnya lirih.
***
"Ah sudahlah, ayo pulang Sakura-chan,'' ucap Hinata seraya bangkit dari kursi dan menyeret Sakur pergi, saat keluar dari ruang itu, mereka bertemu dengan Sasuke, seketika itu juga, detak jantung Sakura tak beraturan. Namun, semuanya hilang seiring sirnanya Sasuke dari pandangannya.
***
TBC
Itu dulu ya, sudah cape' ngetik, ehehe...
oia ada lagi mistypo*?* sama OC tu apa'an tanya lagi?* wah, mohon reviwenya lagi ya, review dari anda semua sangat amat bararti buat saya....
RnR
ok?
~Atha Yuka~
