CINTA LAMA BERSEMI KEMBALI
"Cinta Lama Bersemi Kembali" punya Moku-Chan
Naruto by Masashi Kishimoto
[Hinata H. x Sasuke U.]
Romance, Drama
AU, OOC, Typos, Rate T, etc.
CHAPTER 2
Setelah kejadian menyebalkan itu, hinata kembali ke kelas dengan gontai dan seperti tidak bernyawa. Karena memikirkan apa yang dikatakan oleh pangeran es itu. Hinata terus berjalan sampai akhirnya masuk ke kelas.
GREKKKKKK
"kenapa sasuke memintaku untuk menjadi budaknya? Apakah dirumahnya tidak ada pembantu yang selalu melayani kebutuhannya?" tanya hinata dalam hati karena dia tidak habis pikir kenapa sasuke mengatakan hal seperti itu kepadanya.
Hinata terus berjalan sambil melirik bangku sasuke dengan hati-hati dan hinata melihat seringai dari sasuke yang sangat menyeramkan bagi hinata tapi sangat mempesona bagi fans girl sasuke. Lalu hinata berjalan sambil menunduk karena takut dengan seringai sasuke Sampai suara ino menyadarkan hinata dan segera menegakkan kepalanya.
"hai hinata kenapa kamu lama sekali? Aku tadi ingin mencarimu ke toilet?" tanya ino karena dia khawatir pada hinata kenapa lama sekali di toilet.
"iya hinata kenapa kamu lama sekali?" sambung sakura yang tiba-tiba ikut nimbrung menanyai hinata.
"G-gomen sakura-chan, I-ino-chan, aku tadi sakit perut jadi lama, G-gomen membuat kalian khawatir"
"Oh baiklah kalau begitu hinata, tapi kenapa mukamu pucat seperti itu? Apa kamu masih sakit perut? Kalau kamu masih sakit sebaiknya ke UKS saja, ayo aku antar" ajak sakura berdiri lalu menarik tangan hinata.
"Betul tidak apa-apa hinata-chan, jangan memaksakan diri, jika kamu memang sakit bilang aja. Nanti kita ijinin kok ke kurenai sensei kalau kamu memang sakit" tambah ino yang juga khawatir karena melihat keadaan hinata yang pucat.
(Author: hayo lo sasu-chan kamu membuat hinata menjadi pucat karena kamu membentaknya sampai keras seperti itu, sasuke: berisik aku kan Cuma mengikuti alur cerita yang kamu buat ini, tapi aku juga senang karena hime-chan akan menjadi budakku 'khukhukhukhu' *smile devil* oh ya jangan lupa gajiku transfer di rekeningku ya, author : dasar mata duitan 0_0)
"T-tidak perlu sakura-chan aku t-tidak apa-apa sudah tidak s-sakit kok" hinata berusaha menyakinkan teman-temannya bahwa dia tidak apa-apa. Karena hinata pucat bukan karena sakit perut karena melihat seringai menakutkan dari sasuke yang diberikan kepadanya.
"Ok kita percaya padamu hinata-chan tapi kalau kamu benar-benar tidak sanggup harus bilang pada kita ya"
"H-hai". Dan tak lama setelah hinata menjawab kedua sahabatnya kurenai sensei masuk kekelas dengan membawa buku yang sangat tebal.
"Anak-anak hari kita akan mengadakan ulangan dadakan, silahkan masukkan buku yang ada di meja dan hanya ada alat tulis" perintah kurenai sensei kepada murid-muridnya.
"HAAAHHHH" keluh semua murid karena mereka tidak belajar kemarin malam.
=SKIP TIME=
TET..TET...TET... bel tanda berakhirnya sekolah telah berbunyi.
"HORE" Teriak semua murid-murid dengan riang karena akhirnya bel tanda berakhirnya sekolah tiba juga. Langsung saja para murid berhamburan keluar kelas dengan cepat.
"Ne hinata-chan aku dan ino mau ke mall karena kita mau shopping untuk beli baju baru dan make up baru apa kamu mau ikut dengan kita?" tanya sakura pada hinata yang masih membereskan alat tulisnya dan buku ke dalam tas.
"G-gomen sakura chan aku t-tidak bisa ikut k-karena ada urusan jadi l-lain kali aku i-ikut kalian berdua"
"tidak apa-apa hinata lain kali aja kita shopping bertiga, tapi jika kita mengajakmu untuk shopping lagi kamu harus ikut ya tidak boleh membantah lo" ino yang telah selesai membereskan alat tulisnya langsung menghampiri sakura dibangku hinata. "ayo jidat kita pergi shopping, huh aku tidak sabar untuk membeli baju yang kemarin aku lihat bersama dei-nii, jaa hinata chan kami duluan ya." Ajak ino dengan menyeret tangan sakura dengan tidak sabarnya. "hoi tunggu dulu ino pig sabar" sakura marah-marah karena tangannya diseret dengan paksa oleh ino. " jaa hinata chan kami duluan." Teriak sakura.
"jaa sukara chan, ino chan" hinata terkikik kecil melihat kelakuan sahabatnya dan meneruskan kegiatannya yang tertunda karena sahabatnya. Setelah hinata membereskan alat tulisnya kedalam tas hinata berbalik dan melihat sasuke sudah ada di depannya dengan seringai yang lebar. (author : kyaaaa sasu-chan tampan, sasuke : berisik aku mau akting dengan hime chan ku *deathglare ditujukan kepada author, author : *tutup mulut*)
OKE BACK TO STORY
"A-ada apa u-uchiha-san?" tanya hinata yang takut dan menundukkan kepala menatap lantai dan sepatunya. Sasuke mengangkat dagu hinata dengan tangan kanannya agar melihat wajah hinata yang sangat imut bagi sasuke sambil melingkarkan tangan kirinya ke pinggang hinata, dan membuat hinata merona hebat dan mukanya bagai tomat yang sudah matang malu karena perbuatan sasuke.
"Kau tidak lupa kan kalau kau itu budakku hinata chan?" goda sasuke karena tidak kuat melihat muka hinata yang merona dan merah seperti tomat makanan kesukaan sasuke, dan sasuke harus menahan keinginannya agar tidak mengapa-ngapakan gadis yang ada di depannya.
"I-iya uchiha san aku masih ingat l-lalu aku h-harus melakukan a-apa?"
"Pertama kau harus membuatkan aku bekal setiap hari dengan ekstra tomat yang banyak, kedua kau harus menuruti semua keinginanku karena itulah kewajiban budak untuk mematuhi tuannya dan yang ketiga jangan panggil aku uchiha tapi panggil aku sasuke, Mengerti" perintah sasuke yang sepertinya tidak mau ada kata penolakkan disetiap kata yang terucap olehnya.
"E-eh? N-nani"?
"Apa kau tidak mendengar atau kau tidak mengerti dengan ucapanku hinata chan. Apa perlu aku membuatmu untuk mengerti kata-kataku hinata chan" lalu sasuke memajukan wajahnya ke hinata hingga hidung mereka menempel serta hembus nafas sasuke menerpa wajah hinata dan beberapa senti lagi bibir mereka bisa bertemu. Hinata yang tersadar bahwa jaraknya dengan sasuke berada di zona yang amat sangat berbahaya bagi hinata dia segera menjawab dengan nada yang sangat gugup.
"H-hai aku m-mengerti uchi- m-maksudku s-s-s-sasuke"
"Bagus hinata kau memang gadis yang pintar" puji sasuke sambil mengusap kepala hinata dengan lembut sampai tiba-tiba...
CUP
Sasuke mencium pipi tembem hinata dengan cepat dan dengan seringai yang muncul lagi di wajah tampannya dan berbalik meninggalkan hinata yang masih bengong dengan apa yang terjadi tadi.
~BLUSHHHHH~
"T-tadi sasuke m-m-m-menciumku? Apa ini hanya mimpi?" tanya hinata kepada dirinya sendiri yang tidak percaya dengan apa barusan terjadi. Dan bisa dipastikan bahwa tingkat kemerahan pada wajah hinata sudah mencapai stadium akhir dan tidak bisa ditolong lagi
-alah lebay-
Tanpa mereka sadari bahwa kejadian yang baru saja terjadi antara hinata dan sasuke ada sesosok manusia yang melihat dengan raut wajah tidak suka dan menatap benci pada hinata.
"Awas kau hyuuga akan aku buat kau menyesal karena telah merebut sasuke dari ku, hahahaha" tawa kejam dari sesosok misterius tersebut. Jika ada orang yang mendengar itu maka akan merinding karena tawa itu seperti tawa seorang psikopat.
To be continue
-author : hah akhirnya selesai juga chapter 2 gomen kalau ide saya pasaran sebenarnya ini pengalaman pribadiku (curhat) tapi setelah aku pikir-pikir aku akan ubah jalan ceritanya sesuai dengan imajinasi sang author geje ini... ok jangan lama-lama kita langsung saja teriak.
...MOHON DI REVIEW...
